
...Dungeon 93. Vera Luvierte Leadle....
Beberapa hari kemudian, Esther pun datang dengan beberapa pengawal dan satu wanita. Sebelum membahas wanita yang dibawa nya, Esther pun duduk berhadapan dengan Shinji di Istana Pertemuan.
"Ini bukti bahwa aku telah berhasil membunuh raja iblis Revenger seutuhnya," ucap Shinji seraya memberikan buku yang sudah terbakar kepada Esther.
Esther pun tersenyum melihat buku itu, "Iya, aku mengerti." Esther menundukkan kepalanya kearah Shinji. "Terimakasih, Tuan Shinji telah bersedia membantu kami."
Shinji pun tersenyum, "Tidak perlu sungkan. Lagi pula aku hanya pedagang yang menginginkan keuntungan."
Esther yang mendengar itu, dia pun mengembalikan posisi kepala nya dan tersenyum. "Ah, iya. Benar juga. Bicara itu ..." Esther mengeluarkan tas sihir nya dan memberikan nya kepada Shinji. "Tas ini berisikan 200 juta Libra dan ..." Esther menoleh kebelakang. "Suruh dia masuk!"
Sesaat kemudian, pengawal Esther membuka pintu yang mana masuk sosok wanita Elf yang mengenakan jubah bertudung.
"Vera, perkenalan dirimu!" seru Esther.
"Baik," jawab Elf wanita dengan suara yang sangat lembut.
Setelah itu, Elf wanita itu pun membuka tudung nya yang mana terlihat lah sosok Elf yang sangat cantik berambut pirang serta memiliki mata yang tajam.
Melihat Elf itu membuat Shinji menelan ludah nya lantaran terpesona dengan paras nya hingga dia bergumam, "Cantik nya .."
Mendengar gumaman Shinji, Esther tersenyum kecil.
Lalu, wanita Elf itu pun memperkenalkan dirinya. "Aku Vera Luvierte Leadle. Salam kenal!" ucap wanita Elf dengan membungkukkan badannya.
Mendengar itu, Shinji sedikit terkejut. "Luvierte Leadle? Mungkin kah ini putri anda?"
Esther pun tersenyum, "Iya, dia putri ku yang ketiga."
Mendengar itu, Shinji tersenyum kecil. "Jadi begitu, dia menginginkan pernikahan politik dengan ku. Justru aku malah lebih senang kalau Esther memberikan ku budak Elf bukan putri nya sendiri yang harus terlibat dengan politik licik," Lalu, Shinji melihat kearah Vera. "Memang dia sangat cantik. Lebih baik, aku memanfaatkan nya sebelum aku di manfaatkan," batin Shinji.
Setelah menganalisa itu, Shinji beranjak dari kursi nya dan menghampiri Vera. Melihat kedatangan Shinji, Vera tersipu malu dan menundukkan kepalanya.
"Aku Shinji Ikari, mulai hari ini kamu adalah milik ku seorang!"
"Ahh, iya." jawab pelan Vera.
Shinji pun memberikan senyuman kepada Vera yang mana Vera pun juga tersenyum.
Malam hari nya, Shinji tanpa membuang waktu lagi mengajak Vera untuk ke kamarnya. Vera yang mengerti dengan maksud Shinji, dia pun sontak melepaskan semua pakaiannya dengan tersipu malu.
"Silahkan, Tuan Shinji! Maaf, ini pengalaman pertama ku," ucap Vera dengan menundukkan kepalanya dan memegang dadanya.
Lagi-lagi Shinji terpesona dan terngsang yang mana Vera memiliki tubuh yang sangat bagus dan putih seperti susu dan Shinji pun sontak melepaskan pakaian nya juga dan menghampiri serta merangkul pinggang Vera dengan tangan kirinya sedangkan, tangan kanan memegang memegang pipi kanan dan menaikkan kepalanya.
"Tidak apa, Vera. Aku akan mengajarkan mu."
"Iya."
Seusai itu, Shinji sontak mencium bibir Vera yang kecil yang mana membuat Vera terkejut namun, dia berlahan menikmati ciuman dari Shinji.
Ditengah itu juga Shinji memainkan tangan nya menikmati kulit lembut Vera dan buah dadanya yang berisi.
Ciuman itu terus dilakukan sampai berjalan ke kasur dan ciuman Shinji memulai beralih ke leher dan seluruh tubuh sampai ke vital nya.
Sampai membuat Vera ternsang. Melihat itu, Shinji pun memasukan pen dan memulai memainkan nya dengan lembut sampai Vera pun keluar darah meski begitu, Vera tetap menikmati pergulatan Shinji.
Sampai akhirnya, mereka berdua pun terpuaskan dengan ini Shinji memiliki Tiga selir dan satu budak untuk Harem nya.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...
Vera