My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
Episode 67



\*\*\*DARREN MATTHEWS POV\*\*\*


Aku bersyukur bisa mengatakan semuanya dan saat ini tak ada lagi yang di tutupi dariku, semoga saja kedepannya hubungan ku dengan Alexi tetap seperti ini bahkan aku ingin lebih dari ini. Aku ingin dia selalu di sisiku sampai kita berdua menua bersama dan takkan pernah terpisahkan kecuali maut yang memisahkan.


Aku ingin mengetahui semua perkembangan kedua buah hatiku, aku tak ingin melewatkannya lagi, bahkan dari pertama Alexi hamil pun aku tak berada di sisinya tapi aku bersyukur ia mau kembali ke sisiku.


Aku tak ingin apa - apa lagi selain dia dan kedua buah hati kami bersama - sama.


Aku lega ! benar - benar lega karena aku sudah mengatakan semuanya dan bisa melihat senyum itu di bibirnya kembali.


Saat ini kita berlima tengah berada di dalam mobil, Aku, Alexi, kedua buah hati kami dan tentunya sopir pribadiku.


Mobil yang kita tumpangi membelah jalanan Kota New York yang tidak terlalu ramai karena hari sudah petang dan mobil kami melaju dengan kecepatan yang standart.


Aku behagia ! mendengarkan tawa keluar dari bibir mereka bertiga, mendengar celotehan Maisha aku yang melihat hanya tersenyum sambil mengelus puncak kepala.


" Daddy lambut Isha belantakan " Ucap Maisha cemberut sambil memanyunkan bibirnya ke depan, aku yang melihat hanya tersenyum.


kedua buah hatiku duduk di tengah, Alexi berada di sebelah kiri dan aku di sebelah kanan kita berempat duduk di kursi bagian belakang.


Perjalanan kami penuh dengan canda dan tawa tanpa terasa mobil yang kita tumpangi sampai di depan hotel bintang lima tempat akan di selenggarakan acara pesta perusahaan Alexi.


Aku turun duluan dari mobil kemudian menurunkan Maisha dan Aldrich dan yang terakhir tentu saja Alexi istriku, semua kamera mengarah ke arahku.


Aku segera merengkuh pinggang Alexi, ia langsung menoleh ke arahku dan menaikkan satu alisnya heran aku yang mendapat respon seperti itu hanya tersenyum.


*Tuan Darren apakah benar bahwa Nona Alexi adalah istri anda?


Jadi berita tentang Nona Alexi istri anda benar adanya ?


Tuan Darren berikan tanggapan anda* ?


Aku mengabaikan semua pertanyaan dari wartawan, kami berempat pun segera masuk ke ballroom hotel tempat acara di selenggarakan, sudah banyak tamu undangan yang hadir di dalam ballroon hotel.


" Mommy Isha mau es klim, boleh ? " Maisha menengadahkan kepalanya kebelakang sambil berbicara dengan menggemaskan, aku gemas sekali dengannya.


" Boleh sayang " Aku tersenyum dan mengelus puncak kepalanya.


" Ihh Daddy lambut Isha belantakan lagi kan " Lagi - lagi Maisha memanyunkan bibirnya, aku tembah terkekeh melihatnya.


" Ayo sayang " Kedua buah hati kami pun berjalan di depan kami sedangkan kami berdua berjalan di belakang mereka, aku masih memeluk pinggangnya.


\*\*\*ALEXI FERRERS POV\*\*\*


Aku sebenarnya malu tapi di sisi lain aku juga senang, aku merasa dia romantis sekali. Di dalam hati aku tersenyum mendapat perhatiannya seperti ini.


" Darren, aku ke penanggung jawab acara dulu aku titip anak - anak jangan tinggalin mereka " Ucapku memperingati Darren.


Aku pun sampai di bagian staf penanggung jawab acara malam ini.


" How is everything okay? " ( Bagaimana, apa semuanya baik - baik saja ? ) Tanyaku saat berada di depan mereka.


" Miss calm down, everything is safe controlled " ( Nona tenang saja, semuanya aman terkandali ) Aku hanya menganggukkan kepalaku.


Terdengar suara MC membuka acara, satu persatu acara di laksanakan dengan lancar sampai saatnya acara perkenalan Presdir Ferrers Group.


" Alright, it's about time for us to get to the point of the program, which is the introduction of the real Farrers Group Chairman " ( Baiklah, sudah saatnya kita ke inti acara yaitu perkenalan Presdir Farrers Group yang sebenarnya ) Ucap MC, seketika suara riuh terdengar.


Perasaan gugup menyerangku, aku menarik nafasku dan menghembuskannya berulang - ulang sampai aku merasa cukup tenang.


" Ayo Alexi kamu pasti bisa " Ucapku menyemangati diriku sendiri.


Aku segera melangkahkan kakiku ke atas panggung. Semua mata tertuju ke arahku tapi aku berusaha biasa saja meskipun jantungku sudah seperti sehabis lari maraton.


" Good evening everyone, introduce my name is Alexi Ferrers President of the Ferrers Group " ( Selamat malam semua, perkenalkan nama saya Alexi Ferrers Presdir Ferrers Group ) Suara riuh tamu undangan terdengar, begitu juga dengan suara riuh dari kamera semuanya menyorot ke arahku.


" I want to thank everyone for your attendance at tonight's event and also the employees who work at Ferrers Group, because all of you fashion shows were successful last month without you, the Ferrers Group company won't be as successful as this " ( Saya ingin berterima kasih atas ketersediaan kehadiran anda semuanya di acara malam ini dan juga para karyawan yang bekerja di Ferrers Group, karena kalian semuanya pertunjukkan busana bulan lalu sukses tanpa kalian perusahaan Ferrers Group takkan bisa sesukses ini )


" And also I want to thank the investors and shareholders who still want to trust the Ferrers Group company " ( Dan juga saya mau berterima kasih dengan para investor dan para pemegang saham yang masih mau mempercayai perusahaan Ferrers Group )


" I admit that this event was indeed very late, not because of anything but there was something urgent on my part personally and only tonight this party could be held " ( Saya akui acara ini memang sangat terlambat, bukan karena apa tapi ada sesuatu hal yang mendesak dari pihak saya pribadi dan baru malam ini pesta ini dapat di selenggarakan )


" I also want to introduce the people I love and love the most, my husband Mr. Darren Matthews and our two children Aldrich Matthews and Maisha Matthews " ( Saya di sini juga ingin memperkenalkan orang - orang yang paling saya cintai dan sayangi, suami saya Tuan Darren Matthews dan kedua buah hati kami Aldrich Matthews dan Maisha Matthews ) Ucapku sambil tersenyum dan mengarahkan tanganku ke arah mereka, Lampu sorot mengarah ke arah meja yang terdapat mereka bertiga Darren tersenyum begitu juga dengan kedua buah hati kami.


Suara riuh terdengar dari para tamu undangan, aku tahu mereka pasti terkejut dengan fakta ini apalagi dengan adanya Aldrich dan Maisha.


" Alright, please enjoy the program and good night " ( Baiklah silahkan nikmati acaranya dan selamat malam ) Aku membungkukkan badanku sebagai tanda sopan santun kemudian turum dari atas panggung.


Aku segera berjalan menghampiri mereka bertiga dengan senyuman yang bertengger di bibirku, saat aku sampai di depan mereka Darren langsung memelukku dengan erat.


Aku hanya tersenyum sambil membalas dekapannya tak kalah erat.


" Makasih sayang " Ucap Darren setelah ia mengurai pelukan kami, aku mengkerutkan alisku tanda bingung.


Bagaimana tidak Darren dengan tiba - tiba mengucapkan terima kasih kepadaku.


" Buat ? " Tanyaku, jujur saja aku benar - benar bingung.


" Semuanya " Kemudian Darren memelukku lagi dan aku hanya tersenyum dan membalas pelukannya meskipun aku agak - agak bingung dengan ucapannya.


Acara berjalan dengan lancar sampai akhir dan tanpa hambatan apapun.