My Beautiful President'S Wife

My Beautiful President'S Wife
episode 9



\*\*\* DARREN MARTHEWS POV \*\*\*


Saat aku turun ke lantai bawah, aku tak melihat batang hidung Alexi sama sekali. Tiba - tiba perasaan aneh muncul di hati ku. Aku tak tau persaan apa ini hati ku serasa sepi bila tak melihat nya dengan mata kepala ku sendiri.


Tetapi, tiba - tiba hati ku merasa berbunga - bunga saat melihat Khatelyna kekasih ku berada di meja makan sambil tersenyum menatap ku. Khaletlyna bahkan menyempatkan datang kepada ku meskipun dia sangat sibuk.. aku sangat mencintai Khatelyna. Dia sangat manja kepada ku dan itulah yang ku sukai darinya. Aku tak terlalu suka gadis yang mandiri.


Saat aku makan dan bermesraan dengan Khatelyna ku lihat Alexi turun dari atas. Dia sempat menatap ku dan Khatelyna yang berada di meja makan untuk waktu yang cukup lama. Dan setelah itu dia pergi aku masih sempat melihat mukanya dia terlihat sangat murung saat meninggalkan mansion.


....


Saat ini aku berada di ruangan ku. Aku benar - benar tak fokus dengan semua berkas - berkas yang ada di hadapan ku saat ini. Dan entah kenapa aku selalu terbayang - bayang wajah Alexi saat ia meninggalkan mansion tadi pagi.


Apa dia kecewa melihat ku saat bersama Khatelyna dan entah kenapa dada ku sesak saat melihat wajahnya yang muram itu. Tapi, aku bingung kenapa hati ku sakit saat melihat nya seperti itu. Tiba - tiba...


Tok... tok.. tok... ( suara ketukan pintu )


" Young master, what are you calling me " ( tuan muda, ada apa anda memanggil ku ) kata william kepada ku saat memasuki ruangan ku. Memang sebelum masuk ke ruangan tadi aku menyuruh angel sekretaris ku di perusahaan untuk memanggil william agar menemui ku di ruangan.


" I want you to investigate all about Alexi not to miss a bit " ( aku mau kamu selidiki semua tentang Alexi jangan sampai terlewatkan sedikit pun ) perintah ku tegas.


" Good old young, is there anything else? " ( baik tuam muda, apa ada yang lain lagi ) tanya william lagi.


" no, oh yes I want it as soon as possible " ( tidak ada, oh ya saya mau secepatnya ) perintah ku lagi.


William meninggalkan ruangan ku dan segera mencari semua informasi tentang Alexi. Dan entah kenapa aku merasa sangat penasaran bagaimana kehidupan Alexi dulu sebelum dia menikah dengan ku.


...


\*\*\* ALEXI FERRRERS POV \*\*\*


Hari ini aku benar - benar sibuk. Banyak berkas - berkas yang harus ku tanda tangani segera. Dan aku harus bertemu dengan beberapa client. Biasa nya sih Om Hadi yang menghadiri semua pertemuan - pertemuan itu dan entah kenapa Om Hadi sekarang menyuruh ku untuk menghadiri nya.


Setelah tadi pagi bibi membuat keributan di ruangan Om Hadi pikiran ku benar - benar kacau tetapi, aku harus profesional karena pekerjaan adalah prioritas kedua ku setelah Om Hadi keluarga ku satu - satunya. Tiba - tiba.


Tok.. tok.. tok..


Masuklah marry asisten pribadi ku sekaligus sekretaris ku di perusahaan. Dia masuk dan membacakan jadwal ku hari ini yang sudah di susun rapi oleh nya.


" Miss, your schedule is very tight today " ( nona, jadwal anda hari ini sangat padat )


" This afternoon you have to attend a meeting with Mr. Mario from the JSP Company and after that you have to meet with Miss Kim Nana from the KM group and for the night you are invited to have dinner at your uncle's house. " ( siang ini anda harus menghadiri rapat dengan tuan Mario dari JSP Company dan setelah itu anda harus bertemu dengan nona kim nana dari KM group dan untuk malam nya anda di undang untuk makan malam di rumah Om anda. ) kata Marry menjelaskan panjang lebar jadwal ku yang sudah ia susun rapi.


" Okay, you may leave " ( baik, kamu boleh keluar ) kata ku mempersilahkan Marry untuk keluar.


Marry pun keluar dari ruangan ku dan setelah itu aku mendengar suara ketuka pintu lagi.


" What's up Marry, is there anything you want to say " ( ada apa lagi Marry, apa ada yang ingin kamu katakan ) teriak ku saat mendengar suara ketukan pintu tanpa menoleh sedikit pun ke arah pintu.


" why do you always never greet me when I come visit you " ( kenapa kau selalu tak pernah menyambut ku saat aku datang mengunjungi mu ) kata suara itu. Suara yang sangat ku kenal , aku pun menoleh dan mendapati Billy berada di depan ku dengan wajah cemberut.


" It was you, I thought Marry was coming. sorry i'm so busy. " ( ternyata kamu, aku kira Marry yang datang. maaf aku sibuk banget. )


" I heard you were married and you didn't invite me " ( aku dengar kamu sudah menikah dan kamu tak mengundang ku ) kata nya cemberut.


" instead you are busy with your painting exhibition " ( bukannya kamu sibuk dengan pameran lukisan mu. )


" indeed, at least let me know if you are going to get married. " ( memang, ya setidaknya kabari aku jika kamu akan menikah. )


" Yes, sorry " ( ya, ya maaf ) kata ku menyesal.


" So, now we have to celebrate your marriage. " ( jadi, sekarang kita harus rayakan pernikahan mu. ) katanya semangat mengajak ku pesta.


" but, today my schedule is full. tomorrow how? " ( tapi, hari ini jadwal ku penuh. besok bagaiman .. ? ) kata ku memberi saran. Memang jadwal ku hari ini sangat padat sejak Om Hadi ingin aku yang menghadiri semua rapat atau pertemuan yang berhubungan sengan perusahaan.


" Okay "


....


Siang ini aku harus bertemu dengan tuan Mario dari JSP Company di restoran pranciss untuk membahas kerja sama antara Farrers group dan JSP Company.


Sampainya di sana ternyata tuan Mario sudah menunggu ku dan aku pun menghampirinya.


" sorry sir I'm late, introduce me Alexi the president of the Ferrers group. " ( maaf tuan saya terlambat, perkenalkan saya Alexi presdir dari Ferrers group. ) kata ku meminta maaf dan memperkanalkan diri ku sebagai presdir perusahaan yang ku pimpin.


" ohh, so you are the president of the Ferrers group ... it is an honor to meet you Miss Alexi ... from the first I was very curious who led the Ferrers group ... " ( ohh, jadi anda presdir dari Ferrers group.. suatu kehormatan bisa bertemu anda nona Alexi .. dari dulu saya penasaran sekali siapa yang memimpin Ferrers gruop.. ) kata nya menjabat tangan ku dan tersenyum kepada ku.


Aku hanya tersenyum tipis dan membalas menjabat tangannya.


\*\*\* AUTHOR POV \*\*\*


saat Alexi keluar dari Ferrers group sampai memasuki ke restoran pranciss ada seorang laki - laki yang sedang membuntutinya dan memperhatikannya dari jauh. Ya siapa lagi kalau bukan William asisten pribadi Darren Matthews.


Setelah William mengikuti semua kegiatan Alexi ia melapor kepada Darren melalui telfon.


" young master, this time the lady was at the pranciss restaurant, she had just come out of Ferrers Gruop. " ( tuan muda, saat ini nyonya sedang berada di restoran pranciss tadi dia baru saja keluar dari Ferrers gruop. ) kata William saat sambungan telfon tersambung.


" why he left Ferrers gruop and who he met at the French restaurant. " ( kenapa dia keluar dari Ferrers gruop dan siapa yang dia temui di restoran pranciss itu. ) kata Darren setelah William asisten pribadinya melaporkan semua kegiatan Alexi.


" sorry young master I don't know why madam can get out of the Ferrers group and for whom she met at the restaurant is Mr. Mario from JSP Company. " ( maaf tuan muda saya tidak tau mengapa nyonya bisa keluar dari Ferrers group dan untuk yang dia temui di restoran adalah tuan Mario dari JSP Company. )


" okay, you just follow where you go madam and report to me whatever he does today, anyone he meets don't miss. " ( oke, kamu ikuti terus kamana saja nyonya pergi dan lapor ke saya apa saja yang dia lakukan hari ini, siapa saja yang dia temui jangan sampai terlewat. ) perintah ku tegas. Lalu mematikan sambungan telfon.


" Dasar jalang, bagaiman bisa lo mau sama Om - Om itu Alexi padahal lo adalah istri gua, gua bisa ngasih lo segalanya tanpa harus jual tubuh lo ke Om - Om kayak gitu " teriak Darren murka saat sambungan telfonnya sudah terputus.


Darren berfikir bahwa Alexi menjual tubuh nya agar ia bisa mendapatkan kemewahan.


jangan lupa tinggalkan jejak ya readers..see you 😚😚😚