
\*\*\* DARREN MATTHEWS POV \*\*\*
...
" Brengs*ek " maki ku pada diri sendiri. Setelah aku duduk di kursi kebesaran ku.
Aku merasa sangat bodoh dan menyesal atas semua tindakan ku semalam dan juga tadi pagi kepada Alexi. Biar bagaimanapun dia tetaplah istri ku. Saat sedang memikirkan semua itu terdengar dari luar ruangan ku ada seseorang mengetuk pintu.
Tok.. tok.. tok.
" masuk " sahut ku dingin mempersilahkan masuk.
Dan muncullah Charles, dia adalah orang suruhan ku yang ku perintahkan untuk menyelidiki tentang kecelakaan yang papa ku alami beberapa tahun yang lalu.
" What about the investigation, do you still not get all the evidence ? " ( Bagaimana dengan investigasi, apakah kamu masih belum mendapatkan semua bukti ? ) tanya ku sinis dan menatap tajam ke arah Charles. Karena aku sudah benar - benar geram dengan masalah ini. Kejadian itu bahkan sudah berlalu sekitar 8 tahun yang lalu dan sampai sekarang pun aku tak bisa mendapatkan apa - apa. Charles hanya menemukan kemungkinan saja dan tidak pasti benar adanya.
" Sorry sir, that girl is really cunning " ( maaf tuan, cewek itu benar - benar licik )
" He is not the cunning one but you who are incompetent " ( bukan dia yang licik tapi kamu saja yang tidak becus )
" I have waited 8 years but you have never found anything and only found evidence that cannot incriminate it. " ( saya sudah menunggu 8 tahun tapi kamu tidak pernah menemukan apa pun dan hanya menemukan bukti yang tak bisa memberatkannya. ) geram ku menatap tajam ke arah Charles .. Charles hanya tertunduk takut tak berani menatap ke arah ku.
" Sorry, sir, I will try again to find the proof " ( maaf tuan saya akan berusaha lagi untuk menemukan buktinya ).
" Alright, I'll give you another chance, but I want it as soon as possible " ( baiklah saya akan kasih kamu kesempatan sekali lagi tapi saya mau secepatnya )
" Yes sir " ( baik tuan ) Charles pun berlalu pergi.
" brengs*k, kenapa semuanya membuat ku kacau " maki ku mengacak - acak rambut ku sendiri sampai terlihat kusut.
" benar - benar wanita yang hebat .. kamu ingin bermain - bermain dengan ku jangan harap kamu bisa. Setelah kamu membunuh papa ku dan kamu lari begitu saja ke prancis. " cerca Darren geram.
" Dan setelah sekian tahun kamu kembali dan selalu bersembunyi tangan di belakangku, aku bahkan dengan bodoh nya percaya semua ucapan - ucapan manis mu kepada ku. Bahkan sekarang aku sudah tau pun tak bisa berbuat apa - apa karena kamu sangat cerdik dalam menyembunyikan kejahatan mu. "
" sekarang aku bahkan merasa jijik dengan diri ku sendiri karena harus berpura - pura baik dan mencintaimu. " maki Darren merasa jijik dengan dirinya sendiri.
" mulai dari sekarang aku akan balas kematian papa ku perlahan - lahan sampai kamu memohon kepada ku lebih mati saja dari pada hidup "
Pikiran ku bertambah kacau setalah semua masalah yang tak ada ujung nya ini. Karena pikiran ku sudah sangat lelah aku pun bangkit dan menuju ke kamar tidur yang berada di ruangan ku yang biasa ku buat untuk istirahat jika aku benar - benar lelah.
Sebelum itu aku memencet tombol intercom untuk mengabari sekretaris ku di kantor supaya tak mengganggu tidur ku. Kebetulan hari ini jadwal ku tak ada dan aku juga malas untuk pulang ke rumah karena aku bingung harus memulai pembicaraan dari mana jika aku bertemu Alexi di mansio.
" jeny, i want to rest don't disturb my sleep " ( jeny, saya mau istirahat jangan ada yang mengganggu tidur saya ) perintahku tegas.
...
Cukup lama aku tertidur di kamar tidur yang berada di ruangan ku ini. Saat ku lirik jam di atas nakas telah menunjukkan jam 22.00.
Aku pun bangun dari tidur ku meskipun aku merasa masih sangat mengantuk. Dan saat ini aku merasa ingin buru - buru pulang ke rumah.
...
15 menit berlalu dan aku juga sudah sampai di mansion ku. Saat aku naik ke atas dan pergi ke kamar ku, tidak sengaja aku melihat pintu kamar Alexi terbuka dan lampunya juga masih menyala. Aku pun bergumam dalam hati.
" apa dia belum tidur ya tapi ini kan sudah jam 10 malem kenapa dia belum tidur. Atau jangan - jangan dia kepikiran masalah kemarin malam, kalau ya gimana nanti dia malah lebih benci aku gimana "
" apa aku samperin aja ya.. ah tidak - tidak nanti dia lebih marah kalau melihat aku masuk ke kamar nya "
Aku pun masuk ke kamar ku tapi sebelum aku merebahkan diri ku di ranjang king size ku aku merasa tubuh ku tiba - tiba bangkit dan berjalan menuju kamar Alexi. Saat di depan pintu kamar Alexi aku berhenti dan bergumam.
" bodoh kenapa aku ke sini " maki ku pada diri ku sendiri.
Aku pun berniat berbalik menuju ke kamar ku tapi lagi - lagi langkah ku terhenti dan berbalik lagi ke kamar Alexi dan masuk ke kamar nya. Ku lihat Alexi berada di depan jendela besar yang langsung mempertontonkan pemandangan indah malam hari kota New York.
Samar - samar aku mendengar Alexi menyebut - nyebut nama ku tapi aku masih bisa mendengar meskipun tidak terlalu jelas. Setelah aku menanyakan nya Alexi tak mau menjawab dengan jujur pertanyaan ku. Dan malah sengaja mengalihkan topik nya.
Tanpa aku sadari tiba - tiba aku mendekap tubuh Alexi erat bahkan berkali - kali aku mendekap nya dan akhirnya kata itu keluar juga dari mulut ku. Kata yang selama ini sangat susah untuk ku ucap kan yaitu kata " maaf ".
Sepertinya Alexi bingung dengan permintaan maaf ku yang ku ucap kan. Dan aku pun bilang permintaan maaf ku untuk semua kesalahan ku terutama kemarin malam dan pagi tadi. Tanpa ku sangka jawaban yang keluar dari mulut Alexi sangat lah menajubkan.
" kenapa kamu minta maaf kamu gak salah kok dan itu juga kewajiban ku sebagai istri kamu " itulah kata yang keluar dari mulut nya. Saat ini juga aku merasa ingin membungkam mulut nya dengan bibir ku.
Setelah kita berbincang panjang lebar dan sesekali bercanda lebih tepat nya Alexi yang mengerjaiku. Tapi aku tak merasa marah sedikit pun malahan aku merasa sangat senang bisa melihat senyuman nya yang indah itu.
Akhirnya kita berdua pun tidur bersama satu ranjang dengan aku membenamkan wajah ku ke dada Alexi dan memeluknya erat begitu juga dengan Alexi yang memeluk ku tak kalah erat nya.
Kita berdua pun terlelap dengan mimpi indah kita masing - masing.
jangan lupa tinggalkan jejak ya berupa like, comment dan bila perlu jadikan favorit.
nantikan terus novel ku selanjutnya ya.. see you 😚😚😚
THANK YOU...