My Husband Is A Vampire

My Husband Is A Vampire
Part 1



Suatu ketika risa sedang berada disuatu tempat yang belum pernah ia datangi sebelumnya.


Tapi semua itu demi hasil penelitiannya yang harus dicari di tempat yang lembab dan gelap yaitu di sebuah hutan yang berada di amsterdam.


Disitulah bahan penelitian risa dapat ditemukan dan terlihat sebuah pohon yang besar daunnya berwarna hijau keemasan dan disamping itu ada sebuah kastil yang sangat megah.


Risa heran mengapa ada sebuah kastil dipedalaman hutan yang selebat ini.


Apakah ini mimpi atau nyata? Hanya kata kata itu yang ada di pikiran risa.


Tapi risa tidak peduli yang penting bahan untuk hasil penelitiannya bisa didapatkan.


Setelah banyak berpikir akhirnya risa pergi menuju pohon tersebut untuk mengambil sebuah daun yang katanya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.


Namun saat risa sudah dipertengahan jalan. Risa merasa ada seseorang yang mengikutinya dan saat risa melihat keberbagai arah tetapi tidak ada seorangpun yang terlihat.


"Mungkin hanya perasaanku saja" kata risa was was.


Lalu risa berjalan kembali menuju pohon tersebut dan kemudian sampailah risa di depan pohon itu.


Tanpa menunggu lama akhirnya risa memetik daun tersebut dengan penuh harapan.


"Semoga daun ini dapat  membuat orang orang bisa sembuh dari penyakitnya, amin... " kata risa.


Setelah daun yang dipetik risa sudah cukup akhirnya risa pun berniat meninggalkan pohon tersebut dan langsung pulang kerumah karena besok risa tidak sabar untuk mengubah bahan yang didapatnya itu.


Ketika risa mau membalikkan badan ternyata ada seorang pria berdiri dibelakangnya dan langsung membuat risa terkejut dan refleks membuat risa terjatuh.


"Aduh... sakit sekali kakiku? Pake berdarah lagi?" kata risa kesakitan.


Mendengar perkataan gadis itu pria tersebut mengangkat tubuh risa dan dibawah kekastil yang megah itu untuk mengobati kaki risa yang terluka terkena ranting kecil yang menggores kaki mulusnya nan cantik.


Setelah sampai dikastil pria itupun langsung menurunkan tubuh risa ke sofa depan dan langsung pergi dengan cepat untuk mengambil ramuan herbal yang ada di dalam kamarnya.


"Dimana ya ramuan herbalnya? perasaan kutaruh di lemari obatku" ketus pria tersebut.


Akhirnya ramuan herbalnya ketemu dan pria tersebut bergegas pergi meninggalkan kamarnya dan langsung menuju ke sofa depan.


Pria tersebut mengambil ramuan herbal itu sambil melarutkannya didalam cawan kecil dan langsung meraih kaki risa yang terluka itu.


Tetapi risa tidak memberikan kakinya itu karena risa tidak mengenal pria itu.


Beberapa kali pria itu meraih kaki risa tetapi tetap saja lepas.


karna sudah jengkel pada gadis itu pria itu langsung meraih kaki risa dan mengeratkan pegangannya dengan kuat dan langsung mengobatinya.


Risa pun akhirnya mengalah dan merasakan perih pada kakinya.


"Aaauuu, bisa pelan gak sih ngasih obatnya!" kata risa kesal.


Pria itu tidak peduli dan tidak menjawab pertanyaan risa dan masih berkonsentrasi mengobati kaki gadis itu.


Setelah selesai akhirnya pria tersebut beranjak dari tempat risa duduk dan langsung membereskan ramuan herbalnya itu.


Risa pun ingin berterimakasih pada pria itu tetapi pria itu sudah pergi dengan cepat menuju keatas.


Risa heran pada pria tersebut karna belum ada orang yang larinya bisa secepat itu. sedangkan atlet lari marathon saja kalah dibuatnya.


Beberapa menit kemudian.....


  Akhirnya pria tersebut turun juga tetapi dengan gayanya yang tenang.


Tidak seperti tadi seperti setan lewat saja.


" sudah agak mendingan?" Tanya pria itu dingin.


" udah mendingan,  terimakasih ya udah ngobati kakiku. kalau boleh tau kamu siapa? dan tiba tiba tadi kamu kok ada dibelakangku" tanya risa penasaran.


Pria itu diam tak menjawab dan menatapku dengan tajam. " aduh apa aku ada salah ngomong padanya atau dia marah padaku" kata risa dalam hati.


Flashback on


Dimalam yang kelam adalah malam dimana semua vampire mencari mangsanya.


Lee yang ingin keluar mencari mangsa langsung keluar dari kastil. Saat diluar ia mencium bau sesuatu.


Baunya seperti aroma melati bercampur dengan lavender. Karena penasaran lee langsung menuju bau aroma itu.


Dan saat baunya sudah menyengat terhirup terdapat seorang gadis yang berjalan sendirian dihutan.


Menurutnya apa yang dilakukan seorang gadis dihutan malam malam.


Apakah dia mau menyerahkan diri untuk dimangsa? Banyak sekali pikiran negatif yang mengalir dipikiran lee.


Lantas karna penasarannya lee dengan gadis itu lee pun mengikutinya secara diam diam dan ternyata gadis itu menuju pohon sakti milik kakek moyangnya lee.


Karna terlalu jauh iapun mendekatkan diri ke pohon itu yang membuat gadis itu terkejut.


Tapi untung saja tidak ketahuan. Lee terus memerhatikan gadis yang sedang memetik daun itu.


Saat gadis itu menyudahi kegiatannya lee langsung berada dibelakang gadis itu untuk bertanya siapa gadis ini dan apa yang dia lakukan dihutan karna hanya untuk mengambil daun saja.


Tetapi sebaliknya gadis itu terkejut saat melihatku dan terlihat darah yang keluar dari kakinya yang menggoda lee untuk mencicipinya.


Karna tidak tahan dengan aroma darah gadis itu lee langsung membawa gadis itu kekastilnya untuk menghindari dari vampire yang sedang mencari mangsa dan langsung mengobatinya.


Flashback off


Kemudian pria itu beranjak dari tempat duduknya dan lansung menghampiri risa.


" kamu tidak perlu tau saya ini siapa? yang penting luka yang ada di kakimu bisa sembuh. dan satu hal, kamu harus tinggal disini untuk sementara karna hari sudah gelap dan diluar sana berbahaya untuk gadis sepertimu" jelas pria itu.


"Tapi bagaimana adik adikku dirumah pasti mereka khawatir kepadaku" ketus risa dalam hati.


Apalagi alex adiknya itu walaupun memiliki sifat dingin dan cuek tapi dia orangnya paling khawatiran kalau ada saudaranya yang kurang dirumah.


"Ehmm... aku tau, tapi aku tidak bisa tinggal disini karna kasihan adikku dirumah menungguku disana?" Jawab risa menolak.


" Yaudah kalau kamu tidak mau tinggal disini tidak masalah dengan saya yang penting saya sudah menawarkannya padamu " jawab pria itu tenang .


    Mendengar kata pria itu risapun berpikir sejenak dan mencerna perkataan pria misterius itu. Tak lama risa menyadari bahwa perkataannya itu benar. Mana mungkin perempuan pulang sendirian malam malam yang ada pasti..... akkkhh tidakkkk... aku gak mau itu terjadi?.


" ada apa kok kamu teriak gitu? Udah malam ganggu tetangga lagi auauaua aja? " ujar lee jahil.


" iiihhh.... mesum amat sih otakmu? Yaudah aku mau tinggal disini tapi ada syaratnya besok pagi kamu antar aku ke kampus maukan? " ujar risa.


"Ini anak gk tau terimakasih. Mala ngatur pula minta diantari. syukur ditolong! Untung saja kau perempuan kalo pria pula pasti sudah kubiarkan kau mati.  " kata pria itu kesal dalam hati.


" kenapa? Kamu gak mau ngantar aku ya? " ujar risa.


"Iya aku mau, besok pagi aku antar kau ke kampus" jawab pria itu cepat dengan senyum manisnya dan sinis.


Vote dan coment ya guys


Karna tanpa vote dan coment kalian cerita ini tidak bisa berjalan dengan lancar. Terimakasih :-)