
Mereka saling memperkenalkan dirinya masing-masing dan Aska sangat senang keluarga besar dokter Kasandra sangat baik padanya.
Tidak berapa lama Cantika datang dan duduk di sebelah Aska.
" Kak Aska kapan datang?" Tanya Cantika
" Baru saja." Ucap Aska sambil tersenyum.
" Mohon perhatian sebentar." Ucap daddy Thomas sambil berdiri dan memperhatikan satu persatu.
Semua langsung terdiam dan tidak ada yang bicara sedikitpun semua mendengarkan apa yang dikatakan oleh daddy Thomas.
" Hari ini kita merayakan kedatangan putri bungsu kami yang dulu di tukar oleh wanita jahat. Kami sangat bersyukur setelah bertahun-tahun lamanya akhirnya putri kami bisa berkumpul di tengah-tengah kami." Ucap daddy Thomas.
" Cantika, maafkan kami sebagai orang tua tidak tahu kalau kamu putri kesayangan kami di tukar tapi percayalah kami sangat menyayangi dirimu dan kami bersyukur kamu mau memaafkan kesalahan kami." Sambung daddy Thomas
" Cantika apakah ada yang ingin kamu katakan?" Tanya daddy Thomas sambil kembali duduk.
" Ada dad." Jawab Cantika sambil berdiri.
" Sebelumnya aku sangat berterima kasih pada Tuhan yang telah mempertemukan aku dengan keluarga besarku. Ke dua aku juga berterima kasih pada daddy, mommy dan ke enam kakak kembarku yang sangat tulus menyayangiku karena selama ini hanya kak Aska dan ayah angkatku yang aku pikir ayah kandungku yang sangat tulus menyayangi diriku." Ucap Cantika sambil tersenyum tapi matanya berkaca-kaca.
grep
" Maafkan mommy sayang." Ucap mommy Gloria merasa bersalah sambil memeluk putri bungsunya.
" Tidak apa-apa mom, semua sudah berlalu." Jawab Cantika sambil memeluk mommy Gloria.
" Sekarang kita makan bersama merayakan kembalinya putri kami Cantika." Ucap daddy Thomas.
Mommy Gloria dan Cantika melepaskan pelukannya kemudian duduk di kursi masing-masing. Mereka makan dalam diam tidak ada yang bicara sedikitpun hingga dua puluh satu menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.
" Daddy besok aku dan kak Nathan mau pergi ke negara S." Ucap Yohanes
" Memang ada masalah?" Tanya daddy Thomas.
" Kami mau buat cabang perusahaan sekalian mencari orang kepercayaan untuk mengurus perusahaan." Ucap Nathan.
" Paling kami memilih salah satu kandidat di perusahaan pusat di negara S." Sambung Yohanes.
" Daddy percayakan perusahaan daddy ke kalian semua." Ucap daddy Thomas.
" Terima kasih dad." Jawab ke empat putra kembarnya serempak.
" Nak Aska berkerja di mana?" Tanya daddy Thomas
" Meneruskan perusahaan ayah angkat tapi..." Ucap Aska menggantungkan kalimatnya.
" Tapi kenapa?" Tanya daddy Thomas penasaran begitu pula dengan yang lainnya.
" Ibu angkatku sekaligus wanita jahat itu telah menghabiskan uang perusahaan jadi aku harus mencari orang yang mau berinvestasi ke perusahaan kalau tidak bisa dipastikan tahun ini mengalami kebangkrutan." Ucap Aska dengan nada frustasi.
" Nanti perusahaan ku akan berinvestasi ke tempatmu." Ucap Aleandro
" Aku juga." Sambung Nathan.
" Terima kasih banyak kak." Ucap Aska sambil tersenyum bahagia.
" Kami juga berterima kasih padamu karena sudah melindungi dan menyayangi adik kami." Ucap Aleandro.
Aska hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan Aleandro namun di hati kecilnya ada rasa bersalah karena sempat melakukan pelecehan terhadap Cantika.
" Maaf kami mau pulang dulu." Pamit Markus
" Kami juga mau pulang besok berangkat kerja lagi." Ucap dokter Hendrik
" Sama kami juga mau pulang." Ucap daddy Thomas.
Tiga keluarga sekaligus sahabat lama itupun saling cipika cipiki khusus para wanita sedangkan para pria saling berpelukan sebentar kemudian langsung melepaskan pelukannya. Mereka keluar dari ruangan VVIP dengan menuruni anak tangga menuju parkiran mobil.
" Angelina kamu tidak pulang?" Tanya dokter Kasandra sahabatnya.
" Aku ada acara reuni." Jawab dokter Angelina sambil duduk di lantai dasar.
" Ok aku pulang duluan." Pamit dokter Kasandra.
" Ok, hati-hati." Jawab dokter Angelina
" Terima kasih, kamu juga hati-hati." Jawab dokter Kasandra sambil berjalan menyusul keluarganya.
" Ok." Jawab dokter Angelina singkat.
" Kasandra, mau aku antar?" Tawar Aska
" Boleh, aku pamit dengan keluargaku dulu." Ucap dokter Kasandra.
" Ok." Jawab Aska singkat.
" Maaf kak Nathan, ponselku sepertinya ketinggalan aku restoran lagi ya mau ambil ponselku." Ucap Cantika.
" Mau kakak temani?" Tawar Nathan
" Tidak usah kak, paling hanya sebentar." Ucap Cantika.
" Ok." Jawab Nathan singkat.
Cantika keluar dari mobil dan berjalan ke arah restoran.
" Lho kok kembali?" Tanya dokter Angelina.
" Ponselku ketinggalan di toilet." Jawab
Cantika.
" Oh.. Semoga ketemu." Ucap dokter Angelina.
" Terima kasih, aku naik ke atas dulu ya kak." Ucap Cantika
" Ok." Jawab dokter Angelina singkat.
Cantika menaiki anak tangga menuju ke toilet dan ternyata benar ponselnya ketinggalan di toilet. Cantika menyimpan kembali ponselnya ke dalam tas kemudian keluar dari restoran VVIP namun baru saja sampai di lantai satu wajah Cantika membulat sempurna melihat suaminya tuan Robert sedang berpelukan dengan seorang wanita.
Cantika yang melihat kejadian itu membuat hati Cantika terasa membeku dan menatap dengan hati yang sangat hancur hingga tanpa sadar air matanya keluar.
tes
tes
tes
Tuan Robert yang merasa diperhatikan menatap ke arah depan dan melihat istrinya dengan air mata bercucuran membuat dirinya tersenyum menyeringai. Tuan Robert dengan sengaja mencium bibir wanita itu membuat Cantika memalingkan wajahnya.
Cantika menghapus air mata dengan kasar dan berjalan ke arah pintu hingga dirinya di panggil oleh dokter Angelina.
" Ponselnya sudah ketemu?" Tanya dokter Angelina.
" Sudah, maaf kak aku duluan." Pamit Cantika dengan mata lurus ke depan tanpa menatap dokter Angelina.
" Ok hati-hati." Jawab dokter Angelina.
" Terima kasih, kakak juga kalau pulang hati-hati." Ucap Cantika.
" Sama-sama Cantika, salam buat keluargamu." Ucap dokter Angelina.
Cantika hanya menganggukkan kepalanya kemudian berjalan meninggalkan tempat tersebut. Sepeninggal Cantika tuan Robert mendorong tubuh Alexa dan duduk dengan wajah dingin dan datar sedangkan Alexa tersenyum bahagia karena tuan Robert membalas pelukannya bahkan menciumnya.
" Apakah tuan Robert hanya memanasi Cantika?" Tanya dokter Angelina.
Dokter Angelina tahu siapa sahabatnya kalau tuan Robert sengaja melakukan itu untuk menyakiti Cantika karena perasaan cinta terhadap Alexa sudah hilang.
" Siapa Cantika?" Tanya tuan Robert dengan nada bingung.
" Istrimu." Jawab dokter Angelina singkat
" Istriku, bicara yang jelas aku tidak mengerti." Ucap tuan Robert penasaran.
" Sayang, aku lapar mau makan." Ucap Alexa berusaha mengalihkan pembicaraan sambil menatap tajam ke arah dokter Angelina.
" Pesan sendiri, Angelina cepat ceritakan!" Perintah tuan Robert.
Dokter Angelina menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menceritakan semuanya tanpa ada yang ada ditutup-tutupi sedangkan tuan Robert setia mendengarkan.
duar
duar
Bagai petir di siang hari itulah yang terjadi pada diri tuan Robert setelah terungkap kebenaran masa lalu Cantika.
" Jadi Riana itu adalah Cantika keluarga besar tuan Thomas Alexander?" Tanya tuan Robert sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Oh iya, ini ada karya teman ku yang sudah senior nih .... di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
Selamat membaca ya dan terima kasih banyak.