
AUTHOR POV
Kemarin adalah hari di mana Darren dan Alexi baru saja pindah ke mansion yang Darren tempati sebelum dia menikah dengan Alexi. Setelah sampai di mansion Darren. Darren buru - buru menyuruh pelayannya untuk membereskan kamar tamu supaya bisa di pakai Alexi tidur.
Alexi hanya menuruti semua perkataan Darren karena dia juga tidak mau sekamar dengan Darren. Meskipun mereka berdua sudah sah menjadi suami istri di mata hukum dan agama.
ALEXI FERRERS POV
Hari ini aku bangun sangat pagi karena aku harus membuat sarapan dan kopi untuk Darren, suamiku karena aku tidak seperti dulu lagi yang hidup hanya sendiri. Dan semuanya serba di layani oleh pelayan. Bukan apa - apa aku melakukan semua ini, aku hanya ingin menjadi istri yang baik. Aku pun turun ke dapur dan bertemu pelayan yang akan membuat masakan untuk sarapan
" morning madam " ( pagi nyonya )sapa pelayan yang berada di dapur kepada ku.
" Yes, I'll cook, so you just do something else " ( ya, saya yang masak ya kalian lakukan yang lain saja ) perintah ku.
" But, madam " ( tapi, nyonya ).
" It's okay ... it's all my job " ( sudah gak apa - apa.. ini semua sudah tugas saya ) potong ku memotong perkataan pelayan yang berada di dapur.
" good madam " ( baik nyonya ) jawab serempak para pelayan tersebut.
" Oh, what morning did Darren drink? " ( oh ya saat pagi Darren minumnya apa ya ) tanya ku.
" Madame Coffee " ( minum kopi nyonya )
Aku pun berterima kasih dan memulai berperang dengan alat - alat dapur yang berada di depan ku saat ini. Setelah 3 jam sibuk berperang dengan alat - alat dapur, akhirnya selesai juga.
Aku naik ke atas bergegas ke kamar dan kemar mandi untuk membersihkan badan ku dan segera turun lalu berangkat ke kantor. Saat aku turun aku melihat Darren sedang duduk di meja makan bersama seorang wanita. Mereka berdua terlihat sangat mesra dan seketika itu hati ku serasa di hantam ribuan anak panah. Sangat sakit benar - benar sangat sakit. Aku sadar bahwa saat pertama kali bertemu dengannya aku sudah tertarik kepada dia. Mungkin bisa di katakan cinta pada pandangan pertama. Meskipun dia memperlakukan ku dengan dingin dan aku sekarang benar - benar sadar jika aku hanya pengganti dan sewaktu - waktu aku bisa di buang kapan pun.
Selama ini aku sudah menutupi rapat - rapat jika aku sudah jatuh cinta kepada nya tapi, tak dapat di pungkiri bila hati ku sangat sakit melihat dia bersama pria lain di saat dia sudah memiliki istri. Ingin sekali ku protes kepada dia, aku ingin memohon pada dia jika dia memang tidak mencintai ku tolong jangan bermesraan dengan wanita lain di depan ku. Ini benar - benar sakit.
Aku berpura - pura tidak peduli lagi dan aku akan berusaha menghilangkan rasa ini. Aku pun bergegas pergi ke kantor agar aku tak melihat mereka bermesraan.
Sampainya parkiran khusus di kantor aku segera menuju ke ruangan Om Hadi. Saat akan memasuki ruangan Om Hadi samar - samar aku mendengar keributan dari dalam ruangan Om Hadi. Saat aku masuk ternyata bibi dan paman ku yang membuat keributan dan masalah nya tetap lah sama yaitu harta.
" hadi, you can't be like this. I am also entitled to all of this. You have to share with me if you don't want to share, at least give my child a high position in the company. " ( hadi, kamu gak bisa seperti ini. saya juga berhak atas semua ini kamu harus berbagi dengan saya jika kamu gak mau berbagi setidaknya berikan anak saya jabatan yang tinggi di perusahaan. ) itulah kata - kata yang ke dengar keluar dari mulut bibi ku.
Aku masuk dan menyahut amukan bibi ku.
" why Om Hadi had to do that ... ? I founded this company and I also manage it from scratch. you don't even help me one bit when I'm really down due to the loss of my parents. you just don't glance. I already knew that from the beginning you didn't like me. " ( kenapa Om Hadi harus melakukan itu... ? Saya yang mendirikan perusahan ini dan saya juga yang mengelolanya mulai dari nol. kalian bahkan tak membantu saya sedikit pun di saat saya benar - benar terpuruk akibat kehilangan orang tua saya. kalian melirik saja tidak. saya sudah tau kalau dari awal kalian tidak suka kepada saya. ) teriak ku murka. Dari dulu aku selalu diam saat bibi menindas ku tapi, sekarang aku tak mau diam lagi di saat dia menindas orang yang aku sayangi.
" I ask all of you - all of you to leave this room immediately or I will call security to chase you both away. " ( saya meminta kepada anda - anda semua untuk segera pergi dari ruangan ini kalau tidak saya akan panggil satpam buat mengusir anda berdua. ) sambung ku murka.
Paman dan bibiku pun pergi dengan muka yang merah padam menahan amarah meskipun paman tak banyak omong seperti bibi tapi, dia sama saja seperti bibi yang menginginkan harta ku.
AUTHOR POV
Saat Linda dan Ryan ( bibi dan paman Alexi ) keluar dari ruangan Itu. Linda ( bibi Alexi ) mengucapkan sumpah serapah di belakang Alexi.
" just watch out you damn boy I will definitely avenge you if necessary will kill you with my own hands and after that I will definitely snatch all of this from your hands. It's good to leave all this, right, my brother, so I have the right to have all of this, not just you." ( awas aja kamu anak sialan aku pasti akan membalasmu bila perlu akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri dan setelah itu aku pasti akan merebut semua ini dari tangan mu. enak saja yang meninggalkan semua ini kan kakak ku jadi aku berhak untuk memiliki semua ini bukan hanya kamu. ) sumpah serapah yang keluar dari mulut Linda ( bibi Alexi ) dan Ryan ( paman Alexi ) hanya diam dan setia mendengarkan sumpah serapah istrinya itu kepada Alexi.
Di otak Linda juga sudah ada beberapa rencana supaya ia bisa memiliki perusahan dan menikmati hasilnya. Ia berencana akan melancarkan aksinya besok. Mereka pun berjalan ke parkiran dan meninggalkan perusahan dengan mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota New York, Amerika ini.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya.. berupa like, comment dan bila perlu jadikan favorit agar kalian tidak ketinggalan novel ku...
maaf kalau bahasa inggris saya banyak yang salah karena saya juga tak begitu pintar bahasa inggrisnya dan maaf kalau masih banyak kesalahan di novel saya ini. dan terima kasih untuk para readers yang terus pentengin novel ku.
See you 😚😚😚
Terima kasih ...
ini ya readers aku kasih gambar Alexi lagi.. maaf kalau tidak sesuai..