
\*\*\*DARREN MATTHEWS POV\*\*\*
Setelah kejadian kemarin saat aku ke taman dan bertemu dengan dua anak kecil yang ku ketahui bernama Al dan Isha moodku menjadi buruk, dan yang menyebabkannya adalah Al yang tak mau menatap diriku.
Dari awal aku berpikir apakah aku punya salah kepadanya ? atau aku pernah menyinggungnya ?
Yang membuatku makin aneh adalah wajahnya, wajahnya seperti cloninganku saat aku masih kecil. Anehnya lagi saat dia tak ingin menatapku hatiku merasa di remas dan itu sakit sekali.
Aku sih ada pikiran buat menyelidikinya tapi entahlah aku merasa di hatiku tiba - tiba merasa takut dan aku tak tau apa yang ku takuti.
Entah kenapa di dalam lubuk hatiku yang paling dalam aku merasa kalau dia adalah anakku, dan kembali ke awal hatiku tiba - tiba merasa takut.
Untuk melakukan tes DNA pun aku bingung, ya kalau aku bertemu mereka lagi kalau tidak pasti aku akan merasa sangat kecewa.
*Hahh, entahlah mungkin aku sudah mulai gila.
Tapi aku penasaran*.
Saat ini aku sedang di rumah, tidak melakukan apapun atau gerak sedikitpu. Aku hanya berbaring di ranjang king sizeku dengan menengadah kepalaku ke langit - langit kamarku.
" Sial, aku baru ingat bahwa aku belum bertemu Mommy setelah kejadian pertemuanku dengan istriku Alexi dan aku juga belun mengucapkan terima kasih " Rutukku dalam hati, kemudian aku bangkit menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badanku.
...
Aku saat ini sudah berada di mansion Mommy, duduk di hadapan Mommy di ruang tamu mansion Mommy.
" What wind did you get here, usually you only come here when Mommy tells me dear ? " ( Ada angin apa kamu sampai ke sini, biasanya kamu kesini hanya kalau Mommy suruh dear ? ) Mommy memicingkan matanya curiga menatapku.
" Am I wrong to visit my own Mommy mansion ? " ( Emang salah aku ke mansion Mommyku sendiri ? ) Bukannya menjawab aku malah balik tanya ke Mommy.
" Actually it's not wrong but the problem is you dear " ( Sebenarnya sih gak salah tapi yang jadi masalah itu kamu dear ) Ucap Mommy acuh kemudian mengambil tehnya yang berada di depannya. Tadi setelah aku datang pelayan di rumah Mommy segera membuatkan diriku dan Mommy minuman.
" Okay Mom, actually I'm here to thank you " ( Oke Mom, sebenarnya aku ke sini mau berterima kasih ) Ucapku akhirnya dengan menatap Mommy tak lupa dengan senyumanku yang membuat semua wanita terpesona denganku.
" For ? " ( Untuk ? ) Ucap Mommy memicingkan matanya dan membalas tatapanku sambil menaikkan sebelah alisnya.
" Darren has already met with Alexi " ( Sudah pertemukan Darren dengan Alexi ) Senyumku mengambang.
" Ahh, I just remembered I bought Mommy a present before coming here. The prize is in the car, wait Mom I'll take it first " ( Ahh, aku baru ingat aku membelikan Mommy hadiah sebelum ke sini. Hadiahnya berada di mobil, bentar Mom aku ambil dulu ) Kemudian aku berlalu pergi meninggalkan Mommy di ruang tamu dan menuju ke mobil untuk mengambil hadiah di dalam mobilku.
Tadi sebelum aku ke sini aku menyampatkan membeli hadiah untuk Mommy.
Flasback On.
Selesai mandi aku segera berganti pakain dengan pakaian casual dan bergegas pergi ke mansion Mommy.
...
Saat di perjalanan aku tiba - tiba ingin membelikan Mommy hadiah yang ia inginkan. Akhirnya aku pun mampir ke sebuah mall dan memutuskan membeli barangnya di situ.
lama aku menelusuri mall ini tapi aku tak kunjung menemukan apa yang ku cari, sampai satu jam aku hanya berkeliling dan tak mendapatkana apa - apa.
Kalau pun aku memang harus belanja sendiri ke mall pasti itu adalah permintaan Mommy tercintaku, dan itu pun Mommy pasti akan memberi tahuku di mana letak tokonya dan aku tinggal menuju ke tempat itu sesuai instruksi Mommy.
Hampir dua jam aku berkeliling akhirnya aku menemukan yang aku cari, aku bergegas masuk ke toko tersebut dan membeli barang yang sudah sangat Mommy inginkan.
Flasback End.
Aku menyodorkan kotak yang tadi ku ambil dan menyerahkan ke hadapan Mommy, dengan acuh tak acuh Mommy menerima kotak yang ku sodorkan lantas segera membukanya kulihat Mommy membulatkan mulutnya.
Aku tau pasti Mommy terkejut dengan hadiah pemberianku, dan aku sudah lama tau kalau Mommy sudah lama menginginkan barang itu tapi apalah dayaku yang selalu sibuk jadi aku tak bisa memenuhi permintaannya karena biasanya jika Mommy ingin sesuatu dia pasti bilang padaku dan aku sendiri yang akan membelikannya untuk Mommy.
Karena aku sayang banget sama Mommy jadi bagaimanapun caranya aku akan berusaha memenuhi semua keinginannya.
*Dia wanita hebat.
Wanita yang telah rela merenggang nyawanya untuk melahirkanku
Wanita yang merawatku dari aku masih berwarna merah dan sampai sebesar ini.
Wanita yang merawatku dengan semua kasih sayangnya, dan dapat menjadi Mommy sekaligus Daddy buatku.
Wanita yang mampu merawatku meskipun tanpa ada seorang suami.
Dia adalah segala - galanya bagiku*.
" Wow, dear, this is the bag that Mommy wanted from the past, and at that time Mommy had told you but you still couldn't buy it because you were busy. " ( Wow, dear ini kan tas yang Mommy inginkan dari dulu, dan waktu itu Mommy sudah bilang ke kamu tapi kamu masih tak bisa membelikannya karena sibuk ) Mommy segera memeluk tas pembarianku dan tertawa girang. Aku ikut tersenyum melihat Mom sangat bahagia seperti itu, meskipun hanya kado kecil tapi bisa membuat Mom sebahagia itu.
Aku bersyukur memilikinya, rasanya jika aku membicarakan mengenai Mommy air mataku selalu ingin jatuh. Aku ingin memeluknya, aku ingin bermanja dengannya dan masih banyak lagi yang ingin ku lakukan bersama Mommy.
Oh ya, aku membelikan Mommy tas chanel keluaran terbaru. Kalian tau sendirilah Mommy kan meskipun sudah berumur masih mengikuti perkembangan barang - barang branded seperti itu dan tak lupa untuk membelinya untuk koleksinya. Aku sih tidak keberatan untuk membelikan Mom barang - barang seperti itu.
\*\*\*ALEXI FERRERS POV\*\*\*
Untuk hari ini aku ingin istirahat dan bermain dengan kedua belahan jiwaku, setelah dua minggu lebih hanya di sibukkan dengan semua keperluan perusahaan dan pertunjukan busana perusahaaan akhirnya sekarang aku bebas dan bisa menikmati hari santaiku.
Aku berencana untuk mengajak mereka ke taman bermain Heckscher Playground.
Heckscher Playground adalah area bermain yang berlokasi di Central Park City New York, terletak dekat dengan Central Park South antara Sixth Avenue dan Seventh Avenue. Ini adalah yang tertua dan terbesar dari 22 taman bermain Central Park.
Pagi ini aku tengah berada di kamar si kembar, membangunkan mereka sedikit susah sih tapi itu menjadi kebahagiaanku tersendiri karena bisa melihat wajah lucu mereka saat aku menggodanya agar mereka cepat bangun.
Mereka sama seperti Daddynya, susah sekali di bangunkan kalau sudah tidur. Dan biasanya saat aku membangunkannya adalah dengan cara menggoda, bukan hanya bisa membangunkan mereka aku juga terhibur melihat mereka yang merengek karena tidurnya terganggu.
Seperti saat ini, aku sedang menoel - noel pipi chubby Maisha lalu bergantian dengan Aldrich. Tak hanya itu aku juga memencet hidung mereka bergantian, mereka hanya menggeliat dalam tidurnya tapi tak kunjung membuka matanya.
Tapi aku tak menyerah, ku lakukan berulang kali sampai mereka membuka matanya kemudian kita bertiga tertawa bersama - sama pagi itu. Meskipun begitu mereka masih enggan untuk bangun dari ranjangnya, aku yang tak mau kalah dari mereka pun menggelitiki perut mereka berdua sampai mereka menyerah.
" Mommy udah, Isha gak uat " Isha berusaha menghentikan gelitikan tanganku di perutnya. begitu pun dengan Aldrich yang juga berusaha menghentikan gelitikan tanganku.
Aku pun yang merasa tak tega melihat wajah kedua anakku menghentikan gelitikan tanganku dan mengusap sayang puncak kepala mereka berdua.