
...Dungeon 89. Kuil Air Kuno, Aquarius dan Mammoth....
Halaman keempat dari buku Dungeon kabut ini ialah lantai air yang mana para monster nya berjenis monster air.
Shinji pun mengutus Alpha lagi untuk memeriksa keadaan disana dan mengalahkan semua monster penjaga hingga dia tiba di Dungeon kuil air Kuno.
Setibanya disana, Alpha pun disungguhi dengan beberapa daratan kecil yang mana ada jembatan pohon yang menghubungkan nya dan disekitar beberapa daratan itu terdapat air.
Alpha pun tidak ingin berlama-lama dan membuang waktu. Lalu, dia menelusuri nya sampai ada ruangan yang mana terdapat danau pelangi didaratkan yang terbesar diantara daratan kecil lainnya.
Melihat keanehan dan keindahan alam itu, aku menyakini bahwa penjaga Dungeon Kuil Air Kuno berada disini.
Shinji pun mencurigai sesuatu, "Alpha, panggil boss penjaga di kuil ini dan minta informasi!" seru telepati Shinji dari balik layar.
"Baik, Master." jawab Alpha.
Maka dari itu, Alpha pun memanggil nya.
"Wahai penjaga Dungeon Kuil Air Kuno, Aku Alpha unit dari Nexus Dungeon memanggil mu!"
Sesaat kemudian air yang ada di hadapan Alpha yang sebelumnya tenang, Tiba-tiba bergetar dan tidak lama lama kemudian muncul sosok wanita berbadan biru es muncul dihadapan nya.
"Aku Penjaga Kuil Air Kuno, Aquarius. Sudah lama sekali tidak ada tamu di kuil air ku ini," ucap Aquarius.
"Dan, ada keperluan apa kamu mencari ku wahai unit cantik, Alpha? Kekuatan? gelar? atau Pria kah?" tanya Aquarius.
Alpha pun tersenyum dan menggelengkan kepala. "Bukan, aku hanya ingin informasi Raja Iblis Revenger?!"
"Jika kamu informasi tentang Raja Iblis Revenger. Dia terkunci di ruang kuil kutukan Dungeon kabut ini dan jika ingin membuka kunci ruang itu, Kamu harus mendapatkan kunci nya yang berada di beberapa jiwa monster yang ada di Dungeon kabut ini. Salah satu nya Mammoth." Seusai mengatakan itu, Aquarius memberikan sebuah bola air kepada ku dan buku Dungeon Kabut yang ada di cincin penyimpanan keluar dengan sendirinya dan bola air itu masuk. "Buka lah halaman kelima maka Monster Mammoth akan datang."
"Baiklah, aku mengerti. Terimakasih, Nona Aquarius."
"Alpha dan Dungeon Master yang ada dibelakang, berhati-hatilah! Raja iblis Revenger dan para penjaga kunci sangat kuat," ucap Aquarius.
"Iya," jawab Alpha dengan anggukan kepala.
Setelah itu, Alpha kembali ke perpustakaan dan halaman kelima pun terbuka.
Menurut pengetahuan dari Kelvin, Monster Mammoth merupakan monster yang sangat besar dan memiliki dua gading yang sangat besar.
"Melawan dia seperti sulit melihat besar nya monster ini dan mungkin dia memiliki skill penyembuhan diri. Lunox, apa pendapatmu?"
[Master. Aku sarankan Master untuk mengerahkan unit raksasa agar lebih efektif.]
"Apa maksudmu, Godzilla?"
[Iya, Master. Dengan ukuran unit Godzilla akan mampu mengimbangi besar nya monster Mammoth.]
"Baiklah, aku akan menerima saran mu!"
Setelah itu, Shinji pergi ke lantai Jurassic dan memanggil Godzilla. Lalu, mengutus nya untuk pergi ke halaman Lima, tanah Kutub Es kuno ditemani oleh Primordial Demon Hitam, Lucifer.
Setibanya Godzilla di ruang tanah kutub Es, dia disambut oleh raungan monster Mammoth yang membuat hujan salju menerpa nya.
Dan, terlihat lah Monster gajah besar itu mulai melangkahkan kakinya kearah Godzilla dengan mata yang sudah merah.
Melihat itu, Shinji sontak memberikan perintah dari balik layar.
"Godzilla, serang dia!"
Mammoth terlihat tidak mau mengalah, dia melakukan serangan balik hingga dua monster raksasa saling bertarung dan membuat ruang gementar.
Melihat petarung mereka, Shinji terkagum-kagum lantaran melihat langsung pertarungan monster raksasa.
Meski mereka memiliki tubuh badan yang sama besar namun, kemampuan Godzilla lebih unggul.
Mengetahui kondisi sudah terdesak, monster Mammoth pun mengeluarkan sihir Es nya hingga terbentuk taring Es besar dari atas.
Shinji yang melihat itu sontak memberikan perintah kepada Lucifer. "Lucifer, hancurkan Es itu!"
"Baik, Master!"
Sesaat kemudian, Lucifer menghilang dan sudah berada di udara dekat es lalu, dia dalam menebas es itu hingga hancur berkeping-keping.
Melihat kemampuan dari Lucifer membuat Shinji kagum.
Kecepatan itu bukanlah berasal dari cepat nya di melangkah melainkan Ultimate Skill yang dimiliki nya yaitu.
Unique Skill Chronos.
Sebuah skill yang mampu menghentikan waktu, kembali ke masa lalu atau pergi ke masa depan.
Meski Shinji memiliki Pelayan yang memiliki kemampuan cheat waktu namun, dia tidak ingin memanfaatkan nya untuk kembali ke masa lalu atau pun mengetahui masa depan karena hal itu sangat tidak menyenangkan.
Raungan kedua monster membuat lamunan ku tersadar lalu, terlihat Godzilla mundur beberapa langkah dan Lunox memberikan peringatan.
[Master, monster Mammoth telah mengalami meningkatkan kekuatan.]
"Pantas saja, dia bisa mendorong Godzilla."
Lalu, Shinji pun memutuskan untuk membantu pertarungan Godzilla.
"Lucifer, patahkan kedua gading monster itu!"
"Baik, Master!" jawab Lucifer.
Lalu, Lucifer pun meluruskan tangan nya dan dalam sekejap mata muncul ratusan pisau di sekeliling gading lalu, Lucifer pun melesatkan ratusan pisau tersebut.
Ratusan pisau terus mengikis kedua gading yang kuat. Godzilla yang melihat itu, dia sontak menghampiri Mammoth dan mematahkan kedua gading itu dengan kedua tangan kecilnya.
Mammoth pun geram kesakitan dan mundur beberapa langkah. Godzilla yang melihat itu, dia pun mengeluarkan laser Api dari mulut nya dan melelehkan kepala monster Mammoth.
Lalu, monster Mammoth pun mati terjatuh dan pertarungan pun selesai.
Saat melihat lawannya kalah, Godzilla meraung keatas sebagai tanda kebanggaan nya.
Melihat nya, Shinji juga menatap bangga.
Tidak lama kemudian, jasad monster Mammoth berubah menjadi gelembung dan memunculkan kunci biru yang melayang di tengah Ruangan.
Melihat kunci itu, Lucifer pun menghampiri dan mengambil nya.
"Oke, dengan ini aku mendapatkan satu kunci!" ucap Shinji dengan senyuman kecil.
Setelah mengambil itu, kami pun kembali dan sekembalinya Lucifer dan Godzilla ke perpustakaan terlihat buku Dungeon Kabut menambah halaman keenam, lantai angin.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...