
"Ini adalah yang terakhir..." ucap Sieg yang kemudian mengangkat Kedua tangannya.
"Bangkitlah...."
Tepat di hadapan Sieg. Keluar semua Aura indah keperakan dan Aura itu terasa Sangat nyaman dab hangat.
Tidak hanya itu, Aura itu terlihat sangat Hidup seperti Aura Kehidupan. Di Hadapan Sieg sekarang terdapat Satu Planet yaitu Planet Astral.
Sieg sedang membangkitkan mereka. Memanggil mereka dari Neraka dan Surga, dimana Teknik tersebut merupakan Teknik yang terlarang karena Jumlah MP dan Mega Force/Energi Kegelapan yang diperlukan sangat banyak.
Tetapi, bagi Sieg yang sudah memiliki Mp dan Mega Force Infinity. Seharusnya ini tidak ada apa - apa bagi dirinya namun, mental Sieg sangat lelah setelah menggunakannya.
Seketika. Dunia Astral diselimuti oleh Aura Keperakan dan Kehidupan. Tidak berhenti sampai disitu, Sieg juga membuat mereka semua akan mengingat apa yang terjadi alasan kenapa Dunia mereka hancur. Dan alasan kenapa Mereka bisa hidup kembali dari Surga dan Neraka.
Mungkin itu cara yang salah karena mereka mengingat semua apanyang terjadi dan mereka pasti akan menyembah Sieg beserta rekan - rekannya sebagai Dewa tapi Ini adalah salahnya, maka sudah sewajarnya ia menanggungnya.
"Sampai disini saja..." ucap Sieg yang sedang menatap Luar Angkasan yang memiliki Bintang - bintang berkedip.
"Indah..."
[Lapor : Penggunaan Kekuatan yang berlebihan akan menyebabkan Anda kelelahan dan anda akan mulai tertidur]
"Begitukah.. kebetulan juga aku sudah sangat lelah.. tapi sebelum itu. Elemen Fusion "
Sieg berubah menjadi Sieg Void lalu ia berkata. ""Terbukalah Absolute Jail Space""
Absolute Jail Space adalah salah satu Teknik yang merupakan salah satu Kartu AS milik Sieg Void karena ia bisa menciptakan Ruangan tak terbatas, di dalam Ruangan itu tidak ada siapapun yang dapat keluar kecuali Penciptanya menginginkannya. Di dalam itu juga segala Kekuatan, Kemampuan, Sihir dan Skill tidak akan berguna. Bahkan Saitama mungkin tidak dapat berbuat apa - apa kecuali untuk Xeno Goku.
Sebuah Portal berwarna Ungu muncul di hadapan Sieg. Dan dari sana terlihat ada ribuan Makhluk hidup. Sieg Void hanya tersenyum melihat Semua Makhluk hidup yang ada di dalamnya. Namun, itu adalah Senyuman yang penuh dengan kelelahan dan ingin pingsan.
Orang - orang yang Sieg Void kenali segera menghampiri Sieg Void tetapi, Sieg Void menghentikannya dengan berkata..
""Kita akan kembali ke Gunung Dunia... Greater Teleportion..""
Sieg Void beserta Gerbang tersebut berpindah dari Luar Angkasa ke Gunung Dunia dimana Gunung Dunia sudah pulih juga.
...*********** ...
""Akhirnya ini semua berakhir..." ucap Sieg yang langsung kembali Normal. Sieg kemudian meletakkan Tubuh Saitama yang ping- tidak, atau lebih tepatnya Tertidur di Sampingnya.
""""Sieg!!""""
Sieg hanya tersenyum melihat orang ia Kenali dan berharga menghampirinya.
"...maaf. aku akan tidur dulu.."ucap Sieg yang akhirnya menutup Matanya sepenuhnya.
...[Ding! Quest Darurat Selesai!] ...
...[Mendapatkan Kotak Hadiah Misteri, 2 Key Dungeon Rank ???, Update System Versi 5.0] ...
...[Quest Utama Gagal (50%)]...
...1. Temui salah satu Gadis dari Istana Es dan buat dirimu menjadi berharga di mata Gadis Tersebut (Gagal)...
...2. Buat Dirimu beserta Teman-temanmu menjadi sekuat Mungkin!! (Selesai) ...
...[Hadiah : 2 Servant Fate Series Card] ...
...[Hadiah : 2.000.000.000 Poin] ...
...[Hadiah Bonus : God Ultimate Skill (Evolution Character)] ...
...[Hadiah Bonus : Berevolusi God > Archgod > Eternity!!] ...
...************* ...
"A - apa yang terjadi?!!"
"Bukankah kita sudah mati?!"
"Kenapa kita bisa hidup kembali?!"
Kejadian yang dimana mereka sudah mati lalu hidup kembali membuat mereka semua menjadi sangat kaget dan tidak percaya. Bahkan tidak sedikit yang jantungan mendengarnya.
Tetapi, tiba - tiba mereka mendapatkan Ingatan yang diberikan oleh Sang Dewa Kehancuran yaitu Shirosaki Sieg.
Di Ingatan mereka semua diceritakan bahwa Kejadian itu bermula di Gunung Dunia dan berakhir sampai Satu Universe hancur tak tersisa.
Tentunya mereka sangat terkejut mengetahui kalo ada sosok yang sangat mengerikan sampai - sampai dapat menghancurkan Dunia mereka hanya dengan Satu Jentikan jari.
Dan Mereka juga akhirnya mengetahui Fakta tentang Utusan Dewa dewi. Orang Pertama yang menciptakan Utusan Dewa itu adalah Dewa Kehancuran, Orang yang sudah bertarung melawan Sosok Mengerikan yang dapat menghancurkan Satu Universe adalah Dewa Kehancuran, dan Sosok yang dikatakan Utusan Dewa sekarang adalah Dewa Kehancuran.
Mereka semakin sulit percaya kalo selama ini ternyata Dewa Kehancuran berada di dunia mereka dan Menjadi Utusan Dewa.
Tapi, Fakta bahwa mereka dapat mengetahui dan dapat melihatnya dengan jelas di Ingatan mereka layaknya Film itu membuat mereka percaya.
Memangnya siapa lagi yang dapat melakukan hal seperti ini? Selain Dewa? Memulihkan Satu Universe, Menghidupkan orang yang sudah mati, dan Menyelamatkan Satu Universe dengan Mempertaruhkan nyawanya sendiri
Itu adalah hal yang bisa Dilakukan oleh Dewa atau God.
Kini mereka semua menjadi ribut dan ingin sekali menyembah Dewa Kehancuran tersebut tetapi, mereka urungkan niatnya karena di ingatan mereka, Dewa Kehancuran berpesan ke seluruh Makhluk hidup termasuk Binatang, Iblis, dan Divine Beast sekali pun untuk tidak melakukan hal tersebut.
Dewa Kehancuran Mengatakan..
"Jangan Menyembahku, perlakukan saja aku layaknya orang Normal. Selain itu, Cepat atau Lambat aku akan kembali ke Alam ku yang seharusnya dan Tidak ada lagi yang namanya Utusan Dewa.. yang ada di Dunia kalian mulai saat ini adalah Pahlawan dan Raja Iblis.."
Mendengar pesan Sang Dewa Kehancuran di benak mereka. Mereka pun menurutinya, tetapi mungkin mereka tidak boleh menuliskan tentang Sejarah Dewa Kehancuran.
Namun, mereka dapat mengukir Tentang Sejarah Pahlawan terkuat yang Bernama Shirosaki Sieg di seluruh Kerajaan Dan kekaisaran.
Dan satu hal lagi, Mereka juga sudah mengetahui kalo saat ini Sieg beserta rekan - rekannya sedang berada di Gunung Dunia dan Sieg yang sudah pingsan disana.
Maka dari itu, banyak Ratusan Ribu Rombongan baik itu dari Dwarf, Elf, Wyvern, Naga, dan ras lainnya menuju ke Gunung Dunia agar mereka dapat berterima Kasih secara langsung kepada Sang Dewa Kehan- tidak Sang Pahlawan Putih bernama Shirosaki Sieg.
Tentunya kesemua Rekan Sieg pun akan mendapatkan Julukan Pahlawan dan akan selalu ada. Mau Jutaan atau Milayaran Tahun pun Nama mereka akan tetap ada di semua Tempat karena sudah diwajibkan untuk mereka mengingat Nama - nama Sosok yang berperan Besar di Kejadian hari ini.
1. Ai \= Healing Hero
2. Kirito \= Blackswordman Hero
3. Asuna \= Lightning Hero
4. Kurumi \= Hero Of Time
5. Kuro \= King Sword Hero
6. Phoenix \= Eternal Fire Hero
7. Akame \= Samurai Hero
8. Rimuru \= Slime Hero
9. Kurama \= King Of Fox
10. Fudo \= King Of Dragon
11. Gilgamesh \= King Of Heroes
12. Arturia \= Holy Hero
13. Jeanne \= The Ruler's Hero
14. Shirou \= Shadow Wolf
15. Beru \= Shadow Ant
16. Bellion \= King of The Shadow Knight
17. Igris \= Shadow Sword knight
18. Ranga \= Thunder Wolf
19. Benimaru \= Dark Flame Kijin
20. Souei \= Assassin Kijin
21. Shion \= Great Sword Kijin
22. Hakurou \= Sword Master
23. Saitama \= The Strongest Hero
Berbeda dari Julukan Saitama di dunia sebelumnya. Di dunia ini ia dijuluki The Strongest Hero atau Pahlawan Terkuat karena mereka tahu bahwa Saitama lah yang telah mengalahkan Satu Monster yang menghancurkan Dunia mereka.
Walau Pada akhirnya Saitama sama sekali tidak peduli dengan Dunia mereka karena Saitama lebih memilih untuk menikmati pertarungan.
Raja, Kaisar, Pahlawan, bahkan Raja Iblis sekalipun datang mengunjungi ke Gunung Dunia dimana Sieg berada.
Tentunya mereka menjadi was was dengan para Raja Iblis tetapi, di dalam Ingatan mereka, Dewa Kehancuran juga berpesan bahwa Sisa Raja Iblis yang saat ini adalah Raja Iblis yang sangat baik.
Raja Iblis yang awalnya 70-an kini tersisa 10 Raja Iblis. Dan diantara adalah Farha sang Raja Iblis Peramal Masa Depan.
Dan Raja Iblis yang tersisa juga dengan senang hati mengikuti Perintah Dewa Kehancuran. Mereka sama sekali tidak menyimpan Dendam kepada Sieg walau Sieg sudah membunuh Dewa Iblis karena tindakan Sieg yang menciptakan Utusan Dewa itu sudah menyelamatkan diri mereka.
Dan Kini di Gunung Dunia Pemimpin Kelompok, Divine Beast, Sage, Kaisar, Raja, Raja Iblis, Pahlawan, Orang - orang Kuat lainnya juga turut berada di Gunung Dunia.
Entah ada berapa jumlah Makhluk hidup di Gunung Dunia Saat ini. Mungkin melebihi Miliyaran. Untungnya Luas Gunung Dunia sudah diperbesar oleh Sieg. Sieg sudah tahu, pasti akan Ramai orang datang ke Gunung Dunia karena dirinya seorang Dewa Turun ke dunia.
Maka sudah Sepantasnya Makhluk di dunia itu menyembah dirinya tapi, yah.. Sieg sejujurnya merasa kewalahan. Untuk saat ini Sieg masih lagi Pingsan dan Sudah berminggu - minggu ia pingsan.
...*********** ...
Di Dalam Dimensi Lain
"Kau... Malaikat Gabriel?"
"Oh, kau mengenaliku ternyata. Kalau begitu akan kuperkenalkan lagi. Namaku adalah Malaikat Gabriel. Utusan dari Dewi Air Elise.." ucap Malaikat Gabriel dengan Sopan.
"Senang bertemu denganmu. Satu - satunya Makhluk Hidup yang Pertama kalinya diciptakan dan Makhluk terkuat di Dunia ini. Bahkan bisa Menghancurkan Satu Dunia dengan mudah. Divine Beast Pertama dan terkuat." Lanjutnya sesopan mungkin
Benar. Yang ada di hadapan Malaikat Gabriel saat ini adalah Divine Beast Pertama dan Makhluk yang Pertama kalinya diciptakan. Dia sudah jauh ada sebelum Dunia Astral Diciptakan dan sudah hidup selama Jutaan Tahun. Dia juga sangat kuat melebihi Dewa Dan Istana Es. Singkatnya dia adalah Archgod, yang bersembunyi di Bayangan selama ini.
"Kenapa Malaikat sepertimu bisa berada disini?"
"Tidak. Aku juga diperintahkan oleh Dewa Dewi di Alam dewa untuk bertanya kepadamu. Alasan kau tidak ikut serta dalam Pertarungan ini. Dan kau juga seolah - olah tidak takut akan kematianmu akibat Pertarungan para Monster di luar itu."
"...karena aku percaya."
"Percaya?"
"Ya, aku Percaya kepada Shirosaki Sieg akan memenangkan Pertarungan ini. Walaupun aku juga mati, tapi Aku yakin Shirosaki Sieg akan tetap dapat menghidupkanku kembali beserta Makhluk lainnya.."
"Hee, Jadi apakah aku bisa mengatakan kalau kau melihat Masa depan?"
"Tidak. Aku sama sekali tidak melihat masa depan melainkan Aku hanya menggunakan Firasatku.."
"Oh, Maksudmu firasat Cinta?" Ucap Malaikat Gabriel dengan senyuman Kecil.
"Ya, Kau bisa bilang seperti itu. Mungkin aku percaya kepadanya karena aku mencintainya.."
"Sungguh Aku iri sekali dengan Dewa Kehancuran. Bahkan hati Divine Beast Tercantik, dan Terkuat saja dia Rebut hatinya."
Setelah itu, Wujud Divine Beast yang awalnya seperti Burung Perak kini berubah menjadi seorang Perempuan cantik Berumur 17 Tahun, berambut Perak dan bola mata berwarna Ungu.
Ia mendarat dengan Anggun dan terlihat senyuman Menghiasi di wajahnya.
Malaikat Gabriel terpesona akan kecantikan Sang Divine Beast tapi, ia langsung sadar kembali.
"Ehem. Ka - kalau begitu. Aku akan segera pergi dan bagaimana denganmu?"
"Aku akan mengawasinya dan mengikutinya dari bayangan saja." Ucap Divine Beast Pertama.
"Mengikutinya?"
"Aku adalah seorang Makhluk yang secara tidak langsung dimasukkan ke dalam Tingkat Archgod. Jadi aku bisa mengawasinya dari jauh selama ia tidak pergi ke Galaksi lain.:
"Ah, aku lupa kalo kau adalah Satu - satunya Archgod yang mengawasi Galaksi ini."
Divine Beast itu tersenyum dan Malaikat Gabriel pun meninggalkan Tempat tersebut membuat Divine Beast sendirian disitu
"Petualangan yang dilakukan oleh De- tidak, Eternity Sieg akan sangat panjang. Dia sudah sangat kuat melebihiku.. mm. Apakah aku akan mengikutinya? Tapi, untuk mengikutinya aku harus memberikan Posisi Archgod milikku kepada Dewa lainnya.."
Sejenak Perempuan Perak itu berpikir.
"Sudah kuputuskan, daripada Mengawasinya. Mungkin sebaiknya aku mengikuti Petualangannya. Dan sebelum itu, aku harus mencari Penerus Posisi Archgod untuk mengawasi Galaksi ini.." ucap Divine Beast tersebut sebelum akhirnya menghilang.
...************* ...
Di Istana Es
"Maafkan Aku Tetua Bintang 9 karena tidak sempat memberikan Bantuan kepadamu" ucap Pemimpin Istana Es kepada Kakek Daichi yang tubuhnya diperban.
Meski sudah disembuhkan oleh Natasya tetapi, luka yang dialami itu bukan luka biasa.
Saat ini, ia sudah berada di Pergunungan dimana Kelompok bernama Istana Es berada. Dan Pemimpin mereka atau Ketua kelompok Istana Es sangat meminta maaf kepada Kakek Daichi karena mereka tidak hanya tidak dapat memberikan bantuan kepada Kakek Daichi di gunung Dunia tetapi, Mereka juga hanya duduk diam menunggu kematian
"Haaa.. kau memang seharusnya Minta Maaf. Kau tau betapa sulitnya kami berjuang keras mempertahankan Dunia ini? Dan kau Yang Demigod hanya bisa diam. Padahal kau adalah satu - satunya Manusia terkuat di Dunua ini.." ucap Kakek Daichi yang akhirnya menghela nafas.
"Ja - jangan marah begitu. Ha - habisnya Jarak dari Istana Es untuk ke Gunung Dunia itu sangat jauh loh, Skill Teleport juga sama sekali tidak berguna."
"Yah, tidak ada gunanya membicarakan ini. Selain itu, Hal yang berlalu biarlah berlalu." Ucap Kakek Daichi.
"E - ehem. Ngomong - ngomong, dari tadi aku penasaran.."
"Apanya yang kau penasaran?"
"Dimana Natasya?" Tanya Pemimpin Es dengan penuh siasat tetapi, Kakek itu hanya tersenyum seakan - akan sudah merelakan kepergian Cucunya.
"Dia sudah tidak ada lagi disini.. dia akan mengikuti Dewa Kehancuran karena Natasya memiliki Firasat bahwa Orang yang ia cintai akan ditemukan."
BANG
"O - ORANG YANG DIA CINTAI?!! APAKAH DIA MENCINTAI DEWA KEHANCURA?!!"
"Tidak. Natasya tidak berkata seperti itu, dia bilang dia sudah jatuh hati kepada Pria bernama Shirosaki Rein."
"Shirosaki? Bukankah itu adalah nama Dewa Kehancuran?"
"Ya, memang betul apa yang kau katakan itu tetapi, dari situlah Natasya yakin. Mungkin Pria Bernama Shirosaki Rein ini adalah Adik dari Dewa Kehancuran/Shirosaki Sieg.:
"..mmm begitu."
Namun, ada satu hal yang mereka berdua tidak ketahui yaitu Shirosaki Rein adalah Sieg sendiri karena itu Shirosaki Rein merupakan nama dari Second Account milik Sieg.
Andai saja Natasya mengetahui bahwa selama ini Shirosaki Rein yang ia cintai, ternyata adalah Sieg sendiri. Mungkin dia akan mengamuk tak terhenti.
"Tapi.. rasanya sedikit sedih mengingat Natasya sudah menghabiskan waktu bersama kita.." ucap Kakek itu dengan wajah sedih.
Begitu juga dengan Pemimpin Es yang tidak kuasa lagi menahan Air mata.
"Jangan seperti itu. Bukankah dengan begitu, Natasya akan baik - baik saja bersama Dewa Kehancuran? Selain itu, kita akan selalu ingat Tentang Natasya serta Rekan - rekan Dewa Kehancuran karena itu adalah Peraturan Mutlak bagi diri kita." Ucap Pemimpin itu sambil mengelap air matanya.
"Ya, benar juga. Kalau begitu, sebelum Cucuku itu pergi. Mungkin sebaiknya aku menghabiskan waktu bersama Natasya di Gunung Dunia sampai tiba waktunya Natasya akan pergi." Ucap Kakek Daichi itu dengan semangat.
"Aku ikut!!!"
"Hahaha. Sekalian kita bawa semua Tetua dan anggota lainnya. Lagipula, di Dunia ini Sudah tidak ada lagi yang namanya Kejahatan dan Kelompok Sesat. Semuanya sudah lenyap berkat Dewa Kehancuran." Ucap Kakek Daichi tertawa kecil.
"Baiklah. Aku akan segera mengumpulkan mereka semua!!" Ucap Pemimpin Es bersemangat
Kakek Daichi yang ditinggal sendirian di saat itu bergumam sendiri..
"Pertemuanku dengan Cucuku tidak lama lagi akan berakhir.."
...************ ...
Di Salah Satu Rumah Bangsawan
"Kakak!!" Ucap Seorang Gadis yang tiba - tiba memeluk Seorang Gadis yang terbangun dari tidurnya dari Ranjangnya
"Alicia.." ucap Gadis itu dengan lemah.
"A - ano.. ka - kaka-"
"Sshhh. Aku tahu apa yang ingin kau katakan. Kau ingin pergi ke Gunung Dunia kan?"
"Be - benar. Karena aku ingin Berterima Kasih secara langsung kepada Dewa Kehancuran. Selain menghidupkan kita semua kembali, dia juga sekaligus menyembuhkan Kakak Kembali.."
"Kakak Tahu. Asal Kau tahu saja, sebenarnya Dewa Kehancuran sendiri yang mengunjungiku dalam Mimpi dan menyembuhkanku."
"A - apakah itu benar Kakak?!!"
"Ya, itu benar. Tetapi, mungkin tidak hanya aku. Semua orang yang mengalami Luka yang parah di dunia ini, Pasti Dewa Kehancuran menyembuhkan semuanya."
"Jadi kita akan pergi?"
"Tentu saja. Cepat - cepatlah bersiap. Kita akan berangkat Esok, Ah bawa juga Anggota Partymu."
"Ba - baik Kakak!!"
...************ ...
Di Kerajaan Ais'z
Hening ~
Ya, Hening. Para Mantan Teman Sekelas Sieg sangat terkejut melihat hal yang Gila Tentang Identitas Milik Sieg.
Ternyata selama ini, Sieg adalah seorang Dewa. Terlebih lagi, Dewa Kehancuran yang termasuk Golongan Dewa Terkuat.
Mereka tidak dapat Berbicara apa - apa termasuk Sensei dan Airi. Kedua Orang Gadis yang mencintai Sieg tetapi, kini mereka sudah merasa diri mereka tidak layak untuk Sieg.
Namun, walaupun begitu. Mereka berniat untuk Bertemu dengan Shirosaki Sieg dan membicarakan sesuatu serta Meminta kepada Sieg untuk melepaskan Amakusa Mirata.
Meski Amakusa Mirata sudah melakukan Perbuatan tercela, tetapi Setidaknya Amakusa Mirata masih lagi Teman Sekelas mereka. Maka dari itu, mereka akan berusaha untuk Membujuk Sieg agar melepaskan Amakusa.
"Tidak.. jangan lakukan itu." Ucap Airi angkat bicara.
"Ha?! Apa maksudmu Airi - san!??, Dia adalah Ketua Kelas kita! Sudah sewajarnya kita menyelamatkannya!!"
"Bukan itu yang kumaksudkan. Apa yang terjadi jika seandainya Sieg tidak menerima Permintaan kita dan Justru yang terjadi malah sebaliknya..?" Ucap Airi yang sedikit ketakutan.
Mereka semua menelan air Ludah mereka. Mereka tahu pasti apa yang terjadi jika Sieg marah. Hanya dalam sekali Jentikan jari, Mereka langsung mati. Tapi, yang paling mengerikan adalah Jika Sieg tidak membunuh mereka dan malah Menyiksa mereka sebelum di bunuh.
Memikirkan itu, mereka berkeringat dingin dan ketakutan.
"Tapi, aku akan bertemu dengannya." Ucap Airi kembali. Menghapuskan rasa takut pada dirinya.
"""Ke - kenapa?""" Tanya mereka semua.
"..karena aku ingin membicarakan sesuatu dengan Sieg dan tidak ada salahnya mencoba untuk berbicara dengannya.."
Mereka semua mengangguk setuju dengan kata - kata Airi. Mereka akan mencoba berbicara dengan Sieg. Lagipula, di ingatan mereka semua, Sieg bisa dibilang sangat baik dan ramah tapi kadang Si Dewa Kehancuran akan selalu Marah dan dingin.
Yah, bisa dibilang Sieg mirip memiliki Kepribadian Ganda.
'Kita akan segera bertemu dengannya di Gunung Dunia..'
...*********** ...
Alam Dewa Dewi/God
Tepat di Satu Ruangan. Di dalam situ terdapat Ribuan Berbagai Dewa dan Dewi membicarakan Tentang Sieg.
Dan kali ini, Dewi Pencipta yaitu Laura tidak menghadiri Pertemuan ini karena Mereka tidak tahu entah kemana Laura menghilang dan pergi.
Tapi, walau begitu. Mereka yakin Laura memiliki Urusan yang sangat penting dibanding menghadiri Pertemuan ini.
Yang mereka bicarakan saat ini tentunya tidak lain adalah Soal Kuro- tidak Shirosaki Sieg. Yang juga seorang Dewa Kehancuran.
Para Dewa yang berasal dari Generasi yang sama dengan Sieg seperti Dewi Air tentu saja mengetahui Siapa itu Dewa Kehancuran.
Hanya saja, Sejak Perang yang disebut Kiamat itu. Ramai sekali Dewa dewi yang berasal dari Generasi Sieg, sudah mati. Maka dari itu, yang mengenali Soal Identitas Sieg cuma Dewi Air dan Pencipta.
Sejujurnya para Dewa sangat terkejut mendengar kalo Dewa Kehancuran yang selama ini hilang ternyata adalah Sieg sendiri.
Yah, mereka juga sama sekali tidak membantah dan mempercayai Sieg karena para Dewa juga dapat tahu bahwa Sieg beserta rekan - rekannya berusaha Keras melawan Pria Misterius yang pernah menyebabkan Perang Kiamat tersebut.
Di sisi lain Dewi Air, Liese. Dari tadi selalu tersenyum sendiri karena dia senang sekali mengetahui kalo Sieg sudah mengetahui semuanya.
Tidak ada Dewa yang mempertanyakan alasan kenapa Liese seperti itu dan cuma Fokus membahas Tentang Sieg.
Tidak lama kemudian, Seorang Malaikat dengan tubuh yang diselimuti Api Berlutut di hadapan Dewi Air Liese.
"Maafkan karena saya Terlambat Dewi Air, Liese - sama."
"Tidak apa - apa. Dan berikan laporanmu." Ucap Dewi Air
Mendengarkan Perintah, Malaikat Gabriel memberikan semua Laporan termasuk Laporan bahwa dirinya sudah Bertemu dengan Divine Beast ke 1 yakni Seekor Makhluk Tingkat Archgod yang mengawasi Galaksi ini.
Tentu saja ekspresi wajah mereka berubah - ubah saat mendengarkan semua Laporan Malaikat Gabriel. Bahkan tidak sedikit yang hampir tidak percaya, tapi mengingat Malaikat Gabriel adalah salah satu Malaikat Terkuat dan Terpecaya. Maka mau tak mau, mereka pun mempercayainya
"Cuma itu saja Elise - sama."
"Kerja bagus. Dan kau juga sudah berusaha dengan keras melindungi Dunia. Tidak hanya itu, kau juga berjuang keras Melawan Dewa Iblis. Nanti aku akan Memberitahu kepada Dewi Pencipta agar Dewi Pencipta mempromosikanmu menjadi Dewa Api."
"Tapi. Sejujurnya saya sama sekali tidak membantu tetapi, karena ini adalah Keinginan Elise - sama, maka saya Bererima Kasih banyak kepada Anda." Ucap Malaikat Gabriel dengan senang.
Ia juga sebenarnya ingin menolak namun, menolak Kata - kata dari Seorang Dewi maka ia akan dianggap lancang dan bahkan sampai dihukum dengan siksaan Neraka.
"..Ngomong - ngomong.. Elise - sama. Maafkan jika saya Lancang tapi.. Dimana Dewi Pencipta?"
"Mm? Ah.. Dewi Pencipta kah?, dia saat ini.. bagaimana yah, sulit untuk dijelasin.." ucapnya dengan wajah yang tiba - tiba Cemberut dan mengeluarkan Aura dingin membuat para Dewa Dewi lainnya sedikit bergemetaran.
Ya.. hanya sedikit..
'....Laura.. Dia benar - benar memanfaatkan situasi untuk mengambil kesempatan untuk bertemu dengan 'Nya'...' lanjut Elise dalam Hati
...************ ...
Di Dalam Alam Bawah Sadar
"...Rasanya seperti Deja Vu ya.." ucap Seorang Pemuda berambut Putih yang tubuhnya sedang melayang di dalam sebuah Ruangan Putih
Hanya warna Putih tak terbatas yang terlihat di Ruangan ini dan Pemuda Itu tersenyum tipis melihat Ruangan ini.
"Kalau tidak salah.. waktu itu Aku kehilangan kesadaran.." ucap Pemuda itu sambil mengingat dan ngingat.
Dan Ia mulai menjadi penasaran. Sudah berapa hari Berlalu sejak ia pingsan? Apakah terjadi Perubahan Besar di dunia Nyata? Lalu bagaimana dengan Laura, Ai beserta rekan - rekannya?
"Mungkin aku akan memikirkannya nanti.. dan ngomong - ngomong Tempat ini sepertinya Alam Bawah Sadarku.. berarti.. Sys- Tidak, maksudku Eiko. Kau ada disini bukan?!" Ucap Sieg dengan sedikit nada tinggi.
Teriakan Sieg langsung memunculkan seorang Gadis cantik yang mengenakan Pakaian yang hampir mirip dengan Pakaian Anak Sekolahan.
"Kau sepertinya sudah malu sejak aku mendapatkan Ingatanku..." ucap Sieg sambil tersenyum tipis.
Eiko yang mendengar itu memerah tidak tahan dengan Shirosaki Sieg.
"A - aku tidak malu..."
"Bercanda. Jadi aku sudah berapa lama pingsan?"
"Aku tidak tahu karena Harus Fokus dalam menggabungkan Sisa System."
"Begitu dan Kembali ke awal.. Senang Bertemu denganmu lagi Eiko.. mungkin aku harus berkata seperti itu?" Ucap Sieg.
Karena dia sudah mendapatkan Ingatannya dari kehidupan sebelumnya dan dia sudah membuat banyak Ingatan indah bersama System.
Maka tidak heran Sieg berkata seperti itu. Dia sudah berpisah dengan Eiko selama Bertahun - tahun.
"A - aku juga.."
"..aku lihat - lihat dalam Ingatan kehidupan keduaku. Kau pernah mendapatkan Masalah kan? Masalah kau mendapatkan Tubuh Efek Charm tak terkendali? Padahal sebelumnya tidak pernah seperti itu."
"I - itu mungkin akibat atau Efek Samping dari Sisa 10% System hilang.."
"Mm, kalau dipikir - pikir benar juga. Untuk saat ini, mungkin itu adalah Penjelasan yang cukup."
"Si - sieg!"
"Mm? Apa?"
"Seperti yang pernah kau lakukan sebelumnya.. Bisakah kau mengusap kepalaku..?" Ucap Eiko yang wajahnya memerah.
Sieg tersneyum dan mulai mengusap Kepalanya.
"Boleh saja kok.."
Eiko semakin memerah semerah Tomat dan mengeluarkan Kepulan Asap tetapi, meskipun begitu ia tersenyum.
"..aku tidak ingin bilang begini tapi, Eiko.. kau sedikit menjadi Agresif ya setelah tahu aku mendapatkan Ingatan kehidupanku sebelumnya?"
"Ti - tidak. Bu - bukan!"
"Bercanda. Jangan terlalu dipikirkan sampai seperti itu.." ucap Sieg sambil terkekeh.
"..Sieg. kau benar - benar tidak berubah.."
"Yah, ini memang diriku yang sebenarnya.."
"Benar memang itulah dirimu yang sebenar..." ucap Seseorang yang tiba - tiba muncul dari Ruang Hampa
Sosok itu memiliki Rambut berwarna Putih seperti Sieg dan Bola Matanyer berwarna Ungu. Sieg hanya tersenyum melihatnya.
"Lama tidak bertemu Laura.. mm, mungkin seperti itu?"
"Kau mengulangi kalimat yang sama saat berbicara dengan Syst- maksudku Eiko."
"Hahaha...." Sieg tertawa lemah mendengar kata - kata dari Dewi Pencipta atau Laura.
"Ka - kalau begitu aku akan pergi. Nikmati waktu kalian berdu-"
""Tidak perlu, tetap saja disini"" Potong Sieg dan Laura serempak
Melihat Kekompakan mereka berdua. Entah kenapa dia tidak dapat menolaknya dan akhirnya memutuskan untuk duduk bersama Sieg dan Laura.
Saat itu juga, Wajah Laura terlihat sedih dan mulai Berkata...
"Sieg.. apakah kau marah kepadaku..?" Ucap Laura menundukkan kepalanya.
"Marah untuk apa?"
"Ha - habisnya.. aku sudah melanggar Janji kita dan aku Mereinkarnasikanmu.."
"Tidak apa - apa. Aku tidak marah atau apapun itu. Mungkin sedikit..?"
"E - eh?!"
"Bercanda. Aku tidak marah sedikitpun kepadamu." Ucap Sieg yang berdiri dan mengusap kepala Laura.
Laura memerah tapi, ia memilih untuk Menikmati kehangatan Tangan Sieg dibanding menyembunyikan wajahnya yang memerah.
Ia merasa sangat rindu dengan Kehangatan Ini, dan ingin sekali ia menghabiskan waktu bersamanya tapi, untuk saat ini itu Mustahil.
"Terima Kasih Sieg.. aku sangat merindukanmu..."
"Sama - sama aku juga kok, tentu juga kau juga Eiko. Aku Rindu sama kalian berdua dan ingin menghabiskan waktu bersama kalian.."
Senyuman menghiasi wajah Cantik mereka berdua dan Sieg menjadi teringat apa yang ia Ingin katakan kepada Laura.
"Laura aku ingin menanyakan sesuatu.."
"Mm? Tanyakan saja."
"Emmm. Etto.. Apakah kau tidak keberatan jika aku memiliki Lebih dari satu Istri?"
Laura tersenyum. Begitu juga dengan Eiko. Tetapi, Sieg tahu bahwa Itu adalah Senyuman yang mengandung rasa marah serta senyuman mengerikan.
Untung saja Sieg yang sekarang sudah tidak terganggu dan hanya tersenyum.
""Sepertinya kita harus membicarakan ini lebih rinci."" Ucap mereka berdua dengan senyuman mengerikan membuat Sieg tanpa sadar Mengeluarkan Keringat dingin.
"I - iya.."
...************* ...
Di Gunung Dunia
Di salah Satu Kediaman besar. Khusus untuk orang - orang Berkepentingan saja atau Ruangan yang biasanya digunakan oleh orang yang berjasa.
Di dalam salah satu Kamar Kediaman tersebut. Tepat di atas Ranjang terdapat seorang Pemuda Berambut Putih dan Tampan sedang tertidur.
Dan Di samping kiri Pemuda itu, ada seorang Gadis Cantik berumur 14 Tahun sedang tertidur sambil mengegenggam Erat Tangan Kanan Si Pemuda.
Kedua orang itu tidak lain adalah Sieg dan Ai. Selama ini, yang dilakukan oleh Ai adalah Menunggu Sieg terbangun dari tidurnya dan selalu berada di sampingnya.
Ia hanya meninggalkan Kamar Sieg saat memiliki Urusan Penting di luar dan akan selalu membawakan buah - buahan ke dalam Kamar Sieg begitu urusannya di luar Selesai.
Dan kini, Gadis itu masih tertidur lelap dengan wajah yang sedikit pucat. Itu dikarenakan Ai yang selalu memaksakan diri untuk tetap bersama Di samping Sieg.
Di saat yang sama, Selagi Ai tertidur Pulas dan Lelap. Mata Sieg mulai terbuka dengan Perlahan - lahan, dan hal yang pertama kali ia rasakan adalah Tangan Kanannya sangat hangat, begitu Hangat sampai membuat Sieg mengira jika seseorang menggengam Tangannya. Tetapi, memang seperti itulah Faktanya.
Ia mengangkat Kepalanya dan dia mendapati bahwa Hari sudah malam, di Sampingnya juga terdapat seorang Gadis yang tidak lain adalah Ai yang tertidur nyenyak dan Pulas di situ.
"Dia pasti selalu menungguku.. dasar Gadis ini.." ucap Sieg sebelum akhirnya tersenyum lembut kepada Ai.
Ia ingin menggerakkan tubuhnya tetapi, ia takut akan membangunkan Gadis ini.
Namun.. Mungkin membiarkan Gadis ini bangun adalah hal Yang terbaik bukan? Karena dengan begitu, ia dapat menghabiskan Waktu bersamanya.
Selain itu, hari juga sudah malam. Ah, tapi Menghabiskan waktu untuk berbicara ya, bukan hal yang aneh - aneh.
Dan tanpa sengaja, saat Sieg menggerakkan Tangan Kanannya. Ia berhasil menyadarkan Sang Gadis melalui Memegang Tangan Mungil Gadis itu.
Ai terbangun, ia menggosok - gosok matanya seperti seorang yang mirip seperti Bayi dan ketika matanya saling bertemu dengan Sieg.
Ia Tersenyum kepada Sieg dengan Air mata yang mengalir. Langsung saja, Sieg mengelap Air Mata milik Ai dengan menggunakan jarinya. Dan membalas senyumannya.
"Selamat datang Kembali Sieg.."
Shirosaki Sieg yang mendengar itu tersenyum lembut dan kemudian menjawab
"Ya, aku pulang.."
...SEASON 1 END ...
...********** ...
Lama Up? memang Karena fokus dengan Urusan di Real world. Oke sampai sini dulu, Thor ingin beristirahat.
Kurang Memuaskan Endingnya? Ya, Memang. Jujur saja, Thor tidak terlalu Pintar dalam membuat hal yang seperti ini.
Dan akhirnya Season 1nya selesai!!! Yeyyy!!
Niatnya ingin namatin di Chapter 98, tapi menurut Thor nanti Rasanya agak Aneh jika Thor Pisah - pisahin. Makanya Thor Gabungkan saja Hingga Chapternya menjadi Panjang seperti ini.
Dan Bagi kalian yang masih penasaran apakah masih ada kelanjutannya? Yap, tentu saja masih ada Kelanjutannya tapi mungkin akan lama lagi Season 2nya Update.
Pasalnya Thor harus Fokus juga ke Novel Necromancer System atau membuat Novel baru.
Dan bagi kalian yang tetap Setia di Novel ini dan Selalu Vote Novel ini. Thor sangat berterima Kasih, karena berkat kalian Thornya menjadi bersemangat.
Yah, mungkin cuma itu saja. Oh, ada lagi. Terima Kasih kepada Umi Muthoharoh, dan Kiana Kaslana, karena mereka berdua sudah memberikan Saran Jurus Milik Sieg Void kepada Thor. Tapi, mungkin Thor ubah sedikit kegunaannya. Semoga mereka tidak marah Amin..
Dan Tetap Dukung Cerita Thor dengan cara Ngelike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang.
Dan yang terakhir ingin Thor sampaikan. Thor ingin Membuat Novel Baru, tapi bingung mau Genre seperti apa? Dan Sinopsisnya seperti apa? Kalau ada yang ingin saranin, Silahkan Beritahu di dalam Kolom Komentar biar Thor bisa membuat Novel yang baru lagi.
Kata - kata Terakhir dari Thor 'Tetap Stay Terus di Cerita Thor. Sekian Terima Kasih, Dan Ditunggu Season 2nya ya 🤗🤗🤗'
See You In The Next Chapter 👋👋👋