
...Dungeon 120. Kay menyerbu Sarang Orc....
Tanpa terasa sudah sudah dua pekan Kay mengelola Dungeon dan desa nya yang mana dalam dua pekan itu, Kau sibuk membangun desa, mengajar cara Goblin bertarung dan banyak lagi.
Dan, kehidupan Goblin cukup monoton yang hanya berpikir untuk makan dan makan.
Selain itu, Kay mengutus beberapa tim pengintai untuk mencari saudara-saudara mereka yang diperbudak oleh ras lain.
Hal itu Kay dengar dari Gosa yang mana dia mengatakan bahwa banyak Goblin yang diperbudak oleh ras lain seperti Orge, Orc, Demon, Lizardman dan beberapa ras kuat lainnya.
Mendengar itu, Kay pun memutuskan untuk menghimpun kekuatan dan membebaskan mereka dari perbudakan yang mana juga hal itu merupakan perintah dari Master nya, Shinji.
Dan, setelah lama menunggu dari tim pengintai akhirnya mereka pun tiba dan menghadap Kay.
"Raja, kami melaporkan hasil pengintaian kami!" ucap salah satu Goblin Rider Warrior.
Kay yang sedang tidur di kursi tahta dengan tangan sebagai bantalan terbangun oleh suara nya dan membuka mata.
"Apa laporan mu?"
"Kami telah menemukan sekitar 30 Goblin yang diperbudak oleh Horde Orc!" lapor Goblin Rider Warrior.
"Mereka berjumlah 5 Orc," jawab Goblin Rider Archer.
Mendengar itu, Kay tersenyum dan merapihkan sikap duduk nya lalu, beranjak dari kursi.
"Kalian, Dengar! Kirimkan pasukan penyerang! untuk menyerang Orc dan aku yang akan memimpin nya!"
Saat mendengar perintah Kay, semua Goblin berlutut satu kaki dan menjawab serempak.
"Baik, Yang mulia!"
Malam harinya, Kay pun berangkat bersama dengan 30 pasukan Goblin Elite serta Gosa dan Goda.
Sarang Orc terletak disebuah reruntuhan kuil batu dan disana terlihat satu Orc sedang memaksa kerja Goblin untuk menguliti mangsa dan memberikan nya kepada Goblin sedangkan, Goblin hanya diberikan sisa tulang nya saja dan hal itu membuat Kay marah.
"Raja, apa perintah mu?" tanya Gosa.
"Gosa, mulai serangan nya!" seru Kay.
Gosa menganggukan kepalanya dan memberikan kode kepada para Goblin untuk menyerang.
Serangan diawali dengan Gosa yang melemparkan tombak nya kearah Orc yang memberikan perintah kepada Goblin tepat mengenai lehernya dan mati seketika.
Para Orc lainnya yang sedang makan, mereka sontak bangkit berdiri dan mengambil gada mereka. Lalu, menyerang Kay dan anak buah Orc juga tidak tinggal diam. Mereka juga mulai menyerang dan pertarungan pun dimulai.
Kerja sama para Goblin sangat solid dan teratur tepat seperti yang Kay ajarkan kepada mereka terutama Goda yang memiliki tubuh yang besar yang mana dia bertarung dengan mengunakan teknik gulat hingga dia bisa mengalahkan satu Orc seorang diri.
Sedangkan, keempat Orc lainnya dikalahkan oleh Gosa dan kelompok nya. Disisi lain, Gosa juga sangat terampil dalam membuat formasi dan tidak hanya itu, dia sangat lihai mengunakan teknik Tombak.
Melihat perkembangan mereka, Kay berpikir ini kemampuan nya yang didapatkannya saat dia memberikan nama untuk mereka.
Beberapa saat kemudian, Orc yang memiliki kulit kecoklatan dan memiliki tanduk besar keluar dari reruntuhan kuil dengan pedang besar yang memiliki ciri khas khusus.
Dan, melihat Orc. Kay pun mengunakan [Demon Eyes] untuk melihat status nya.
Chief Orc.
Level: 50.
Skill: Slave Contract.
Melihat itu, Kay tersenyum kecil. "Easy!" gumam Kay.
Saat kedatangan Chief Orc banyak Goblin yang dikalahkan nya termasuk Goda yang berhasil dijatuhkan dan saat Goda sudah terjatuh ditanah, Chief Orc sontak menarik pedangnya keatas dan ingin menusuk Goda.
"Tidak akan kubiarkan!" Kay melesatkan teknik nya. "Soru."
Dengan kecepatan tinggi, Kay melompat ke depan dan menangkis lajunya pedang hingga Orc mundur satu langkah kebelakang.
Kay pun tidak menghentikan serangan dan dilanjutkan dengan melompat lagi mengunakan Geppu ke sisi belakang leher Chief Orc.
Dan, Chief Orc sontak menoleh kearah Kay dan ingin mengayunkan pedangnya namun, tangan Orc ditahan oleh Goda hingga Kay pun bisa dengan lancar melesatkan serangan lanjutan.
"Rankyaku."
Sabetan udara pun tepat mengenai leher namun, tubuh nya yang keras mampu menahan dan hanya membuat luka gores.
Meski begitu, Kaya yang masih di udara sontak menendang udara dan melompat turun kearah kepala Orc dan menusuk dahinya dengan teknik yang berbeda.
"Shigan!"
Orc pun sontak mengeluarkan banyak darah dan mati seketika.
Dan, pertarungan pun selesai.
Setelah itu, Kay menghampiri Goda dan menyembuhkan luka nya.
"Terimakasih, Goda," ucap Kay seraya memberikan tangan.
Goda pun menerima tangan Kay dan bangkit berdiri.
"Kebanggaan ku, Yang mulia!"
Setelah itu, Kay menghampiri jasad chief Orc dan menyantap nya.
"Selamat makan!"
Lalu, ditengah makan Kay mendapatkan beberapa pemberitahuan dari Lunox.
Ding!
[Anda telah mendapatkan skill Slave Contract.]
Setelah puas menyantap Orc, tiba-tiba Orc berubah menjadi bulatan cahaya dan mewujudkan daging Orc, batu sihir sedang, Kulit Orc dan taring Orc.
Melihat itu, Kay tersenyum sendiri.
"Jadi, inikah kemampuan Unik Skill Chaos Dismantling! Sungguh menarik!
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...