Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Dungeon 40. Kepergian Leanne dan Slime Predator, Verom



...Dungeon 40. Kepergian Leanne dan Slime Predator, Verom....


Nami menjelaskan semua tentang dirinya dengan Syelle Dungeon. Maka dari itu, dia pun memutuskan untuk menyerang Dungeon Syelle. Namun, saat mengingat aturan dari Dungeon Master. Shinji hanya bisa menghela nafas panjang.


"Ahufuu ... andai saja, aku bisa pergi sendiri kesana."


Tidak lama kemudian, Leanne menghampiri Shinji yang mana dia sedang berada di Penthouse nya.


"Master, aku saja yang pergi ke Dungeon Syelle!" seru Leanne yang tiba-tiba mengajukan diri nya.


Shinji yang mendengar itu, dia sontak menghadap Leanne dan beranjak dari kursi nya setelah itu, memegang kedua bahu nya untuk menyakinkan nya.


"Leanne, kamu tahu. Dungeon Syelle itu sangat berbahaya!"


Leanne tersenyum lebar. "Master tidak perlu khawatir. Aku ingin membuktikan bahwa latihan dari Guru Beta."


Mendengar itu, Shinji pun teringat bahwasanya sesaat Leanne menerima diri untuk bekerja di Dungeon. Shinji pun memerintahkan Leanne untuk berlatih teknik bela diri dari Beta dan kemampuan Leanne yang penyembuh tentu tidak efektif jika mengunakan senjata jarak pendek seperti pisau, pedan dan sebagainya. Maka dari itu, Shinji memberikan nya tongkat sihir Elder.


Mengingat itu, Shinji tersenyum kecil. "Baiklah, tapi. Jangan gegabah! Dan, berhati-hatilah!"


Leanne yang mendengar itu, dia sontak tersenyum senang serta menganggukkan kepalanya.


"Iya, Master. Terimakasih."


"Lalu, aku tidak ingin kamu pergi sendiri."


"Maksud, Master?"


Shinji tersenyum lalu, dia memanggil salah satu unit nya.


"Cloak Three. Datanglah!"


Sesaat kemudian, muncul sosok tinggi yang mengenakan Jubah hitam disertai tudung hitam.



Cloak Doll series merupakan unit boneka kelas A yang memiliki kemampuan bertarung tangan kosong tingkat A. Selain itu, Cloak series memiliki sihir bayangan.


Dan, sesaat kemunculan nya. Cloak Three berlutut satu kaki dihadapan Shinji.


"Master, apa perintah mu?"


"Cloak Three, kamu ikut Leanne. Lindungi dia dan bantu dalam menjalankan misi! Dan, ini yang terpenting. Apapun yang diperintahkan nya sama seperti perintah dari ku. Apa kamu mengerti?"


"Saya mengerti, Master." Cloak Three menoleh kearah Leanne. "Nona Leanne, mohon bimbingannya!"


Leanne yang melihat itu, dia sedikit terkejut tapi, dia menjawab nya. "Aku juga mohon bimbingannya!"


Lalu, Leanne kembali melihat Shinji. "Master, saya berangkat!"


Mendengar itu, Shinji sontak mencium kening Leanne hingga terbujur kaku. "Ma-ma-master?"


Shinji pun melepaskan ciuman nya dan memberikan senyuman kepada Leanne.


"Anggap ini sebagai jimat keberuntungan!"


Leanne yang awalnya terkejut, dia menenangkan diri dan tersenyum. "Baik, Master."


Beberapa hari kemudian, Shinji mendengar laporan dari Navigator ada yang terjadi di lantai Tiga, Hutan belantara yang mana para Slime mengalami Evolusi.


Karena itu lah, Shinji memutuskan untuk memeriksa nya dan setibanya disana, para Slime terlihat senang akan kehadiran Shinji ibarat burung dara yang didatangi Tuan nya.


Dan saat melihat nya, Shinji sedikit terkejut lantaran jumlah mereka semakin banyak tidak hanya itu saja, ada beberapa Slime besar setinggi 5 meter.


Melihat Shinji sempat terheran, "Navigator, apa Slime besar itu juga unit dari ku?"


Kling!


[Jawab. Tepat sekali. Slime besar itu memiliki jenis ras Slime King yang mana Slime itu gabungan dari beberapa ratus Slime.]


Mendengar itu, Shinji tersenyum. "Wow ... begitu, kalian memang selalu membuat kejutan untuk ku."


Seusai itu, Shinji terpikir sesuatu yang mana dia pun mengambil sebuah kristal yang di terima nya dari Rufus sebagai tanda persahabatan.


"Chaos Kristal. Seperti nya menarik, Jika salah satu kalian ada yang berjenis kristal ini."


Lalu, Shinji pun memberikan kristal itu kepada salah satu Slime dan Slime itu pun memakan nya.


Sesaat Slime melahap Chaos Kristal tiba-tiba asap hitam pekat menyelimuti Slime yangana membuat Shinji mundur beberapa langkah.


Dalam asap hitam itu, Slime yang memakan chaos kristal melahap Slime lain disekitarnya.


Shinji pun merasa khawatir melihat proses itu. "Navigator, apakah semuanya ini baik-baik saja?"


Kling!


[Jawab. tidak ada deteksi bahaya dan ini adalah proses perubahan dari Slime.]


Beberapa saat kemudian, asap hitam mulai menghilang dan terlihatlah sosok Slime dalam bentuk pria besar berotot dengan gigi taring yang tajam dan lidah yang panjang.



Seusai proses usai, Slime itu berlutut satu kali dihadapan Shinji, "Terimakasih, master. Saya mendapatkan makanan yang sangat lezat. Apa perintah anda?"


Disaat Slime manusia hitam itu memberikan penghormatan, Slime yang lain juga mengikut berbaris memberikan penghormatan nya.


Melihat sosok nya yang berubah, Shinji sontak memeriksa statusnya dan dia pun memiliki level 50 serta memiliki unique Skill Predator.


Shinji pun sontak tersenyum melihat nya, "Kemampuan yang menarik dan sama seperti anime yang pernah ku Tonton. Maka dari itu, aku akan memberikan mu nama Verom dan ku angkat kamu sebagai pemimpin para Slime di Dungeon ku ini."


"Baik, Master. Saya akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan perintah Master," ucap Verom.


"Dengan ini tugas ku selesai. Dan waktu nya untuk bersantai!" batin Shinji.


Lalu, Shinji pun pergi meninggalkan Slime dan pergi ke penthouse untuk memanjakan diri dengan berendam air panas.


"Huahh ... enak nya. Bersantai seperti ini!"


Sambil berendam, Shinji memandangi langit malam meski didalam ruangan.


"Meski ini langit buatan tetap saja indah di pandang."


...# Let's Build Dungeon With Bug System #...