Mafia VS Psychophat

Mafia VS Psychophat
Terungkap Kebenaran



" Karena jika kakak pulang, kita tidak bertemu lagi." Ucap Aska dengan nada jujur.


" Kak Aska kan bisa mampir ke rumah sakit dan bertemu denganku." Ucap dokter Kasandra.


" Apakah boleh?" Tanya Aska penuh harap.


" Tentu saja boleh." Jawab dokter Kasandra sambil tersenyum.


" Terima kasih." Jawab Aska.


" Sekarang istirahatlah." Ucap dokter Kasandra


" Kamu mau kemana?" Tanya Aska


" Aku ingin pulang dan besok pagi baru ke sini lagi." Ucap dokter Kasandra.


" Kenapa pulang? Tinggallah di sini." Ucap Aska


" Maaf kak Aska aku tidak bisa, karena jam enam malam nanti keluarga besarku berkumpul di restoran Deliza untuk merayakan kembalinya adik kami Cantika" Ucap dokter Kasandra menjelaskan.


" Apakah aku boleh datang?" Tanya Aska


" Boleh saja jika kak Aska sudah sembuh tapi karena kak Aska sedang sakit jadi tidak boleh." Ucap dokter Kasandra.


" Maaf ya kak, aku pulang dulu untuk mempersiapkan acaranya." Sambung dokter Kasandra.


" Ok, hati-hati." Jawab Aska


" Terima kasih, jaga kesehatan." Jawab dokter Kasandra.


Aska hanya menganggukkan kepalanya kemudian dokter Kasandra pergi meninggalkan Aska sendirian di ruang perawatan. Aska yang merasa kesepian menghubungi asisten pribadinya setelah beberapa saat Aska mematikan ponselnya secara sepihak dan menyimpan kembali ponselnya ke atas meja.


" Kita akan bertemu lagi, tunggulah aku." Ucap Aska sambil tersenyum.


xxxxxxxxxxxx


Di tempat yang berbeda sepeninggal Cantika, tuan Robert membanting semua barang kemudian berteriak dengan nada frustasi.


" Kenapa aku tidak sanggup menembak dirimu? Kenapa?... Kenapa?.. Jelas-jelas keluargamu telah membunuh ke dua orang tuaku." Ucap tuan Robert.


Tidak berapa lama ponselnya berdering, tuan Robert langsung mengangkat ponselnya.


" Ada apa?" Tanya tuan Robert dengan nada dingin.


" Maaf tuan, senjata yang kita kirimkan di rebut oleh mafia Dragon Blade." Ucap salah satu anak buahnya melaporkan.


" Apa?? Bagaimana bisa?" Tanya tuan Robert sambil menahan amarahnya.


" Salah satu anak buah kita telah membocorkan ke mafia Dragon Blade." Jawab anak buahnya.


" Tengah malam kita serang markasnya." Ucap tuan Robert dengan nada dingin.


" Baik tuan." Jawab salah satu anak buahnya.


Tut tut tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh tuan Robert.


" Akhhhhhhhh... Si*l." Umpat tuan Robert sambil melempar ponselnya ke arah ranjang.


" Riana, kenapa aku tidak bisa melupakanmu!!!" Teriak tuan Robert sambil menjambak rambutnya.


Tuan Robert menatap ranjang yang bernuansa putih di mana ada bercak darah perawan.


" Ternyata aku adalah pria pertama yang melakukannya dan sekaligus pria pertama yang mencampakkannya. Kini setelah dia pergi aku sangat merindukan dan juga sangat membencinya." Ucap tuan Robert.


Tidak berapa lama ponselnya berdering kembali. Tuan Robert mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menghubungi dirinya.


" Alexa Keyla Aberto tumben sahabat lama sekaligus mantan kekasihku meneleponku." Ucap tuan Robert.


Tuan Robert menggeser tombol berwarna hijau kemudian menempelkan di telinganya.


" Ada apa Alexa?" Tanya tuan Robert


" Aku mau ngajak reunian mau datang tidak ke restoran Deliza?" Tanya Alexa penuh harap.


" Hari ini aku lagi malas keluar." Jawab tuan Robert.


Tuan Robert menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


" Baiklah, jam berapa acaranya?" Tanya tuan Robert


" Jam 8 malam, terima kasih sudah mau datang." Ucap Alexa tersenyum bahagia.


" Ok." Jawab tuan Robert singkat.


Tut tut tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh tuan Robert.


" Mungkin dengan reuni aku bisa melupakan Riana." Ucap tuan Robert.


xxxxxxxxxxxx


Di tempat yang berbeda keluarga besar daddy Thomas, keluarga Markus dan keluarga dokter Hendrik sudah berada di restoran Deliza di ruangan VVIP mereka sudah duduk sambil menikmati hidangan yang tersedia.


" Aku sangat senang Glo, ternyata ponakanku masih hidup. Aku ingat dulu kamu sempat terpukul dan depresi ketika kehilangan putri bungsumu tapi ternyata wanita jahat itu menukarnya." Ucap Goreti istri Markus sahabat baik Gloria.


" Aku juga sangat senang Cantika bisa bertemu dengan keluarganya dan berkumpul seperti ini." Sambung dokter Melani istri dokter Hendrik.


" Pantas saja waktu kita bertemu wajahmu agak familiar tapi aku agak ragu karena di dunia ini banyak yang mirip." Ucap dokter Angelina


" Betul, tapi ketika kami bertemu dengan Cantika ada perasaan seperti ada hubungan saudara." Ucap dokter Kasandra.


" Kami juga sama." Sambung ke enam saudaranya.


" Waktu aku bertemu dengan Cantika aku dan kak Aleandro seperti terasa Cantika saudara kami yang hilang." Sambung Quenby.


" Oh ya, bagaimana dengan tuan Robert kenapa dia tidak datang?" Tanya dokter Angelina.


" Kami sudah bercerai, jangan bicarakan dia lagi." Ucap Cantika yang ingin melupakan suaminya tapi sangat sulit baginya.


Dokter Angelina yang melihat kesedihan di wajah Cantika hanya diam.


" Aku ingin ke toilet." Ucap Cantika sambil berdiri dan berjalan meninggalkan mereka yang masih mengobrol.


" Sebenarnya apa yang terjadi?" Bisik dokter Angelina penasaran.


" Kamu masih ingatkan cerita tentang wanita jahat yang menukar putrinya dengan adik bungsuku?" Tanya dokter Kasandra.


" Iya aku ingat, kan barusan mommy Gloria cerita ke kami semua. Memang ada hubungan apa?" Tanya dokter Angelina.


" Wanita jahat itu yang telah membunuh ibunya Robert dan adiknya telah membunuh ayahnya Robert karena itulah Robert membencinya dan menceraikannya." Ucap dokter Kasandra menjelaskan.


" Apa??" Tanya dokter Angelina dengan wajah terkejut.


" Sekarang Cantika sudah mengetahui kalau wanita jahat itu bukan orang tua kandungnya. Cantika juga korban dari wanita jahat bilang saja ke tuan Robert." Ucap dokter Angelina


" Cantika tidak mau katanya biarkan suaminya tahu dari orang lain." Ucap dokter Kasandra


" Kenapa kamu atau keluargamu tidak mencoba membujuk Cantika agar perceraian ini tidak terjadi." Ucap dokter Kasandra yang tidak menyukai perceraian karena bagi dirinya menikah sekali seumur hidup.


" Orang tua kami dan kami enam bersaudara berusaha menasehati Cantika dan akhirnya Cantika bersedia untuk menghubungi suaminya tapi ternyata nomernya sudah di blokir. Hal itu membuat Cantika memutuskan untuk melupakan suaminya dan mulai hidup baru." Ucap dokter Kasandra.


Dokter Angelina hanya menganggukkan kepalanya tanpa bicara sedikitpun. Terungkap Kebenaran tentang Cantika membuat dokter Angelina sangat terkejut. Tidak berapa lama muncul pemuda tampan datang ke tempat mereka yang sedang duduk sambil mengobrol.


" Boleh aku ikut nimbrung?" Tanya Aska di belakang dokter Kasandra.


Dokter Kasandra membalikkan badannya dan menatap wajah tampan Aska membuatnya tersenyum.


" Kak Aska." Panggil dokter Kasandra sambil berdiri di samping Aska.


" Mommy, daddy, paman, tante dan semuanya kenalkan ini kak Aska." Ucap dokter Kasandra memperkenalkan Aska pada keluarga besarnya dan juga ke dua sahabat orang tuanya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


🌹


Terima kasih sudah mampir di ceritaku.


Oh iya, ini ada karya teman ku yang sudah senior nih .... di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :