My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
episode 23



 


DARREN MATTHEWS POV


 


Kemarahan ku memuncak setelah melihat foto - foto yang di kirim oleh orang yang yak ku kenal.


" Alexi dasar jalang berani - berani nya lo mesra - mesraan dengan Om - Om " cerca ku setelah melihat foto - foto Alexi bermesraan dengan Om - Om di Mall.


Aku keluar dari ruangan ku dengan ekspresi murka ku yang terlihat dengan jelas. Sebelum berlalu pergi aku memberi perintah untuk membatalkan semua jadwal ku untuk hari ini.


" Cancel all my schedules today, I want to go home " ( batalkan semua jadwal saya hari ini, saya mau pulang ) perintah ku tanpa mau di bantah kemudian berlalu pergi.


Aku mengemudikan mobil ku dengan kecepatan maximal sudah beberapa kali aku melanggar rambu - rambu lalu lintas bahkan sudah beberapa kali aku hampir menabrak. Tapi aku tetap tak menghiraukan semua cercaan dan makian yang di lontarkan semua orang saat mobil ku hampir menabrak mobil mereka semua. Karena jalanan memang cukup padat untuk hari ini.


" If you can't drive, you don't need to drive. " ( kalau gak bisa nyetir gak usah nyetir )


" hey " ( hey )


Begitulah makian dan cercaan orang - orang yang marah saat aku berkendara dengan ugal - ugalan. Dan masik banyak lagi cercaan dan makian yang lainnya yang di lontarkan oleh pengendara lainnya kepada ku.


....


Tak butuh waktu lama aku sampai di Mansion. Keluar dari mobil dan membanting pintu mobil ku dengan keras. Aku berjalan masuk dengan wajah yang sudah akan meledak. Wajah ku sudah sangat merah menahan gejolak kemarahan dalam diri ku. Padahal aku sendiri bingung kenapa sampai marah seperti ini setelah melihat foto - foto mesra Alexi.


Aku duduk di ruang tamu menunggu Alexi pulang dan segera melampiaskan amarah ku yang sudah aku pendam dari tadi. Tetapi, sudah berjam - jam aku duduk di ruang tamu dan Alexi tak kunjung pulang juga sampai waktu menunjukkan 19.30.


Emosi ku sudah mencapai ubun - ubun karena kelamaan nunggu Alexi. Tak lama suara langkah kaki terdengar memasuki Mansion aku menoleh dan benar saja itu Alexi. Sepeti nya dia terkejut melihat ku yang sudah pulang padahal masih sore.


" kamu sudah pulang "


Aku tak menjawab pertanyaan Alexi. Buru - buru aku bangkit dari duduk ku menghampiri Alexi dan menyerat nya ke kamar ku. Alexi meringis kesakitan karena ku cengkram kuat pergelangan tangannya dan berontak untuk di lepaskan.


" Darren sakit lepas " ringis Alexi berusaha melepaskan pergelangan tangan nya yang ku cengkram kuat.


Aku tak memperdulikan dan terus menyeret nya menuju ke kamar ku. Sampai di kamar ku hempaskan tubuh mungil Alexi ke ranjang king size ku. Aku pun merangkak di atas tubuh Alexi dan ku bisa lihat dengan jelas bahwa Alexi ketakutan.


Aku tak memperdulikan ketakutan Alexi. Karena aku sudah sangat marah saat ini. langsung saja ku tarik baju nya sampai robek dan ku lempar ke sembarang arah. Alexi terkejut tentu saja semua terlihat dengan jelas karena mata Alexi tiba - tiba melotot saat aku melepas paksa baju yang ia pakai.


Tanpa menghiraukan pelototan Alexi kutanggalkan semua baju Alexi sampai ia tak memakai sehelai benang pun. Dan aneh nya saat aku melihat tubuh polos nya membuat ku tambah bergairah dan ingin segera memasuki nya.


( skip... kalian bayangin sendiri ya apa yang terjadi jika sudah seperti itu )


 


AUTHOR POV


 


....


Mentari pagi menampakkan cahaya nya memasuki celah gorden yang sedikit terbuka dan mengusik tidur dua insan yang semalaman melakukan adegan - adegan panas mereka. Alexi yang merasa tidur nya terusik pun perlahan - lahan membuka matanya.


Dia melihat ke samping tempat Darren tidur tanpa busana seperti dirinya. Senyum Alexi mengembang kala ia memikirkan bahwa dia sudah menjadi istri yang sesunggugnya. Dia berhasil menjaga dan menyerahkan mahkota nya kepada suami sekaligus orang yang dia cintai. Satu sisi Alexi sedih karena Darren tak mencintai nya.


Alexi pun menarik selimut untuk menutupi tubuh polos nya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya. Ia berusaha berjalan dengan tertatih - tatih karena merasakan nyeri di bagain kewanitaan nya.


Sampai di kamar mandi Alexi merendam tubuh nya di bathtub dengan air hangat dan rasa nyeri di bagian kewanitaan nya pun sudah mulai mendingan dari pada yang sebelum nya ia rasakan.


45 menit sudah dan Alexi baru saja menyelesaikan mandi nya. Alexi keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di setengah badannya. Saat keluar Alexi melihat Darren sedang menyandarkan badan nya di kepala ranjang hanya memakai boxer saja untuk menutupi kejantanannya.


Darren yang melihat Alexi keluar hanya menggunakan handuk saja pun menjadi tegang kembali. Ia bangkit mendekati Alexi dan menarik Alexi kuat. Alhasil tubuh Alexi tak seimbang dan menubruk dada bidang Darren.


" awh " ringis Alexi kala ia merasakan nyeri di bagian kewanitaan nya lagi akibat tarikan Darren yang kuat.


Darren tak memperdulikan ringisan Alexi dan membungkam bibir Alexi dengan bibrnya. Melumat dan menghisap nya kasar. Alexi mendorong tubuh Darren sekuat tenaga. Setelah Alexi berusaha dengan keras akhirnya tauatan nya terlepas Alexi meninggalkan Darren di kamarnya dengan wajah frustasi nya.


" bodoh " rutuk Darren pada diri nya sendiri.


" bisa - bisa nya lo ambil sesuatu yang paling berharga milik Alexi seperti itu dan lo kemarin malam maen kasar pada Alexi " racau nya lagi menyalahkan dirinya karena sudah mengambil kehormatan Alexi.


" itu pertama kali Alexi melakukan hubungan intim dan lo seperti binatang yang sudah kelaparan. Dan tadi lo malah tarik dia segitu kenceng nya sampai dia meringis kesakitan. Bahkan yang tadi malam saja belum sembuh akibat ulah lo. "


" pasti bagian kewanitaan nya sakit banget, sekarang gua harus ngapain, gua bingung. Darren - Darren sekarang lo udah jadi pria bego* tau gak. Ngurus perusahaan lo pinter tapi masalah ginian otak lo pindah di ke lutut " kesal Darren karena dirinya tak bisa berbuat apa - apa untuk Alexi.


jangan lupa tinggalkan jejak ya readers berupa like, comment dan bila perlu jadikan favorit.


see you 😚😚😚


Thank you..