
\*\*\*AUTHOR POV\*\*\*
5 Tahun kemudian ...
Hari - hari telah Darren lewati tanpa adanya istri tercintanya Alexi di sampingnya, Alexi meninggalkannya 5 tahun yang lalu dan itu membuat Darren menjadi tak tersentuh sama sekali.
Ia bahkan menjadi seseorang yang gila kerja, dan karena semua itu Darren membuahkan hasil terbukti dengan perusahaannya yang berkembang pesat selama 5 tahun ini. Ia juga tak segan - segan menjatuhkan lawannya jika ia merasa tak senang dengan lawannya tersebut. Semuanya karena kekosongan hatinya, dan membuat semua orang terdekatnya menjadi cemas kepada dirinya.
...
Saat ini Darren berada di Bandara Internasional Seokarno - Hatta, ia baru saja keluar dari pintu keluar Bandara dan menaiki mobil yang sudah di siapkan selama dia berada di Jakarta untuk urusan bisnis.
Darren pun menaiki mobil dan menuju ke hotel tempat ia menginap.
...
45 menit perjalanan, akhirnya Darren dan William asisten pribadi Darren sampai hotel tempatnya mereka akan menginap selama di Jakarta. Ia segera menuju ke kamar yang sudah di sewanya selama di sini dan akan langsung beristirahat, besok mereka akan bertemu dengan client yang akan bekerja sama dengan perusahaannya dan membahas langkah selanjutnya.
.
.
.
.
.
Darren saat ini sudah berada di tempat yang sudah mereka sepakati bersama dengan clientnya, yaitu restoran A&F Restaurant, restaurant yang menyajikan makanan dari berbagai kota. Restaurant terbesar di New York karena pusat dari Restaurant ini berada di New York, Amerika dan seperti yang kalian tau restaurant ini sudah bercabang di mana - mana termasuk di Jakarta, Indonesia ini adalah salah satu cabangnya dan masih banyak lagi.
Darren dengan lancarnya menjelaskan profil dan keuntungan dari kerja sama yang akan mereka jalani kedepannya. Dan tak perlu waktu lagi client Darren langsung menyetujui kerja sama ini.
" Baiklah pak Darren, saya menunggu hasilnya kerja samanya, saya harap anda tidak mengecewakan saya " Ucapnya bangkit dari duduknya sambil mengulurkan tangan ingin menjabat tangan Darren atas terlaksananya kerja sama antara 2 perusahaan tersebut.
" Baiklah pak, terima kasih atas kepercayaannya " Darren membalas jabatan tangan dan tersenyum tipis kemudian mempersilahkan acara makan sebagai tanda terjalinnya kerja sama tersebut.
...
Acara makan - makan selesai, Darren dan William hendak pergi meningalkan Restaurant tetapi langkah Darren terhenti tatkala indra penglihatannya menangkap sosok yang sangat ia cintai dan ia rindukan selama 5 tahun ini, siapa lagi kalau bukan istri tercintanya Alexi.
\*\*\*DARREN MATTHEWS POV\*\*\*
Aku tertegun dan secara naluri aku menghentikan langkahku secara mendadak, dapat kurasakan bahwa William yang barada di belakang juga terkejut dengan gerakanku yang tiba - tiba berhenti tanpa terencana.
Aku tersadar dan buru - buru keluar dari Restaurant, berlari sekencang - kencangnya berharap tak ketinggalan jejak mereka. Samar - samar kudengar dari arah belakangku bahwa William mengejarku dan berteriak memanggil - manggil namaku.
" Sir " ( Tuan ) Panggil William sambil berteriak dan mengejarku yang tiba - tiba berlari keluar dari Restaurant.
Aku tak mengidahkan William yang mengejarku dan berteriak - teriak memanggil namaku, dan aku terus berlari sesekali kepalaku menengok ke kanan dan kiri secara bergantian siapa tahu aku bisa menemukan keberdaan Alexi karena aku sangat yang yakin, yang ku lihat tadi benar - benar Alexi.
Aku tak menemukannya, apakah saat ini aku kehilangan dia lagi ? tanyaku dalam hati dan merutuki kebodohanku yang tadi tak langsung mengejarnya dan malah bengong seperti orang idiot.
" Sir, why are you suddenly running away ? " ( Tuan, kenapa anda tiba - tiba lari ? ) Ucap William dengan berusaha mengatur deru nafasnya yang masih tersenggal - senggal akibat mengejarku tadi. Dan aku baru sadar bahwa aku sudah berlari cukup jauh dari Restaurant tadi.
" I saw Will before, didn't you see ? He was here, it was fitting that all my men could not find him, apparently he was here in this city Will ? " ( Aku tadi melihatnya Will, apakah kau tak lihat tadi ? Dia berada di sini, pantas saja seluruh orang suruhanku tak bisa menemukannya, ternyata dia di sini di kota ini Will ? ) Ucapku dengan berbinar - binar dan senyum yang lekat di bibirku. Aku bahagia sangat - sangat bahagia dan aku berharap itu benar - benar dia.
" Sorry sir, but who are you talking about ? " ( Maaf Tuan, tapi siapa yang anda maksut ? ) Dapat kulihat bahwa William bingung karena dari tadi aku hanya menyebut dia, dia dan dia lagi.
Dan aku pun menjawab dengan yakin dan senyum yang merekah di bibirku yang tak luntur dari tadi. "Alexi, my wife Will " ( Alexi, istriku Will ) Mata William membola seperti ingin keluar setelah mendengar penuturanku. Dan aku pastikan bahwa dia takkan mempercayaiku karena ini sudah 5 tahun di pergi dan aku tak bisa menemukannya.
" Sorry sir, maybe you saw wrong, there is no way Madam is here " ( Maaf Tuan, mungkin anda salah lihat, tidak mungkin Nyonya berada di sini ) Nah kan apa yang ku katakan tadi, pasti dia takkan mempercayaiku. Dia asisten pribadiku dan bagaimana mungkin dia tak mempercayaiku.
" No, this time I'm sure he must be here " ( Tidak, kali ini aku yakin dia pasti berada di sini ) Ucapku tegas dan menekan setiap kata yang aku ucapkan.
" You have to find them, immediately! " ( Kau harus menemukan mereka, Segera ! ) Sambungku dan berlalu pergi meninggalkan William dan kembali ke hotel.
...
Mood ku hancur karena mendenngar ocehan William, aku yang menggajinya dan bisa - bisanya dia tak mempercayai ucapanku. Dasar menyebalkan, jika bisa aku mengutuk dia menjadi batu akan ku kutuk dia sekarang juga.
Saat ini aku sudah sampai di hotel dari 10 menit yang lalu, setelah sampai aku langsung merebahkan tubuh lelahku di ranjang king size di kamar hotel tempatku menginap, tanpa melepas apapun yang melekat di tubuhku setelah pulang dari Restaurant tadi.
Pikiranku melayang kepada sosok yang ku lihat di Restaurant tadi, dan aku pastikan itu benar - benar dia, aku tak mungkin salah kali ini, aku yakin itu dia. Dengan seganap jiwaku aku akan berusaha untuk menemukan dirinya dan aku yakin aku pasti bisa.
Lagi - lagi pikiranku melayang pada sosok tadi, seorang wanita yang sangat mirip dengan Alexi tp, ada yang mengganjal di hatiku, karena wanita itu menggandeng 2 anak kecil yang laki - laki di sebelah kanan dan yang perempuan di sebelah kiri, kira - kira 3 - 4 tahunan dan siapakah anak kecil itu ? apakah dia anakku bersama Alexi ? atau mungkin Alexi sudah menikah lagi dan mempunyai anak dengan suami barunya itu ?
Semua pertanyaan secara otomatis muncuk di otakku dan membuat kepalaku ingin pecah saat memikirkan kemungkinan - kemungkinan yang ada.
Tanpa sadar aku terbang ke alam mimpi dengan pertanyaan - pertanyaan tanpa jawaban pasti tersebut.
maaf ya readers aku lama banget up nya, aku benar - benar sibuk akhir - akhir ini 🙇♂️🙇♂️.
dan terima kasih yang sudah sabar dan setia menunggu kelanjutan dari novel ku ini.
see you 😚😚