ARUMI

ARUMI
Praktek Kerja Lapangan



Untuk meringankan beban kakaknya Arumi mengajukan beasiswa berprestasi kepada kepala sekolah dan akhirnya diterima. Kepala sekolah memberi keringanan untuk biaya-biaya Arumi di sekolahannya sampai lulus nanti.


Setiap kenaikan kelas Arumi tidak pernah membeli buku dan alat-alat tulis lainnya karena setiap semester selalu ada hadiah dari wali kelasnya yang mendapat peringkat 3 besar. Arumi sangat bersyukur, mungkin bisa meringankan beban kakaknya yang dimana anaknya juga memasuki PAUD.


Akhir semester pengambilan Raport


"Alhamdulillah....", Gumam Arumi


"Selamat ya Rum, kamu ini selalu terbaik pokoknya. Kamu sih gantian dong sama aku, aku kan juga pengen jadi juara kelasnya", Ica memeluk Arumi


Arumi membalas pelukannya


"Jangan gitu dong, kamu harus giat lagi belajarnya biar bisa saingan sama aku", Arumi


Ica memang juga pintar, ia mendapat peringkat tepat dibawah Arumi. Tapi tidak membuat mereka menjadi saingan, melainkan saling menyemangati satu sama lainnya


"Kamu harusnya juga bersyukur bisa dapat peringkat di bawah aku. Teman lainnya juga ngiri loh sama kamu", Arumi


"Iya Rum, Alhamdulillah", Ica


Tika berjalan keluar, yang memang setiap semester pihak sekolah meminta orang tua murid untuk mengambil raport serta memberitahu bagaimana anaknya di sekolahan.


Karena Ningrum, ibunya Arumi tidak bisa mengambil raport anaknya sehingga Beliau menyuruh Tika untuk mengambilnya.


"Ayo dek pulang" Tika


"Iya kak. Ca aku pulang dulu yaa?" Arumi


"Iya Rum, hati-hati ya kak Tika jangan ngebut" Ica


Tika hanya mengangguk pelan tanpa menjawab ucapan Ica.


***


PKL alias Praktek Kerja Lapangan atau magang siswa yang dimana setiap Sekolah Menengah Kejuruan selalu mengadakan PKL guna untuk mencari pengalaman kerja.


Arumi yang mengambil kejuruan akuntansi, ia di tempatkan di salah satu Koperasi di kotanya. Wali kelas telah mengelompokkan beberapa siswa untuk di tempatkan yang berbeda-beda. kelompok Arumi ada 5 orang yaitu Arumi, Vita, Emi, Lia, dan Lina.


Mereka dibagi lagi menjadi 2 kelompok lagi. Arumi bersama Vita dan Emi di tempatkan di koperasi A, sedangkan Lia dan Lina di tempatkan di koperasi B. Mereka harus menyelesaikan magangnya dalam waktu 3 bulan. Dari materi yang guru ajarkan kini mereka harus mempraktekkan.


Hari pertama masuk Arumi dan teman-temannya baru berkenalan dengan para pegawai koperasi.



Mbak Yanti, apa kita harus ke pasar ya?" Arumi


"Iya, soalnya nasabah kita sebagian besar para pedagang pasar" Yanti


"Kok enggak langsung ke kantornya aja mbak?" Arumi


"Mungkin mereka sibuk melayani pembelinya, jadi tidak sempat ke kantor kami. Maka dari itu untuk meringankan nasabah kita bisa datangi mereka" Terang Yanti


"Ohh gitu ya mbak" Arumi mengangguk pelan


"Yuk kita kerja" ajak Yanti


"Yok mbak, semangat" jawab Arumi dengan penuh semangat


Sudah seharian Arumi mengelilingi pasar, betapa lelahnya dia baru pertama kali magang langsung turun lapangan. Tapi Arumi senang melakukan itu semua. Dalam hati Arumi bergumam


"Jadi begini rasanya mencari kerja di tengah-tengah keramaian pasar ini. Terima kasih Ibu Bapak telah merawat aku sampai sebesar ini" Batin Arumi sambil melamun


"Rum.. Arum!" Yanti


Arumi yang sedang tengah asik dengan pilirannya, sampai Yanti memanggil Arumi tak kunjung menyahut.


"Rum" Yanti mendekati menepuk pundak Arumi


Arumi terkejut


"Ehh mbak Yanti, ada apa mbak?" Arumi


"Ada apa katanya, kamu mau disini sampai sore? Aku tinggal nih yaa" Canda Yanti


"Yee maaf mbak, jangan ditinggal dong akunya" Arumi


"Makanya jangan melamun, emang ngelamunin apa sih?" Yanti yang penasaran


"Emmm, gapapa kok mbak" jawab Arumi sambil senyum.


Matur suwun kakak udah mampir 😊