
...Dungeon 51. Penyusup adalah anak-anak Goblin....
Ditengah hutan dengan kondisi hujan yang lebat terlihat beberapa Goblin sedang dikejar-kejar oleh serigala bertanduk.
Mereka dengan ketakutan berlari hingga mereka memasuki Dungeon.
Sesaat itu juga Shinji yang sedang bertani diberikan peringatan oleh Navigator.
Kling!
[Peringatan. Ada penyusup didalam Dungeon.]
Shinji yang mendengar itu sontak menghentikan aktifitas dan membuka layar kamera pengawas.
Dalam layar itu terlihat beberapa Goblin muda sedang dikejar-kejar oleh segerombolan serigala bertanduk.
Sebenarnya wajar kejadian seperti itu tapi tidak dengan apa yang dia lihat saat itu yang mana para Goblin itu terlihat masih kanak-kanak dengan pedang yang berkarat.
"Entah kenapa, saat aku melihat nya ada perasaan iba terhadap mereka," batin Shinji saat melihat anak-anak Goblin yang masih kanak-kanak dan tidak ahli dalam bertarung.
Karena pemikiran itulah, Shinji memerintahkan Man Doll One untuk menghabisi serigala bertanduk.
"Man Doll One, bunuh semua serigala bertanduk dan biarkan para Goblin hidup!"
Sesaat Shinji memerintahkan itu, Man Doll one sontak berlari dengan kencang dan setibanya di area penyusup. Man doll langsung menendang dan memukul serigala dengan cepat.
Dalam serangan itu, ada yang terbunuh ada juga yang sontak melarikan diri meninggalkan para Goblin meski begitu, mereka tetap mati karena jebakan yang ada di lantai Labirin.
Dan, petarung pun usai.
Lalu, Man Doll one yang menghadap kearah kelompok Goblin yang mana mereka berkumpul dengan menodongkan senjata karatan nya.
"Kami tahu bahwa kamu kuat! Tolong ampuni kami!" ucap salah satu Goblin.
Shinji yang melihat itu tersenyum sendiri lantaran keberanian para anak Goblin itu untuk melawan sosok yang lebih kuat dari nya.
Maka dari itu, Shinji memutuskan untuk mengajak nya makan bersama.
"Rose!"
Dalam sekejap, Rose berteleportasi disamping Shinji dengan posisi berlutut.
"Iya, Master," jawab Rose.
"Rose, ajak para Goblin ke lantai hutan belantara. Lalu, suruh para Goblin untuk berburu Boar hutan dan panggang di api unggun!"
"Dimengerti!" jawab Rose yang sesaat kemudian, dia menghilang dan tiba dihadapan para Goblin.
Para Goblin yang melihat sosok Rose, mereka pun sontak terkejut hingga terduduk. Lalu, mereka bersujud meminta belas kasih Rose.
"Kami tidak ingin mati! Ampuni kami!" seru Goblin.
"Aku tidak peduli dan aku disini bukan untuk membunuh kalian melainkan master meminta ku untuk mengantarkan kalian!"
Mendengar itu, para Goblin sontak menurutinya dan Rose dengan sihir gerbang pergi ke lantai tiga bersama para Goblin.
Setibanya di lantai tiga, Shinji sudah menunggu didekat api unggun yang mana para Goblin terkejut kembali melihat Shinji dengan beberapa Goblin di belakang nya.
Sedangkan, Rose sontak memberikan hormat dengan membungkukkan badannya.
"Master, saya sudah membawa mereka."
"Kerja bagus. Terimakasih, Rose."
Mendengar itu, para Goblin sontak bersujud kepada Shinji.
"Tuan besar, ampuni kami!" seru salah satu Goblin.
Para Goblin yang mendengar itu, mereka pun bangun dari sujud nya dan duduk melingkari api unggun.
Lalu, mereka pun menyantap daging yang telah dibakar dengan lahapnya seraya berbincang-bincang dengan Goblin yang ada di Dungeon.
Tidak lama kemudian, Shinji memulai pembicaraan.
"Kenapa kalian masih kanak-kanak dikejar oleh serigala bertanduk? Kemana para Goblin dewasa?"
Sesaat Shinji menanyakan itu, para Goblin menghentikan makan nya dan berbaris sejajar lalu, bersujud kepada Shinji.
"Tuan Dungeon, Anda adalah makhluk yang kuat bahkan memiliki banyak bawahan yang kuat karena itu Kami mohon. Bantulah kami!" ucap salah satu Goblin.
"Kami Mohon!" sambung Goblin yang lain.
Shinji yang melihat itu bingung sendiri dan menggaruk kepalanya.
Meski Shinji ingin menolaknya. Namun, dia merasa kasihan terhadap mereka.
"Memohon apa? aku sama sekali tidak mengerti."
Para Goblin kembali duduk sejajar dan mengutarakan pendapat nya.
Dalam cerita nya, segerombolan serigala bertanduk tiba-tiba menyerang desa mereka dan para Goblin sendiri tidak tinggal diam. Para ksatria Goblin berusaha mempertahankan diri akan tetapi kekuatan dari serigala bertanduk lebih kuat.
Para Goblin juga tidak tahu penyebab meningkatan kekuatan dan motivasi penyerangan para serigala.
Dan, yang tersisa didesa Goblin hanyalah Goblin pekerjaan, anak-anak, tetua dan Goblin wanita.
"Aku sangat ingin membantu nya tapi apakah bisa mengirimkan unit ku ke luar Dungeon?" batin Shinji.
Sesaat memikirkan itu, Navigator menjawab nya.
Kling!
[Jawab. Hal itu bisa dilakukan dengan persyaratan unit anda sudah mencapai level diatas 60.]
Mendengar itu, Shinji sontak senang dan terpikir lah unit yang bisa membantu nya dan dia pun mengambil keputusan.
"Baiklah, aku akan membantu kalian. Tapi, apa bayaran yang bisa kalian berikan kepadaku?"
"Izinkan kami melayani anda di Dungeon ini!" ucap salah satu Goblin.
Shinji tersenyum kembali mendengar nya.
"Aku terima penawaran kalian. Sekarang, habiskan makanan dan minuman kalian!"
Lalu, para Goblin kembali makan dan Shinji pun memanggil salah satu unit nya. "Alpha!"
Sesaat kemudian, Alpha pun datang.
"Iya, Master," jawab Alpha.
"Ikut mereka ke desa! Lalu, bantu mereka membunuh para serigala yang menyerang mereka!"
"Baik, Dimengerti! Saya akan menjalankan nya!" jawab Alpha dengan berlutut satu kaki.
Sesuai makan, para Goblin bersama Alpha meninggal Dungeon dan pergi keluar.
Setelah itu, Shinji menyantap daging yang tersisa di sisi api unggun.
"Hmm ... daging ini lezat! Sudah lama, aku tidak makan di api unggun," gumam Shinji seraya menyantap daging bakar.
...# Let's Build Dungeon With Bug System #...