
Selamat membaca guys😄
semoga kalian suka dengan ceritanya😉
Waktu terus berlalu malam pun menjadi pagi risa akhirnya bangun dari tidurnya. Dilihatnya waktu sudah menunjukkan jam 05.00 pagi. Setelah melihat jam risapun bangkit dari tempat tidurnya dan langsung menuju kamar mandi.
Tak lama.....
Akhirnya risa sudah selesai mandi dan langsung bersiap siap untuk pergi ke kampus.
Segala keperluan yang di butuhkan pun sudah di siapkan kedalam tasnya.
Tiba tiba pelayan datang kekamar risa untuk memberitahu kalau sarapan sudah siap.
" nona sarapan sudah siap! Nona tidak turun? " ujar pelayan itu.
" iya mbak nanti saya turun untuk sarapan " jawab risa.
" baiklah, kalau begitu saya permisi dulu ya non? " ucap pelayan tersebut.
" iya mbak " ujar risa.
Setelah pelayan itu pergi, risa pun bergegas keluar dari kamarnya dan turun kebawah walau kaki risa agak lumayan tetapi masih terasa sedikit nyeri ketika menuruni tangga.
Setelah sampai di meja makan terlihat pria itu sudah berada disana menunggu risa untuk sarapan bersama.
Risa pun duduk manis di depan pria itu. Dan dimeja itu terdapat banyak sekali hidangan makanan mewah. Dilihatnya pria itu sudah sarapan duluan.
Tanpa menunggu lama risa pun langsung mengambil sarapan dengan lauk yang ada didepannya tanpa malu. Tiba tiba pria itu angkat bicara.
" hei kau kenapa tidak memakai baju yang saya berikan? Malahan kau pakai baju tadi malam! " senggak lee kepada risa.
" hello enak aja kau bilang ini baju tadi malam. Aku menggantungnya dikamar biar gak bau. Terus baju yang kau kasih gak ada kutengok dimana mana! " jelas risa kesal karna pria itu menilai dirinya sebagai wanita yang jorok.
" punya mata duakan lihat baju yang ukurannya segitu aja gak kelihat apalagi disuruh masukkan benang kejarum pasti gak nampak " celoteh lee.
Mendengar celoteh pria yang ada dihadapannya risa pun mengalah dan tidak mempedulikan apa yang diucapkan pria itu.
" anggap aja radio rusak! " ketus risa dalam hati.
Â
▪▪▪▪▪▪\\\\_▪▪▪▪▪▪
Â
Akhirnya sarapan pun telah selesai dan jam menunjukkan angka 06.00 pagi.
risa pun bangkit dari tempat duduknya dan langsung memakai tas gendong kesayangannya dan pergi keluar menuju mobil yang sudah stay di depan.
Selagi menunggu pria tersebut mengambil kunci mobil risa pun mengambil handphone dari tasnya untuk mengecek apakah ada yang menelpon.
Ternyata saat risa membuka handphonenya, terlihat panggilan tidak terjawab 10 kali dari alex yang terdapat dilayar hp risa.
" pasti alex khawatir karna aku tidak pulang semalam " kata risa sambil menghela nafasnya.
Tanpa disadarinya ternyata pria itu sudah berada di samping risa dan mengejutkannya.
" siapa alex itu? " tanya pria itu dingin.
" astaga, oh ternyata kamu! Mengagetkan saja untung jantungku tidak copot! " jawab risa kaget.
" kamu barusan bilang apa tadi ? " tanya risa.
" alex itu siapa? Pacar kamu? " Ketus pria tersebut.
" kepo amat lu? ini adikku! " ujar risa terbata bata.
" ehm.. saya kira siapa? yaudah cepat masuk ke mobil biar kita langsung berangkat " jawab pria itu.
" hmm.. " jawab risa singkat.
Risa pun langsung masuk ke mobil dan mobil itupun melaju dengan cepat.
Saat diperjalanan risa bingung kenapa pria ini mau tinggal di hutan sendirian padahal dihutan tempat bermacam hewan buas.
Mungkin dia tidak mau menampakkan kekayaannya atau sering disebut orangnya tertutup.
Setelah beberapa menit diperjalanan akhirnya sampai juga risa ke kampus dan dia langsung bergegas turun dari mobil.
Dan tidak lupa risa berterimakasih pada pria misterius ini karna sudah berbaik hati padanya.
" terimakasih ya atas kebaikan yang kamu berikan kepadaku suatu saat pasti akan aku balas kebaikanmu. " ujar risa.
Pria misterius itu hanya tersenyum dan langsung pergi dari hadapan risa.
Lee pov
Setelah aku mengantar gadis itu, akupun langsung bergegas pergi mengajar di universitas emerald journey.
Setelah sampai akupun keluar dari mobil dan langsung menuju kantor. Saat sampai dikantor tiba - tiba salah satu teman kerjaku menyapaku dan dia bilang kepala kampus memangilku untuk menjumpainya.
Setelah sampai akupun mengetuk pintu kantor itu dan langsung dipersilahkan masuk.
Akupun dipersilahkan duduk dan kepala kampus langsung menjelaskan maksud dia memanggil saya kesini.
" maaf kalau saya memanggil kamu secara tiba - tiba dan disini saya mau memberitahu kamu bahwa di kampus unionsterdam kekurangan dosen pembimbing jadi saya kira kamu bisa mengajar disana. Apakah kamu mau mengajar disana? " jelas kepala kampus.
Mendengar kata unionsterdam seperti nama kampus perempuan yang diantarnya barusan. " kalau boleh tau kenapa bapak pilih saya bukan yang lain? " tanya lee.
" karena kamu orangnya cerdas dan bijak dalam hal apapun makanya saya pilih kamu. Jadi apakah kamu mau mengajar disana? Kamu disana hanya 1 kali saja mengajar dan setelah itu kamu kembali kesini untuk mengajar lagi. " jelas kepala kampus.
Akupun mencerna perkataan bapak itu. Setelah banyak berfikir akupun menyetujuinya. " ok baiklah saya mau mengajar disana tapi saya disana menjadi dosen pembimbing apa? " tanya lee.
" kalau itu saya kurang tau kamu mau ditempatkan sebagai dosen apa? Tapi nanti kepala kampus itu yang akan menentukan kamu ada dimana mengerti! " jawab bapak itu sambil menghidupkan rokok yang ada dimulutnya.
" ya saya mengerti. Lalu kapan saya bisa mengajar disana pak? " tanya lee lagi.
" mulai sekarang kamu bisa mengajar disana dan katanya jam 10.00 kamu harus ada disana. " jelas bapak itu.
" ok saya akan kesana secepatnya dan terimakasih atas tawaran yang bapak berikan kepada saya. Kalau begitu saya permisi " ujar lee senang.
"sama sama. Silahkan dan ini suratnya kamu bawa sekalian" jawab singkat bapak itu.
Leepun langsung beranjak dari rungan kepala kampus dan langsung keparkiran untuk mengambil mobilnya kemudian pergi menuju kampus unionsterdam. Setelah sampai dikampus akupun langsung menuju kantor kepala kampus tetapi aku masih baru disini dan aku tidak tau dimana letak kantor itu.
Akupun mulai mengelilingi kampus itu sambil bertanya pada mahasiswa/i disini dan akhirnya ketemu juga kantornya itu. Akupun mengetuk pintu itu dan dipersilahkan masuk. Saat memasuki ruangan terlihat seorang perempuan duduk di sana dan ternyata dia adalah kepala kampus disini.
Setelah berbincang lama akhirnya saya diterima dikampus ini dan ditempatkan menjadi kepala laboratorium. Dan saya langsung disuruh menuju ruangan lab bersama dosen yang bernama rina.
Memang katanya dia menjadi kepala lab disini tapi karna dia sedang hamil jadi dia tidak bisa mengajar lama dikampus ini. Akhirnya sampai juga kami di ruangan lab. Kamipun masuk kedalam dan bu rina langsung memperkenalkan semua yang ada dilab.
Setelah semuanya aku hafal bu rina bilang bahwa hari ini ada praktek membuat obat. jadi aku yang akan membimbing mahasiswa/i saat berlangsungnya praktek sekalian ibu itu akan memberitahu kepada semua mahasiswa/i untuk bersiap - siap.
Kemudian ibu itu keluar dan aku langsung mengenakan masker, kacamata dan baju lab.
Â
***Disamping itu***....
Â
risa pun berjalan perlahan menuju kampusnya. Saat melewati pagar kampus tiba tiba teman risa yang bernama angel menyapa dari sebelah kanan risa.
" hai risa " Sapa angel.
" hai angel " jawab risa.
"Tumben dianter? Biasanya jalan kaki ris? Emangnya siapa yang nganter tadi? " tanya angel.
" bukan siapa siapa kok, tadi adikku yang ngantar pake mobil perusahaan " jawab risa gugup.
" adikmu atau pacar ni? " tanya angel curiga.
" yaudah kalo kamu gak percaya gak masalah yang penting udahku kasih tau sama kamu " ujar risa berbohong.
" ok ok aku percaya kok sama kamu tadi aku cuma just kidding hehehe " ujar angel.
" oiya apa bahan praktekmu yang di suruh bu rina sudah dapat " tanya angel.
" sudah, emangnya kenapa? " tanya risa lagi.
" mana coba boleh aku lihat aku penasaran sama bahan yang mau kamu buat untuk dijadikan obat " ujar angel.
" tunggu ya aku buka dulu tasnya " ujar risa.
Saat risa membuka tasnya angelpun terkejut saat melihat yang ada didalam tas risa. " wah banyak sekali daunnya yang kau bawa. tapi warnanya kok hijau keemasan sih ris? " tanya angel.
" gak tau? Tapi katanya daun ini banyak khasiatnya. Yaudah sekarang kita masuk dulu ke ruangan nanti dosen udah masuk bahayakan. kita gk jadi praktek ya kan " ujar risa.
" Ok siap risa " jawab angel.
Setelah banyak berbincang akhirnya sampai juga mereka di ruangan. Namun saat risa dan angel duduk di tempat masing - masing tiba - tiba dosennya pun datang dan memberitahu tentang sesuatu.
Lantas mahasiswa yang ada diruangan itu langsung bergegas ketempatnya masing - masing.
" selamat pagi anak - anak hari ini adalah hari kita praktek untuk membuat sesuatu yang belum pernah dibuat oleh orang lain. Apakah bahannya sudah kalian bawa dan kalian sudah fikirkan mau membuat apa dari bahan itu? " ujar dosen tersebut.
" sudah bu " jawab mahasiswa serentak.
" ok sekarang kita akan praktek bawalah peralatan dan bahan yang tadi kalian bawa ke ruangan laboratorium.
Dan satu hal lagi yang membimbing kalian bukan saya, tetapi ada dosen baru yang akan menjadi kepala lab di ruangan laboratorim kita ini. Nama dosen itu adalah bapak Lee Jhon thompson. Biasanya dipanggil bapak lee. Saya harap kalian bisa beradaptasi dengan dosen itu dan membimbing kalian dengan baik. Itu saja yang bisa saya sampaikan. Selamat pagi semuanya " ujar ibu dosen berlalu pergi meninggalkan ruangan.
" pagi bu... " jawab mahasiswa serentak.
Sontak para mahasiswa/i pun penasaran akan kehadiran dosen baru tersebut. Dengan cepat mereka langsung pergi keluar ruangan menuju ruangan laboratorium.
Vote and coment ya guys
Maaf ceritanya berantakan mohon dimaklumi ya friends ;-)