
selamat membaca guysπ
semoga kalian suka dan tidak bosan dengan ceritanyaπ
" yaudah kalau begitu saya permisi pulang Karena masih banyak yang harus saya kerjakan? " ujar Eveline berpamitan.
" ya silahkan, terimakasih atas informasinya. Kalau boleh aku panggil kamu kakak ya soalnya gak enak aja kalo aku manggil " kau " sama yang lebih tua? " ujar Slex agak meledek.
" boleh aja asal ..... " ucap Eveline terhenti.
" asal apa kak? " tanya Alex penasaran.
" hmm.... tidak ada hehehe.. " jawab Eveline singkat.
" Oh yaudah, tapi bener nih gak ada sesuatu? " tanya Alex.
" eeee.... kakak pulang dulu ya bye... " ucap Eveline mengalihkan pembicaraan.
Eveline pergi dari hadapan Alex menuju mobil jemputannya. Seharusnya Eveline tidak pulang memakai mobil hanya saja agar tidak ketahuan oleh Alex kalau dia sebenarnya adalah vampire. Makanya dia memindlink supirnya untuk datang sebelum terlambat.Β
Memang dihari yang akan datang statusnya akan terbongkar saat pernikahan Lee dan Risa. Dan itu pasti akan terbongkar. pasti....
Alex merasa heran kepada Eveline entah kenapa dia menjadi gugup saat berbicara padanya. Pasti ada sesuatu yang disembunyikan olehnya.
Saat Eveline sudah tidak terlihat lagi dari rumahnya Alex masuk dan menutup pintunya dan menuju langsung dimana adiknya berada.
Ternyata mereka semua berada dikamar Monica. Saat memasuki kamar tampak para saudaranya berkumpul disebuah karpet sedang yang terletak ditengah ruangan kamar. Alexpun menghampiri adiknya lalu mulai bertanya
" halo semuanya... apa yang sedang kalian lakukan disini? " tanya Alex.
" sedang bermainlah kak? Kakak mau ikut? " tanya Monica mengajak.
" tidak kakak hanya bertanya saja nampak kakak kalian seru sekali memainkannya jadi kakak iseng aja biar kalian berhenti sejenak. " ujar Alex.
" oh ya Alex gimana hasilnya memuaskankah? " tanya silvia.
" ya lumayanlah puas juga karna hari ini ada banyak orang yang membantu kita? " ujar Alex.
" syukurlah kalau begitu? Jadi kapan mau dilakukan pencariannya lex? " tanya silvia lega.
" mulai hari ini mereka akan bertugas melacak kak Risa jadi kalau dari kalian yang mendapat informasi dari teman ataupun yang lain tolong beritahu aku ya? " ujar Alex.
" ok kak siap! " jawab jhon dan Monica.
Β Β βββββββββββββββββββββββ
Eveline yang masih dalam perjalanan pulang terus memikirkan Risa. Apa tujuan yosep sebenarnya? Kenapa harus Risa? Pasti ada sesuatu yang direncanakan yosep selama ini?.
Pikiran Eveline terus berjalan tanpa henti. Sampai sampai membuat ia stress tak mau lagi memikirkannya. Setelah beberapa menit diperjalanan sampailah eveline dikastil.
Lalu ia turun dari mobil dan memasuki kastil. Saat memasuki kastil ia teringat tentang adiknya yaitu Lee kemudian ia langsung menuju kamar adiknya tersebut untuk memastikan keadaannya.
Saat sampai dikamar ia membuka pelan pintu kamar adiknya itu dan menghampirinya lalu duduk disamping ranjang.
Dilihatnya Lee yang masih terlelap dalam tidurnya dikarnakan masih dalam pengaruh ramuan yang dibuat Eveline. Ia hanya tersenyum dan berharap agar adiknya lekas sembuh dan jauh dari masalah apapun.
β’β’β’β’β’βΊβ’β’β’β’β’πβ’β’β’β’β’πβ’β’β’β’β’
Waktupun terus berlalu Risa yang sudah siap untuk melakukan penculikan terhadap Lee sudah stay didepan istana. Dan akan langsung berangkat menuju keberadaan Lee.
Sebelum berangkat Risa diberi kekuatan untuk bisa masuk kekastil Lee. Kekuatan itu berfungsi untuk menghilangkan aroma tubuh Risa agar vampire yang berada dikastil itu tidak mengetahui keberadaannya.
Setelah beberapa saat kemudian sampailah Risa dikastil itu dengan sekelompok pengawal Yosep untuk menjaga Risa agar tetap aman saat beraksi dan tidak kabur.
" nah sekarang kita sudah sampai dikastil musuhnya tuan Yosep. Lalu kau dan prajuritku akan masuk kedalam kastil itu dengan kekuatan yang diberikan oleh tuan Yosep.
" Jangan sampai ketahuan dan ini saya berikan saputangan isinya ada bius. Sasaran kita ada didalam kamarnya dan juga ada kakaknya kalian semua harus berhati hati karna misi kita tidak mudah. "
" Terutama kau Risa gunakan sebaik baiknya kekuatanmu itu? Kau paham apa yang saya maksudkan? " ujar komandan.
" ya aku mengerti! " jawab Risa dengan perasaan tidak tega.
" yaudah sekarang cepat pergi sana usahakan rencana ini harus berhasil mengerti! " ujar komandan pasukan.
" siap komandan " jawab tegas semua pasukan.
Mereka pun pergi dari tempat persembunyian dan saat mereka sampai di depan kastil mereka menggunakan kekuatan penghilang aroma tubuh. Saat diperiksa tidak ada orang yang menjaga. Ini adalah kesempatan yang bagus.
Lalu merekapun masuk dengan perlahan pergerakan mereka hampir berhasil dan saat berada disuatu ruangan ternyata ada Lee didalam dan tidak salah lagi ruangan itu adalah kamarnya.
Tanpa membuang waktu mereka memasuki ruangan itu sambil mengawasi keberadaan orang yang akan menuju kesini.
Risapun akhirnya masuk kedalam dan mengeluarkan saputangan pemberian komandan pasukan Yosep dan saat ia ingin beraksi tiba - tiba tangannya dihentikan oleh tangan seseorang. Saat Risa menoleh kesamping dan ternyata dia adalah....?
Maaf gantung ya ceritanya
Tunggu aja di part selanjutnya ok ;-)
Vote and coment ya guys karna dengan votement kalian author semangat lanjuti ceritanya jadi jangan lupa ya?