
...Dungeon 23. Kedatangan Albert dan Mia....
Beberapa hari kemudian, terlihat seorang pemuda Elf bersama dengan Elf wanita datang ke Dungeon Azure dan pemuda Elf itu tidak lain, Albert Harrifenas yang diasingkan oleh ayahnya sendiri.
"Tuan Muda, kita sudah sampai," ucap Elf Wanita.
"Iya, Aku tidak menyangka Dungeon berada di tempat kumuh seperti ini," jawab Albert seraya melangkah pelan dan melihat sekeliling.
Albert bisa memberikan komentar seperti itu karena tidak terlihat bangunan yang layak di huni dan air nya sudah kotor menghitam.
Tidak hanya Albert, wanita Elf itu juga melihat sekeliling dan yang dilihat nya hanyalah Slime.
"Tuan Muda Albert, apakah anda yakin ada dungeon ditempat seperti ini?" ucap wanita Elf.
"Iya. Aku yakin, Mia," jawab Albert dengan senyuman.
Mia merupakan sosok wanita Elf yang memiliki rambut hijau panjang dan berbadan tinggi.
Disaat melihat Mia, Albert teringat bahwa sosok nya merupakan pelayan yang setia dan sosok penting di istana namun, dia memutuskan untuk bersama dan melayani Albert.
Memikirkan itu, langkah Albert terhenti begitu Mia yang mengikuti nya.
"Mia, apakah kamu yakin untuk mengikuti ku? padahal kamu bisa saja menjadi kepala pelayan jika tetap tinggal di istana ..."
Mia yang mendengar itu, dia pun menggelengkan kepalanya dan tersenyum.
"Tuan Muda Albert, saya sudah memutuskan untuk menjadi pelayan pribadi anda. Apapun kondisi anda saat ini, saya akan tetap melayani anda," jawab Mia dengan tangan nya berada di dada dan menundukkan kepalanya.
"Terimakasih, Mia," jawab Albert.
Setelah itu, Mia dan Albert pun saling bertukar senyum lalu, melanjutkan langkahnya.
Sampai mereka diujung perjalanan yang mana melihat sebuah pintu kayu yang menempel pada bukit diujung reruntuhan bangunan.
"Tuan muda, itu Dungeon nya!" seru senang Mia.
"Iya, Mia. Ayo kita bersiap!" seru Albert seraya mengambil pedang.
"Baik, Tuan Muda," jawab Mia yang juga mengambil senjata berupa tongkat sihir.
Setelah itu, mereka pun masuk kedalam Dungeon.
Disisi lain, Shinji yang sedang makan. Dia pun mendapat pesan dari Navigator.
Kling!
[Peringatan. Dungeon telah disusupi oleh Dua Elf.]
Mendengar itu, Shinji sontak menghentikan aktifitas makan nya.
"Navigator, buka camera pengawas!"
Camera pengawas adalah salah satu dari fitur Dungeon yang diberikan kepada Dungeon Master atau unit terpercaya. Dengan fitur itu, Shinji mampu melihat dan mendengar di seluruh sudut Dungeon.
Lalu, saat layar udara camera pengawas terbuka dihadapan Shinji. Dia pun melihat pertarungan yang tidak seimbang antar kedua Elf dengan man Doll.
Yang mana kedua Elf itu adalah Mia dan Albert.
Buk!
Albert pun terpental jauh oleh tendangan man Doll.
Mia yang melihat itu, dia sontak berlari menghampiri Albert. "Tuan muda!"
Albert yang tengah meringis kesakitan, dia pun memaksakan dirinya untuk melihat keadaan Mia yang sudah tidak sadarkan diri.
"Mi .. a-" ucap Albert yang terbata-bata dan meluruskan tangan nya.
Sebelum menyelesaikan ucapannya, Albert pun jatuh pingsan.
Beberapa saat kemudian, Albert pun tersadar dan membuka mata nya yang mana pandangan pertama nya melihat atap batu disertai dengan sensasi empuk di punggung nya.
Sesaat kemudian, Mia melihat Albert dengan jarak yang dekat. "Tuan muda, anda sudah sadar!"
Albert yang melihat Mia, dia menyadarkan diri sepenuhnya dan bangun dari rebahan nya.
"Mia, ini dimana?" tanya Albert seraya melihat sekitar nya yang mana dia melihat kamar tidur dan dia sendiri berada di atas kasur.
"Saya juga tidak tahu," jawab Mia.
Sesaat kemudian, pintu pun terbuka yang mana pandangan Albert dan Mia teralih pada pintu masuk yang mana sosok yang masuk ruangan ialah Shinji dan Rose.
"Bagaimana keadaan kalian?" tanya Shinji.
"Saya sudah lebih baik. Terimakasih, Tuan telah menyelematkan saya dan pelayan saya," ucap Albert dengan menundukkan kepalanya.
"Seperti nya salah paham. Aku bukan yang menyelamatkan kalian. Tapi, mungkin yang sudah menyakiti kalian," ucap Shinji.
Mendengar itu, Albert sontak mengembalikan posisi kepala nya. "Apa maksud, Tuan?"
"Aku Shinji Ikari, seorang Dungeon Master."
Albert dan Mia yang mendengar itu, mereka sontak terkejut.
Lalu, Albert juga beranjak dari tempat tidur dan membungkukkan badannya begitu juga Mia.
"Maaf, Tuan Dungeon Master. Kami telah masuk tanpa izin!" seru Albert
"Maaf, Tuan!" sambung Mia.
"Hahaha ... bukankah sudah biasa jika ada penyusup ke Dungeon. Kenapa kalian meminta maaf?"
Lalu, Shinji pun menghampiri Albert dan memegang kedua bahu nya. "Bangun lah!"
"Baik," jawab Albert yang sontak bangun.
Akan tetapi, Mia masih tetap membungkukkan badannya dan berseru.
"Tuan Dungeon Master, saya mohon bimbinglah Tuan muda untuk bisa menjadi Kuat dan menguasai sihir agar dia tidak diremehkan lagi. Saya Mohon!"
Mendengar itu, Albert menjadi tidak enak dengan Shinji. "Mia, apa yang kamu lakukan?!" ucap Albert seraya ingin membangunkan Mia.
Namun, disaat itu Shinji tersenyum dan menjawab nya. "Baiklah, aku akan membantu kalian akan tetapi ada bayaran nya yaitu bekerja lah untuk ku!"
"Baik. Saya akan bekerja untuk anda!" seru Mia.
Albert yang masih bingung dengan keadaan yang menimpa nya, dia pun juga akhirnya memutuskan untuk menerima bantuan Shinji dan bekerja untuk nya.
"Terimakasih, Tuan. Saya akan bekerja sebaik mungkin."
Shinji pun tersenyum mendengar jawaban mereka dan sejak saat itu, Albert dan Mia bekerja untuk Shinji di Dungeon Nexus.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...