My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
episode 15



\*\*\* ALEXI FERRERS POV \*\*\*


Sudah 1 minggu Darren tidak pulang ke mansion setelah aku bertemu dengannya di restoran prancis 1 minggu lalu. Aku selalu berfikir di mana dia berteduh saat hujan atau saat matahari sedang terik - teriknya. Apa dia berada di kantor, rumah Mama Tiara, atau bahkan mungkin rumah Khatelyna kekasih hatinya. Hati ku tiba - tiba sakit saat terfikir dia menginap di rumah Khatelyna.


Karena aku tak mau terus menerus memikirkannya. Karena fikiran ku benar - benar capek jika memikirkan kemungkinan - kemungkinan semua itu. Aku pun lantas berangkat ke perusahaan dan menyibukkan diri ku di perusahaan.


....


Ferrers group..


Sekarang ini aku berada di ruangan ku dan memeriksa berkas - berkas yang ada di hadapan ku. Tiba - tiba handphone ku berbunyi menandakan ada yang menelfon ku.


Chorus


'Cause I knew you were trouble when you walked in


So shame on me now


Flew me to places I'd never been


'Till you put me down


So shame on me now


Flew me to places I'd never been


Now I'm lying on the cold hard ground


( Taylor Swift - I Knew You Were Trouble. )


Dan ternyata Mama Tiara yang menelfon ku. Mama Tiara menyuruh ku untuk ke rumah nya. Karena hari ini fikiran ku sangat kacau gara - gara Darren yang sudah 1 minggu ini tidak pulang. Aku pun meninggalkan berkas ku dan menuju ke mobil ku yang berada di parkiran khusus presdir. Tetapi sebelum aku pergi aku menyuruh marry sekretaris ku untuk menyelesaikan semua pekerjaan ku yang belum sempat aku selesaikan.


Aku berjalan ke lift dan menggunakan lift khusus presdir dan menuju ke parkiran khusus. Saat sampai di parkiran aku buru - bruru menuju mobil ku. Tetapi, tiba - tiba aku menabrak seoarang laki - laki. Laki - laki itu jalan dengan ter buru - buru.


Brak..


" sorry - sorry I accidentally " ( maaf - maaf saya tidak sengaja ) ucap ku meminta maaf karena aku tak sengaja menabraknya.


Dia hanya mengangguk dan berlalu pergi begitu saja tanpa menjawab ku sama sekali.


" aneh kenapa orang itu bisa ke sini, Ini kan parkiran khusus. " gumam ku karena merasa aneh kepada pria itu.


" Udah Alexi kamu gak boleh berprasangka buruk kepada orang " sambung ku meyakinkan bahwa aku tak boleh berprasangka buru kepada orang.


\*\*\* AUTHOR POV \*\*\*


tanpa Alexi duga orang tersebut adalah orang yang akan membahayakan nyawanya. Orang tersebut adalah orang suruhan dari Linda ( Bibi Alexi ) untuk mencelakakan Alexi.


Alexi pun tak mempunyai fikiran negatif dan melanjutkan perjalanannya ke mobil setelah itu berlalu pergi ke rumah Mama Tiara.


\*\*\* DARREN MATTHEWS POV \*\*\*


Sudah 1 minggu sejak kejadian itu terjadi dan sudah 1 minggu pula aku tak pulang ke mansion ku dan aku selalu menginap di apartemen Khatelyna kekasih ku.


Aku benar - benar muak melihat Alexi dia selalu berganti - ganti laki - laki. Mulai dari Om - Om waktu itu dan malam itu laki - laki yang cukup tampan. Tapi, sepertinya dia tak lebih kaya dari ku lagi.


Tapi, anehnya dalam 1 minggu ini Alexi selalu terngiang - ngiang di ingatanku. Dan tak mau keluar. Tiba - tiba handphone ku berbunyi.


Chorus


'Cause I knew you were trouble when you walked in


So shame on me now


Flew me to places I'd never been


'Till you put me down


So shame on me now


Flew me to places I'd never been


Now I'm lying on the cold hard ground


( Taylor Swift - I Knew You Were Trouble. )


Dan saat setelah ku lihat layar handphone ku ternyata Mama yang menelfon ku. Ku angkat dan suara Mama terdengar sangat pilu. Mama berkata.


" Darren Alexi " kata mama berulang - ulang.


" Ma, ada apa kenapa dengan Alexi " kata ku mulai khawatir karena mendengar suara Mama yang sudah bergetar.


" Alexi " ulang Mama.


" Ma, ada apa ma. Jelasin ma kenapa dengan Alexi "


" Mendingan kamu sekarang ke L*n*x H*ll hospital " kata Mama menyuruhku untuk segera ke rumah sakit.


Aku pun bergegas pergi ke rumah sakit yang di beritahukan Mama kepada ku.


....


Saat sampai di rumah sakit aku lari dan melihat mama yang sedang menunggu ku di pintu masuk. Aku melihat kondisi Mama yang sangat tidak baik. Mukanya kusut, mata Mama yang merah dan sembab seperti kelamaan menangis. Aku pun bertanya.


Tapi, sebelum aku bertanya kepada ku Mama apa yang terjadi. Mama buru - buru menarik ku dan membawa ku ke ruang ICU. aku pun mencoba bertanya karena aku sudah sangat - sangat penasaran apa yang terjadi.


" Ma, sebenarnya ada paa Ma, kenapa Mama di rumah sakit dan siapa yang sakit " tanya ku penasaran.


" Sayang kamu harus kuat.. " kata mama ambigu.


" maksud Mama apa sih, dari tadi aku gak ngerti yang semua Mama katakan " ucap ku kesal karena dari tadi Mama tak menjawab pertanyaan ku dengan benar.


" Alexi sayang, Alexi mengalami kecelakaan dan sekarang dia berada di dalam. Dia sedang menjalani operasi " kata Mama dan air mata nya kembali jatuh membasahi pipinya.


" Alexi " kata ku. Tubuh ku ambruk ke lantai dan pandangan ku kosong. Aku tak tau mengapa aku sampai seperti ini yang aku tau aku benar - benar takut. Aku takut terjadi sesuatu yang tidak ku ingin kan.


" apa aku sudah jatuh cinta kepada Alexi " gumam ku dalam hati dan bertanya pada diri ku sendiri.


" gak, gak mungkin kan aku jatuh cinta dengan Alexi. Ingat Darren kamu punya Khatelyna " sanggah ku dan mengingatkan diri ku sendiri bahwa hatiku sudah di isi oleh Khatelyna dan takkan tergantikan.


....


Sudah 2 jam aku menunggu di depan ruang ICU. Tetapi, dokter yang mengoperasi Alexi tak kunjung keluar juga. Hati ku benar - benar kacau dan saat aku melihat ke arah Mama dia juga terlihat sangat kacau. Mama dari tadi tak henti - hentinya menangis. Aku pun menyuruh Mama pulang karena aku tak tega melihat Mama seperti itu.


" Ma, Mama pulang saja istirahat biar aku saja yang nunggu Alexi di sini " kata ku menyuruh Mama pulang.


" tapi.. "


" sudah Ma, Mama harus istirahat nanti Mama sakit kalau sampai Mama sakit aku pasti bakal kerepotan banget. Belum ngurus Alexi dan nanti harus ngurus Mama juga " kata ku meyakinkan Mama supaya mau menuruti kata - kata ku.


" yaudah, Mama bakal pulang tapi kamu janji ya kamu harus jagain Alexi baik - baik di sini " kata Mama memperingatkan ku.


Mama berlalu pergi dan meninggalkan rumah sakit. Tak lama kemudian Dokter yang melakukan operasi kepada Alexi pun keluar dan berkata kalau Alexi...


Kira - kira apa ya yang terjadi dengan Alexi ... penasaran kan.. tunggu kelanjutannya ya...