ARUMI

ARUMI
Olahraga



Hari Sabtu dimana awal jam pelajaran yang Arumi sukai yaitu Matematika. Entah otak anak itu terbuat dari apa, padahal semua teman kelasnya kurang menyukai pelajaran matematika bahkan semua siswa siswi menganggapnya seperti ujian hidup. wkwkwk


Bu Wina, guru matematikanya belum datang ke kelasnya, sebagai ketua kelas yang baik dan tidak sombong Arumi memanggil Bu Wina jika jam sekarang waktunya beliau mengajar.


Sikapnya yang tegas dan humble menjadikannya sebagai ketua kelas yang memang dipilih serentak satu kelasnya. Bu Ina, selaku wali kelas Arumi juga begitu senang jika Arumi menjadi ketua kelasnya. Arumi senang bisa mengikuti organisasi yang di sekolahan seperti OSIS, Pramuka, dan pencak silat. Baginya itu bisa melatih untuk mandiri, menjaga diri, serta menjadi pengalaman yang nantinya bisa di ceritakan kepada anak cucunya nanti


Jam pertama kedua sudah berlalu. kini waktu menunjukkan jam ketiga dimana pergantian jam olahraga, teman-teman Arumi segera berganti dengan kaos olahraganya.


"Ayo Rum ganti olahraga di toilet" ajak Ica


"Enggak deh Ca aku ganti di kelas aja, hehe" Arumi


"Yaudah aku tinggal yaa" Ica keluar dari kelasnya menuju toilet


Dikelasnya Arumi siswanya perempuan semuanya tidak seperti kelas lainnya. Sehingga mau ganti pakaian dikelas tidak masalah.


"Tutup gordennya dong", teriak Nisa teman kelas Arumi


Semua siswa yang berganti pakaian di kelas langsung menutup gorden dan pintu.


Setelah semuanya sudah selesai berganti..


"Ayo teman-teman ke lapangan" Ucap Fatin kepada teman-temannya


***


Di Lapangan Sekolahan


Sesampainya di lapangan, tinggal menunggu Pak Ehsan guru olahraganya. Sambil menunggu Pak Ehsan datang, semua siswa selalu mengambil foto untuk sekedar story. Tidak terkecuali Arumi dan temannya.



"Eh Pak Ehsan udah datang", bisik Salsa kesemua temannya ketika melihat Pak Ehsan keluar dari pintunya


Yang tadinya Ricuh, sekarang menjadi ricuh saat Pak Ehsan Sudah dekat


"Pak Ehsan terlambat 10 menit , harusnya dihukum ini ya teman-teman?" ucap Fatin kepada teman-temannya


"Iya" jawab serentak semua teman kelasnya Arumi


"Sudah-sudah, maafkan bapak ya anak-anak. Bapak lagi ada urusan sebentar" Elak Pak Ehsan


"Mentang-mentang baru nikah pasti bangunnya kesiangan terus ini mah" sindir Melly sambil menutup mulutnya


Semua siswa tertawa terbahak bahak


"Hahahahaaaa.."


"Ssssttt.. Sudah lah maklumi aja pengantin baru", Eka


Setelah baris dengan rapi, Pak Ehsan selalu mengawali dengan breefing terlebih dahulu untuk memberi tahu nanti olahraganya apa


"Assalamualaikum Warahmatullaahi wabarakaatu" Pak Ehsan


"Waalaikumsalam Warahmatullahi wabarakaatu" jawab serentak siswa


"Baik anak-anak, nanti kita materinya olahraga lari. Dan kita akan mencoba sampai tiga kali, dari ketiga kalinya saya akan memilih nilai waktu yang tercepat. jadi usahakan yang terbaik ya", kata Pak Ehsan yang lantang dengan meletakkan kedua tangannya kebelakang seperti sedang istirahat di tempat


"Iya pak" semua siswa


"Ingat setelah ini kalian harus pemanasan terlebih dahulu agar nanti tidak terjadi yang tidak kita inginkan" Pak Ehsan memperingati kepada siswanya


Jam Sore sudah menunjukkan waktu belajar telah selesai.


Tiba Di Rumah Arumi


"Assalamualaikum" Ucap Arumi memasuki rumahnya


Di sana ada kakaknya yang sedang sibuk menjahit baju kemarin


"Waalaikumsalam, kok cepet dek pulangnya. Solat dulu tuh nanti bantuin kakak menjahit" Tika


"Habis solat mau makan dulu, wleee..." jawab Arumi sambil menjulurkan lidahnya


"Terserahlah", Tika pasrah


Setelah Solat Arumi langsung Makan terlebih dulu agar tenaga terkumpul untuk bisa membantu kakaknya. Ia mendekati kakaknya


"Udah kak, mana kainnya. yang kemeja aja ya kak. yang gamis-gamis aku masih noob", Arumi


"Iya dek, itu loh di samping mesin jahit kakak taruh di sana", Tika menunjukkan kain yang sudah dipotong-potonginya


Disela-sela kesibukannya, Tika sedikit berbincang-bincang dengan adiknya


"Dek gimana sekolahnya?" Tanya Tika sambil menjahit


"Alhamdulillah kak lancar" Arumi


"Ingat loh dek belajar yang giat jangan kecewakan ayah. Dan ingat jangan pacaran dulu apalagi setelah lulus langsung nikah" Tika


"Ya Allah kak, enggak enggak aku nggak mau ngecewain ayah apalagi kakak yang udah nyekolahin aku" Arumi


"Kakak pegang janjimu" Tika


"A**ku janji kak, akan menjadi sukses nantinya. Aku ingin membahagiakan kakak dan Ayah ibu agar semua orang tahu kalo kita bisa memperbaiki kehidupan kita" batin Arumi


Mohon dikasih sarannya yaa 🤗