
...Dungeon 105. Kay In Goblin Nest Part II...
Di sarang Goblin, Kay masih bertarung dengan raja Goblin yang mana raja Goblin sedang berlari dan mengayunkan pedang nya kearah Kay.
Melihat serangan itu, Kay pun menghindari serangan dengan teknik nya.
"Soru."
Setelah menghindari nya, Kay melanjutkan serangan nya dengan melompat tinggi kearah leher raja Goblin lalu, menusuk nya hingga dia menjerit kesakitan.
"Gwuahhhh! Bjingan!" ucap raja Goblin seraya mengunakan tangan kiri nya untuk menahan darah.
Lalu, Raja Goblin mengayunkan pedangnya kearah Kay. Namun, Kay berhasil menghindari nya dengan melompat keatas mengunakan teknik Geppu.
Setelah itu, Kay pun memasukan pisau dan mengeluarkan pedang besi.
"Mati kau, Raja Busuk!" seru Kay seraya melompat kembali kebawah dan menusuk kepala raja Goblin hingga darah pun keluar membasahi tubuh Kay. Lalu, Raja Goblin mati dan jatuh ke tanah.
Semua Goblin terdiam atas keberhasilan, mereka tidak marah atau mendukung Kay.
Tidak lama kemudian, salah satu Goblin berlari kedalam seraya berseru.
"Ada Mu-" sebelum Goblin itu menyelesaikan. Dia dihempas mati oleh palu Orc yang ada dibelakang dan menyerang markas Goblin.
"Gwuahhhh!" Raungan Orc
Saat raungan itu, dua Orc lagi muncul dari belakang nya dan yang ada di markas Goblin ada tiga penyusup Orc.
Para Goblin sontak mengangkat senjata nya namun, mereka memiliki level lebih rendah dibandingkan para Orc membuat nya dengan mudah mengalahkan Orc hingga membuat lusinan korban dari Goblin.
Lalu, ketiga Orc itu melihat Kay dan Raja Goblin yang sudah mati. Mereka sontak menghampiri Kay.
Melihat itu, Kay tidak tinggal diam. Dia mengambil pedang milik raja Goblin hingga kedua tangan Kay memegang pedang.
"Dual Swordman," gumam bangga Kay.
Tanpa membuang waktu lagi, Kay pun berlari dan melompat jauh ke sisi badan Orc lalu, menusuk nya dengan pedang besi tepat di dadanya.
Setelah itu, Kay melepaskan pedang besi yang tertancap di dada Orc. Lalu, melompat kembali mengunakan Geppu kearah Orc lain dan Orc itu melesatkan palu nya namun, gerakan Kay lebih cepat dan menusuk rahang Orc dari bawah dagunya dengan mengunakan pedang Raja Goblin.
"Dua."
Melihat rekan nya tertusuk, Orc yang terakhir mengayunkan palu nya dan tepat mengenai dada Orc yang tertusuk di rahang nya kearah Kay tapi Kay berhasil menghindari dan berlari kearah mengunakan palu milik Orc itu dan mengeluarkan pisau besi dan menusuk lehernya seraya merapalkan skill yang lain.
"Firebolt."
Beberapa saat kemudian, Orc itu mengeluarkan api dari dalam dan mati.
"Tiga," gumam Kay seraya mendarat ke tanah.
Dengan ini pertarungan selesai, Kay melihat sekeliling para Goblin terlihat kagum dengan kemampuan Kay dan tidak lama kemudian, seluruh Goblin satu-persatu bersujud kearah dan berseru satu kata.
"Raja, pimpin kami!" seru serempak para Goblin.
Mendengar itu, Kay sempat bingung menatap heran dengan apa yang mereka katakan.
Namun, Kay menyadari sesuatu yang mana saat seseorang berhasil mengalahkan seorang raja maka seseorang itu pantas untuk menjadi raja mereka dan itulah salah satu dari hukum Rimba. Selain itu, ini adalah misi sebenarnya dari Master nya.
Memahami itu, Kay pun berpikir bahwa ini kesempatan untuk menunjukkan kemampuan Goblin yang sebenarnya.
Tidak seperti raja bodoh itu yang memperlakukan anak buah nya semena-mena.
Setelah membulatkan tekad, Kay melangkah dan mengambil pedang milik Raja Goblin sebelum nya. Lalu, menancapkan nya ke tanah.
"Kalian, Dengar! Mulai hari ini aku adalah Raja kalian! Dan, aku tidak akan seperti Raja bodoh itu! Aku akan membuat pasukan hebat dan mensejahterakan kalian! Maka dari Tunduk lah kepadaku dan Dungeon Master Shinji!"
"Baik, Yang mulia!" jawab serentak para Goblin.
Dan, mulai saat itu. Kay menjadi seorang Raja Goblin Hutan Meiya.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...