
Hai.. hai readers..
Mohon dukungannya ya.. ini adalah novel ku yang pertama jadi maaf kalau banyak kesalahan karena saya masih pemula dan masih harus banyak belajar lagi..
Dan maaf kalau masih banyak typo.. karena saya bukan makhluk sempurna dan sebab kesempurnaan hanya milik tuhan..
" ISTRI PRESDIR KU YANG CANTIK "
STORY BY : WHITE LILY
AUTHOR POV
Di sebuah kafe yang terdapat di mall terbesar di New York, Amerika. Tedapat 2 wanita cantik yang sedang duduk meminum minuman yang mereka pesan di kafe tersebut sambil berbincang dan bercanda ria dengan sesekali mereka tertawa lepas seperti anak kecil yang tidak ada beban di pundak mereka masing - masing. Siapa lagi kalau bukan Alexi dan Jennifer, tetapi semuanya berbeda dan tawa itu hilang di saat Jennifer mengatakan sesuatu yang membuat Alexi berfikir 2 kali lipat lebih keras dari sebelumnya.
“ Alexi, lo mau gak gua kenalin sama cowok … ? " celutuk Jennifer polos Ia menengadah sambil membayangkan pria yang akan di jodohkan dengan Alexi sahabat baiknya itu.
" pria itu tinggi, putih, ganteng dan yang palimg penting kaya lagi. Dia seperti model dan bodynya bikin gua meleleh “ sambung jennifer kepada Alexi dengan masih tetap menengadah membayangkan pria yang di ceritakannya.
Flashback on
Mansion keluarga besar Jennifer
Saat Jennifer tengah duduk bersama kakak iparnya di ruang keluarga dengan menonton acara televisi kesukaannya tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu.
Tok.. tok.. tok..
" Aku aja kak yang buka pintunya, kakak duduk aja " tawar Jennifer saat melihat kakak iparnya ingin berdiri karena berniat untuk membuka pintu.
Jennifer pun bergegas membukakan pintu siapa tau kakaknya atau suaminya pulang. Karena Untuk malam ini kakaknya Erik meminta Jennifer dan suaminya menginap di mansion keluarga besarnya karena orang tuanya akan pulang dari perjalanan bisnisnya sekaligus mereka ingin kumpul - kumpul melepas rindu karena sejak Jennifer menikah ia tinggal di mansiom suaminya. Saat Jennifer sudah membuka pintunya ia melihat seorang laki - laki tampan berada di depan pintu.
" Ehhh, kamu … " ucap Jennifer melongo menunjuk laki - laki yang berada di depannya.
" Maaf, apa Erik ada di rumah saya temannya dan saya mau bertemu dengan dia " tanya laki - laki tampan itu yang tak lain adalah Darren.
" ehh, kak Erik belum pulang " jawab Jennifer gugup karena dia bisa bertemu Darren idolanya. Ya meskipun Darren bukanlah artis tapi, ia cukup terkenal dan banyak wanita yang tertarik kepadanya.
" silahkan masuk tunggu di dalam saja, palingan bentar lagi kak Erik pulang " sambung Jennifer mempersilahkan Darren masuk ke rumahnya.
Setelah di suruh masuk oleh Jennifer adik dari Erik Darren pun masuk dan berniat untuk menunggu Erik pulang. Setelah menunggu beberapa menit terdengar suara mesin mobil memesuki pelataran mansion milik keluarga percy dan tak lama munculah Erik dari balik pintu. Ia terkejut karena mendapati Darren sahabatnya berada di rumahnya.
" eh lo bro, sejak kapan lo di sini dan ngapain lo di sini. Emang lo gak ada kerjaan biasanya lo selalu sibuk " tanya Erik panjang lebar saat melihat Darren berada di rumahnya dan tengah duduk di ruang tamu sambil di depannya sudah tersuguhi kopi yang sudah di buat oleh pelayan di mansion ini.
“ satu – satu kali Tanya nya gak usah ngegas gitu “ ucap Darren sewot saat mendapati Erik yang bertanya panjang lebar kepada dirinya.
Erik hanya terkikik mendengar ocehan sahabatnya itu karena ulahnya. Memang Erik sangat senang bila membuat Darren jengkel ataupun marah kepadanya karena Erik berfikir ekspresi Darren saat jengkel atau pun marah bukan menyeramkan melainkan lucu meskipun sifatnya di luar sangat dingin.
“ ya.. ya .. lalu lo mau ngapain di sini “
“ gua mau curhat sama lo “
“ gua kira lo mau ngapain sampai – sampai lo dateng ke rumah gua, yaudah sekarang lo mau curhat apa “ Erik pun duduk di sebelah Darren supaya bisa dengan santai mendengarkan curhatan sahabatnya itu.
“ mama gua nyuruh gua nikah cepat – cepat dan gua bingung mau nikah sama siapa “ ucap Darren sedih.
“ khatelyna kan ada.. ngapain lo bingung kan lo bisa nikah sama dia “ ucap Erik bingung menanggapi ucapan Darren karena yang dia tau Darren dan khatelyna sudah pacaran dari mereka masih SMA bahkan hubungan mereka berdua sudah seperti pasangan suami istri pada umumnya.
“ masalahnya ada di khatelyna, dia gak mau nikah sama gua karena dia mau memperjuangkan karirnya menjadi model “
“ kalau begitu lo bilang sama mama lo kalau si Khatelyna masih mau perjuangin karir nya dan kalau gak lo cari aja wanita yang lain banyak kok wanita yang mau sama lo bahkan dari mereka banyak yang berusaha untuk naik ke ranjang lo “ nasihat Erik.
“ gua sudah ngomong sama mama tapi dia nyuruh gua cepet – cepet nikah dan dia terus desak gua buat nikah kan lo tau sendiri gua gak pernah bisa nolak ucapan mama karena hanya mama yang gua punya “ ucap Darren panjang lebar raut wajah Darren sangat tertekan atas permintaan mamanya.
“ sama Alexi aja kan dia juga jomblo “ saut Jennifer dari ruang keluarga yang bersebelahan dari ruang tamu. Jennifer memang dari tadi mendengarkan ucapan kakaknya dan sahabat kakaknya itu. Karena dia juga sangat penasaran dengan apa yang mereka bicarakan sampai – sampai Darren idolanya datang ke rumahnya.
“ apa – apaan sih dek emang Alexinya mau kalau dia gak mau gimana “
“ tenang aja dia pasti mau, kalau sampai dia gak mau gua akan paksa dia buat mau “ jawab Jennifer dengan semangat yang membara.
ALEXI FERRERS
Aku sangat terkejut dengan perkataan Jennifer pasalnya dia tidak pernah membahas masalah ini lagi setelah aku putus dengan mantan pacarku 3 tahun yang lalu karena dia selingkuh dari ku dengan perempuan yang menurut dia lebih kaya. Sampai aku tak sadar bila aku melamun cukup lama dan membuat Jennifer geram melihat ku yang tak kunjung menjawab pertanyaan darinya tadi.
" Alexi " bentak jennifer menggema di telinga ku dengan menggenggam tangan ku agar aku sadar dan segera menjawab pertanyaannya.
" Kok lo diam aja sih, lo denger kan apa yang gua bicarain barusan. Kebiasaan banget sih lo, selalu gak pernah dengerin apa yang gua omongin ke lo. Emang lo pikir gua bicara ama kucing " jelas jennifer sahabat ku wajah nya sudah merah padam menahan amarahnya gara - gara aku tak mendengar ucapan yang dia lontarkan kepada ku.
" Gimana Alexi lo mau kan, dia itu teman kakak gua dan dia itu mencari wanita untuk di jadikan istri "
Saat aku mendengar kata - kata terakhir yang keluar dari mulut Jennifer aku terkejut dan langsung tersedak minuman ku yang aku minum barusan.
" ihh.. pelan - pelan Alexi gak ada yang mau rebut minuman lo kok " ucap Jennifer memberikan ku tissue yang dia ambil dari dalam tasnya.
“ lo gila ya.. lo bilang apa tadi istri “ celutukku geram menatap Jennifer yang seolah - olah itu bukan hal yang penting baginya. Aku tak habis fikir bisa - bisanya kata - kata seperti itu keluar dari mulutnya tanpa ada rasa bersalah sedikit pun. Pikir ku
“ ya “ jawab Jennifer polos dengan memutar bola matanya malas.
“ lo aja kali yang nikah sama dia gua gak mau“
“ lo kali yang gila gue kan udah nikah bego* “ teriak Jennifer kencang dan membuat orang yang berada di kafe menoleh kepada ku dan Jennifer.
“ hush.. suara lo bisa di kecilin gak sih..? Lihat tuh semua orang jadi natap kita. " ucap ku geram dengan kelakuan Jennifer dan akupun menjitak kepala Jennifer sampai si empunya kesakitan.
" emang kenapa kalau lo mau nikah lagi terus punya 2 suami “ sambung ku dan langsung dapat pelototan dari Jennifer.
“ ya gak bisa lah Alexi, gua kan cinta banget sama suami gue “ jawab Jennifer sambil tersenyum – senyum sendiri. Dan kala itu aku yang melihatnya bergidik ngeri dan aku mengira Jennifer sudah mulai gila karena senyum – senyum sendiri tanpa ada sebab.
“ udah lo gak usah senyum – senyum gitu jijik gua liat nya. Mending lo cari orang lain aja gua pokoknya gak mau, apalagi ini nikah sama orang yang gak gua cinta dan gak gua kenal lagi “
“ Alexi, lo mau sampek kapan gak nikah, lo harus nikah supaya ada yang bisa jagain lo “ ucap Jennifer menasehati dia menatap lekat mata ku yang masih santai dengan tawaran yang dia ajukan kepada ku.
“ kan masih ada om gua bego* “ jawab ku santai memutar bola mata ku malas menanggapi celotehan.
“ uncle, you can't keep guarding you, uncle you are also busy taking care of your company. " jawab Jennifer menatap mata ku lekat dan memegang tangan ku sambil menasehati.
" It's easy for you to take care of my company but it's helped by my uncle "
" just the same "
" it's not the same "
" up to you "
" pokok nya gua kasih lo waktu 3 hari dan lo harus bener - bener mikirin ini " ucap Jennifer tanpa ada penolakan dan menekankan setiap kata - katanya yang keluar dari mulutnya.
" Dan setelah 3 hari berlalu kita akan bertemu di sini dan lo harus kasih gua jawaban yang ingin gua dengar, ngerti lo "
Setelah mengucapkan kata - kata yang ingin ia ucapkan Jennifer berdiri dan hendak pergi tetapi, setelah dia baru melangkahkan 1 kaki nya ia berbalik dan menatap ku tajam.
" POKOKNYA SETELAH 3 HARI GUA TUNGGU LO DI SINI, KALAU LO GAK DATENG LO LIHAT AJA SENDIRI APA YANG AKAN GUA LAKUIN KE LO " ucap Jennifer penuh penekanan.
Setelah Jennifer mengucapkan itu semua dia langsung pergi meninggalkan aku sendiri dengan pikiran ku yang berkecamuk.
what should I do..? is this the best ...? And is this my destiny ...? Ucapku dalam hati.
....
AUTHOR POV
Di waktu yang sama namun, di lain tempat Tepatnya di matthews company. Darren sedang duduk di kursi kebesarannya dan fokus berkutat dengan laptop dan berkas - berkas yang sudah menumpuk meminta untuk di selesaikan. Tiba - tiba terdengar suara pintu di ketuk Darren pun menjawab dengan dingin dan singkat.
" masuk " sahut Darren dari dalam dan mempersilahkan untuk masuk ke ruangannya.
Tak lama muncul seorang laki - laki sambil membawa berkas - berkas yang harus di selesaikan olah Darren. Siapa lagi kalau bukan sekretarisnya. Ya, pria yang mengetuk pintu tadi adalah sekretaris pribadinya.
" tuan muda saya membawakan berkas - berkas yang harus anda tanda tangani " ucap sekretaris itu yang bernama William dan menyerahkan berkas nya kepada Darren. kemudian william pun pamit undur diri kepada Darren selaku atasannya.
Terus nantikan novel ku ya.. jangan sampai bosan dan ketinggalan...
Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan comment ya bila perlu jadikan favorit.. see you 😙😙😙
berikan comment kalian kepada saya supaya bisa menjadi reverensi buat saya. Jangan sungkan - sungkan bila ada kesalahan.. kalian comment dan saya akan berusaha untuk memperbaiki ke depannya.
THANK YOU