My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
episode 6



*** DARREN MATTHEWS POV ***


Sudah 1 bulan sudah setelah perbincangan ku, mama dan Alexi waktu aku dan Alexi berkunjung ke rumah mama sekalian untuk memperkenalkan Alexi kepada mama.


Dan hari ini adalah hari yang semestinya hari yang paling bahagia dan aku tunggu tapi tidak dengan ku mungkin juga tidak dengan Alexi. Karena hari ini aku dan Alexi akan melakukan proses pernikahan yang paling penting yaitu ijab qabul dan setelah ini semua selesai aku dan alexi akan menjadi pasangan suami istri yang sah di mata hukum dan agama.


Sekarang aku berada di ruang tamu di mansion keluarga ku. Dan akan melaksanakan ijab qabul yang akan membuat hidup ku berubah drastis dari sebelumnya. Di depan ku sudah ada penghulu yang akan menikahkan ku, saksi, dan keluarga besar ku. Ijab qabul pun di mulai.



( kira - kira gambarnya seperti ini ya.. kalian bayangin sendiri aja sesuai yang kalian ingin kan.. )


“ Darren Matthews Bin David Matthews Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Alexi Ferrers Binti Anthony Farrers dengan maskawinnya berupa uang 1 miliiyar dan emas 100 gram di bayar tunai.” ucap penghulu sambil menjabat tangan ku.


" Saya terima nikah dan kawinnya Alexi Ferrers Binti Anthony Ferrers dengan maskawinnya yang tersebut diatas tunai.” ucap ku lantang dan tegas. Dan hanya butuh sekali pengucapan saja ijab qabulnya benar.


" bagaimana para saksi ... sah " ucap penghulu meminta persetujuan.


" sah.. " ucap serempak keluarga besar ku.. senyuman pun terbit dari masing - masing bibir keluarga besar ku. Dan aku hanya bisa diam karena aku tak tau bagaimana kalau mereka semua tau bahwa pernikahan ini hanyalah pura - pura saja.


" alhamdulillah " ucap penghulu lagi.


\*\*\* AUTHOR POV \*\*\*


Ijab qabul selesai di bacakan oleh Darren, sekarang saatnya untuk Alexi turun ke bawah memenui laki – laki yang baru menikahinya. Dengan di susul oleh bibi Amy (Bibi Darren) yang akan mengantarnya ke tempat pelaksanaan ijab qabul.



( dan ini untuk Alexi.. kira - kira gambar nya seperti ini.. kalian bayangin aja sesuai dengan ekspetasi kalian masing - masing )


“ sayang, sekarang waktunya kamu untuk turun. Tante yang akan mengantarmu ke bawah menemui suami mu dan semua orang “ panggil Tante Amy dari luar kamar yang aku tempati.


“ iya, Tante “ jawab ku dan bergegas menuju ke Tante Amy untuk turun ke bawah.


Saat Alexi turun dari tangga semua orang melihatnya takjub karena Alexi sangatlah cantik bahkan Darren terpukau dengan kecantikan Alexi. Sampai mulutnya menganga tanpa sadar. Alexi duduk di samping Darren dan menatap Daren yang masih menganga tanpa berkedip. Saat Alexi sudah duduk di hadapan Darren seketika itu Darren pun sadar dari lamunannya. Dan langsung memalingkan mukanya malu.


“ sekarang waktunya memasangkan cincin pernikahan “


Darrren memasangkan cincin ke Alexi dan begitu juga Alexi memasangkan cincin kepada Darren secara bergantian. Setelah itu Alexi mencium tangan Darren dan Darren mencium kening Alexi. acara di mulai dengan cukup meriah yang di hadiri oleh keluarga besar Darren. Hari semakin malam dan semua keluarga besar Darren juga sudah banyak yang pulang.


\*\*\* DARREN MATTHEWS POV \*\*\*


Sekarang acara sudah selesai dan saat ini aku sudah berada di kamar ku tapi, aku bahkan tak mengenali kamar ku lagi karena kamarku sudah di sulap sedemikian rupa. Untuk Alexi dia sekarang berada di kamar mandi sedang membersihkan dirinya.



“ kamu mandi dulu gih “ perintah Alexi dan ia bergegas ke kamar ganti untuk ganti baju.


aku hanya menganggukkan kepala tanda aku setuju. Aku pun segera bergegas ke kamar mandi dan setelah 45 menit aku keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya melilit di pinggang ku. Saat aku melihat ke sofa yang ada di kamar ku melihat Alexi yang sedang tertidur sangat pulas dengan menggunakan selimut putih yang menutupi seluruh badannya. Ak pu segera ganti baju dan tidur di ranjang.


….


Menteri pagi menyambut ku dengan cahaya nya yang memantul lewat celah gorden kamar ku yang sedikit terbuka. Mata ku perlahan – lahan terbuka dengan rasa kantuk yang masih ku rasakan. Berusaha ku dudukkan badan ku karena aku harus segera pindah rumah yang biasa ku tinggali. Ku edarkan pandangan ku ke sekeliling tapi ku tak menemukan keberadaan Alexi yang semalaman tidur di sofa, selimutnya juga sudah tidak ada di atas sofa. Aku segera beranjak ke kamar mandi untuk menyegarkan badan ku.


45 menit berlalu sekarang aku juga sudah selesai dengan aktivitas mandi ku. Aku pun keluar dari kamar mandi seperti biasa dengan handuk yang melilit di pinggang ku dan memperlihat kan roti sobek ku yang bisa membuat orang kagum.


Saat aku keluar dari kamar mandi aku melihat Alexi di depan meja riasnya dan sudah rapi dengan baju brandednya bahkan sangat cantik di mata ku. Tiba - tiba terselip rasa penasaran dalam benak ku. Dan aku pun memberanikan untuk bertanya ke Alexi.



" kamu mau kemana sudah rapi gitu " tanya ku sedkit gugup.


" oh.. aku mau ke bandara " jawab Alexi singkat tanpa meloneh sedikit pun ke arah ku dan masih tetap fokus memoleskan make up nya ke wajah nya.


" kamu mau kemana " tanya ku lagi dan masih tetap memperhatikan Alexi yang sedang memoleskan make up ke wajahnya.


" gak kemana - mana.. aku hanya mau jemput om aku dia baru landing di Bandara Internasional John F. Kennedy ( JFK ) " jawab Alexi lagi dan bersiap untuk pergi.


Aku hanya ber oh ria. Dan melanjutkan kegiatan ku tadi. Memakai baju dan turun ke bawah untuk sarapan.


setelah selesai aku turun dan menyapa mama ku yang sedang berada di ruang keluarga. setelah itu aku pun ke meja makan dan memakan makanan yang di buatkan oleh pelayan di rumah ku. makanan yang ku makan habis dan ku segera beranjak menghampiri mama yang berada di ruang keluarga dan duduk di sebelahnya.


" Ma besok aku dan Alexi akan pindah ke rumah ku yang biasa aku tinggali "


" yaudah sayang gak apa - apa emang dari dulu kan mama selalu tinggal sendiri " ucap mama sedih.


" maaf ya ma, aku bukannya gak mau tinggal sama mama tapi, jarak dari sini ke kantor itu sangat jauh "


" ya sayang mama gak nyalahin kamu kok, hanya saja mama kesepian di sini "


Darren pun memeluk mamanya dan menangis di pelukan mamanya. dia tidak tega bila harus melihat mamanya sedih apalagi itu karena dia yang tak pernah ada waktu untuk mamanya.


jangan lupa like dan commentnya yang para readers semua.. see you😚😚😚


jangan sampai ketinggalan novel ku ya..