
...Dungeon 102. Teknik Kyushiki dan Laporan Imigrasi Goblin....
Teknik Kyushiki adalah teknik bela diri yang diadaptasi dari anime yang pernah Shinji tonton di kehidupan sebelumnya dan teknik Kyushiki terdiri dari sembilan jurus diantaranya;
Soru, teknik Teleportasi jarak dekat dengan jarak sekitar 100 meter yang mana sebelumnya merupakan teknik gerakan cepat namun, Shinji merubahnya;
Geppo, teknik melompat jauh dengan mengunakan tendangan keras ke udara sehingga para penggunanya dapat memperlakukan udara seperti pijakan, sehingga mereka dapat melompat lebih tinggi lagi atau bahkan bergerak di udara tanpa perlu mendarat serta mampu berdiri di udara;
Rankyaku, dalam teknik ini penguna tidak perlu membawa senjata lagi lantaran teknik akan bisa pedang yang mana teknik ini akan akan meluncurkan angin tajam untuk menebas lawan mereka;
Shigan, pengguna Kyushiki ini mampu menggunakan jari mereka sebagai pistol. Jari-jari terlatih pengguna Kyushiki dapat ditusukkan dengan sangat cepat untuk menembus tubuh musuh mereka;
Tekkai, teknik Kyushiki ini mampu menjadikan tubuh mereka menjadi sekeras logam hingga kebal terhadap serangan benda tajam;
Kami-e, teknik Kyushiki yang mana para penguna Kyushiki menjadikan tubuh mereka sefleksibel kertas, sehingga mereka lebih mudah untuk menghindari serangan;
Rokuogan, teknik yang satu tingkat diatas shigan yang mana penguna nya mampu melesat enam tembakan shigan sekaligus kepada lawan dan terlihat seperti tembakan beruntun;
Hyper Tekkai, ini teknik yang ku buat sendiri dengan pengembangan dari teknik Tekkai yang mana teknik ini mampu menahan serangan sihir bahkan memukulnya;
Dan, terakhir Impact. Serangan Teknik Kyushiki ini berbeda dari serangan kedelapan lainnya karena serangan ini mengunakan tapak dan mampu menghancurkan organ dalam lawan nya.
Itulah teknik Kyushiki yang telah Shinji buat sebagai teknik khusus Nexus Dungeon.
Selain Senja, Beta dan Kay pun menguasai teknik Kyushiki ini.
Dan, saat ini salah satu pengguna Kyushiki berada di Kota Ryu, Senja.
Setelah berhasil mengalahkan para Goblin dan menyelamatkan warga, Albert mengajak Senja dan perwakilan warga untuk mengadakan pertemuan.
"Terimakasih, Nona dan Tuan telah menyelamatkan kami dan mengungsi ke kota ini," ucap perwakilan warga dengan membungkukkan badannya.
"Iya, Nona juga berhasil menyelamatkan kota ini. Terimakasih," sambung Albert yang juga menundukkan kepalanya dan Selana pun mengikuti nya disamping.
"Ah, tidak perlu sungkan seperti itu. Bukan kah sudah sewajarnya kita harus tolong menolong. Hahaha .... Dan, kebetulan juga aku ingin pergi ke Prontera untuk mendaftar diri sebagai petualang."
Mendengar itu, warga perwakilan dan Albert menegakkan badan nya. Lalu, saling bertukar senyum.
"Nona, aku pikir anda seorang petualang atau tentara bayaran?" tanya Selena.
"Bukan. Bukan. Aku belum menjadi petualang dan tentara bayaran. Tapi, aku sangat ingin menjadi kedua nya. Lebih dari itu, aku juga ingin menjadi pedagang, ahli kimia, Ahli pembuat senjata dan ... pokok nya semua ingin kuasai. Hihihiih ...." ucap bangga Senja dengan tawa kecil.
"Ehh?!" gumam dasar Selena.
Sedangkan, Albert dan para warga hanya tertawa kecil mendengar nya. Lalu, Albert pun batuk secara sengaja dan mengalihkan topik.
Senja dan Selena pun sontak beralih pandang ke perwakilan warga.
"Serangan berawal ..."
Perwakilan warga itu pun menceritakan yang mana di pagi hari, tiba-tiba desa nya diserang oleh segerombolan Goblin yang mana para Goblin itu menjarah semua makanan, hasil kebun dan peternakan. Lebih dari itu, mereka membunuh pria dan anak laki-laki lalu, memprkosa wanita dan anak perempuan didesa itu bahkan sampai ada yang mati.
Melihat itu, beberapa warga ada yang berhasil kabur namun, beberapa Goblin tetap mengejarnya sampai dia tiba di dekat kota Ryu dan bertemu Senja.
"... Begitulah cerita nya."
Mendengar itu, Albert mengerutkan keningnya. "Mungkinkah ini ... Imigrasi Goblin!"
Perwakilan warga pun mengangguk kepalanya, "Sepertinya Begitu."
"Imigrasi Goblin? Apa itu?" tanya Senja.
"Imigrasi Goblin adalah bencana kecil yang ditimbulkan oleh sekelompok Goblin yang terorganisir yang mana mereka di pimpin oleh raja dan ratu untuk menjarah, menculik dan membunuh warga desa," jawab penjelasan Albert.
"Seperti ini bahaya!" sambung cemas Selena.
"Iya, ini sangat berbahaya apalagi jika mereka berhasil masuk kota dan menjarah nya," sambung Albert.
Mendengar itu, Senja yang diam dan mendengarkan. Lalu, dia pun memberikan pengalaman nya.
"Lunox, berikan pengalaman ku ini kepada tubuh utama!" seru batin Senja.
[Baik, Master.]
Dan, ditempat yang berbeda. Shinji yang sedang bersantai bermain game tiba-tiba mendapat ingatan Senja yang mana dirinya satu lagi sedang mengalami permasalahan imigrasi Goblin.
Memahami itu, Shinji sontak menghentikan aktifitas nya sebenarnya dan menurunkan stick game nya.
Nami yang sedang bermain dengan Shinji, dia pun memperhatikan nya.
"Ada apa, Master?"
"Di hutan Meiya sedang terjadi imigrasi Goblin dan aku harus melakukan sesuatu."
Mendengar itu, Nami pun menjadi sedikit cemas mendengar nya.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...