
Dikira sudah cukup mengambil gambar dari Tari Anwar mengarahkan kameranya ke Arumi yang sedang mengulek sambal
"Rum, liat sini!" Anwar
'Cekrek...
"Kamu ya, bilang dong kalau mau foto. Aku kan bisa sedikit bergaya" Arumi kesal
"Nggak, ini kelihatan bagus kok. Coba lihat" Anwar memberikan kameranya kepada Arumi untuk menunjukkan hasil foto tadi
"Iya bagus, tapi aku itu belum siap tau" Arumi
"Udah gapapa, tetap cantik kok"
'Blussh
Wajah Arumi langsung merah merona atas pujian Anwar yang di lontarkan
"Pipi Arumi merah, kelihatan banget dia kalo sedang malu" Ifa memang paham bagaimana ekspresi wajah Arumi ketika sedang dilanda malu
"Ini udah jadi sambalnya, mari di makan" Arumi selesai membuat sambal rujaknya
"Ayo cobain" Arumi menawari Anwar yang sedari tadi sibuk dengan kameranya
Anwar meletakkan kameranya lalu mencicipi rujak buah
Semua orang sedang makan rujak dan beberapa cemilan lainnya
"Disini ada gitar nggak ya?" tanya Anwar kepada mereka bertujuh
"Bu Dhe aku kayaknya punya deh, bentar ya aku tanya dulu. Kalo ada aku langsung bawa ke sini" Sari
"Iya Sari"
Tak lama kemudian, Sari kembali lagi ke gazebo membawa sebuah gitar yang Anwar inginkan
"Ini ada, kamu mau nyanyi?" Arumi
"Iya, kalian makan aja aku nyanyiin anggap saja seperti di kafe" Canda Anwar
"Mau request apa kalian?" Anwar bertanya ke teman-temannya
"Terserah kamu aja, kita juga cuman dengerin doang kok" Lisa
"Oke" Anwar mulai memetik gitarnya
Cantik
Ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresahan
Dirimu
Oo cantik
Bukan ku ingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Cantik
Bukan ku ingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ingin ku berjalan menyusuri cinta
Cinta yang abadi untukmu selamanya
Hei heyayaya heyaa yaya heyaa
Anwar bernyanyi sambil melirik-lirik ke Arumi, mengisyaratkan kalau lagu itu untuknya. Tari dan lainnya merekam saat Anwar bernyanyi untuk sekedar update status
"Lagunya bikin aku adem deh, coba kalau nyanyinya khusus buat aku. Pasti aku klepek-klepek, Astaghfirullah Anwar itu sukanya sama Arumi ingat itu Fa" Batin Ifa yang sebenarnya iri dengan Arumi
"Merdu banget deh" Batin Arumi senyum-senyum menetralkan hatinya yang berbunga-bunga
Mereka berlima hanya biasa-biasa aja, mereka juga tau kalau Anwar menyukai Arumi. Tapi kenapa mereka tidak bersatu? padahal sepertinya mereka berdua saling menyukai.
"Duh, belet pipis aku. Toilet ada di mana ya Sar?" Lisa yang tak tahan ingin buang air kecil ia segera izin sebentar untuk mencari toilet
"Di sebelah sana, ayo aku antar" Tawar Sari
"Ayo, ada yang mau ikut sekalian nggak?" Sari
"Enggak deh" Jawab Arumi, yang lainnya hanya diam
Tak lama kemudian Lisa dan Sari kembali membawa sebuah durian yang tadi mereka beli
"Mati aku" Arumi gelisah
"Halo gaes, aku bawa durian nih. Pengen banget makan durian aku" Lisa
"Duriannya menggiurkan deh, aku juga minta dong"
"Iyaya, sabar dikit lah, kita makan bareng-bareng disini"
"Buruan buka"
"Bentar ah, aku lepas talinya dulu tadi udah di belah kok tinggal makannya aja"
Arumi dari tadi hanya menutup hidungnya menahan bau dari durian yang telah dibelah
"Arumi, kamu kenapa? makan dong ambil aja gapapa" Lisa
Arumi menjawab dengan gelengan kepala
"Arumi itu nggak suka sama durian, makanya hidungnya di tutup mulu" Ifa
"Masak sih Rum? Kok nggak bilang kamu?" Sari kaget
"Nggak apa-apa kok, kan tadi udah keburu beli masak nggak dimakan" Jelas Arumi
"Maafin aku ya Rum, kalo aku tau kamu nggak suka tadi aku nggak akan beli. Mata ini emang lihat yang seger-seger langsung pengen beli" Lisa
"Udah gapapa, kalian lanjut makan aja" Arumi
Selang beberapa menit Arumi tak tahan dengan Aroma khas durian ia merasa pusing dan ingin mual, Tiba-tiba
"Hoek... Hoek...
Jangan lupa like and komennya Kaka
Aku tunggu saran kalian ❣️❣️❣️