My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
episode 7



 


\ AUTHOR POV \


 


Saat Alexi mendapat kabar mengenai Om nya yang baru saja akan landing pagi ini di BandaraInternasional John F. Kennedy ( JFK ).


Ia pun terburu – buru ingin menjemput ke Bandara karena ia sudah sangat rindu terhadap Om satu – satu nya tersebut.


Dan waktu itu Alexi yang tengah membantu mama mertua nya memasak sarapan untuk orang – orang yang ada di mansion itu pun pamit untuk segera berangkat ke bandara. Setelah Alexi mendapat Izin dari mama mertua nya ia segera bergegas ke kamar nya untuk berganti pakaian dan segera berangkat dan bisa bertemu Om nya. Karena saat itu Alexi juga sudah mandi jadi dia bergegas memoleskan make up di wajah nya dan mengganti pakaian nya. Tiba – tiba keluarlah Darren dari dalam kamar mandi dan menanyakan berbagai pertanyaan kepada Alexi.


Alexi menyelesaikan make upnya dan berlalu pergi meninggalkan Darren sendiri di kamarnya. Dan segera mengendarai mobilnya menuju ke bandara tempat Om nya landing dari perjalanan bisnis nya di London.


 


\ ALEXI FERRERS POV \


 


Di sinilah aku sekarang di salah satu bandara yang terdapat di New York, Amerika untuk menjemput keluarga satu - satu yang masih baik kepada ku tak seperti bibi ku yang selalu tak menyukai ku dari dulu. Om Hadi bagaikan malaikat buat ku karena dia selalu menjaga ku mulai dari orang tua ku meninggal karena kecelakaan.


Saat aku sampai dibandara dan turun dari mobil ku. Aku melihat sosok yang aku kenal dan aku sayangi yaitu om ku siapa lagi. Dia sedang duduk di kursi tunggu dan memainkan handphone nya. Aku berlari ke arah nya dan setelah itu aku langsung memeluk nya erat. Om ku yang kaget dan setelah itu membalas pelukan ku. Setelah itu dia langsung bertanya.


“ Bagaimana pernikahan kamu sayang “ Tanya Om Hadi saat dia sudah melepaskan pelukannya dari ku.


“ lancar Om “ jawab ku dan tersenyum kepada Om Hadi.


“ udah – udah kita pulang dulu aja Om pasti capek baru dating “ ucap ku menghentikan Om Hadi yang berniat Tanya lagi kepada ku. Karena aku tau bahwa Om Hadi pasti sangat capek karena baru saja pulang setelah 1 bulan lamanya berada di London untuk mengurus perusahaan yang terkena masalah besar dan megharuskannya untuk stay di sana. Om Hadi hanya mengangguk dan kita berdua pun pulang dengan aku yang mengendari mobil dan Om Hadi yang jadi penumpang di samping ku.


Perjalanan ke mansion Om Hadi hanya di temani dengan keheningan karena aku menyuruh Om Hadi untuk tidur dan setelah sampai aku akan membangunkannya. Saat di perjalanan handphone ku berbunyi dan ternyata Darren yang menelfon ku. Ku angkat telfonnya dan mendengarkan perkataannya yang mengatakan.


“ kamu langsung pulang setelah selesai mengantar Om kamu pulang kembali ke rumahnya “ kata Darren di telfon setelah itu dia langsung mematikan sambungan telfonnya.


Itulah kata – kata yang keluar dari mulutnya sangat singkat dan tegas. Kadang aku tak habis fikir bagaimana aku bisa setuju menikah dengan orang yang tak ku cintai bahkan sedikit pun aku tak mengenalnya. Apalagi mempunyai sifat seperti singa yang tak bisa di ganggu sedikit pun.


....


40 menit sudah perjalanan ku dari bandara ke mansion Om Hadi. Aku pun sampai dan parkir di depan mansionnya dan membangunkan Om Hadi. Setelah aku berusaha membangunkan Om Hadi akhirnya Om Hadi pun bangun. Dan segera aku menyuruhnya untuk masuk ke dalam mansionnya.


“ Om bangun Om kita sudah sampai “ kata ku membangunkan Om Hadi yang sedang tidur di kursi penumpang sebelah ku.


“ hhhmmm “ jawab Om Hadi masih dengan setengah sadar.


“ kita sudah sampai Om, tapi aku gak bisa mampir karena aku harus buru – buru pulang beres - beres buat besok pindahan rumah “ kata ku lagi.


“ yaudah gak apa – apa sayang kamu pulang aja Om juga mau istirahat, Om capek banget soalnya “



Mansion mama Tiara..


20 menit sudah perjalanan ku dari mansion Om Hadi dan sekarang aku sudah sampai di depan rumah mama Tiara dan masuk ke dalam rumah. Ku lihat Darren dan mama Tiara mereka sedang duduk di ruang keluarga dan menunggu ku pulang. Karena Darren juga dari awal sudah tinggal di mansionnya sendiri jadi dia tak membawa apapun lagi.


MamaTiara dan Darren langsung berdiri saat melihat ku baru saja masuk melalui pintu utama. Setelah itu Mama Tiara memperlihatkan senyuman lembut kepada ku tetapi, berbanding terbalik dengan Darren yang memperlihatkan wajah datar andalannya. Mama Tiara pun berkata.


" ehh, sayang kamu sudah datang " ucap Mama Tiara kemudian memperlihatkan senyum lembut nya lagi kepada ku.


" yaudah Ma karena Alexi sudah datang jadi sekarang aku harus beres - beres dulu " sahut Darrem memutar badannya untuk melihat Mama tiara dengan wajah datarnya.


" ya, sayang.. inget besok kamu sudah jauh dari mama jadi, kamu harus jaga baik - baik istri kamu, sekarang kamu adalah kepala keluarga. Kamu gak boleh egois atau seperti anak kecil lagi " nasihat Mama Tiara kepada Darren sambil memegang tangan Darren.


" ya, ma kita ke atas dulu beres - beres setelah itu istirahat " Darren dan aku naik ke atas untuk beres - beres.


...


pagi hari kita berdua pamit kepada Mama Tiara untuk pindah ke mansion Darren.


" ma kita pergi dulu ya " kata Darren berlalu pergi. Mama Tiara mengantar ku dan Darren kemudian kita berdua masuk ke mobil dan mobil pun berlalu pergi meninggalkan mansion Mama Tiara. Aku melihat ke arah spion dan ku lihat Mama Tiara yang masih setia menunggu ku dan Darren sampai tak terlihat lagi.


....


Sekitar 45 menit perjalanan dari mansion Mama Tiara ke mansion Darren dan akhirnya kita berdua sampai di depan mansion Darren. Mansion yang sangat indah dan megah dengan dominan cat berwarna putih.



Darren keluar dari mobil lalu aku menyusul nya keluar. Aku dan Darren memasuki mansion dan di sambut di depan pintu oleh seluruh pelayan dengan membungkuk badannya hormat. Dengan berkata.


" welcome to back sir and madam " ( selamat datang kembali tuan dan nyonya ) ucap serempak pelayan di mansion itu sambil membungkukkan badan mereka hormat.


Aku hanya menanggapinya dengan senyuman tipis dan Darren seperti biasa dia hanya memperlihatkan wajah datarnya dan tak menggubris sapaan dari pelayan di mansionnya sama sekali.


hai.. hai readers..


jangan lupa tinggalka. jejak ya.. berupa like, comment dan bila perlu jadikan favorit supaya kalian gak ketinggalan updateannya, apalagi comment kalian sangat berharga buat saya dan bisa menjadi motivasi saya...


see you 😚😚😚😚


dan untuk yang sudah membaca atau nunggu novel ku terima kasih banyak ya.. maaf jika masih banyak kesalahan atau banyak typo nya.. ke depannya saya usahain buat yang lebik baik lagi..


selamat membaca..