Mafia VS Psychophat

Mafia VS Psychophat
Cinta itu tidak harus saling memiliki



Tidak terasa malam berganti pagi, perlahan tuan Robert membuka matanya dan melihat wajah cantik Riana yang masih setia memejamkan matanya.


" Mungkin ini rasanya kalau seandainya kita sudah menikah bangun tidur langsung melihat wajah cantik istriku." Ucap tuan Robert dengan suara pelan agar tidak membangunkan Riana.


Tuan Robert tersenyum melihat Riana memeluk dirinya sambil saling berhadapan dan memberikan kehangatan masing-masing. Tuan Robert merasakan adik kecilnya mulai menegang ketika Riana tidak sengaja menempelkan tubuhnya dengan tubuh tuan Robert. Walau masih terhalang dengan pakaian masing-masing tapi itu bisa membuat adik kecilnya bereaksi.


( " Aduh Riana, kamu bikin aku tersiksa." Ucap tuan Robert dalam hati ).


Perlahan Riana membuka matanya membuat tuan Robert berpura-pura memejamkan matanya. Riana langsung membulatkan matanya dengan sempurna melihat apa yang dilakukannya.


" Kenapa aku memeluk kak Robert, untung kak Robert masih tidur kalau tidak malu aku." Ucap Riana sambil melepaskan pelukannya dan menggeser tubuhnya dengan perlahan agar tidak membangunkan Robert.


" Kak Robert sangat tampan pasti banyak wanita yang tergila-gila pada kak Robert." Ucap Riana sambil mengarahkan tangannya ke wajah Robert.


Riana memegang pipi, mata, hidung dan bibir, entah kenapa ketika melihat bibir tuan Robert ingin merasakannya.


" Kenapa aku ingin merasakannya ya? Apa aku cium saja mumpung kak Robert tidur." Ucap Riana sambil melambaikan tangannya ke wajah tuan Robert.


cup


Riana mendekatkan wajahnya ke wajah tuan Robert kemudian memejamkan matanya dan Riana mulai memberanikan diri untuk mengecup bibir tuan Robert sekilas dan langsung menarik wajahnya tapi tangan tuan Robert menahan tengkuk Riana dan ********** membuat Riana membuka matanya.


Tuan Robert mendorong tubuh Riana perlahan kemudian menindi*nya membuat Riana membulatkan matanya dengan sempurna. Tuan Robert menggigit perlahan bibir Riana agar terbuka setelah terbuka tuan Robert memasukkan lidahnya ke dalam mulut Riana dan salah satu tangannya meremas salah satu gunung kembar milik Riana.


" Ahhh..." Desah Riana untuk pertama kalinya.


Tuan Robert membuka matanya dan tersenyum bahagia kemudian tangan satunya yang tadi menahan tengkuk Riana kini berpindah masuk ke dalam pakaian Riana. Riana langsung tersadar dan memukul perlahan bahu tuan Robert membuat tuan Robert langsung tersadar.


" Maafkan aku sayang." Ucap tuan Robert merasa bersalah sambil menarik tubuhnya dan duduk di ranjang.


" Apakah kak Robert mencintaiku?" Tanya Riana sambil menatap tuan Robert dengan sendu.


" Tentu saja, kenapa?" Tanya tuan Robert membalas tatapan Riana yang masih berbaring di ranjang.


" Apa yang membuat kak Robert mencintaiku?" Tanya Riana sambil duduk di ranjang dengan di bantu oleh tuan Robert.


" Kakak merasa nyaman dan setiap dekat denganmu jantung kakak selalu berdetak kencang." Jawab tuan Robert


" Maukah kamu menikah denganku?" Tanya tuan Robert


Riana menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat tuan Robert bahagia dan memeluk tubuh Riana.


Grep


" Terima kasih sayang, aku sangat senang mendengarnya dan secepatnya kita akan menikah." Ucap tuan Robert sambil memeluk Riana


" Aku mohon jangan lukai aku." Ucap Riana sambil membalas pelukan tuan Robert.


" Tentu saja aku tidak akan melukai orang yang aku cintai. Percayalah padaku orang yang berhak memutuskan hubungan kita hanya kamu bukan aku." Ucap tuan Robert dengan penuh keyakinan.


Riana menatap mata tuan Robert dan tidak ada kebohongan di matanya membuat Riana tersenyum bahagia dan tuan Robert membalas senyuman Riana.


ceklek


Seorang perawat membuka pintu ruang perawatan kemudian dokter masuk ke dalam dengan di ikuti oleh perawat membuat tuan Robert dan Riana melepaskan pelukannya.


Tuan Robert turun dari ranjang dan melihat dokter itu memeriksa kondisi Riana. Setelah lima belas menit dokter itupun sudah selesai mengecek kondisi Riana.


" Kondisinya semakin membaik besok nona bisa pulang." Ucap dokter tersebut.


" Terima kasih dok." Jawab Riana tersenyum bahagia karena dirinya bisa pulang.


" Kalau begitu saya permisi dulu mengecek pasien lainnya, permisi." Pamit dokter tersebut.


ctak


" Aduh..." Ucap Riana sambil mengelus keningnya yang di sentil oleh tuan Robert.


" Maaf... Sakit ya?" Tanya tuan Robert sambil mengusap kening Riana sambil meniupnya.


" Sakit lah namanya di sentil..." Ucap Riana dengan wajah di tekuk


cup


" Maaf sayang, habis kamu menatap dokter itu dan senyum-senyum." Ucap tuan Robert kemudian mengecup bibir Riana singkat.


" Cemburu ya?" Goda Riana


" Tidak, kenapa mesti cemburu." Ucap tuan Robert berbohong.


" Syukurlah kalau tidak cemburu nanti aku godain dokternya terus minta nomer teleponnya." Goda Riana sambil menatap wajah tampan tuan Robert


" Silahkan, kalau tidak mau aku hukum." Ucap tuan Robert.


" Berarti cemburu, kalau cemburu tidak mungkin menghukumku." Ucap Riana sambil menahan senyumnya.


cup


" Kamu sekarang nakal ya godain kakak terus." Ucap tuan Robert sambil mengecup bibir Riana kembali


" Aish... Kakak kenapa menciumku lagi." Protes Riana


" Awal pertama yang mencium bibir kan kamu duluan jadi membuat kakak ketagihan." Ucap tuan Robert tidak mau disalahkan.


" Apakah kakak cemburu?" Tanya Riana mengalihkan pembicaraan karena apa yang tadi dikatakan tuan Robert benar karena gara-gara dirinyalah mencium bibir tuan Robert.


" Ya kakak cemburu karena itu jangan melihat cowok lain atau pun membicarakan cowok lain." Ucap tuan Robert dengan nada posesif.


" Kalau aku tidak melarang kak Robert menatap gadis lain karena itu hak kak Robert kecuali kak Robert mencintai gadis lain maka aku akan pergi dari kehidupan kak Robert." Ucap Riana


Tuan Robert sangat terkejut karena biasanya para gadis dan wanita tidak rela jika dirinya dimiliki oleh orang lain bahkan akan pergi seperti apa yang dikatakan oleh Riana.


" Apakah kamu tidak memperjuangkan aku agar aku tidak dimiliki oleh gadis lain?" Tanya tuan Robert.


" Cinta itu tidak harus saling memiliki, aku sangat bahagia jika orang yang aku cintai sangat bahagia tapi hatiku akan terasa sakit jika orang yang aku cintai tidak bahagia menikah denganku karena itulah aku akan melepaskan kakak jika kakak tidak bahagia denganku." Ucap Riana sambil tersenyum


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Hallo sudah hari senin saja tidak terasa hari cepat berlalu. Hari cepat berlalu tapi ada hari yang paling lama, adakah yang tahu hari apa itu? Jawabannya Hari Gajian kita menunggu hari itu terasa lama banget hehehe... Apakah hanya author saja ya😂😂😂


Oh ya karena hari ini hari senin sekalian author meminta vote yang selalu ada di hari senin dan juga meminta like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.


Terima kasih atas vote, like, komentar dan hadiahnya. 🤩🤩😍😍🥰🥰🥰


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Oh iya, ini ada karya teman ku yang sudah senior nih .... di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati karya Age Nairie untuk para pembaca novel setiaku dengan judul : Samudera Nayna.



Mampir ya, Terima kasih 😘😘😘😘