My Husband Is A Vampire

My Husband Is A Vampire
Part 10



selamat membaca guys😄


semoga kalian suka dengan ceritanya😉


Akhirnya pagi pun tiba semua makhluk yang ada dibumi memulai aktivitasnya masing - masing. Lee yang sudah bersiap siap untuk menjemput kakaknya langsung keluar dari kastil menuju garasi untuk mengambil mobilnya dan pergi dengan kecepatan tinggi. Terlihat jalanan sepi, sunyi dan suasana dihutan masih gelap.


Beberapa jam kemudian......


Sampai juga Lee dibandara tepat pukul 04.00 pm tetapi sang kakak tidak terlihat dibandara tersebut.


Lantas Lee mengeluarkan ponselnya dan langsung menghubungi kakaknya.


" halo kak Eveline? Kakak dimana? aku sudah sampai di bandara! " ujar Lee.


" halo Lee kakak udah sampai dibandara posisi lagi mau turun dari pesawat " ujar Eveline sambil berjalan pelan karena antrian panjang.


"Oh yaudah jangan lama-lama aku tunggu di depan bandara kalau sudah sampai didepan telpon aku biar ku susul? " ujar Lee memberitahu.


" hmm.... yaudah kakak tutup dulu ya? " jawab Eveline sedang mematikan.


" Hmm.." singkat Lee.


Setelah panggilan telpon terputus, tiba-tiba saja perasaan Lee mulai tidak enak, Muncul sesak didada, nyeri diulu hati, keringat dingin.


" ada apa ini? Kenapa secara tiba - tiba perasaanku tidak mengenakkan seperti ini? Apakah ada sesuatu yang terjadi? " Ujar Lee dalam hati.


Lee kemudian masuk kedalam mobil mengambil botol yang berisikan darah dan langsung diteguknya sampai habis untuk menenangkan dirinya sesaat.


Setelah perasaan Lee sudah normal, bunyi ponsel Lee kembali berdering menandakan bahwa kakaknya sudah berada didepan.


Dengan sigap Lee keluar dari mobil menuju ke tempat kakaknya berada dan langsung pergi dari bandara tersebut.


Selain itu....


Risa yang berada di tempat kediaman Yosef terbangun dari tidurnya dengan membuka matanya perlahan. Saat penglihatannya sudah tidak kabur lagi ia terheran dan terkejut dengan apa yang dilihatnya.


Terlihat suasana ruangan itu seperti penjara bawah tanah, pencahayaan remang - remang dan agak gelap, lantai basah, bau anyir darah yang menyengat, dan  di kaki Risa terdapat sebuah rantai yang melingkari kakinya.



Dengan ditambah kepala Risa yang terasa pusing dan tubuhnya yang melemas membuat Risa jadi tidak bisa bangkit.


Tak lama kemudian muncul sosok pria berambut pirang, berwajah tua dan menyeramkan memasuki ruangan penjara menghampiri Risa. Dan pria itu adalah Yosep Aleski.


" akhirnya kau bangun juga cantik? Pasti kau bertanya kenapa bisa berada disini bukan? " Ujar Yosep semringai sambil mengelus pipi Risa dengan lembut.


" siapa kau? Kenapa kau membawaku kesini ditempat yang menyeramkan ini? " tanya Risa tegas.


" wow... cantik-cantik garang juga ya? kau tidak perlu khawatir dan tidak perlu tau siapa sebenarnya aku? Yang penting aku sudah mendapatkan umpan untuk tujuan yang ingin aku capai. Dan umpan itu adalah kau..! " jelas yosep dengan menampakkan wajahnya yang licik.


" beraninya kau berkata seperti itu...! Akan kuberi kau pelajaran? " Ujar Yosep langsung menjambak rambut Risa sampai dagunya mendongak keatas.


" argh..... sakit sekali...! Lepaskan tanganmu dari rambutku....! " pinta Risa kesakitan.


" jika kau tidak mau seperti ini ikuti apa yang kuperintahkan dan jangan membantah " ujar yosep dengan tatapan yang menusuk. Tarikan yosep semakin kuat sampai urat leher Risa terasa ingin putus.


" argh.... sakit.....tolong....Lepaskan..... ok a...aku mau menuruti perintahmu de...dengan s...syarat kau lepaskan tanganmu da...dari rambutku " jawab Risa kesakitan.


Mendengar perkataan Risa akhirnya tarikan Yosep mulai melonggar dan langsung melepaskan tangannya dengan kasar dari rambutnya Risa.


" se..se..karang a..apa ma..maumu? Cepat katakan! " tanya Risa terbata - bata sambil mengelus kepalanya yang terasa sakit.


 " akhirnya kau jerah juga! jadi perempuan harus nurut jangan jadi pembangkang. Dan sekarang aku ingin kau memancing Lee supaya dia datang kesini. "


" Jika kau bisa melakukanya untukku kau akan kulepaskan dan jika kau tidak bisa melakukannya untukku jangan harap bisa keluar dari sini mengerti! " jelas yosep mengeryit sambil jongkok berhadapan dengan Risa.


" ok baiklah kalau itu keinginanmu akan aku kabulkan. Tapi ingat janjimu itu jika aku berhasil mendapatkan Lee dipastikan aku lepas dari tempat ini? " jawab Risa.


" iya kau tenang saja. " jawab Yosep dengan enteng.


Kemudian Yosep berdiri dari hadapan Risa kemudian mendorong Risa sampai tubuhnya terhempas  dengan kuat ke tembok dan pergi begitu saja.


Tubuh Risa terasa sakit seperti jatuh dari ketinggian yang membuat tulangnya remuk.


Tenaga pria itu sangat kuat seperti iblis dan karakternya yang sadis. Setelah Yosep keluar, terlihat banyak orang yang dipenjara seperti Risa.


Tetapi dari semua orang yang dilihat banyak dari tubuh mereka berlumuran darah. Seperti habis dicambuk beberapa kali dan dari ujung tempat ini terdengar suara cambuk yang sangat kuat sehingga orang yang dicambuk tadi kesakitan dengan diiringi suara desahan.


Beberapa menit kemudian orang yang dicambuk tadi keluar dari tempat itu dengan badan berlumuran darah dan menggigil.



Kemudian bergantian lagi disiksa seperti tadi dan seterusnya begitu. Entah kesalahan apa yang diperbuat mereka sampai - sampai disiksa dengan kejam dan sadis.


Dengan pengawal yang berwujud aneh mereka bisa mencambuk beribu orang tanpa kenal lelah. Memang sadis sekali mereka.


Anehnya kenapa dari semua yang ada di sel ini hanya Risa lah seorang perempuan yang berada di sel ini. Dari banyaknya orang disini hanya 1 perempuan yang menempatkan diri dipenjara sadis ini.


    


******Vote and coment ya guys...


Maaf updatenya lama karna author lagi menjalankan ujian jadi gk ada waktu.


Tapi kalian tetap staycun ceritaku ya****....