Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Dungeon 15. Puppeteer Machina, Shanks dan Alpha



...Dungeon 15. Puppeteer Machina, Shanks dan Alpha....


Dungeon Shinji semakin besar dan semakin banyak unit nya akan tetapi rata-rata unitnya bukanlah sosok yang kuat adapun unit kuat yaitu Rose tapi, Shinji tidak mungkin memerintahkan nya untuk menjadi Boss lantai.


Maka, Shinji berencana untuk membuat Boss lantai. Pemikiran Shinji itu didasari dari pengetahuan nya tentang Dungeon yang mana setiap beberapa lantai memiliki Boss lantai bahkan last Boss atau unit terkuat diantara unit yang lain.


Maka dari itu, Shinji meminta saran dari Navigator.


"Navigator, apa saran mu untuk menjadi Boss lantai?"


Kling!


[Saran. Master, saya sarankan anda membeli unit ras boneka tertinggi agar bisa menciptakan unit boneka secara gratis dan tidak mengunakan Dungeon Poin lagi.]


Mendengar itu, Shinji sedikit bingung. "Ras boneka tertinggi itu apa?"


Kling!


[Jawab. Puppeteer Machina.]


"Aku mengerti. Baiklah, aku akan membelinya."


Setelah itu, Shinji pun membuka [Dungeon Shop] dan mencari kategori Puppeteer Machina. Lalu, disana hanya ada satu dengan harga 555.000 ribu


Melihat itu, Shinji sontak terkejut. "Ge! Mahalnya!"


Shinji terkejut lantaran harga unit Puppeteer Machina jauh diatas rata-rata unit lainnya bahkan jauh lebih mahal dibandingkan membeli unit naga sekalipun.


Shinji yang penasaran, dia pun melihat kemampuan nya yang mana Puppeteer Machina memiliki kemampuan fisik yang luar biasa terutama kemampuan nya dalam menciptakan dan mengendalikan ribuan jenis Boneka dalam waktu yang bersamaan.


"Wow .. memang luar biasa!" Namun, Shinji memiliki keraguan. "Navigator, seperti nya unit ini memiliki kemampuan jauh dari ku. Apakah ada kemungkinan dia berkhianat?"


Kling!


[Jawab. Hal itu tidak mungkin. Karena setiap unit akan terikat kontrak sampai mati dengan Dungeon Master dan memiliki kesetiaan seratus persen.]


Mendengar itu, Shinji bernafas lega. "Syukurlah mendengar nya."


Lalu, Shinji kembali melihat layar dan tanpa ada keraguan lagi dia menekan tombol beli.


Kling!


[Lapor. Apakah anda yakin membeli unit seharga 555.000 DP?]


"Ya."


Kling!


[Lapor. Pembayaran berhasil. Apakah anda ingin langsung memanggil nya?]


"Ya."


Kling!


[Lapor. Pemanggilan di proses...]


Sesaat kemudian, muncul lingkaran sihir berwarna jingga disertai dengan percikan petir hitam disekitar lingkaran sihir yang mana berlahan naik sosok boneka yang sangat mirip manusia dengan rambut merah dan jubah hitam. Meski boneka namun, sosoknya terlihat tampan.


Setelah seluruh tubuh nya naik, lingkaran sihir itu menghilang dan dia pun membuka matanya. Saat melihat Shinji, dia sontak berlutut satu kaki.


"Terimakasih, Master. Anda memilih saya untuk menjadi pelayan anda."


"Iya. Sama-sama. Mohon kerjasama nya juga!"


"Baik, saya akan berusaha sebaik mungkin."


"Siapa namamu?"


Shinji pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Jadi, dia sama seperti Rose," batin Shinji. "Baiklah, mulai hari ini namamu Shanks!"


Nama itu terinspirasi dari anime yang pernah di tonton nya lantaran rambut nya yang merah.


"Terimakasih, Master. Mulai hari ini nama saya Shanks."


Lalu, Shinji pun menghampiri dan memegang kedua bahu Shanks. "Sekarang, bangunlah!"


Shanks yang mendengar itu, dia sontak bangun dan masih dalam menundukkan kepalanya.


Memahami kemampuan Shanks, Shinji pun terpikir sesuatu. "Hei, Shanks. Apakah kamu memang bisa menciptakan boneka sekuat apapun?"


"Iya, Master. Itu salah satu dari kemampuan saya."


"Kalau begitu, buatkan boneka gadis cantik, imut dan juga memiliki kemampuan fisik yang kuat."


"Saya bisa saja membuat nya akan tetapi mana saya saat ini masih kurang untuk menciptakan boneka dengan kelas B keatas. Maaf, Master!"


Shinji pun tersenyum lebar. "Masalah itu, biar aku yang mengatasi nya."


Shinji melepaskan tangan dari bahu Shanks dan berbalik badan. "Sekarang, ikut lah dengan ku ke lantai penyimpanan!"


"Baik, Master."


Setelah itu, Shinji dan Shanks pergi ke lantai penyimpanan yang mana disana tersimpan banyak senjata, buku, potion dan beberapa benda berharga lainnya.


Disana Shinji pun mengambil beberapa potion dan Cincin. Lalu, memberikan nya kepada Shanks.


"Ini Cincin mana. Jadi, kamu bisa mengisi ulang mana mu dengan cepat dan minumlah mana potion ini!"


"Baik, Master," jawab Shanks seraya menerima cincin dan Potion.


"Sekarang, buatlah boneka terbaik mu!" seru Shinji.


"Seperti yang master minta!" jawab Shanks dengan membungkukkan badannya.


Setelah itu, Shanks berbalik badan dan meluruskan tangan nya.


"Great Create Doll."


Sesaat kemudian, muncul lingkaran sihir ungu yang memunculkan sosok boneka wanita yang sangat imut dengan rambut panjang putih yang sontak berlutut satu dihadapan Shinji.


"Master, Ayah. Apa perintah anda?" ucap boneka wanita.


Mendengar itu, Shinji mengerti panggilan ayah merupakan panggilan untuk Shanks dan Shinji pun tersenyum memahami itu.


Lalu, Shinji menyamakan ketinggian dengan memegang bahu kanan wanita boneka itu.


"Kamu sangat imut. Maka dari itu, nama mu Alpha. Mohon kerjasama nya!"


"Baik, Master. Terimakasih."


Dengan ini, Shinji memiliki unit yang kuat dan selain itu juga Shinji membuat lantai Kolosium yang mana menjadi akhir lantai pertahanan untuk sementara dengan biaya 4.000 DP.


...# Let's Build Dungeon With Bug System #...


Shanks



Alpha