
...Dungeon 70. Perang dengan Calon Raja Iblis Part II...
Saat ini Shinji turut gembira pengetahuan tentang perang dari dunia lain bisa dia tetapkan disini sehingga mampu mengalahkan ribuan pasukan calon raja iblis hanya dengan mengunakan 300 pasukan saja.
"Iya, This is Spartan," gumam Shinji melihat peperangan dari balik layar.
Disaat para unit Dungeon Nexus berhasil mengalahkan semua pasukan raja iblis yang tersisa kini hanya Clayman dan pengawalnya.
Dan, Clayman yang melihat pasukan nya dikalahkan dengan oleh Shinji membuat nya kesal.
"Dungeon Master bedebah! Kenapa aku bisa kalah?! .... Tidak, aku belum kalah asalkan membunuh Dungeon Master nya, aku bisa menguasai unit nya dan menjadi raja iblis! Hahaha..." ucap senang Clayman. Lalu, Clayman menoleh kearah wanita yang mengawalnya. "Adik ku, Clemente. Sekarang masuklah kedalam dan bunuh Tuan Dungeon!" seru Clayman.
"Baik, kak. Pisau ku sudah haus darah ... Hihihi..." ucap Clemente.
Lalu, Clemente berlari dan ingin masuk kedalam namun, tiba-tiba muncul Alpha dihadapan mereka yang sontak menendang Clemente namun, Clemente melihat nya dan sontak menghindari nya dengan mundur beberapa langkah.
"Aku tidak akan biarkan kalian masuk!" seru datar Alpha.
"Seperti nya dia lawan yang menarik untuk mengawali darah di pisau ku ini!" ucap Clemente seraya menjilati pisau nya.
Alpha terdiam dan tidak mempedulikan nya.
Seusai itu, Clemente menyerang lagi dengan kecepatan tinggi namun, Alpha dengan mudah menghindari nya dan saat melihat kesempatan Alpha sontak menendang lalu, mengejarnya dan dilanjutkan dengan memukul dengan gerakan yang sangat cepat juga yang membuat Clemente terlempar jauh.
Meski sudah terluka dan babak belur, Clemente bangkit kembali disertai kemarahan.
"Boneka Sialan! aku akan tunjukkan kemampuan ku yang sebenarnya!" ucap Clemente dan dia berlahan merubah sosoknya menjadi demon dengan dua tanduk, cakar yang besar serta ekor demon.
Setelah berubah sempurna, Clemente menyerang kembali dengan kecepatan lebih cepat dan kekuatan nya jauh meningkat. Meski begitu, Alpha masih bisa menghindari nya dengan mudah dan melesatkan skill nya.
"Lightning Skill. Thunder Fist."
Seusai merapalkan itu kepalan Alpha di selimuti petir lalu, dia memukul nya hingga membuat Clemente bentuk demon terpental.
Serang tidak berhenti di situ. Alpha melompat tinggi dan memasang kuda-kuda nya di udara.
"Maximum Lightning Skill. Lightning Dragon Hit!"
Seusai merapalkan itu, muncul naga yang memiliki badan petir mengelilingi tubuh Alpha dan setelah pukulan di lesatkan naga petir itu pergi dan melayang menyerang Clemente hingga dia musnah menjadi debu.
Dan, pertarungan usai dengan mudah nya. Lalu, Alpha mendarat kembali.
Clayman yang melihat itu menjadi kesal dan marah.
"Bedebah! apa yang kamu lakukan terhadap adik kesayangan ku!"
Dalam mengamuk nya, Clayman pun merubah sosoknya dan memunculkan empat tangan, kulit pekat dan mengenakan topeng.
"Hahahaha.... Kalian telah membuatku kesal, kalian akan menghadapi akibatnya!" Lalu, Clayman melesatkan serangan sihir nya.
"Demon Ball!"
Sebuah bola hitam pekat terbentuk dari tangan Clayman dan dilesatkan kearah Alpha.
Meski begitu, Alpha tidak tinggal diam. Dia pun merapalkan sihir balasan nya.
Sesaat kemudian, bola hitam dengan sisik yang tajam muncul di tangan Alpha dan dia melemparkan nya ke sihir Clayman.
Disaat kedua sihir itu berbenturan. Namun, sihir Alpha lebih kuat dan sihir milik Clayman terhisap oleh sihir Alpha.
Clayman yang melihat itu, dia masih bersikap Sombong.
"Hahaha ... aku akui kamu boneka yang hebat tapi kamu tidak akan bisa menahan serangan pamungkas ku!" Lalu, Clayman melesatkan sihir pamungkas nya.
"Demon Blaster!"
Sebuah serangan sihir yang berbentuk ular besar dengan tubuh petir terbang kearah Alpha.
Namun, sebelum mencapai Alpha. Extra Skill Nirvana Alpha masih aktif dan menghisap serangan Clayman.
Melihat itu membuat Clayman terkejut dan ketakutan melihat nya.
"Tidak mungkin. Bagaimana bisa?!" kaget Clayman.
Shinji yang sedang menyaksikan pertarungan itu merasa kecewa dan bosan.
"Aku tidak menyangka Calon Raja Iblis selemah ini."
"Hal itu wajar karena Master dan keluarga Dungeon Nexus sangat kuat," jawab bangga Laluna.
Shinji yang mendengar itu menoleh kearah dan memberikan senyuman.
"Laluna, tidak baik meremehkan lawan."
Laluna yang mendengar teguran ku, dia sontak menundukkan kepalanya.
"Maaf, Master atas kelancangan saya."
Shinji hanya memberikan senyuman untuk menjawab nya lalu, dia kembali kearah layar.
"Alpha, selesaikan!"
"Dimengerti!" jawab Alpha.
Setelah mendapat perintah Shinji, Alpha melanjutkan laju sihir Nirvana kearah Clayman hingga dia terhisap kedalam sihir Alpha tersebut.
Saat para pasukan Iblis yang tersisa melihat kematian Clayman itu, mereka sontak berlutut dan serempak mengatakan.
"Wahai Tuan Dungeon, Kami menyerah! Ampuni kami dan biarkan kami melayani anda!"
Dengan pernyataan menyerah itu, peperangan Shinji dengan Calon Raja Iblis telah usai dengan mudah dan tidak ada korban jiwa.
Melihat itu, Shinji menyadarkan badan nya dan menghela nafas lega.
"Semoga setelah ini, aku bisa bermalas-malasan lagi," batin Shinji.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...