I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 12



"Starbust Stream!!"


Di saat itu Pergerakan Kirito meningkat dratis dan mulai menyerang dengan Horizontal tebasan kiri ke kanan dengan pedang kanan. Tapi dengan mudahnya, dapat ditahan oleh semut itu, tetapi Skill yang Kirito gunakan saat ini adalah Skill Starbust Stream, yang tidak peduli berapa kalipun serangan dihentikan, baik itu seratus kali, seribu kali. Serangan itu akan terus berlanjut sampai skill itu melancarkan tebasan terakhirnya.


Karna tebasan pertama dapat ditahan. Kirito langsung melanjutkan Tebasannya yaitu Tebasan dengan pedang kiri bersamaan putaran lingkaran penuh. sama seperti sebelumnya, Semut itu menahan tebasan itu dengan Kedua Kukunya tapi kali ini dia sedikit terdorong beberapa meter.


Menyangka ini kesempatan, Kirito pun menebasnya secara Horizontal tebasan kiri ke kanan dengan kedua pedang dan Putaran lingkaran penuh dan menyebabkan Gelombang Angin dan kawah Di sekitar area pertarungan mereka.


Hingga orang lemah juga dapat rasakan, semut itu jadi sedikit kaget dengan serangan yang seperti itu dan gerakan Abnormal Kirito. Kirito dapat menggunakan Serangan seperti itu, itu karna Starbust Streamnya sudah meningkat ke tingkat yang tidak dapat dibayangkan sejak berada Di dunia ini. Baik itu Kirito maupun Sieg, mereka tidak tau penyebab Skill Starbust Streamnya Menjadi lebih Kuat. Dan skill ini akan menyebabkan Efek Kuat setiap tebasan, seperti gelombang angin yang kuat atau Kawah yang kuat.


Di saat Kirito melakukan tebasan Horizontal dari tebasan kiri ke kanan dengan kedua pedang semut itu mengeluarkan sayap dan berniat untuk terbang.


Karna Kirito tidak ingin membiarkan semut itu pergi. Kirito pun langsung Menebasnya dengan bentuk X ke bawah dengan kedua pedangnya dan Tebasannya sedikit memecahkan Kuku semut yang menahan serangan Kirito.


Tentu ini membuat Semut itu kaget, Semut itu memiliki Pertahanan yang luar biasa tapi Kirito dengan mudahnya dapat menghancurkannya.


Semut itu lengah dan Kirito yang menyadari Semut itu. Langsung melanjutkan kembali menebasnya bentuk X ke atas dengan kedua pedang, dan membuat Semut itu sedikit terluka walau tubuh Semut itu tidak mengeluarkan Darah.


Kirito Menyerang kembali dengan Dua tebasan diagonal berlawanan arah, pedang kiri turun kiri, pedang kanan naik kanan hingga semut itu terdorong. Dalam pandangan orang lain yang mereka lihat hanyalah Tebasan dengan kilatan kuning, ungu, putih, dan Biru. Serta Aura kehitam - hitaman. Mereka tidak akan dapat melihat Pergerakan Kirito karna Gerakan Abnormal antara Kirito dan Semut itu. Bukan saja Pergerakan yang abnormal tapi Kecepatan mereka juga, jika manusia biasa pasti tidak akan dapat bertahan sedetik pun jika mereka dalam posisi diantara Kirito dan Semut itu. Bahkan Argus terkejut melihat Serangan itu.


'Serangan yang mengerikan!!, siapa sebenarnya anak ini?!!'


Kirito yang menghiraukan pandangan mereka semua seperti apa. Cuma melanjutkan Serangannya. Tidak mau kalah, Semut itu juga menyerang Kirito, dan menyebabkan kedua pedang Kirito terpental tapi Karna Skill yang digunakan Oleh Kirito adalah Starbust Stream. Serangan semut itu palingan membuat pergerakan Kirito terhenti sesaat


Kirito membalikkan cengkeraman kedua pedang dan menyerang lagi dengan Bentuk X ke bawah dengan kedua pedang, Benda kehitam - hitaman yang melapisi tubuh Semut itu, hancur berkeping - keping. dan Kirito pun menggeser pedangnya ke genggaman ke depan Semut itu.


Yang Semut itu lakukan sekarang hanyalah bisa menahannya Dan Kirito mendorong ke depan dengan pedang kanan, Hingga membuat salah satu tangan Semut yang menahan serangan Kirito terpental ke belakang


Kirito melanjutkannya dengan tebasan terakhir milik Skillnya. Dan Maju terjang dengan pedang kiri untuk mengakhiri pertarungan ini, Semut itu memiliki Insting yang berbahaya jika serangan Kirito terus melurus ke arahnya maka Dirinya pasti terluka. Jadi tangan Semut itu juga merubah kukunya menjadi Mirip belati yang diselimuti Kegelapan.


Mereka berdua Mengarahkan serangan mereka berdua dengan cepat.


Pedang Kirito maupun Kuku semut itu bertemu dan menyebabkan Ledakan yang luar biasa. Hingga Gelombang Angin dan kawah besar di sekitar mereka berdua tercipta. Argus sedikit terdorong. Dan membuka matanya lebar - lebar.


'A - apa - apaan dengan serangan dahsyat itu?!!'


Para prajurit yang memiliki status rendah, terlempar jauh, Bahkan Amakusa, Airi, dan Ishikawa terdorong jauh. Argus segera menyelamatkan mereka bertiga. Untuk tidak membuat Mereka bertiga terluka. Sedangkan Mayat Raja Ais'z menghilang tanpa sisa, Bahkan tulangnya tak tersisa.


Beberapa detik Ledakan sudah mereda, Terlihat Sesosok semut dan Pemuda Berambut hitam dan seluruh pakaian yang di kenakan Berwarna hitam. Orang itu adalah Kirito. Kini mereka berdua Terududuk diam di rumput atau lebih tepatnya Tanah, akibat dari ledakan mereka berdua.


Di dahi kirito Turun banyak darah hingga membuat Kirito menutup mata kanannya dan kedua tangannya yang memegang Kuat kedua gagangnya pun mengeluarkan darah di telapak tangannya.


Sedangkan Semut Hitam itu kehilangan Setengah Dari tubuh aslinya. Yang anehnya, Tubuh Semut itu terlihat ingin beregerasi. Jelas ini membuat Argus, Kirito dan yang lainnya Panik sekaligus khawatir. Kirito sudah tidak memiliki Tenaga untuk melawannya sekarang.


Jadi Kirito yang tidak membiarkan itu, segera mengarahkan Pedang Dark Repulser dan Memanjang lurus dengan kecepatan yang luar biasa . Di saat pedangnya ingin menembusi Semut itu, tiba - tiba saja ada satu serangan yang datang menangkis serangan itu.


Kirito kembali Kaget melihat sesuatu yang menagkis serangan miliknya. Dan terlihat lagi, seorang Prajurit berwarna Hitam yang dibelakangnya ada surai merah, auranya mungkin di bawah semut itu. Tetapi tetap saja, Kirito tidak akan dapat mengalahkannya dengan kondisinya sekarang. Begitu juga dengan Argus yang terluka sangat parah karna diserang oleh semut itu.


Di tangan Prajurit itu terdapat pedang hitam yang hitamnya sama dengan warna tubuhnya.


Amakusa yang melihat itu cuma terdiam


'Mu - mustahil kami dapat mengalahkan itu!!' Batin Amakusa


'Apa mungkin kami hidup sampai disini saja?' Batin Ishikawa


Kecuali Airi, dia cuma menatap tajam prajurit itu. Tapi bukan berarti dia tidak takut, malahan dia sangat takut. Tetapi setelah mengingat kembali kejadian yang menimpa Sieg. Dia memaksa dirinya untuk tidak takut terhadap seperti itu.


Dia memegang erat tongkatnya dan berusaha menyembuhkan Argus karna Pikirnya, Argus bisa mengurusi Prajurit itu. Di saat dia ingin membuat pergerakan. Prajurit itu langsung melesat ke arah Airi dengan kecepatan yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Kecepatannya mungkin masih dibawah Kirito maupun Beru, tetapi tetap saja Kecepatan itu sangat luar biasa


Lalu sebuah bola Hitam menyerang Prajurit tersebut. Prajurit itu pun menghindarinya dengan keren. Dia berniat untuk menebas Bola Hitam itu tetapi dia mengurungkan niatnya. Pikirnya akan berbahaya seandainya dia menebas Bola Hitam itu tadi.


Dan pikirnya benar karna Bola hitam serangannya meleset, bola hitam itu Menciptakan Ledakan besar walau tidak sebesar saat pertarungan Kirito dan Semut itu.


Kemudian, terlihat seekor Rubah kecil dengan Sembilan Ekor dibelakangnya dan Seorang gadis cantik dan imut di samping kirinya. Kirito mengenal orang itu, tapi juga khawatir dengan Gadis itu. Orang tersebut adalah Ai dan Kurama Kecil.


"Ke - kenapa kalian bisa berada disini?" Tanya Kirito sambil menahan luka di tubuhnya


"Tentu saja untuk menolongmu. Karna Para serangga yang tadi sudah mengurang, mereka pasti tidak memiliki Keberanian lagi untuk mengganggu Sieg di dalam"


Yang dilakukan Kirito hanya bisa Tersenyum kecil dan merasa lega. Ai segera mendekati Kirito dengan Satu Potion Di tangan kanannya.


"Kirito apa kau baik - baik saja?" Tanyanya dengan khawatir


"Iya. Bisa dibilang seperti itu. Ini pertama kalinya aku merasakan rasa sakit seperti ini"


"Segera minum Potion ini. Sieg bilang Jika Kirito meminum ini, Kirito akan langsung sembuh"


"Yah, itu tidak salah juga"


Kirito pun meminum Potion itu. Seluruh lukanya sudah sembuh tetapi tidak untuk Staminanya. Dia merasa sangat lelah.


Airi, Ishikawa, Amakusa kaget melihat Kirito langsung sembuh sepenuhnya. Wajar saja untuk mereka bertiga yang pertama kalinya melihat hal seperti itu. Para Prajurit dan mantan Teman Sieg juga tidak kalah sama dengan ekspresi kaget mereka.


Kurama Kecil langsung berada Di samping Kirito.


"Kita akan melanjutkan lagi pertarungannya."


"Iya, Aku akan menggunakan seluruh kekuatanku untuk mengulurkan waktu"


"Kau kelihatannya sudah mengerti"


"Begitulah. Kau ingin aku mengulurkan waktu kan?, Dengan begitu kau juga bisa menyiapkan Serangan Terkuatmu, Tapi aku cuma bisa memberikan 2 detik. Apa itu cukup?"


"Seperti yang diharapkan dari Orang terpercaya Sieg. Kau sangat cepat mengerti. Dan 2 detik itu sudah lebih dari cukup. Tapi sebagai gantinya, aku akan menghilang dan tidak dapat melindungi kalian dan Sieg juga tentunya."


"Jangan khawatir, Yang akan melindungi Sieg adalah Ai."


Kurama dan Kirito cuma tersenyum kecil. Sedangkan Airi memikirkan Kata Sieg.


'Sieg siapa yang mereka maksudkan?' Airi sedikit cemas mendengar Kata Sieg dari mulut mereka bertiga.


Ishikawa berharap Kirito dan Temannya menang karna Kirito dan Kurama adalah satu - satunya harapan mereka semua. Jika mereka saja kalah, tidak perlu ditanyakan lagi Bagaimana Dengan mereka?.


Para Prajurit juga sama beserta Mantan Teman Sieg berharap Kirito dapat memenangkan Pertarungan itu. Argus, Menyiapkan Semburan dahsyat dari Mulutnya untuk berjaga - jaga jika Kurama Gagal. Sedangkan Amakusa menatap tajam ke arah Ai. Dan di dalam pikirannya hanya ada tentang Gadis itu


"Ikuzo!!"


"Iya"


Kirito langsung menggunakan Skill Godseednya. Dan langsung lenyap tanpa jejak. Dan ketika sosoknya memperlihatkan wujudnya dia kini berada Di bagian tengah - tengah Semut dan Prajurit Itu. Dan membuat Mereka semua kaget tak terkecuali juga Semut dan Prajurit itu. Dan secara reflek mereka berdua ingin menyerang Kirito. Kirito yang menyadari Itu pun langsung memutar tubuhnya Dan menyebabkan Pedangnya yang mengeluarkan Light Effect itu mengeluarkan Gelombang kejut hingga membuat pergerakan Prajurit dan Semut itu terhenti sementara.


Kirito kembali lagi Menghilang tanpa jejak, dan berada Di belakang Ai. Tapi Kirito sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tubuhnya tergeletak Di tanah. Ai pun segera mendekati Kirito. Dan Kurama yang terlihat Siap langsung mengeluarkan Bola hitam yang seukuran Manusia, dan melesat ke arah Semut dan prajurit itu. Dan tidak perlu ditanyakan lagi ledakan pun terjadi.


Setelah melancarkan Bijuudama, tubuh Kurama mulai menunjukkan tanda - tanda bahwa dia akan menghilang. Kurama Kecil melihat Kirito dan Ai di situ lalu sedikit tersenyum dan Menghilang tanpa jejak.


...************************...


...Di Tempat Raja Felix...


BOOM


"Le - ledakan apa itu?!!" Ucap Raja dan pada saat yang bersamaan juga seluruh kuda berhenti.


"Ya - yang mulia. Saya ingin melaporkan sesuatu. Seluruh kuda tiba - tiba berhenti"


"Apa yang terjadi?"


"Ha - hamba tidak tau"


'Sebenarnya apa yang sudah terja -'


Pada waktu itu, entah mengapa seluruh Dunia ini terasa hening. Seluruh kuda yang tadi berhenti bergerak, tiba - tiba saja berlari ke arah sebaliknya menuju ke kerajaan Felix. Sontak ini membuat Raja beserta para prajuritnya kaget dan bingung dengan tingkah kuda mereka. Mereka semua berusaha untuk menghentikannya tapi Kuda mereka sama sekali Tidak menanggapi mereka semua.


Dan Di saat itu, Raja dan Para Prajurit akhirnya menyadari sesuatu yang mengerikan. Mereka dapat merasakan aura yang mengerikan. Sudah dipastikan bahwa aura tersebut hanya dimiliki orang - orang Kuat.


'Au - aura apa ini?!, ini.. ini.. adalah Aura pemilik orang yang dapat mengendalikan kematian!!' Kenapa bisa - bisanya seseorang memiliki Kemampuan terkutuk ini!!'


Dulu Terdapat seseorang yang memiliki Kemampuan Mengendalikan Kematian atau lebih dikenali dengan sebutan Necromancer. Sebuah kemampuan yang mengendalikan mayat mati menjadi hidup kembali. Hanya saja yang berbedanya, Mayat Hidup itu tidak memiliki Akal. Itu untuk orang yang lain. Tetapi Orang tersebut dengan aura yang Raja rasakan saat ini, mayat hidup milik Orang itu Memiliki Kecerdasannya.


Kemampuan Ini diberikan oleh seseorang yang kuat. Dikatakan bahwa, Seseorang dapat membuat pasukan yang kuat dengan pasukan yang terdiri mayat hidup dengan kekuatan Ini. Bahkan pernah diketahui dalam sejarah, seseorang dengan Kemampuan ini, bisa menghancurkan Satu kerajaan maupun Raja iblis. Banyak pahlawan Yang melawannya, hasilnya juga sama. Dan malah menambahkan kekuatan orang tersebut karna orang yang dibunuh oleh pemilik kemampuan ini, Membuat Pahlawan atau Raja iblis hidup kembali dengan kemampuannya. Karna Para Pahlawan tidak mampu mengurusinya, Turunlah Utusan Dewa yang mengurusinya. Pertarungannya Sangatlah Luar Biasa, bahkan Pertarungan mereka berlanjut selama 3 hari. Dan pada Akhirnya Pemilik Kemampuan ini mati. Dan kemampuan ini pun dikenali dengan Kemampuan Terkutuk.


'Kami tidak akan dapat mengalahkannya. Maafkan Ayahmu yang pengecut ini Miya. Ayah tidak mampu Menolong orang yang kau sukai. Jika Ayah membawa para pasukan, takutnya Mereka semua akan menjadi boneka orang tersebut. Dan Aku harap kau bisa menyelesaikan Pertarungan Itu Pemuda dan Utusan Dewa..'


Mereka semua dengan berat hati meninggalkan Tempat itu. Memundurkan Pasukan adalah tindakan pengecut. Tapi jika dijelaskan tentang kemampuan terkutuk itu. Tidak ada seseorang pun yang berpikiran itu sebuah tindakan pengecut dan malah itu tindakan terbaik untuk tidak membuat para pasukan mati sia - sia.


...***********************...


...Di Tempat Ai Dan Amakusa beserta yang lainnya....


Ledakan yang tadi menghilang. Lalu terlihat sesosok dengan perisai besar. Yang dapat dipastikan Bahwa Perisai itu melindungi Semut beserta Prajurit Surai Merah itu.


Dan Seperti yang di duga, Argus tanpa membuang masa lagi langsung menyemburkan api. Dan Semburan itu dapat dihalangi Oleh Perisai Berwarna Biru. Dan Terlihat Satu Ogre yang mengenakan Jubah Penyihir. Yang tidak masuk akal adalah ukuran tubuhnya. Tidak ada Seekor Orc yang memiliki Ukuran tubuh sepert itu. Lalu, beruang Dan naga atau lebih tepatnya Wyvern berterbangan Di langit - langit.


Seorang Manusia terlihat di Atas Wyvern itu. Di saat Orang yang berada di atas wyvern itu melihat ke bawah. Mereka semua langsung dihadapkan Tekanan yang luar biasa. Para Prajurit biasa langsung pingsan. Tentu, mantan Teman Sieg yang lemah Juga pingsan.


Ai juga seharusnya Pingsan, tapi Entah bagaimana. Ai mampu menahannya. Walau Dia terlihat Sedikit kesusahan menahan tekanan itu tapi dia tetap membuat dirinya tetap sadar.


Argus memasang Ekspresi yang tidak percaya melihat Manusia itu.


"Tidak. Ini bukan manusia. Kau.. kau siapa?"


"..." pria itu tidak membalas dan turun dari wyvern. Lalu Seorang Pria Tampan berambut hitam, dengan tubuh ideal. Yang menjadi Idaman Para Gadis terlihat. Meskipun Sosoknya seperti itu. Tetap saja tekanan yang mengerikan diberikan olehnya masih ada.


Pada saat yang bersamaan juga. Bayangan Yang ada Di kakinya membesar. Dan keluarlah Makhluk - makhluk yang tidak dapat dipercaya. Seluruh Makhluk itu berwarna Hitam sama dengan bayang manusia.


Ai terdiam melihat itu. Amakusa juga sama, Begitu juga Airi dan Ishikawa. Kirito sudah tidak sadarkan Diri. Argus yang masih terkena tekanan. Cuma Argus sajalah, yang terkena lebih banyak tekanan dan mengakibatkan Dirinya tidak dapat mengerakkan tubuhnya.


Prajurit, Semut, Beruang, dan High Ogre keluar dari bayangan pria itu. Dan jumlahnya mungkin sedikit dari Para Prajurit yang ada tapi setiap satu Bayangan memiliki kemampuan yang setara dengan 20 Prajurit. Dan ditambah lagi dengan Prajurit Surai Merah, Beruang Besar, Pria berperisai, Orc Berjubah Penyihir, Wyvern, Semut dengan Aura mengerikan dan Manusia yang merupakan Tuan dari semua ini. Di antara mereka Bertujuh, Setiap satu Makhluk saja setidaknya memiliki kemampuan untuk menghancurkan Satu Kerajaan. Dan setara dengan Divine Beast. Kecuali Manusia itu, bukan karna Lemah dari Divine Beast malah sebaliknya. Kekuatan Manusia itu, sudah tidak dapat diukur.


'Kekuatan yang mampu membangkitkan Orang mati'. Mereka mungkin tidak tau jika manusia itu memiliki kemampuan seperti itu dan Berpikiran bahwa Bayangan Manusia itu hanyalah Makhluk Panggilan. Dan Setelah melihat Aura yang dikeluarkan Pria itu. Kata 'Kematian' Terlintas di benak mereka semua. Bahkan Argus yang merupakan Divine Beast mengigil. Manusia di depannya ini, Memiliki Kekuatan yang menyamai Dewa, Baik Itu Fisik maupun Kecepatan.


Manusia Itu menunjukkan Jarinya ke arah Para Prajurit itu dan untuk pertama kalinya Mereka mendengar Suara Pria di depan mereka itu.


"Bunuh mereka semua"


Suaranya tidak buruk maupun bagus. Suaranya hanya terkesan biasa - biasa saja. Dan jika dibandingkan antara Suara Sieg dan Manusia itu. Suara Pria itu mungkin masih dibawahnya Sieg.


Mendengar Perintah Manusia itu. Para Bayangan itu mulai menyerang Para Prajurit beserta Mantan teman Sieg. Walau perbedaan jumlah yang sangat jauh, tapi Perbedaan kekuatanlah yang menentukannya. Pedang Prajurit hitam itu dengan mudahnya menembusi Armor yang dipakai Prajurit itu. Begitu juga yang lainnya. Mereka semua juga mencoba menghancurkan Para Bayangan itu, tapi hasilnya nihil. Pasalnya bahkan tubuh bayangan itu hancur sepenuhnya, Mereka kembali Beregenerasi seolah kejadian yang menimpa para bayangan itu tidak ada.


Dan hanya beberapa menit kemudian Para Pasukan kerajaan Ais'z Berkurang Setengah. Cuma disebabkan beberapa Bayangan Itu mampu menghancurkan Para Prajurit, sungguh kekuatan yang sangat mengerikan.


Tapi Para Bayangan itu Tidak menyentuh ataupun mendekati Ai, Kirito Airi, Ishikawa, Amakusa, dan Argus. Melihat diri mereka semua tidak disentuh sama sekali mereka sedikit bingung. Tapi tidak untuk Ai, dia masih lagi waspada dan berhati - hati. Sambil memegang pedang Kirito. Dikarenakan Status Ai yang lemah, ia masih belum memiliki kekuatan yang cukup untuk mengayunkan pedang itu.


Manusia itu hanya melihat Para Bayangannya itu membunuh Para Prajurit yang ada. Dia terlihat sama sekali tidak memiliki Emosi, itu sangat jelas terlukis di wajahnya.


Akhirnya Manusia itu membuat pergerakan. Dan Argus langsung bersiap seandainya Manusia itu mulai menyerang mereka semua. Tetapi Manusia itu hanya mendekati Mayat yang tergeletak di dekatnya. Dan tepat berada Di Depan mayat itu. Dia menatap tajam Mayat itu dengan matannya yang sedikit bersinar. Lalu berkata...


"Bangkitlah.."


Sebuah tangan bayangan yang terlihat berusaha keluar dari tubuh mayat itu, terlihat. Dan setelah keluar dari tubuh manusia tersebut, bayangan itu Menunjukkan wujudnya yang seluruh tubuhnya Hanya berwarna Hitam. Saat mengetahui orang yang memanggilnya atau lebih tepatnya menghidupkannya kembali. Bayangan itu memberikan Hormat, dan menundukkan Kepalanya.


Argus tidak bergerak sama sekali dan mengeluarkan satu kata yang tidak pernah dia keluarkan.


"Gila..."


...***********************...


Mulai sekarang setiap Chapter mungkin katanya hanya sedikit. Oke Cuma itu saja dan


Kalimat Favorit milik Thor...


MOHON MAAF JIKA KATA - KATANYA TIDAK MENARIK.


KALIAN BISA MEMBERIKAN SARAN DAN KRITIK DI KOLOM KOMENTAR


TOLONG DI LIKE, KOMEN, VOTE, RATE5 BINTANG DAN SHARE


See You In The Next Chapter 👋👋