My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
episode 20



\*\*\* AUTHOR POV \*\*\*


William menyeret Adam yang sudah babak belur karena pukulan Darren dan dirinya ke kantor polisi.


...


Darren yang berada di rumah sakit segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Alexi. Beberapa kali Darren memencet bel gawat darurat akhirnya dokter pun masuk ke ruangan Alexi dan memeriksa nya.


Darren keluar dari ruangan Alexi karena dokter yang menyuruhnya untuk keluar agar dokter bisa memeriksa keadaannya dengan teliti.


Sudah cukup lama dokter berada di dalam ruangan Alexi tapi, tak kunjung keluar juga. Setelah hampir 10 menit dokter pun keluar.


" How is my wife doctor? " tanya Darren saat melihat dokter keluar dari ruangan setelah memeriksa Alexi.


" The situation is fine now the patient has regained consciousness and now the patient is sleeping due to the effects of the drug that I injected " terang dokter itu sambil tersenyum dan memegang pundak Darren.


" Is it true doctor, can I see him " tanya Darren antusias.


" *Of course, I can "


" thank you doctor* "


" You're welcome, then excuse me. " Pamit dokter itu. Dokter itu pun berlalu pergi dan Darren segera masuk ke ruangan Alexi di rawat.


Darren memasuki ruang inap Alexi dan melihat Alexi yang sedang tidur karena pengaruh dari obat yang di suntikkan oleh dokter tadi.


Darrren berjalan menghampiri Alexi dan duduk di kursi dekat ranjang rumah sakit. Melihat dan mengamati wajah Alexi yang terlelap dalam tidurnya.


Hampir 1 jam dan Darren tidak melakukan apa - apa selain mengamati wajah Alexi. Sampai suara ketukan pintu terdengar dari luar ruangan nya. Dan masuk lah William asisten pribadi Darren dan berkata.


" young master " panggil William sekretaris Darren dan memasuki ruang inap Alexi.


" how's the problem " tanya Darren.


" After being interrogated by the police for a long time he finally confessed that he wanted to kill the mistress and the accident before that was also his doing, young master " jelas William.


" who is behind all this? " tanya Darren lagi.


" Aunt and Uncle Young Mistress Young Master "


" fine you may go "


William membungkukkan badannya hormat dan berlalu pergi meninggalkan Darren di ruang inap Alexi.


\*\*\* DARREN MATTHEWS POV \*\*\*


setelah mendengar semua penjelasan William tentang semua kejadian yang menimpa Alexi. Aku bertanya - tanya bagaimana hubungan nya dengan keluarga nya bahkan sewaktu dia menikah dengan ku pun tak ada satu pun keluarganya yang datang ke acara itu.


" sebenarnya bagaimana hubungan mu dengan keluarga mu Alexi bahkan paman dan bibi mu sampai ingin membunuh mu " tanya Darren dengan menatap wajah Alexi yang masih terlelap dalam tidurnya.


" apa kamu sering di perlakukan seperti ini ? dan bagaimana bisa kamu masih bertahan sampai sekarang kamu seorang wanita Alexi bahkan aku saja tak mungkin bertahan sampai sekarang jika aku jadi kamu "


Setelah mengetahui semua masalah Alexi dan mungkin ini masih belum seberapa dari semua masalah Alexi tapi, hati ku benar - benar tersentuh dengan wanita hebat di depan ku ini.


Apa aku salah telah menjadikannya pengganti. Masalah nya saja sudah seberat ini, bagaimana bisa aku malah menambah beban nya. Aku benar - benar laki - laki bodoh.


\*\*\* AUTHOR POV \*\*\*


Setelah Mama Darren mendapat kabar dari William asisten pribadi Darren kalau Alexi sudah sadar ia segara bergegas untuk ke rumah sakit dan melihat langsung bagaimana keadaan Alexi saat ini.


Mama Darren sampai di depan rumah sakit dan berlari menuju ke ruang inap Alexi. Setelah berlari dan kini sampailah di depan ruang inap Alexi tanpa mengetuk Mama Darren langsung masuk ke dalam ruangan Alexi di rawat.


" bagaimana kondisi menantu Mama sekarang " tanya Mama Darren dengan nafas yang masih tersenggal - senggal karena berlari dari depan rumah sakit sampai di ruangan inap Alexi.


" dia baik - baik saja Ma dan dia juga sudah siuaman. Sekarang dia masih tidur akibat pengaruh obat yang di berikan dokter tadi "


" syukur lah jika menantu Mama sudah baik - baik saja " syukur Tiara ( Mama Darren ).


" dan bagaimana tentang yang yang Mama suruh ke kamu bulan lalu. Apa sudah ada kabar " tanya Tiara ( Mama Darren ).


" sudah Ma "


" oh ya.. bagaimana hasilnya "


" kecelakaan Alexi sudah di rencanakan Ma. Dan yang ingin mencelakai Alexi adalah Paman dan Bibi Alexi "


" APA.. BERANI - BERANI NYA MEREKA INGIN MENCELAKAI MENANTU KESAYANGAN MAMA " ucap Tiara ( Mama Darren ) geram.


" mama gak mau tau penjarakan mereka seumur hidup. Jangan biarkan mereka keluar dari penjara bahkan sampai mereka berlutut meminta ampun jangan beri mereka ampun sama sekali " perintah Tiara tegas tanpa mau di bantah lagi. Kemarahan nya sudah memuncak sampai ubun - ubun.


Kemarahan Tiara pun reda saat mendengar suara orang yang sangat ia sayangi yaitu Alexi.


" Mama " panggil Alexi saat baru membuka matanya dan melihat ada Tiara di ruangan ini.


" Sayang kamu sudah bangun, bagaimana perasaan kamu. Apa kamu baik - baik saja " tanya Tiara antusias saat mendengar suara Alexi yang memanggilnya.


Darren yang dari tadi hanya diam saja pun membuka suara nya.


" Apa kamu merasa ada yang sakit " tanya Darren.


Alexi tak menjawab pertanyaan Darren dia hanya diam memandang Darren bingung. Seolah - olah Alexi tak mengenali Darren.


" Alexi apa kamu tidak mengenal ku. Aku Darren suami kamu "


Dan lagi - lagi Alexi tak menjawab pertanyaan dari Darren dan lebih menatap Darren bingung. Bukan karena Alexi melupakan Darren. Alexi hanya bingung dengan sikap Darren yang tiba - tiba perhatian dan memperkenalkan dirirnya sebagai suami Alexi.


" Sayang kamu kenapa, apa kamu gak kenal sama Darren " tanya Tiara setelah mendengar ucapan Darren.


" ahh... aku gak apa - apa kok Ma. Hanya saja aku masih bingung kenapa aku bisa di sini. Yang terakhir aku ingat waktu aku di perjalanan menuju ke rumah Mama dan rem ku blong. Terus setelah itu itu ada truk yang menabrak ku dari samping. Setelah itu aku gak tau apa yang terjadi " kilah Alexi karena Alexi tak mau Tiara tau kalau hubungan nya dengan Darren tak baik - baik saja selama ini.


" Sayang, sudah gak usah di pikirin lagi. untuk sekarang ini yang harus kamu pikirin adalah kesehatan kamu. supaya kamu cepat sembuh " ucap Tiara.


" Karena Mama sudah gak sabar mau makan bareng sama kamu, shopping - shopping dan mengabiskan waktu Mama buat senang - senang sama kamu berdua, hanya berdua Sayang. karena Mama dari dulu pengen banget punya anak perempuan jadi Mama mau manja - manjaan sama kamu " sambung Tiara ( Mama Darren ).


jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, comment dan bila perlu jadikan favorit...


see you 😚😚😚😚


Thank you..