
\*\*\* AUTHOR POV \*\*\*
Berita tentang kecelakaan itu pun tersebar luas di berbagai media. Karena kecelakaan beruntun itu sangat parah dan menimbulkan beberapa di antaranya meninggal dunia dan masih banyak lagi yang terluka.
.....
Di lain tempat seorang wanita yang sudah berumur tapi, masih terlihat cantik karena ia rajin melakukan perawatan sedang menikmati keberhasilannya meskipun ia tak berhasil membuat targetnya meninggal namun, ia cukup senang melihat Alexi menderita. Dia adalah Linda ( Bibi Alexi ). Ya memang dialah yang menyuruh orang untuk mengutak - atik mobil Alexi dan sampai mengaibatkan kecelakaan yang parah.
.....
Di lain tempat, 4 orang sedang melihat siaran berita itu dan berharap - harap cemas dan takut terjadi apa - apa kepada Alexi. Mereka berempat adalah Jennifer sahabat Alexi, Erik teman Darren sekaligus kakak dari Jennifer, Billy sepupu Alexi dan yang terakhir Om Hadi satu - satunya keluarga yang Alexi punya.
Om Hadi yang merasa cemas pun menghubungi Billy dan menanyakan apakah dia sudah mendapat kabar bagaimana keadaan Alexi saat ini.
" hello, Billy do you have news on how Alexi is right now? " ( halo, Billy apakah kamu sudah mendapat kabar bagaimana keadaan Alexi saat ini ? ) tanya Om Hadi ( Om Alexi ) saat sambungan telfonnya terhubung.
" Om yet, I'm still trying to find out which Alexi is down to which hospital " ( belum Om, saya masih berusaha untuk mencari tahu Alexi di bawah ke rumah sakit mana ) jawab Billy.
" So, if you have found the existence of the hospital, contact Om. " ( ya sudah kalau kamu sudah menemukan keberdaan rumah sakit nya segera hubungi om ya. ) pinta Om Hadi ( Om Alexi ) setelah itu memutuskan smabungan telfon.
Setelah itu Om Hadi ( Om Alexi ) menelfon anak buahnya untuk segera mencari keberadaan Alexi. Om Hadi ( Om Alexi ) mengerahkan banyak sekali bodyguard supaya lebih cepet menemukan Alexi.
....
Di sisi lain Jennifer dan Erik yang sudah mengetahui keberadaan Alexi pun bergegas pergi ke rumah sakit dan sebelum itu Jennifer menelfon Om Alexi supaya dia tak khawatir mencari - cari ke beradaan Alexi.
" Halo, Om " panggil Jennifer setelah sambungan telfonnya tersambung.
" ya, Jennifer apa kamu sudah memdapat kabar Alexi " tanya Om Hadi ( Om Alexi ).
" Sudah Om, sekarang dia di rawat di L*n*x H*ll hospital dam sekarang saya sedang menuju ke sana untuk melihat keadaannya "
" baiklah Om akan ke sana sekarang juga "
" Ya Om "
Om Hadi ( Om Alexi ) pun bergegas berangkat ke L*n*x H*ll hospital setelah mendapat kabar dari Jennifer bahwa Alexi berada si rumah sakit itu.
...
L*n*x H*ll hospital
Om Hadi pun sampai dia tak sendiri melainkan bersama dengan Billy karena sebelum berangkat ke rumah sakit Om Hadi menghubungi Billy terlebih dahulu dan bisa pergi ke Alexi bersama - sama.
\*\*\* DARREN MATTHEWS POV \*\*\*
Dokter keluar dari ruang operasi dan Darren buru - buru menghampiri dokter untuk menanyakan keadaan Alexi.
" how is my wife doctor " ( bagaimana keadaan istri saya dokter ) tanya Darren saat dokter baru saja keluar dari ruang operasi.
" sorry sir I tried " ( maaf pak saya sudah berusaha ) jawab dokter itu dan wajahnya terlihat menyesal.
" What do you mean, doctor ? " ( apa maksud mu dokter )
" so he still has the possibility to wake up, right doctor " ( jadi dia masih ada kemungkinan untuk siuman kan dokter ) tanya Darren lagi.
" it depends on the patient sir, so you as her husband must provide support to your wife. if necessary invite him to talk or tell things - things that make him happy or if necessary, tell romantic things about you two. " ( itu tergantung dengan diri pasien pak, jadi anda sebagai suami nya harus memberikan dukungan kepada istri anda. bila perlu ajak dia berbicara atau ceritakan hal - hal yang membuat dia senang atau jika perlu ceritakan hal - hal romantis tentang kalian berdua. )
" fine doctor thank you " ( baik dokter terima kasih )
" Then excuse me, if anything - just contact me. " ( kalau begitu saya permisi kalau ada apa - apa hubungi saya saja. )
Tak lama kemudia Erik dan Jennifer datang dengan nafas yang tersenggal - senggal. Mereka pun bertanya keadaan Alexi kepada ku.
" bagaimana keadaan Alexi " tanya mereka bersamaaan dengan nafas yang masih ngos - ngosan.
" dia kritis, kalau sampai dalam waktu 24 jam dia masih tidak siuman mungkin nyawanya akan terancam " jawab ku lesu.
" lo yang sabar ya bro, Alexi itu wanita yang kuat gua yakin dia bisa bertahan " sahut Erik menenangkanku.
Aku hanya mengangguk mengerti. Dan aku meminta mereka untuk menjaga Alexi sementara karena aku khawatir dengan keadaam Mama ku di rumah. Dia tadi benar - benar terpukul.
" bro, lo sama adik lo jagain Alexi sebentar ya " pinta ku ke Erik sahabat ku.
" lo mau kemana bro, sekarang Alexi buruh lo.. masak lo mau ninggal dia seperti ini " jawab Erik kesal.
" bukannya gitu, gua mau melihat keadaan Mama gua.. karena tadi dia sangat terpukul banget " jawab ku.
Erik hanya ber " oh " ria.. aku pun meninggalkan rumah sakit dan pulang ke mansion Mama dan untuk melihat keadaannya apakah Mama baik - baik saja atau dia masih terus menangis seperti tadi sewaktu masih di rumah sakit.
Dari kejadian ini, aku berfikir apa jangan - jangan Alexi kecelakaan gara - gara aku gak pulang dalam 1 minggu ini ke mansion. Jika memang itu penyebab Alexi mengalami kecelakaan aku benar - benar tak tau apa yang harus ku lakukan ke depannya. Apakah aku harus bersujud di bawah kaki nya dan meminta pengampunannya.
Bagaimana pun juga Alexi adalah istri sah ku di mata hukum dan negara.
....
mansion Mama...
aku berjalan dengan terburu - buru saat memasuki mansion Mama. aku benar - benar khawatir keadaan Mama akan sama seperti terakhir kali.
saat ku cari ternyata dia sedang duduk di taman belakang dan memandang kosong ke arah depan. aku menghampiri Mama dan memanggil Mama tetapi Mama tak menyahut sama sekali.
aku pun memegang bahu Mama dan akhirnya Mama sadar dari lamunannya. Mama tangkas berdiri dan bertanya pasal keadaan Alexi.
" bagaimana keadaan Alexi sekarang sayang " tanya Mama.
" dia kritis Ma, kata dokter kalau sampai 24 jam Alexi masih tetat tidak siuman mungkin nyawanya akan terancam " jawab ku dengan menundukkan kepala.
" Alexi, !!! lalu apa yang akan kita lakukan sayang, kita tidak boleh menyerak begitu saja.. dia istri mu sayang "
" Mama tenang saja aku akan lakukan apapun agar Alexi sembuh, bagaimana pun caranya " kata ku meyakinkan Mama.
kira - kira apa ya yang akan Darren lakukan supaya Alexi lekas sembuh..
jangan lupa tinggalkan jejak ya readers...see you 😚😚😚