
...Dungeon 52. Alpha di desa Goblin....
Beberapa jam kemudian, Alpha kembali ke Dungeon dengan beberapa Goblin. Shinji yang mengetahui itu, dia pun memerintahkan Alpha untuk mengarah para Goblin untuk pergi ke hutan belantara.
Alpha pun menuruti nya dan mengarahkan para Goblin tersebut.
Sesudah itu, Shinji yang sedang berada di ruang santai Penthouse nya. Dia pun di datangi oleh Alpha yang sontak berlutut disamping nya.
"Alpha, laporan mu!"
"Baik, Master," jawab Alpha lalu, dia menutup matanya.
Shinji yang melihat nya sontak menutup mata nya juga.
Sesaat kemudian, Shinji melihat pandangan apa yang dilihat Alpha sesaat alpha bersama beberapa Goblin pergi ke desa Goblin.
Gambaran ingatan itu seperti menonton game FPS di media sosial.
Kemampuan itu dinamakan;
Skill Share Memori.
Dan, kisah ini adalah petualangan dari Alpha keluar Dungeon.
Setiba nya Alpha di desa Goblin, dia pun disambut oleh tetua Goblin dan beberapa Goblin tersisa mengintip-intip untuk melihat kehadiran Alpha.
"Terimakasih, Nona. Anda sudah mau berkenan membantu kami," ucap tetua Goblin.
"Aku tidak peduli. Yang kulakukan hanya menuruti perintah Master untuk menaklukkan Serigala bertanduk," jawab dingin Alpha.
"Baiklah, kami mengerti," jawab tetua Goblin.
"Sekarang, hantarkan aku ke sarang mereka!" seru Alpha.
"Iya, saya akan hantarkan! Akan tetapi, mereka tidak akan mau keluar dan bertarung," jawab anak Goblin yang sebelumnya datang ke Dungeon.
"Begitu, aku tidak suka petarung licik. Kita tunggu malam hari!" ucap Alpha.
"Baik, Nona," jawab Goblin.
Malam pun tiba, Alpha yang diantar oleh Goblin tiba di sarang serigala bertanduk yang mana dia sontak disambut seluruh serigala bertanduk dan salah satunya ada serigala berbadan besar serta memiliki tiga tanduk. Alpha menduga Serigala itu pemimpin dari serigala bertanduk.
"Boneka, apa urusan mu disini?" tanya remeh pemimpin serigala bertanduk.
"Membasmi kalian," jawab Alpha.
Mendengar jawaban Alpha, pemimpin serigala bertanduk tertawa dan diikuti oleh serigala yang lain.
Serigala itu meremehkan Alpha lantaran dia menyembunyikan aura nya agar monster ataupun petualang kelas tinggi tidak menyadari kehadiran nya.
Seusai itu, pemimpin serigala bertanduk memerintahkan anak buah nya untuk menyerang Alpha secara bersamaan.
Alpha yang melihat itu, dia pun melesatkan pukulan dan tendangan dengan cepat mengunakan sihir Teleportasi nya.
Dan, sepuluh serigala bertanduk tumbang dalam sekejap mata.
Lalu, Alpha melihat pemimpin Serigala bertanduk dengan tatapan remeh dan tersenyum kecil.
Mendengar itu, pemimpin serigala marah.
"Beraninya makhluk rendahan seperti mu. Meremehkan serigala bertanduk!" seru serigala bertanduk yang mana kristal merah yang ada di dahinya bersinar dan sosok pun berubah menjadi Werewolf dengan berdiri dua kaki dan memiliki cakar yang besar.
"Matilah kau boneka!" teriak pemimpin serigala bertanduk.
Pemimpin itu pun berlari dengan cepat kearah Alpha seraya melesatkan serangan cakaran nya.
Alpha yang melihat itu, dia merapalkan sihir nya.
"Switch."
Sesaat merapalkan itu posisi Alpha dengan pemimpin serigala bertanduk hingga membuat pemimpin terdiam.
Alpha pun tidak tinggal diam, dia sontak melesatkan pukulan kuat nya.
"Thunder Fist."
Dengan rapalan itu, kepalan tangan Alpha muncul petir. Setelah itu, dia melesatkan pukulan langsung di kepalanya hingga kepalanya meledak dan terjatuh.
Para serigala bertanduk yang lain jadi terdiam dan enggan untuk menyerang.
Alpha yang memahami itu, dia pun melihat kearah Serigala bertanduk yang tersisa.
"Pilihan kalian ada dua. Mati atau Tunduk dengan Dungeon Master dan menjadi bawahan nya!" seru Alpha.
Para serigala bertanduk yang tersisa berjalan pelan kearah Alpha dan sabar sudah dekat.
Mereka menempelkan badan nya ketanah seperti njing meminta tulang.
"Kami akan tunduk dan melayani Dungeon Master!" seru serempak para serigala.
Dan, petarung pun usai. Lalu, Alpha mengambil kristal merah yang menempel pada pemimpin serigala dan menyimpan nya.
Setelah itu, Alpha pun kembali ke desa Goblin bersama dengan Goblin yang mengantar dan serigala bertanduk yang tersisa.
Setibanya disana, Alpha disambut oleh seluruh Goblin di desa itu dengan bersujud dihadapan nya.
"Nona Alpha, Izinkan kami melayani, Master Anda!" seru tetua Goblin.
"Pilihan yang bijak," jawab Alpha.
Sesudah itu, Alpha pun membuka portal menunju lantai tiga Dungeon dan mereka pun dalam sekejap sudah berada di hutan belantara lantai tiga.
Setelah itu, berbagi ingatan usai dan pandangan Shinji kembali seperti semula dan membuka mata.
Lalu, Shinji melihat kearah Alpha, "Kerja Bagus, Alpha!"
"Terimakasih," jawab Alpha.
Dan, sejak itu unit Shinji bertambah.
Shinji pikir para Goblin pendatang hanya Goblin biasa namun, ada satu goblin yang mana mampu mengalahkan Lord Goblin Penjaga lantai hutan belantara.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...