Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Final Dungeon 123. The God's Choice



...Dungeon 123. The God's Choice...


Nexus Dungeon saat ini sudah berada didalam perlindungan unit yang luar biasa, Poin dan keuangan yang berlimpah serta Shinji sendiri hidup dengan sangat mapan memiliki ketiga poin duniawi,


Harta, Tahta dan Wanita..


Setahun kemudian ....


Shinji saat ini sedang duduk termenung melihat aktifitas ketiga Istri dan putra nya yang lahir dari Flare yang sudah beberapa bulan.


"Nyaman nya, kehidupan ini lah yang ku inginkan," gumam Shinji dengan senyuman kecil.


Tidak lama kemudian, tiba-tiba sebuah lingkaran sihir muncul dibawah Shinji. Dia pun sontak bangkit berdiri.


"Apa-apa ini?!"


Lalu, cahaya lingkaran sihir semakin besar. Laluna yang menyadari itu, dia sontak menoleh kearah Shinji.


"Shinji!" seru Laluna seraya berlari dan mengulurkan tangan nya.


Shinji yang juga melihat itu, dia pun ingin berlari kearah Laluna akan tetapi kaki nya seakan-akan menempel pada lingkaran sihir. Dia pun hanya bisa mengulurkan tangan nya juga. "Laluna!"


"Shinji!"


Sebelum tangan Shinji tergapai oleh Laluna, Shinji pun tiba-tiba menghilang bersamaan dengan lingkaran sihir dan hal itu membuat Laluna menangis. "Shinji!! Kenapa Dewa membawa orang kucintai? Kenapa?!"


Laluna mengucapkan seperti itu lantaran dia tahu lingkaran sihir itu merupakan lingkaran sihir tingkat mistik, Sariel atau sihir waktu.


Di dimensi gelap, Shinji yang setengah sadar. Dia terombang-ambing di langit gelap.


Tidak lama kemudian, Shinji pun tersadar yang mana dia melihat sekitar nya hanya ada kegelapan.


"Dimana ini?"


Lalu, Shinji mengerakkan tubuh nya dan mencari pijakan namun tidak berhasil. Dia hanya bisa berenang untuk memahami sekitar nya.


"Laluna! Lunox! Kamu mendengar ku? Dimana kamu?!""


Walaupun, Shinji terus berseru namun, tidak ada satu jawaban pun yang terdengar.


Walaupun begitu, Shinji terus-menerus memanggil dan tetap tidak ada suara ataupun tanggapan.


"Apa yang terjadi kepada ku?" Shinji mencoba berteriak lagi. "SIAPAPUN? TOLONG AKU!"


Sesaat kemudian, Shinji mendengar suara pria berat didalam dunia gelap.


"Selamat datang di dimensi ku, wahai Dungeon Master!"


"Siapa itu?" tanya Shinji.


Tidak lama kemudian muncul sosok raksasa yang memiliki mata enam dan tangan nya yang besar menadahkan Shinji serta menjadikan pijakan untuk nya.



Setelah kemunculan sosok itu, sosok besar itu mengendalikan tubuh Shinji dari melayang menjadi berdiri tegak meski begitu seluruh tubuh Shinji tetap tidak bisa digerakkan.


"Kerja bagus, Dungeon Master Shinji. Aku suka dengan kecepatan perkembangan mu," ucap suara berat dari sosok raksasa yang mengisi seluruh dimensi.


"Maka dari itu, Aku The Great Dungeon mengutus mu untuk memperbaiki dunia. Gunakan kemampuan mu untuk dunia yang baru!" sambung ucap The Great Dungeon.


Seusai mengatakan itu, lingkaran sihir berlapis muncul diatas dan dibawah Shinji. Lalu, memunculkan cahaya dari kedua sisi lingkaran dan menyelimuti tubuh nya hingga pandangan Shinji tertutup seutuhnya.


"Apa-apaan ini?! Aku tidak mengerti!" seru batin Shinji.


Seusai tubuh Shinji menghilang dari Dimensi The Great Dungeon, The Great Dungeon memanggil seseorang.


"Heraia, kenapa kamu sangat ingin Dungeon Master membunuh pahlawan?"


"Mengerti lah Dewa The Great Dungeon. Aku beberapa kali gagal memilih kandidat untuk membunuh pahlawan dan rata-rata mereka sangat naif dengan tidak membunuh pahlawan sehingga menimbulkan peperangan kembali," jawab Heraia.


Tidak lama kemudian, sosok Dewi berambut biru datang memotong pembicaraan.


"Tapi, apakah kalian tidak kasihan dengan Shinji? Seperti yang kalian tahu kehidupan dahulu nya sangat menderita dan hanya untuk bekerja maka dari itu, dia memilih menjadi Dungeon Master untuk hidup santai," jawab Dewi berambut Biru.


"Dewi Kehidupan, Melfina. Kamu memang sosok yang pengasih dan Aku pikir hidup santai selama seratus tahun lebih sudah lebih dari cukup," jawab Heraia.


"Tapi ... Tetap saja ..." gumam ngelak Melfina.


"Melfina, kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah memberikan kemampuan untuk Dungeon Master Shinji melebihi rata-rata," jawab The Great Dungeon.


"Jika begitu, hilangkan ingatan nya! Agar dia bisa menikmati petualangan nya dan menjalankan misi dengan tenang," jawab Melfina.


"Baiklah, Ingatan nya akan ku hapus dan kembali masa reinkarnasi sebelum menjadi dungeon Master," jawab The Great Dungeon.


"Tunggu! Bukankah itu dia harus menunggu 103 tahun." Heraia terpikir sesuatu. "Mungkin kah ..."


"Benar sekali, Pahlawan tidak harus dibunuh melainkan anak dari sang Dungeon master itu sendiri. Selain itu, dia bisa menikmati petualangan nya selama 100 tahun, Bagaimana menurut kalian?" jawab The Great Dungeon.


Mendengar itu, Heraia tersenyum lebar. "Ide yang bagus. Aku menyetujui nya."


"Aku juga setuju," sambung Melfina.


"Sebuah pengalaman dan pengetahuan tidak akan pernah hilang. Mari kita lihat aksi dari pilihan kita semua!"


"Baik," jawab serempak Heraia dan Melfina.


...# Let's Build Dungeon With Bug System #...


Hei, guys. Terimakasih kepada kalian yang sudah membaca novelku ini meski sepi dan cerita nya sedikit ngawur. Hehehe, Maaf.


Karena sudah bingung dan kurang menarik novel ini maka aku tamat kan.


Terimakasih kepada kalian yang sudah membaca, memberikan gift, vote dan komen nya. Karena kalian, aku tetap semangat untuk update.


Kepada kesempatan ini, aku akan mempromosikan novel dengan gendre Fantasy urban- Karir super berjudul.


Penyihir Terkuat Reinkarnasi Di Dunia Modern.



Novel ini menceritakan


Felix Von Aldebaran seorang pahlawan, Raja dan penyihir terkuat di Dunia Phantasia. Meski begitu, Felix tetap lah manusia biasa yang mana dia ngalami tua dan meninggal dunia di usia 180 tahun.


Dan, sesaat Felix meninggalkan dunia. Dia bertemu dengan seorang Dewi yang sebelumnya pernah di temui nya.


Lalu, Dewi menawarkan sebuah permohonan untuk Felix karena dedikasi nya di dunia Phantasia.


Mendengar itu, Felix pun meminta hidup kembali ke Bumi tempat dimana sebelumnya Felix reinkarnasi di dunia Phantasia.


Dewi itu pun mengabulkan nya dan Felix pun bereinkarnasi menjadi Rain, seorang pemuda yang besar di panti asuhan.


Dan, seiring berjalannya waktu. Rain pun tersadar bahwa bumi yang ditempatinya itu bukan lah bumi yang dulu melainkan Bumi yang tidak jauh dari dunia yang lain yang mana ada nya pahlawan, Dewa, Monster, Alien dan sebagainya.


Jika sempat baca ya dan jangan lupa tinggalkan like dan komen nya.


Oke, sampai jumlah di novel selanjutnya ...


Dan ..


Selamat hari raya Imlek tahun 2574, gong xi fa cai!