Let's Build Dungeon With Bug System

Let's Build Dungeon With Bug System
Dungeon 74. Perang dan Pesta



...Dungeon 74. Perang dan Pesta...


Saat ini Shinji sedang terlibat dalam peperangan antar manusia yang mana mereka meminta untuk berpartisipasi dalam nya.


Shinji pun menyetujui mengirim 1000 unit pasukan dengan bayaran hutan Meiya seluas 500 hektar.


Dan, saat ini Shinji sedang memantau pergerakan nya di monitor layar udara besar yang ada di ruangan khusus Penthouse dan yang disebut ruang kontrol.


Setelah beberapa lama perjalanan, 1000 unit tiba di lokasi perang yang mana pasukan sekutu sudah terdesak dan banyak diantara mereka yang gugur.


Dengan kehadiran pasukan Shinji, Mereka yang terluka bisa diungsikan. Meski begitu, Shinji tidak mempedulikan nya.


Shinji hanya fokus memantau peperangan.


Dilayar terlihat Kay dan Verom dengan cepat mengayunkan pedangnya dengan cepat dan tidak ada satu orang pun yang melukainya.


Lalu, beberapa saat kemudian. Bala bantuan dari musuh datang dan jumlah pasukan musuh pun bertambah.


Shinji yang melihat itu dari balik layar memberikan perintah.


"Kay! Verom! Formasi Phalanx!"


Sebuah formasi andalan pasukan Spartan.


Lalu, sesaat kemudian. Semua unit tersusun rapih dan beberapa pasukan kerajaan aliansi ikut di formasi itu.


Melihat perbandingan jumlah pasukan, lawan lebih unggul tapi berbeda jika mengunakan formasi dan unit yang tepat.


"Serang mereka," seru sosok pria yang ada diatas kuda.


Pasukan garis depan musuh pun datang menyerang dengan tombak nya namun, pertahanan yang kokoh dari Goblin membuat para manusia yang menyerang terpental.


Dari tengah barisan pasukan pemanah melepaskan anak panah hingga banyak pasukan musuh yang terkena serangan tersebut.


Tidak hanya itu saja, Drone element melepaskan sihir ledakan nya hingga membombardir pasukan musuh.


Melihat perang sudah berat sebelah, jenderal musuh memutuskan untuk menarik mundur pasukan.


Dan, perang itu sementara berakhir dengan kemenangan dari pihak kami.


Setelah itu, Shinji menyuruh pasukan unit beristirahat terpisah dari para manusia.


"Verom!"


"Iya, Master," jawab Verom melalui telepati.


"Bawa beberapa unit terbaik untuk menyusup ke markas musuh lalu, bunuh para petinggi nya!"


"Baik, Master!" jawab Verom.


Malam pun tiba, Verom pergi dengan beberapa anggota terbaik nya untuk menyusup ke markas musuh lalu, dia bersama tim nya membunuh satu persatu petinggi dari kerajaan itu dari kapten hingga pangeran yang ada disana dengan cepat dan senyap.


Keesokan harinya, kerajaan Salvation menyerah dan mengangkat bendera putih dengan ini kemenangan berada di pihak Shinji dan sekutu.


Dan, semua pasukan manusia bersorak-sorai akan kemenangan mereka dan berpesta di kemah tapi tidak dengan pasukan Shinji. Mereka kembali pulang ke Dungeon atas perintah Shinji.


Melihat kepatuhan nya mereka, Shinji pun memutuskan untuk mengadakan pesta di Desa Homunculus.


"Rose!"


"Iya, master!" jawab Rose yang berada disamping dengan menundukkan kepalanya.


"Siap pesta! Beritahu kepada semua pemimpin terutama Albert agar mempersiapkan pesta di desa manusia sebagai wujud syukur kemenangan kita baik melawan pasukan raja iblis ataupun manusia!"


"Baik, Master," jawab Rose dan dia pun sontak menghilang.


Tidak membutuhkan waktu lama, Kay dan Verom beserta pasukan nya kembali ke Dungeon dan malam hari nya, pesta yang meriah pun diadakan yang diawali dengan pidato singkat dari Shinji.


"Terimakasih atas kerja keras kalian. Sebagai Master kalian, aku merasa bangga memiliki anak-anak yang hebat seperti kalian. Mari angkat gelas kalian dan kita berpesta sampai mabuk!"


"Hooo!" jawaban dari semua unit yang berkumpul seraya mengangkat gelasnya.


Setelah itu, Shinji makan dan minum bersama dengan para unit disana.


Lalu, Shinji mengakhiri pesta dengan melakukan sek threesome dengan Flare dan Laluna.


Shinji saat itu merasa seperti berada di surga lantaran dia baru merasakan Threesome.


...# Let's Build Dungeon With Bug System #...