Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Dungeon 110. Keputusan Senja dan Evolusi Kay



...Dungeon 110. Keputusan Senja dan Evolusi Kay....


Di kota kecil Ryu, Albert bersama Selena, Senja dan beberapa warga lainnya sedang berdiskusi tentang imigrasi Goblin.


"Seperti nya kita harus memberitahu Assosiasi Tentara Bayaran atau Assosiasi Petualang tentang hal ini," ucap salah satu Warga.


"Seperti nya hanya itu solusi nya," jawab Albert.


Selena dan beberapa warga yang hadir pun menganggukkan kepalanya. Tapi tidak dengan Senja.


Senja dengan senyuman lebar mengangkat tangan nya dan mengajukan diri.


"Aku saja yang menangani nya!"


Mendengar itu, Albert yang lain terkejut meski mereka tahu Senja sosok yang memiliki kemampuan hebat namun, Albert sendiri kurang yakin.


"Nona Senja, ini adalah misi yang berbahaya! Biarkan kamu dibantu oleh beberapa petualang atau unit master Shinji. Nanti aku yang minta izin!"


Mendengar itu, Senja tersenyum kecil.


"Tenang saja, aku tidak kalah kuat dari unit Nexus Dungeon. Hihihi ..." ucap bangga Senja.


Melihat senyuman bangga Senja, Albert tersenyum.


"Baiklah. Tapi, berhati-hatilah! Jika memang kamu terdesak, kabur lah! Karena keselamatan lebih penting dari pada misi."


Senja pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Iya, aku mengerti."


Lalu, pada malam itu juga Senja pergi meninggalkan kota kecil Ryu.


Ditempat yang berbeda terlihat para Goblin pun membuat pesta dengan api unggun di tengah desa untuk merayakan kemenangan mereka melawan Orc.


Mereka menari dan bernyanyi. Kay yang melihat itu, dia pun tersenyum kecil.


Ditengah pesta itu, salah satu goblin menghampiri Kay dengan gelisah dan lari terburu-buru.


Kay yang melihat itu sontak menoleh kearah Goblin tersebut.


"Ada apa?"


"Ada boneka Sihir!" seru panik Goblin.


Kay yang mendengar itu, dia sontak bangkit berdiri. "Dimana dia?"


"Disini," jawab suara wanita yang berada dibelakang Kay.


Mendengar itu, Kay sontak berbalik badan dan beberapa Goblin yang lain sontak menghentikan aktifitas nya dan mengangkat senjata mereka.


Lalu, Kay pun melihat sosok wanita imut berbadan tidak begitu tinggi dengan rambut pirang dan dia pun tersenyum lebar.


"Siapa kamu? Boneka sihir secantik ini hanya ada di Nexus Dungeon. Apakah kamu unit Nexus Dungeon?" tanya Kay.


Wanita itu pun tersenyum lebar, "Hehe ... Aku Senja, unit khusus luar Dungeon dan kedatangan ku kesini untuk menemui mu, Kak Kay."


Mendengar itu, Kay tersenyum dan memberikan kode kepada Goblin yang lain untuk menurunkan senjata mereka dan para Goblin menurutinya.


"Nona Senja, mari kita bicara didalam!"


Lalu, mereka masuk ke yang dijadikan rumah raja Goblin dan berbicara empat mata disana.


"Jadi, kenapa Nona Senja berada disini?"


"Aku ingin mencari informasi tentang Dungeon Goblin yang sedang imigrasi ke luar Dungeon. Apakah Dungeon di luar sana termasuk unit Dungeon Goblin?"


"Bukan, mereka hanya Goblin biasa. Namun, aku mendapatkan informasi bahwa Dungeon itu berada tidak jauh dari sini," jawab Kay.


"Kenapa kamu tidak menyerang nya?"


"Aku tidak mendapatkan perintah seperti itu dari Master. Aku hanya di tugaskan untuk menjadi raja Goblin di hutan Meiya ini," jawab Kay dengan senyuman kecil.


"Begitu kah. Terimakasih atas informasinya," ucap Senja seraya bangkit berdiri.


"Kak Senja, apakah kakak akan berangkat malam ini juga?"


"Iya," jawab Senja dengan senyuman dan anggukan kepala.


"Berhati-hatilah, Kak Senja! Menurut informasi juga penjagaan Dungeon itu sangat ketat dan kuat."


"Tidak perlu khawatir, aku ini sangat kuat lho kak Kay. Hihihi..." jawab Senja dengan tawa kecil.


Kay pun tersenyum, "Begitu. Aku percaya kepada mu."


Senja pun mengangguk kepalanya dan pergi ke luar ruangan namun, sesaat dekat pintu dia teringat sesuatu.


"Oiya, ada barang yang harus kuberikan kepada mu dari Master Shinji."


Senja pun berbalik badan dan menghampiri Kay kembali. Lalu, dia pun memberikan Sepuluh buah Evolusi.


"Ini Buah Evolusi. Yang mana buah ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan evolusi ras sampai tingkat tertinggi."


"Ini bukankah barang yang berharga. Kenapa Master memberikan nya kepada ku?" ucap heran Kay yang enggan menerima buah itu.


"Bukankah kita sekeluarga maka dari itu, Master percaya kepadamu. Jadi, terimalah hadiah ini!"


Mendengar perkataan itu, Kay teringat akan kehidupan sebelumnya yang selalu diremehkan dan tidak dianggap sedikit pun namun, kali ini berbeda. Dia memiliki atasan yang menghargainya bahkan seperti anak nya sendiri bukan seorang bawahan.


Tanpa sadar Kay pun menitihkan air mata nya.


"Baiklah, aku akan menerima nya," ucap Kay seraya menerima buah Evolusi tersebut.


"Kalau begitu, aku pergi dulu. Sampai bertemu lagi, Kak Kay!"


"Iya, sampai bertemu kembali Nona Senja!"


Setelah itu, Senja pun pergi meninggalkan ruangan dan desa Goblin.


Disisi lain, Kay yang sangat menghargai pemberian Master nya. Dia pun sontak menyantap 10 buah Evolusi dan sesaat itu juga Kay geram kesakitan lalu, berubah menjadi ras Goblin tertinggi, Divine Oni.



...# Let's Build Dungeon With Bug System #...