
\*\*\* DARREN MATTHEWS POV \*\*\*
Aku benar - benar lega karena akhirnya aku bisa mengucapkan semua itu kepada orang kepercayaan ku yaitu William. Aku tidak ragu jika aku harus membeberkan rahasia ku kepada William karena aku benar - benar yakin William adalah orang yang setia kepada majikannya.
Itu semua sudah terbukti dengan dia yang mengawasi Khatelyna tanpa ku suruh. Sebenarnya aku sudah tau dari awal bahwa William selalu mengawasi Khatelyna tapi aku diam saja dan menunggu William melakukan apa yang dia inginkan karena dengan begitu mungkin saja dia bisa menemukan bukti kejahatan Khatelyna yang selama ini belum ku dapatkan dari detektif suruhan ku.
" Darren .. Kamu kenapa melamun ? Apa ada masalah di kantor ? Jika ada masalah kamu cerita aja ke aku .. aku termasuk pendengar yanh baik loh " tanya Alexi sambil menyentuh tangan ku dan membuat lamunan ku buyar karena terkejut akan sentuhan tangannya yang lembut di tangan ku.
Sekarang ini aku sudah di rumah lebih tepatnya di meja makan dan makan malam bersama dengan Alexi, istri ku yang ku nikahi beberapa bulan yang lalu karena keterpaksaan dan lihat saat ini aku pun tak merasa tak bisa berpaling darinya .. kata - kata orang memang benar " Cinta datang karena terbiasa " aku pun telah merasakan itu bersama dengannya wanita yang ku cintai saat ini dan selamanya.
Aku berharap semua ini akan selalu seperti ini sampai waktu yang tak di tentukan bersamanya hanya bersamanya tapi aku sadar bahwa aku pasti tak tau apa yang akan terjadi di masa depannya tentang bagaimana kami berdua.
" Darren .. kamu kenapa sih ? Apa ada masalah " tanya Alexi lagi saat melihat ku kembali melamun.
" ah .. gak kok aku gak apa - apa kamu tenang saja hanya saja aku sedang memikirkan sesuatu "
" jika kamu butuh teman cerita aku bisa kok jadi pendengar yang baik buat mu .. aku siap menampung semua keluh kesah mu, semua suka duka mu bahkan semua masalah mu aku siap mendengarkan semuanya jadi jika kamu butuh teman buat mendengarkan semuanya aku siap Darren .. aku istri mu, teman hidup mu jadi kamu gak usah sungkan jika kamu memang membutuhkan teman buat berbagi semuanya " ucap Alexi panjang lebar kepada ku.
Bisakah untuk saat ini saja waktu bisa berhenti. Aku ingin selalu seperti ini tanpa gangguan apapun bersamanya. Aku merasa sangat beruntung mempunyai dia dalam hidup ku dia bagaikan anugrah terindah yang tuhan kasih bagi ku dan bagi hidup ku. Aku senang bisa mengenalnya bisa memilikinya meskipun mungkin hanya raganya yang ku miliki tapi aku tetap bersyukur dia masih berada di sisi ku.
" tuh kan Darren kamu melamun lagi .. kamu kenapa sih ? Jangan melamun lagi nanti kamu kesambet lo ! Ucap Alexi lembut dengan menampilkan senyum manisnya sampai - sampai aku merasa akan terkena penyakit diabetes jika terus saja melihat senyuman itu di bibirnya.
Aku pun membuang nafas ku kasar. " aku benaran gak apa - apa kok " ucap ku lembut dan berusaha tersenyum agar Alexi tak bertanya terus menerus kepadanya.
" tapi, dari tadi kamu itu melamun terus jadi .. " ucap Alexi menggantung karena ku potong ucapanya supaya tidak cerewet dan satu lagi sifat Alexi yang baru ku ketahui yaitu cerewet.
" sudah aku benar - benar gak apa - apa kok .. mendingan sekarang kita ke kamar terus tidur. Tapi kamu tidur di kamar utama bersama ku " pinta ku ke Alexi .. aku bangkit dari duduk ku dan menarik tangan Alexi untuk menuju ke kamar ku.
" tapi kamu makannya belum selesai " langkah ku berhenti dan aku menoleh saat Alexi membuka suaranya.
" aku sudah kenyang jadi bisa kita tidur sekarang " pinta ku merengek kepada Alexi agar dia mau menuruti ku.
" ya ya tapi aku beresin ini dulu " Alexi menunjuk ke meja makan dan piring - piring kotor.
" gak usah biar nanti pelayan saja yang beresin kita tidur aja sekarang Alexi " aku merengek pada Alexi dengan menarik - menarik tangan Alexi yang dari tadi ku genggam. Alexi pun mengangguk dan seketika itu senyum ku pun terbit di bibir ku.
" ya ya dasar bayi besar " ucap Alexi kesal karena dari tadi aku terus menerus merengej kepadanya dan aku pun hanya terkekah melihat Alexi yang kesal karena ku.
Aku dan Alexi pun beranjak dari meja makan menuju ke kamar utama di rumah ini tapi sebelum itu aku memanggil pelayan untuk membersihkan meja makan yang tadi ku gunakan untuk makan malam bersama dengan Alexi.
" The waiter cleans the dining table ! " ( Pelayan bersihkan meja makannya ! ) perintah ku sambil berteriak kemudian buru - buru ku tarik pergelangan tangan Alexi agar dia jalan lebih cepat dan lebih cepat juga sampai kamarnya.
Aku dan Alexi pun sampai di kamar dengan senyum masih terpancar di bibir ku. Dan Alexi hanya geleng - geleng kepala melihat ku.
" Alexi " panggil ragu - ragu saat kami berdua sudah berada di dalam kamar.
" hmm "
" aku mau " pinta ku ambigu karena aku tak melanjutkan ucapan ku dan Alexi mengerutkan keningnya dan menatap ku tak mengerti dengan ucapan yang ku lontarkan.
" mau apa Darren bilang yang jelas jangan buat aku bingung ! "
" aku mau itu lo masak kamu gak ngerti .. aku lagi pengen " aku ragu untuk menjelaskan ucapan ku karena takut Alexi tidak mau.
" Oh .. ya aku ngerti sekarang bilang saja gak usah ragu gitu aku bakal kasih kok ! " ucap Alexi dengan mengelus puncak kepala ku dan tersenyum manis ke arah ku. Jika kalian tidak tau Alexi mempunyai tinggi badan yang lumayan maka dari itu dia bisa mengelus puncak kepala ku. Tinggi badannya seperti tinggi badan seorang model begitu juga dengan bentuk tubuhnya.
Setelah mendapat persetujuan dari Alexi aku pun segera melumat bibirnya yang manis dan membuat ku candu untuk ku rasakan setiap waktu.
( SKIP )
( Kalian bayangin sendiri kelanjutannya sesuai dengan ekspetasi kalian karena aku juga tidak terlalu mengerti dengan adegan - adegan yang berbau dewasa seperti itu. )
.
.
.
.
.
.
.
Maaf ya readers aku lama upnya .. karena aku lagi banyak tugas setelah ujian ku dan tugasnya juga harus segera di kumpulkan ... sekali lagi maaf .. 🙇♂️🙇♂️🙇♂️
Dan juga maaf jika ceritanya gaje karena aku sudah berusaha keras buat memikirkan kelanjutannya tapi apalah daya otak saya yang tak bisa berpikir lagi ini.
Terima kasih juga kepada semua readers yang masih setia menantikan novel ku ini .. see you 😚😚