Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Dungeon 71. Unit Baru dan Informasi Flare di ranjang



...Dungeon 71. Unit Baru dan Informasi Flare di ranjang....


Setelah Shinji berhasil mengalahkan pasukan Calon Raja Iblis dan membunuh Clayman, para pasukan yang masih hidup bertekuk lutut dan bersumpah ingin melayani Shinji.


Melihat jumlah mereka yang cukup banyak, Shinji pun tidak menolak nya dan menerima mereka sebagai unit Dungeon Nexus yang mana masukan itu terdiri dari;


3.000 Undead ras Skeleton;


Dan, 500 manusia serigala.


Sedangkan ras lain lebih memilih untuk mati di tangan Alpha.


Selain itu, Shinji mendapatkan dua naga Tengkorak yang harus dia rakit ulang dan manusia setengah Iblis, Clemente yang mana akan dia gunakan sebagai bahan eksperimen.


Karena memiliki banyak unit baru itulah, Shinji memutuskan untuk membuat lantai baru yang dia tempatkan di lantai empat dan Colloseum dilantai empat berganti ke lantai lima dan seterusnya.


Dan, lantai itu Shinji berikan ruang dan perangkat Makam Kuno dan Hutan belantara yang gelap untuk tinggal para manusia serigala.


Lalu, Shinji memilih satu tengkorak terbaik untuk menjadi pemimpin dan dia berikan nama Adam.



Begitu juga Manusia serigala dan Shinji berikan nama Jacob.



Seusai mengerjakan itu semua, Beberapa hari kemudian Shinji dan Flare duduk berhadapan membahas kesepakatan kami.


"Nona Flare, aku sudah memenuhi permintaan mu dan sekarang waktunya, kamu membayarnya."


Flare menundukkan kepalanya dan memulai membuka baju. Shinji yang melihat itu, dia pun menteleportasikan dirinya dan Flare ke kamar Shinji.


Flare yang awalnya terkejut menjadi terdiam saat menyadari bahwa dia berpindah ke sebuah kamar tidur dan meneruskan membuka pakaian nya yang kali ini pakaian dalam.


"Tuan Shinji, saya sudah siap," ucap malu Flare dengan menundukkan kepala dan tersipu malu.


Melihat itu, Shinji mengunakan sihir nya untuk melepaskan semua pakaiannya yang sontak meraih wajah Flare dan mencium bibir nya seraya merapalkan unique skill nya.


"Bug. Virus. Afrodisiak."


Lagi-lagi Shinji melihat darah saat berhubungan dan itu membuat nya senang.


"Gadis prawan, memang luar biasa!" batin Shinji dengan terus memompa pen nya.


Setelah puas dengan satu sama lain, Flare memeluk Shinji dan menaruh kepala nya di dada Shinji yang mana mereka masih tidak berpakaian dan hanya tertutup oleh selimut besar.


Lalu, Flare melaporkan informasi yang didapatkan nya.


"Berita terbaru, ayah ku berhasil membuat aliansi dengan kerajaan tetangga, Kerajaan Ilfana dan kerajaan itu juga memiliki kerja sama dengan Tuan Dungeon beserta Dungeon nya disana."


"Dungeon? Menarik! Dungeon seperti apa?"


"Aku mendengar rumor Dungeon itu berupa hutan yang memiliki pasukan Pixie," jawab Flare.


Saat mendengar itu, Shinji teringat dengan sosok pemilik Dungeon.


"Dia Kak Hutan Peri kah?!" batin Shinji.


"Tidak hanya itu saja, kerajaan lain nya meminta koalisi juga untuk berperang melawan Kerajaan Salvation," sambung Flare.


"Apakah kerajaan Salvation sebegitu buruk nya?"


"Kelaparan, korupsi dan pajak yang tinggi hingga membuat rakyat menderita sedangkan para pejabat hanya memikirkan jabatan dan hartanya sedang kan para pahlawan yang dipanggil nya hanya berpikir untuk mengalahkan raja iblis untuk mendapatkan harta dan popularitas mereka semata," ucap Flare.


Mendengar itu, Shinji memasang ekspresi bosan, " Aku sangat percaya dengan info pahlawan bodoh itu. Sebenarnya aku berencana tidak ingin berpartisipasi dalam perang namun, jika ku lakukan maka pasukan kerajaan Sekutu pasti akan menyerang Dungeon Nexus ini dan meski aku bisa menang dan mempertahankan Dungeon. Tetap saja perang tidak akan usai dan kehidupan NEET ku di Dungeon akan terganggu," batin analisa Shinji.


Shinji pun menghela nafas panjang. "Sungguh merepotkan!"


Beberapa saat kemudian, Flare membelai pipi Shinji. "Tuan Shinji, aku ini melanjutkan nya!" ucap mesra Flare dengan nafas yang terengah-engah.


Melihat Flare yang telah terbuai, Shinji baru teringat. "Ah, iya. Ini berkat virus Afrodisiak," batin Shinji.


Dan, Shinji melanjutkan ronde kedua nya sampai Flare benar-benar lelah dan puas.


...# Let's Build Dungeon With Bug System #...