
selamat membaca guys😄
beri vote,rate and comentnya sebelum membaca ya😉
Dalam perjalanan Lee selalu merasakan perasaan yang aneh sejak dari bandara tadi. Walaupun sudah berulang kali meminum darah untuk menetralkan tubuhnya tetapi tetap saja tidak bisa.
Eveline yang sudah lama berada disampingnya merasa heran saat melihat adiknya itu. Ia terlihat seperti ketakutan dan panik sampai - sampai tubuhnya terlihat tegang.Â
"Ada apa dengan Lee? Sepertinya dia sakit tapi diakan vampire apa bisa sakit? " Gumam eveline.
Tanpa basa basi akhirnya Eveline membuka pembicaraan dan menanyakan langsung kepada adiknya.
" Lee kau kenapa? Apakah ada sesuatu yang membuatmu tegang begini? " tanya Eveline mencairkan suasana.
" oh... a..aku tidak apa - apa kok? Cuma aku banyak pikiran aja selama ini. " jawab Lee tenang agar kakaknya tidak merasa khawatir.
" betul kamu tidak apa - apa? kalau kamu tidak mau memberitahu gak masalah sih? Kalau ada sesuatu yang mengganjal dihatimu cerita aja mungkin kakak bisa membantu." ujar Eveline membantu meringankan beban pikiran lee.
" sudah kubilang aku baik-baik saja kak Eveline kau tidak usah khawatir " jawab datar Lee yang sedang menahan perasaan yang tidak enak pada dirinya.
Beberapa jam kemudian...
Sampailah Lee dan Eveline di kastil. Tanpa menunggu lama Lee dan Eveline keluar dari mobil. Lee segera mengambil barang - barang kakaknya di bagasi mobil sedangkan Eveline langsung pergi meninggalkan adiknya dan masuk kekastil tanpa menunggu Lee masuk bersamanya.
Saat Eveline memasuki kastil terlihat design didalam kastil tersebut sangat elegan dan mewah. Memang tampak dari luar seperti kastil yang tak pernah diurus beratusan tahun. Yang membuat banyak orang berpikir kastil ini tidak ada yang menempati.
Eveline terus menjelajahi seluruh ruangan. Isi setiap ruangan itu berbeda beda dan motif setiap dalam ruangan seluruhnya seperti pada abad kejayaan romawi.
Hal Itu membuat setiap orang yang menempati kastil ini betah dan yang melihatnya tidak mau meninggalkan setiap sudut ruangan itu.
Tak lama Lee datang memasuki kastil serta membawa barang kakaknya yang diambil dari bagasi mobilnya tadi. Rasa itu muncul kembali pada dirinya dan membuat Lee sangat menderita sekali.
Sakit sekali yang dirasakanya sekarang lebih menyakitkan dari yang ia rasakan selama dibandara. Seperti tersayat dengan pisau secara terus menerus tanpa henti.
Lee akhirnya melakukan kemampuan menerawangnya. Saat diterawang ia melihat seorang gadis yang tengah disiksa oleh pengawal berwujud aneh.
Tapi siapa gadis itu? Wajahnya sudah dilumuri banyak darah karena dari bekas cambukan pengawal itu.
Ia pun mengeluarkan segala tenaganya agar bisa melihat wajah gadis itu tetapi tidak bisa karna posisi gadis itu membelakanginya jadi agak sulit menzoom wajah gadis itu.
Kenapa perasaan Lee sangat menyakitkan saat melihat gadis itu disiksa dan merontah rontah meminta tolong tetapi tidak ada yang mendengarnya karena seluruh tempat itu tertutup tidak ada ventilasi sedikitpun.
Apakah ada kaitannya Lee dengan gadis itu. Lalu Lee mengakhiri penerawangannya dan kembali seperti semula. Tak lama perasaanya tiba - tiba tidak terasa sakit lagi setelah menerawang tadi. Lee terheran saat melihat dirinya sudah membaik.
" apa yang terjadi pada diriku? Kenapa setelah aku menerawang perasaanku yang menyakitkan sekarang sudah membaik? Pasti ada yang tidak beres. " gumam Lee dalam hati.
Lamunan Lee buyar karna mendengar panggilan dari kakaknya. Kemudian iapun menyusul panggilan tadi. Tak lama akhirnya Sampai juga lee mengantar kakaknya kekamar yang berada dilantai 2.
" siapakah gadis yang disiksa itu? "
Disamping itu...
Risa yang sekarang tengah disiksa oleh pengawal Yosep dengan cambukan yang tanpa henti sedang menyiksa dirinya. Dikarenakan keinginannya bukan hanya untuk membawa Lee saja kehadapan Yosep tetapi sekalian juga membunuhnya. Mungkin orang lain kalau diperintahkan untuk membunuh pasti tidak akan mau. Kecuali orang tersebut memiliki dendam ataupun masalah. Ia selalu berharap dalam hatinya semoga ada orang yang membantunya sekarang.
Tapi itu mustahil karna mana mungkin seseorang bisa masuk ke sel tahanan ini. Karena seluruh tempat ini tertutup dan tidak ada lubang ventilasi yang membuat angin masuk ke ruangan tersebut.
Cambukan itu terus melontar ketubuh Risa yang tak berdaya dan lemah. Ia meronta dan mendesah kesakitan. Tetapi tetap saja pengawal tersebut tidak mempedulikannya ia terus mencambuk sampai ada kata persetujuan yang keluar dari mulut Risa.
Sedangkan Yosep yang berada didalam hanya melihat dan menunggu jawaban Risa dengan wajah tidak berdosa.
" hei kau cepat jawab! apakah kau mau dicambuk terus seperti ini? Hanya mengiyakan saja susah sekali dari mulutmu ! " ujar Yosep tidak tahan lagi menunggu jawaban dari Risa.
Risapun menjawab dengan sebisanya yang ada dibenaknya dengan sedikit terbata - bata.
" a...aku ti..tidak su...sudih menja..jawab perka...kataan da..dari o..orang ya..yang ti..tidak pu...punya ha....hati se...sepertimu. " jawab lirih risa sambil menahan sakit yang ada ditubuhnya.
Yosep geram sekali mendengar jawaban dari Risa. Lantas ia memerintahkan kepada pengawalnya untuk mencambuknya kembali dengan sekuat kuatnya.
Sementara itu.......
" kak Alex bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan sekarang? Memanggil polisi? " lirih Monica sedang berada disandaran kak silvia dengan perasaan sedih yang amat memilukan.
" ya kita akan panggil polisi untuk melacak keberadaan kak risa! Kakak percaya pasti ada seseorang yang bermaksud jahat kepada kak Risa? " ujar alex.
Dihari itu juga alex menelpon polisi dan polisi tersebut menyetujui permintaan alex.
" terimakasih atas kerjasamanya pak semoga keberadaan kakak saya bisa ditemukan? " pinta Alex berharap.
" sama sama pak kami dari kepolisian akan datang kerumah untuk mengetahui tentang peristiwa penculikan yang terjadi terhadap kakak anda dan kami akan berusaha semaksimal mungkin. Mudah-mudahan kakak anda bisa ditemukan. " jawab polisi yang termasuk komandan dari kepolisian tersebut.
" baiklah kalau begitu saya berharap seperti yang bapak bilang tadi. Semoga saja? " jawab alex sambil menaruh telepon itu ketempatnya.
Alex akhirnya menutup pembicaraannya dari telepon dan menghembuskan nafasnya yang lega karna berita penculikan kakaknya akan segera dilacak.
Tetapi kenapa Alex, Monica dan Silvia tidak mendengar suara pergerakan dan teriakan minta tolong dari kakaknya.
Pasti penculiknya memiliki keahlian khusus dan profesional. Yang dapat menculik seseorang tanpa kedengaran suara dan pergerakannya atau mungkin saja setan yang menculiknya.
terimakasih sudah datang membaca😄
maaf jika banyak typo, alurnya berantakan dan kurang enak dihati kalian
See you....