
...Dungeon 77. Leanne In Syelle Dungeon Part II...
Leanne yang telah mengalahkan King Direwolf, saat ini dia berada di lantai 12 dan masih akan terus melangkah hingga kelantai Dungeon Master Kyu.
Lalu, disana Leanne melakukan pertarungan-pertarungan kecil dengan beberapa monster di lorong dungeon hingga dia pun tiba dilantai 20. Boss lantai yang kedua.
Pada lantai ini, Leanne berhadapan dengan monster ular raksasa hitam dan dengan mata Demon Eyes nya. Leanne melihat status monster tersebut.
[Black Viper. Level 60. HP: 34.000 / 34.000. Mana: 1.000. Sihir: High Poison. Kelemahan: Petir.]
Leanne yang melihat kelemahannya itu membuat dirinya bingung.
“Petir? Sudahlah! Aku akan hadapi dengan Sihir miliku sendiri!” batin Leanne.
Sriiisss!
Ular pun mulai menjalar kearah Leanne dan dia pun dengan cepat mengambar Sihir kesetaraan. Lalu, dia menjadi level 60 selama 10 menit.
Setelah itu, Leanne tersenyum lebar dan melancarkan Sihir berikutnya.
“Accelaration!”
“Boost!”
Seusai merapal itu, Leanne bergerak sangat cepat lalu melompat dan menendang kepala ular itu.
Bukkkkk!
Ular itu pun terpental kesamping.
“Ini belum selesai! Dan rasakan kekuatanmu sendiri!” ucap Leanne yang kegirangan senang. Lalu, Leanne melanjutkan serangannya.
“Ice Rocket!”
Prakkk!
Ular yang masih terjatuh di tanah pun menjadi membeku dan Leanne mendarat lalu melihat status dari ular tersebut.
[Black Viper. Level 60. HP: 21.340 / 34.000. Mana: 1.000. Sihir: High Poison. Kelemahan: Petir.]
Saat melihat HP yang masih banyak, Leanne pun melanjutkan serangannya.
“Tidak akan aku biarkan!” ucap Leanne.
Lalu, Leanne pun teleport ke atas ular yang membeku tersebut. Lalu, diudara Leanne mengeluarkan Sihir.
“Fire Rocket!”
Bommmmm!!
Ledakan besar pun mengenai ular besar tersebut namun dirinya masih bertahan dan ular itu pun melakukan serangan balik dengan mulut yang terbuka menjalar kearah atas yang dimana Leanne masih melayang diudara.
Srrrr!
******* ular yang mulut terbuka dengan asap unggu yang keluar dari mulutnya dan ingin menyantap Leanne.
Leanne yang melihat itu, dia pun tersenyum.
“Kena kau!” gumam Leanne.
Lalu, Leanne pun termakan oleh ular tersebut. Namun, beberapa saat kemudian ular itu menjadi mengembung dan mulutnya keluar uap dingin. Setelah itu terjatuh.
BUKKKKK!
Ular itu pun terjatuh dan seluruh organ dalam ular itu membeku.
Tidak lama, disisi kulit samping ular itu terpecah menjadi lubang besar dan Leanne pun keluar dari sana.
“Huffuu … dinginnya!” gumam Leanne.
Pertarungan pun usai dan Leanne melanjutkan perjalanannya kelantai selanjutnya.
Yang mana perjalanannya, Leanne melawan monster-monster kelas tinggi hingga lah dia tiba di lantai 30, sebuah ruangan santai karyawan dan terlihat disana ada empat wanita yang memiliki fisik dan rambut kuning yang sama dengan lainnya namun perbedaan nya terletak pada potongan dan gaya rambutnya sedang bermain kartu.
Leanne yang melihat itu, dia pun sedikit terkejut dan terbengong.
“Eh?!” ucap serempak empat wanita tersebut.
“Halo,” sapa Leanne kepada wanita kembar tersebut.
Empat wanita itu pun menyadari kehadiran Leanne dan menghentikan permainan kartunya.
“Aku mohon tunggu sebentar!” ucap salah satu wanita.
“Silahkan!” jawab Leanne.
Lalu, empat wanita itu mempersiapkan dirinya dengan mengenakan baju jirah dan mengambil senjatanya. Leanne yang sedang menunggu mereka, dia pun melihat status mereka.
Status ketiga, wanita itu pun sama dan Leanne pun tersenyum dengan melihat ras mereka.
“Homunculus kah?! makhluk yang di ciptakan dengan ilmu alchemist? Jadi teringat para girl di desa Homunculus, ” batin Leanne.
Tidak lama kemudian, mereka pun selesai mempersiapkan diri dan mereka menghadap Leanne.
“Terima kasih telah menunggu kami,” ucap salah satu wanita homunculus.
“Tidak masalah,” jawab Leanne.
Lalu, salah satu dari mereka mengunuskan pedangnya kearah Leanne.
“Wahai Petualang, selamat anda telah naik sampai sejauh ini maka nanti pemilik kami akan memberikan hadiah kepadamu. Tapi sebelum itu, kalahkan dahulu kami,” ucap datar wanita homunculus.
“Hua, datar sekali omongannya dan tanpa ekpresi,” batin Leanne.
Sesuai mengatakan itu, ketiga wanita homunculus juga mengunuskan senjatanya.
“No 7, No 6, No 5. Formasi X!” seru salah satu homunculus.
“Siap!” jawab Homunculus yang lain dan mereka mengepun Leanne dari empat arah.
Leanne meregangkan tangannya keatas.
“Sekarang saat aku mencoba Sihir ku!” ucap Leanne dengan tersenyum lebar.
Empat Homunculus itu pun menciptakan Sihir dari pikirannya dan membentuk Sihir di depan dahinya.
“Light Arrow!”
“Ice Arrow!”
“Lightning Arrow!”
“Fire Arrow!”
Keempat panah berbeda dilesatkan pada masing-masing homunculus kearah Leanne yang ada di tengah dan Leanne yang melihat itu dia hanya meluruskan tangan kanannya dan memunculkan Sihir ditelapak tangannya melalui pikirannya dan merapal nya.
“Magic Cancel!”
Keempat panah itu menghilang oleh Sihir yang dibuat oleh Leanne.
“Tidak mungkin!”
“Kita harus lebih kuat lagi!”
Para homunculus melesatkan lebih banyak anak panah dengan berbagai jenis namun tetap saja gagal dan Leanne yang melihat kekuatannya itu pun dia tersenyum lebar.
“Tidak mungkin!”
“Jika begitu serangan fisik!”
Para Homunculus melanjutkan serangan dengan mengunakan senjatanya dan berlari menyerang Leanne.
“Sekarang giliran ku!” seru Leanne yang tersenyum lalu, dia merapalkan Sihir.
“Kesetaraan!”
Level Leanne pun berubah menjadi 70 dan melanjutkan melukis Sihir.
“Accelaration!”
Serangan para homunculus yang sudah dekat dengan Leanne pun berhasil dihindari dengan mudah dan dalam kecepatan yang tinggi Leanne memukul satu persatu mereka. Tapi serangan Leanne itu tidak berarti untuk para homunculus tersebut.
“Belum selesai!” seru Leanne yang ingin melanjutkan serangannya.
“Bos! Bos! Bos! Bos! Maksimum Boost!”
Leanne yang telah merapal Boost lima kali maka kekuatannya pun menjadi lima kali lipat dan itu berlaku satu kali serangan hingga dalam satu serangan saja, level Leanne menjadi 350. Leanne pun tersenyum dan dia pun melesatkan Sihir nya.
“Ice Bom.”
Cussssss!
Serangan Sihir yang begitu kuat dari Leanne membuat seluruh ruangan membeku termasuk ketiga homunculus dan tidak lama ketiga homunculus berubah menjadi gelembung.
Seusai serangan itu, level Leanne pun kembali seperti semula dan pemberitahuan pun datang dari Lunox.
Ding!
[Lapor. Selamat anda telah naik level 23!]
Seusai itu, Leanne pun melanjutkan perjalanannya menuju lantai tertinggi, lantai 40.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...