Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Dungeon 58. Gadis desa



...Dungeon 58. Gadis desa....


Beberapa hari kemudian, Shinji yang tengah meneliti ramuan penyembuhan dikejutkan oleh peringatan dari Lunox.


[Master, penyusup aneh telah datang.]


Sesaat kemudian Lunox memunculkan layar udara kamera pengawas.


Lalu, terlihatlah seorang gadis yang berlari tanpa membawa senjata kedalam Dungeon dalam kondisi penuh luka dan sebagian pakaian nya terbakar.


Melihat keadaan itu, Shinji pun merasa iba dan memanggil pelayan nya. "Rose."


Sesaat kemudian, Rose muncul dengan berlutut satu kaki.


"Master, apa perintah mu?"


"Bawa gadis kecil itu ke Ailin agar dapat perawatan!"


"Baik, Master!"


Sesaat kemudian, Rose menghilang dan dalam sekejap berada di gadis yang pingsan dekat pintu.


Melihat gadis itu, Shinji jadi teringat akan pertemuan pertama dengan Leanne.


"Aku harap, dia baik-baik saja mencari Syelle Dungeon."


[Master, tidak perlu khawatir. Leanne sudah dalam pengawasan saya dan dia baik-baik saja. Apakah Master ingin saya membantu dia juga dalam pencarian?]


Shinji pun tersenyum, "Tidak perlu. Biarkan dia lebih kuat dengan kemampuan nya sendiri. Namun, jika ada kejadian yang membahayakan nyawa nya. Tolong dia!"


[Saya mengerti, Master.]


Di ruang berbeda, Rose membawa gadis yang pingsan ke klinik Ailin dan Ailin pun dengan mudah menyembuhkan gadis manusia yang mana membuat nya sontak membuka mata dan memegang tangan Ailin.


"Nona, anda pasti orang yang kuat! Tolong selamatkan desa saya!" pinta gadis desa.


"Itu bukan urusan ku. Aku hanya menuruti perintah Master," ucap Ailin dengan tatapan dingin hingga membuat gadis desa menjadi sedikit takut.


"Hai, gadis desa.Selamat datang di Dungeon ku! Aku Shinji, pemilik Dungeon. Kenapa kamu datang kesini? Dan, apa terjadi?"


Disaat Shinji bertanya itu dan masih posisi berdiri didekat nya tiba-tiba gadis itu memeluk Shinji.


"Tu- Tuan Shinji, Tolong selamat kan desaku!" seru gadis seraya menangis didalam pelukan Shinji.


Shinji yang mendengar merasa simpati kepadanya dan menerima pelukan dia serta menepuk pelan punggung nya.


Lalu, tidak lama kemudian. Shinji juga melepaskan pelukan dan memegang kedua bahunya.


"Ada apa? cerita kan kepadaku?" tanya Shinji seraya mengusap air mata di pipinya dan dia pun berhenti menangis.


Ailin yang melihat itu, dia pun memberikan minuman hangat kepada gadis itu dan dia pun menerima nya.


Setelah tenang, Shinji duduk dihadapan nya dan dia mulai bercerita yang mana dalam cerita nya.


Dia berasal dari desa Ryu yang ada disebelah barat Dungeon ini dan desa itu diserang oleh para bandit dengan tujuan mencari menculik gadis muda dan menjual nya sebagai budak.


Para penjaga dan pria yang ada di desa itu banyak yang mati karena membela desa mereka sedangkan, para wanita, anak-anak dan orang tua berhasil melarikan diri meski begitu, hanya masalah waktu untuk para bandit menemukan nya.


Maka dari itu, warga yang selamat meminta gadis yang memiliki lari cepat pergi menuju Kerajaan namun, ditengah perjalanan dia bertemu dengan bandit dan melarikan diri ke Dungeon ini.


Setelah bercerita, gadis itu terdiam lalu, tidak lama dia beranjak dari kursinya dan melepaskan semua pakaiannya hingga dia telnjang hingga buah dada dan alat vital nya terlihat jelas.


Shinji terkejut dan terdiam saat melihat tindakan nya itu. "Oi, apa yang kamu lakukan?"


Gadis itu tidak mempedulikan ucapan Shinji dan meminta nya, "Aku akan menyerahkan tubuh ini kepada Tuan Shinji sebagai bayarannya. Maka dari itu..." gadis itu berjalan kesamping dan bersujud.


"Selamatkan lah desa dan keluarga ku! Saya Mohon!"


...# Let's Build Dungeon With Bug System #...


Gadis desa, Arina