The Hero

The Hero
Pertemuan



malam nya mereka membuat tenda di sekitar rumah maha guru,mereka membuat api unggun dan membakar beberapa binatang hasil tangkapan mereka.


"kakak,kenapa kita harus menunggu matang,kan aku punya kekuatan,aku bisa memasak nya dengan cepat".ucap Xiao cao sambil memutar balikkan daging yang dibakar


"betul kak,kenapa kita perlu susah susah melakukan ini"ucap Xiao quan sambil membantu Xiao cao


"kalian ingat bagaimana sabar nya kita mendapatkan kekuatan elemen ini dengan latihan keras"ucap Xiao bei


"ingat kak,bahkan kita hampir menyerah"ucap Xiao cao


"itu dia,jika kita ingin sesuatu yang bagus kita harus sabar,jika kamu menggunakan kekuatan elemen api mu maka belum tentu daging ini matang atau tidak"ucap Xiao bei


"kakak benar,walau kekuatan kita sudah kuat kita tetap harus sabar,jangan terburu buru"ucap Xiao cao


"aku setuju"ucap Xiao quan


Disaat mereka sedang asik membakar tiba tiba muncul beberapa monster menyerang desa,mereka pun langsung berdiri dan berlari ke arah desa dan menyelamatkan mereka,ketika sampai mereka langsung menyerang monster monster itu,ketika menyerang mereka merasa kalau monster ini semakin banyak.


"kakak kita tidak bisa membunuh mereka,apa yang harus kita lakukan?".ucap Xiao cao sambil menyerang


"benar kak,mereka seperti tidak ada habis nya"ucap Xiao quan sambil menyerang dengan kekuatan bola air


Xiao bei : "aku rasa ini bukan lah monster asli,sepeti tiruan yang di kontrol"ucap Xiao bei


"aku rasa ini memang di kontrol,aku rasa ini di kontrol dari gua itu"ucap Xiao bei sambil menggunakan kekuatan mata angin


"ayo kita kesana"ucap Xiao cao


"tunggu"ucap Xiao bei sambil mengejar xiao cao dan Xiao quan


Xiao cao melihat ada orang yang mengontrol monster itu dan langsung menekan lehernya dengan tangan.


"siapa kamu,apakah kamu pasukan iblis"ucap Xiao Cao sambil menahan leher dengan kuat


"bukan aku bukan pasukan iblis"ucap orang misterius yang kesakitan karena tidak bisa bernafas


"dia wanita kak"ucap Xiao quan.


"cao,quan lepaskan dia"ucap xiao bei sambil mendorong mereka berdua dengan kekuatan angin


"kakak,dia orang jahat,kenapa kamu menolong nya".ucap Xiao Cao kesal


"betul kak,kenapa"ucap Xiao Quan sambil berdiri


"kita jangan main hakim seperti itu,kita belum bisa membunuhnya jika kita tidak tau dia di pihak siapa"ucap Xiao bei sambil mengecek sang wanita apakah terluka parah


"baik kak"ucap Xiao Cao dan Xiao quan sambil memperhatikan gerak gerik wanita


"mohon maaf atas kelakuan adik adik ku"ucap xiao bei sambil menyembuhkan sang wanita


"tidak masalah"ucap wanita itu sambil kesakitan karena di obati.


"kalau boleh tahu siapa anda,kenapa anda menyerang desa?"ucap xiao bei


"namaku Yun Mei,aku seorang manusia,aku bukan menyerang desa,tadi aku menemukan ada pasukan iblis,aku menyerang mereka dan mengira kalian adalah salah satunya".ucap Yun Mei


"maaf kan kami,kami tidak tahu itu"ucap Xiao bei sambil menunduk maaf


"maaf kan aku telah salah bertindak"ucap Xiao Cao menyesal


"Yun Mei apa yang kamu lakukan di sekitar sini?"ucap Xiao bei


"aku di kejar oleh pasukan iblis,ketika berlari aku terpisah dengan dua teman ku,jadinya aku ada di sini"ucap Yun Mei


"kalau begitu sebagai permintaan maaf aku akan membantu mu mencari teman mu besok,kita akan pergi bersama"ucap Xiao bei


"benarkah".ucap Yun Mei bahagia sambil memegang tangan xiao bei


"iya,aku sungguh sungguh"ucap Xiao bei


keesokan nya mereka bertemu maha guru,maha guru memberi tahukan bahwa tes nya adalah mereka harus mengambil jantung naga emas di gunung perbatasan,dan jika berhasil maha guru akan membantu meningkatkan kekuatan mereka.


"guru kami pamit dulu"ucap Xiao bei


"iya murid ku,hati hati di jalan".ucap maha guru


"sampai jumpa guru".ucap mereka bertiga


"iya sampai jumpa"ucap maha guru


Mereka pun melakukan perjalanan menuju gunung perbatasan sambil mencari teman Yun Mei,ketika perjalanan mereka bertemu dengan pasukan yang terluka,mereka bertanya dengan salah satu pasukan


"apa yang terjadi tuan,kenapa kalian terluka"ucap Xiao bei sambil mengobati prajurit itu.


"kita di serang oleh monster di daerah hutan dekat gunung perbatasan"ucap prajurit yang terluka


"monster apa tuan?"ucap Xiao cao


"aku tidak tahu,yang ku tahu kita tiba tiba di serang oleh bayangan dan..."ucap prajurit itu dan dia langsung mati


"tuan,tuan?"ucap xiao bei


"dia sudah mati kak"ucap Xiao cao sambil mengecek nafas dan nadi prajurit itu


"aku rasa di sana masih ada pasukan yang tersisa kak,kita harus kesana"ucap Xiao cao


"aku rasa di sana ada teman ku juga"ucap Yun Mei gelisah


mereka pun bergegas ke hutan dekat gunung perbatasan,ketika sampai mereka melihat banyak mayat prajurit,dan menemukan seorang prajurit sekarat.


"tuan,anda baik baik saja?"ucap Xiao bei


"kalian jangan kemari,ada monster di mana mana"ucap prajurit yang sekarat


"tuan ada monster apa saja di sana?"ucap Xiao cao


"aku tidak tahu,monster itu mengerikan, dan juga ada dua orang cewe melawan mereka"ucap prajurit itu sambil menunjukkan arah wanita itu dan mati


"itu pasti mereka,ayo kita kesana"ucap Yun Mei yang semakin gelisah


"tunggu,kita jangan buru buru,kita tidak tahu ada apa di sana,kita harus buat strategi"ucap Xiao bei sambil menenangkan Yun mei


"betul,banyak mayat di sini,kita harus hati hati"ucap Xiao cao


"baiklah"ucap Yun mei yang tenang karena di peluk Xiao bei


"aku akan memancing mereka,kalian cari yang selamat"ucap xiao bei


"kakak aku ingin ikut"ucap Xiao quan sambil bersiap


"tidak quan,aku akan memancing mereka sendiri,karena cuma aku yang bisa menggunakan skill kecepatan angin"ucap Xiao bei sambil menahan Xiao quan


"itu benar,kita tidak boleh membebani kakak"ucap Xiao cao


"baik kak"ucap Xiao quan


"baik ayo kita mulai"ucap Xiao bei


mereka pun mengikuti rencana mereka,ketika sampai Xiao bei memancing monster itu dan menjauhkannya dari lokasi mereka ber tiga.


"ayo cepat,kak xiao bei hanya bisa sebentar".ucap Xiao Cao


"disini tidak ada yang selamat,tunggu,aku mendengar suara perempuan minta tolong"ucap xiao quan yang mendengar suara wanita meminta tolong


"itu pasti mereka"ucap Yun Mei sambil mencari


"Yun Yun,Yun zi kalian tidak apa apa"ucap Yun Mei bahagia karena menemukan mereka


"aku tidak apa apa,tapi adik terluka parah"ucap Yun Yun sambil menahan darah keluar dari tubuh Yun zi


"biar ku bantu"ucap Xiao cao sambil menyembuhkan Yun zi


Yun Yun pun menghalau Xiao cao karena tidak kenal,lalu Yun Mei menjelaskan kalau mereka pihak teman,karena perkataan yun Mei,Yun Yun mengizinkan Xiao cao menyembuhkan Yun zi.


"ah,aku dimana sambil memegang kepala,siapa kamu"ucap Yun zi sambil melihat Xiao cao yang mengobatinya


"aku di pihak kalian,kamu tenang saja"ucap Xiao Cao yang fokus mengobati


"dimana kak Yun Yun ?"ucap Yun zi


"dia sedang di sembuhkan oleh saudaraku"ucap Xiao Cao sambil menunjukkan Yun Yun


Yun zi mulai merasa baikan dan berterima kasihke Xiao cao,sedang kan Xiao bei masih dalam perjalanan menuju lokasi saudara saudaranya,ketika perjalanan dia menemukan sebuah kuil kosong yang terdapat patung Buddha,ketika dia masuk dia merasakan kekuatan positif yang sangat tinggi,lalu tiba tiba dia di sapa oleh seorang biksu


"salam biksu"ucap Xiao bei sopan


"salam anakku"ucap biksu


"apakah kuil ini hanya ada anda seorang diri"ucap Xiao bei


"iya anak ku,kuil ini hanya ada aku seorang diri"ucap biksu


"dimana yang lain biksu?"ucap xiao bei


"mereka di bunuh oleh monster gunung"ucap biksu


"ternyata mereka sungguh kejam,baiklah biksu saya harus kembali saya takut menghawatirkan saudara saudara ku"ucap Xiao bei sopan sambil berpamitan


"baik lah nak,semoga kamu di berkati"ucap biksu sambil memberkatinya


Xiao bei melanjutkan perjalanan ke saudaranya.


ketika sampai dia di peluk oleh Yun Mei.


"Terima kasih Xiao bei,jika bukan karena mu aku tidak dapat menemukan teman temanku"ucap yun Mei sambil memeluk Xiao bei


"ahhh,tidak masalah,sesama manusia harus saling menolong"ucap Xiao bei


Xiao bei lalu di perkenalkan oleh Yun Mei ke teman nya.


"kita harus segera ke gunung,waktu kita tinggal satu setengah bulan sebelum ayah di eksekusi"ucap Xiao bei


"iya kak,kita harus cepat"ucap xiao cao


"aku akan ikut membantu kalian"ucap Yun mei


"kami tidak ingin merepotkan kalian"ucap xiao bei sopan


"tidak,kamu tidak boleh menolak,kamu sudah membantu ku,kini giliran ku"ucap yun Mei sambil memegang tangan xiao bei


"baiklah,kalau begitu ayo kita berangkat"ucap xiao bei