
•Normal Pov Start•
Setelah Sieg tiba di Kamarnya. Tanpa basa basi lagi Sieg langsung membuka pintunya lalu merebahkan Tubuhnya ke atas Kasur karna terlalu Lelah.
Ketika Sieg ingin menutupi Matanya. Suara System kembali lagi terdengar.
[Ada Quest ini. Mau lihat?]
Sekilas, Sieg merasa sangat kesal karna Diganggu oleh System cuma gara - gara Quest. Tetapi, Sieg menahannya.
"Quest apa pula kali ini.?"
...[Quest...
...Sebelum Mengistirahatkan Tubuhmu. Perkenalkan lah diri Asuna kepada Rekan rekanmu....
...Hadiah : ???]...
Mata Sieg terfokus ke hadiahnya. Karna ini pertama kalinya, Sieg mendapatkan Hadiah yang tidak diketahui. Selain itu, Hukumannya juga tidak ada. Jelas Sieg merasa sedikit beruntung.
"Haa. Baiklah. Aku terima"
Sebelum Sieg keluar dari kamarnya. Dia akan menukar pakaian Normalnya terlebih dahulu atau Lebih Tepatnya pakaian Tidur. Seharusnya, Di Pagi - pagi ini tidak ada yang memakai Pakaian Tidur.
Tetapi, Bagi Sieg yang memutuskan untuk menjadi Hikikomori mulai Satu hari ini sampai besok itu adalah hal yang wajar.
Setelah menukar Pakaiannya. Sieg pun menghubungi mereka semua untuk berkumpul ke Kamar Sieg.
...******************...
Kini Di Kamar Sieg. Terdapat beberapa orang yang duduk berhadapan Dengan Sieg. Orang tersebut adalah Ai, Kurumi, Kirito dan Asuna.
Mereka semua memandangi Sieg dengan khawatir kecuali Asuna. Kenapa mereka khawatir?
Itu karna Mata Kiri Sieg yang berubah menjadi aneh. Memang keren sih tapi bisa juga orang beranggapan mata itu adalah sebuah Penyakit.
"Sieg!!. Mata Sieg berubah!!" Ucap Ai Khawatir
"Sieg. Matamu..." ucap Kirito
"Ara. mata Sieg - san berubah.." ucap Kurumi terkejut.
Sieg merasa pusing melihat Ketiga orang temannya seperti ini. Sieg pun menjelaskan tentang matanya.
"Kalian tidak perlu khawatir begitu. Ini bukan sebuah Penyakit melainkan ini adalah Mata yang memiliki kekuatan dahsyat. Mengerti?"
Mereka pun mengangguk Kecil. Asuna bingung dengan keadaan saat ini. Sieg yang menyadari itu langsung memperkenalkannya kepada Mereka semua.
"Kalau begitu. Aku akan memperkenalkannya. Gadis ini adalah Asuna - san. Dia sama seperti Kirito. Berasal dari dunia yang sama. Dan Mulai Hari ini dia akan tinggal bersama Kita. Asuna - san juga berpacaran Dengan Kirito."
Ucapan Sieg membuat Kirito sangat terkejut. Bagaimana tidak? Seharusnya tidak ada yang mengetahuinya namun Sieg dapat mengetahuinya yang artinya Sieg mengawasi mereka semua.
"Kau sudah tau?"
"Tentu."
"..."
Kirito tidak dapat membalasnya.
"Dan Asuna - san. Kau bisa memperkenalkan dirimu kepada Mereka semua"
"Ba - baik. Kalau begitu. Namaku Yuuki Asuna. Senang bertemu dengan Kalian semua."
"Nama Ai. Kurosaki Ai"
"Tokisaki Kurumi. Senang bertemu dengan Asuna - san.
"Kurosaki Sieg."
"Kirigaya Kazuto.."
Mendengar nama Asli Kirito. Asuna tersenyum mendapatkan nama Asli Kirito. Begitu juga dengan Kirito yang senang mendapatkan Nama Asli Asuna.
Dan Perhatian Asuna teralih kepada Ai dan Kurumi. Asuna kemudian mendekati mereka berdua lalu memelukinya.
"Ahh. Kalian berdua benar - benar sangat imut dan Kulit kalian sangat lembut." Ucap Asuna sambil tersenyum
Tindakan Asuna ini membuat Sieg dan Kirito terkejut. Kurumi juga tidak dapat melawannya dan Ai cuma membalasnya karna Ai merasa pelukan Asuna sangat nyaman.
Sieg dan Kirito saling bertatapan dan mereka tersenyum bersamaan.
"Kalian bisa menghabiskan waktu bersama. Kurumi Tolong jelaskannya lebih rinci tentang dunia ini. Dan berhati - hatilah"
Walau Sieg sudah menjelaskan apa yang dia ketahui tentang dunia ini. Tapi informasi yang Sieg ketahui masih kurang. Dan Kata 'berhati - hati' yang Sieg maksudkan adalah musuh yang sangat merepotkan.
Itu wajar saja mengingat Dirinya baru saja terpanggil beberapa Bulan ke dunia ini.
Kurumi langsung mengerti aoa yang dikatakan Oleh Sieg.
"Baik Sieg - san."
Kurumi menarik pergelangan Tangan Ai dan Asuna.
"Kalau begitu. Tolong Ikuti ku. Ai - chan, Asuna - san." Ucap Kurumi sambil tersenyum.
Asuna sebenarnya ingin menghabiskan waktu bersama Kirito tetapi.. setelah melihat Kirito yang tersenyum. Dia merasa tidak keberatan dengan semua ini.
"Baiklah. Kurumi - chan"
Kurumi terkejut mendengar nama panggilannya. Siapapun pasti terkejut. Tapi.. Kurumi tidak keberatan. Dengan nama panggilannya
"Ahh. Ai tau tempat yang menarik. Ikuti Ai!!"
Kali Ini malah Ai yang menarik mereka paksa dari situ. Kurumi dan Asuna cuma mengikuti Ai.
Melihat Ketiga - tiga gadis cantik nan imut ini bergabung membuat Mata Sieg dan Kirito menjadi sakit karna Mereka bertiga terlalu silau akan keindahannya.
''Ma - mataku..'' Gumam Sieg dan Kirito serempak.
[Ingin membeli Kacamata Hitam?]
'Tidak.' Ucap Sieg.
Tidak ada buruknya juga kan? Melihat ketiga gadis cantik ini bersama.
"Kami Permisi Sieg - san, Kirito - san." Ucap Kurumi
Lalu meninggalkan Sieg dan Kirito berdua di kamar Sieg.
Kamar mereka juga dipisahkan kecuali Para Gadis. Untuk beberapa Alasan, Ai dan Kurumi tidak mau kamar mereka dipisahkan. Dan mungkin saja Asuna satu ruangan dengan Duo gadis itu.
Mungkin sudah tidak dapat disebut Dengan kata 'Duo' karna satu gadis cantiknya sudah bertambah.
****************
"Apa kau sudah mengatakan semuanya kepadanya?" Ucap Sieg yang saat ini memperhatikan Kirito.
Yang Sieg maksudkan itu adalah Tentang Keinginan Miya Felix yaitu ingin mengikuti Kirito.
Sieg menyangka Jika Kirito sudah memberitahu Keputusannya kepada Miya tapi ternyata belum.
"Yah... itu..."
"Apa ada masalah?"
"Bukan seperti itu. Hanya saja, Aku tidak tega.."
Sieg tidak dapat membalas soal itu. Memang Jika dipikir - pikir lagi. Kirito itu tipe orang yang tidak terlalu suka menyakiti perasaan Seseorang. Dan lebih memilih jalan aman.
"Jadi kau ingin meminta saran dariku?"
"Begitulah."
"Walau kau meminta saran padaku. Aku tidak dapat memberikan saran apapun padamu."
Wajah Kirito menjadi kecewa. Dia pikir Sieg dapat membantunya. Dan setelah mendengar jawaban Sieg, dia tidak tau lagi.
"Oh kalau tidak salah. Waktu di Toko itu, Kau seharusnya bertemu dengan Miya ketika bersama dengan Asuna. Setelah itu, apa yang terjadi?" Tanya Sieg.
Karna Sieg langsung pulang ke kamarnya.
"Ternyata kau melihatnya. Seharusnya kau membantuku" ucap Kirito yang menatap sedikit kesal.
"Jika aku masuk campur. Kan tidak enak rasanya. Urusanmu yah urusanmu. Urusanku ya urusanku." Ucap Sieg dengan wajah seolah tidak bersalah.
Kirito menghela nafas melihat Tingkah Sieg seperti ini.
"Jadi bagaimana?" Tanya Sieg
"Aku sudah menjelaskan semuanya kepada Asuna. Tapi Miya... Dia..."
"Jika kau tidak mau melanjutkannya. Ya udah."
"Terima kasih."
Sieg mengerti. Miya pasti tidak terima melihat Kirito bersama dengan perempuan lain. Dan merasa sedih.
Dan Seperti adegan - adegan Romantis. Miya lari ke Kamarnya dan menangis. Setidaknya itu yang Sieg pikirkan kemungkinannya.
Kebanyakannya seperti itu bukan?
"Sekarang Kita ke pembahasan selanjutnya. Aku lupa untuk membicarakannya Dua hari yang lalu." Ucsp Sieg yang dratis menjadi Serius.
Kirito yang menyadari Sieg seperti itu langsung Melakukan hal yang sama seperti Sieg.
"Ada apa?"
"Ini mengenai Musuh yang kita lawan hari itu." Ucap Sieg membuat Kirito terkejut.
"Ah. Benar juga. Aku juga lupa dengan Hal itu."
"Tepat sebelum tuan dari para bayangan itu. Dia mengatakan bahwa ada musuh yang harus kubunuh"
"Dia memberikan tugas kepadamu?"
"Tidak. Bukan itu maksudku. Yang kumaksudkan adalah kekuatan Musuh tersebut."
"Benar juga.."
Ini Yang Sieg pikirkan dan yang paling dia takutkan. Musuh yang Tu - Sung Jin Woo maksudkan kepada Sieg itu sebenarnya Siapa?
Walau identitasnya tidak diketahui tapi Orang tersebut sedikit memiliki kekuatan yang mirip dengan Sieg yaitu pemanggilan karakter.
Satu Karakter yang OP saja sudah membuat Sieg kerepotan. Apalagi jika bertambah.
Kirito juga tidak akan mampu melawan Satu Musuh yang OP.
Yang bisa menandingi Karakter OP saat ini adalah Kurumi.
Memiliki kekuatan OP sudah cukup. Tapi bagaimana dengan kekuatan Orang yang memanggilnya? Kekuatannya pasti mengerikan. Dan sudah berapa Karakter yang sudah dipanggil olehnya?
Satu hal yang pasti di pikiran Sieg saat ini adalah. Orang tersebut berasal dari dunia yang sama dengan Sieg.
Jika tidak mustahil mereka dapat memanggil karakter OP itu.
"Ini sangat merepotkan."
"Ma. Yang harus kita lakukan saat ini adalah menjadi kuat kan?"
"Kau mengatakannya dengan mudah. Pikirmu semudah itu?"
"Ya. Jika kita terus membunuh Monster."
"Apa yang kau katakan itu benar juga. Asuna sudah ada di dunia ini. Setidaknya aku ingin menghabiskan waktu bersamanya."
"Aku juga sama seperti mu."
Mereka berdua menghela nafas bersamaan dan Melanjutkan lagi.
"Oh iya ngomong - ngomong. Bagaimana caramu mampu bertahan melawan Semut itu?" Tanya Sieg penuh penasaran.
Karna berapa kalipun dipikirkan. Kekuatan Kirito yang saat ini mustahil dapat mengimbangi kekuatan Semut Sung Jin Woo. Terlebih lagi perbedaan Kecepatan yang dimiliki oleh mereka berdua.
Menurut perhitungan Sieg. AGI milik Semut atau Beru waktu itu pasti 10 kali lipat dari AGI milik Kirito.
Walau Kirito menggunakan Skill Nitoryuupun tidak akan dapat mengimbanginya.
"Kau tanya aku pun. Aku sendiri juga tidak tau"
'Apa mungkin dia memiliki Skill Unik selain Nitoryuu?'
Sieg mencoba memeriksa Daftar Skill Kirito.
"Partner"
...Kirito...
...Status...
...Nama : Kirigaya Kazuto (Kirito)...
...Level : 50...
...Umur : 16 Tahun...
...Ras : Manusia...
...Title : Teman Seorang Utusan Dewa, Hero, Kuro No Kenshi, Pengguna Skill Nitoryuu...
...HP : 180.000/180.000 (100.000)...
...MP : 120.000/120.000 (70.000)...
...STR : 16.000...
...DEF : 17.000...
...AGI : 20.000...
...VIT : 10.000...
...INT : 10.000...
...Skill : Create Sword Skill (Info), Storage (Info), Godspeed (Info), Swordmaster (Info), Stay Cool (Info), Thunder Sword (Info), Power Up (Info) Speed Up (Info), Nitoryuu (Info), Starbust Stream (Info), Skill Connect (Info), Incarnate System (Info), Auto Recovery (Info), Pedang Sihir (Info)....
'Berapa kalipun aku lihat Status miliknya. Bukankah ini terlalu berlebihan. Dan di daftar skillnya... Hmm?'
Sieg terfokus ke Kata Skill 'Swordmaster'.
'Swormaster?, Skill seperti apa ini?'
Sieg tau apa artinya tapi tetap saja dia penasaran. Dengan Cepat dia menekan Info.
...(Swordmaster)...
...- Sebuah Skill yang membuat Penggunanya Selalu mahir dalam Hal yang berkaitan dengan Pedang...
...- Setiap kali Pengguna bertekad untuk menang. Kekuatan Pengguna akan bertambah tanpa henti....
...- Menambah STR, AGI, VIT, sebanyak 40.000. Setiap kali memegang pedang Tingkat Tinggi....
...- Meningkatkan Kesempatan Musuh terkena Efek Stun sebanyak 50%...
...- Dapat Memegangi Semua Pedang yang ada...
...- Menyerap 50% Damage yang didapatkan...
...- Skill Unik yang hanya dimiliki Oleh orang tertentu...
Sieg kaget melihat Skill ini. Skill Kirito sangat OP. Jadi tidak heran Kirito dapat bertahan melawan Beru.
"Ternyata ini penyebabnya." Gumam Sieg.
"Ada apa?"
"Tidak. Aku cuma tak menyangka. Kau mendapatkan Skill Unik yang lain lagi."
"Eh? Apa itu benar?"
"Ya. Dan Kembali ke topik. Sekarang kita harus berhati - hati. Dan Kita juga harus bersiap untuk melawan segala kemungkinan yang ada."
"Baiklah. Dan Ngomong - ngomong dari tadi aku ingin menanyakannya. Sebenarnya Ada apa dengan Matamu? Terkadang Berubah menjadi merah dan sekarang berubah menjadi Ungu."
Wajar saja Kirito menanyakan itu. Siapa yang tidak penasaran dengan Mata Sieg. Cuma orang otaku dan Wibu saja yang mengetahui tentang mata ini
Dengan rasa malas Sieg pun menjelaskan tentang matanya.
"Baiklah. Akan kukatakannya kepadamu. Biasanya yang muncul itu mata berwarna merah bukan?"
"Iya."
"Mata berwarna merah itu adalah Mata yang disebut dengan 'Sharingan'. Mata ini biasanya disebut dengan mata Terkutuk"
Ucapa Sieg membuat Kirito terkejut karna kata 'Terkutuk' Keluar dari mulut Sieg.
"Kenapa mata ini disebut dengan mata Terkutuk? Karna untuk membangkitkan mata ini. Kau harus melihat seseorang yang berhargamu terluka tepat di depan matamu."
"Ka - kalau begitu. Apa kau sudah melihat orang yang -"
Tidak sempat menyelesaikan kalimat Kirito. Sieg langsung menyela
"Tidak. Khusus untuk aku. Mata ini otomatis bangkit sendiri"
"Haa. Jangan membuatku sedikit ketakutan. Aku sangat merasa bersalah sudah menanyakannya kepadamu."
"Dengarin dulu sampai habis. Mata ini juga dapat berevolusi ke mata yang lain. Mata itu Disebut dengan 'Mangekyou Sharingan' lalu 'Eternal Mangekyou Sharingan'. Tapi untuk mendapatkannya tidak mudah. Karna kita harus membunuh orang berharga kita sendiri atau menyaksikan kematian orang berharga kita tepat di mata kita. Jika itu terjadi Maka Mata ini akan berevolusi menjadi Mangekyou Sharingan. Dan Saat ini aku belum mencapai tingkat mata itu. Yang artinya Tidak ada orang berharga ku yang Mati."
Ucapan Sieg membuat Kirito tidak ingin melanjutkannya lagi.
"Sudah. Hentikan sampai situ. Aku tidak kuat mendengarmu melanjutkannya. Rasanya tidak nyaman"
"Hahaha... Baiklah. Kalau begitu kita lanjutkan Tentang Mata Kiri ku ini. Mata ini disebut mata 'Rinnegan'. Mata ini memiliki kekuatan yang paling kuat sampai aku bisa menghancurkan Satu kerajaan dengan satu serangan. Yah, mungkin cuma itu yang ingin kukatakan."
Ucap Sieg
"Walau Hanya Singkat tapi aku mengerti".
"Baguslah jika kau mengerti. Dan..."
"Dan?"
"Silahkan Keluar." Ucap Sieg sambil mengambil Pose pelayan yang meyuruh tamunya keluar.
Orang biasa pasti sudah emosi melihat tindakan yang dilakukan oleh Sieg tapi Bagi Kirito Sieg cuma sedang bercanda.
"Baiklah.. beristirahatlah.."
"Ah. Kau juga dan Kirito. Tentang keputusanmu membawa Putri itu atau tidak. Semuanya tergantung dari keputusanmu. Aku akan mengikuti apa yang kau pilih." Ucap Sieg sambil tersenyum
Kirito bingung dengan kalimat Sieg dan Sieg kemudian mendorong Kirito keluar dari kamarnya.
...******************...
Setelah Kirito keluar. Sieg langsung merebahkan tubuhnya sekali lagi di atas kasur. Dan memikirkan kalimatnya tadi.
Sieg mengatakan itu bukan tanpa alasan. Sieg mengatakan itu karna tidak ada salahnya juga bertambah satu orang di kelompoknya. Jika bertambah satu orang mungkin Efeknya tidak akan terlalu berdampak kepada Sieg yang lainnya.
"Sekarang Hadiah Questnya.. sangat menarik" ucap Sieg yang melihat Layar Tranpar di depannya.
Layar Tranpar itu terkandung tentang Hadiah Quest tadi. Dan Hadiahnya benar - benar membuat Sieg sangat tertarik. Dan ingin membukanya. Serta Alasan System tidak memberikan Notifikasi kepada Sieg tentang Penyelesaian Quest tersebut.
Biasanya Jika Questnya selesai. Sieg akan mendapatkan notifikasi dari System tapi kali ini entah kenapa dia tidak mendapatkannya. Dan ternyata hadiahnya itu yang tertampil di layar traspar tersebut sehingga System tidak keluar atau berbicara apapun.
...[Hadiah : Dapat memanggil Wujud System yang asli ke dunia]...
Benar. Hadiah nya itu adalah Memanggil wujud System yang asli ke dunia yang Sieg tempati saat ini. Sudah dari dulu Sieg juga penasaran dengan Penampilan System. Apa System itu cantik atau semacamnya?
Dan Sepertinya System tidak menduga jika Hadiah Questnya adalah ini. Dengan begitu Sieg mengetahui Poin Penting. Yaitu Jika mendapatkan hadiah yang tidak tertera tulisannya berarti Hadiahnya dipilih secara acak.
Dan betapa beruntungnya Sieg. Diantara semua hadiah yang ada. Sieg dapat memanggil System ke tempatnya.
Serta kenapa System tidak ingin mengatakan apa - apa kepada Sieg itu karna System tidak mau menunjukkan wujudnya kepada siapapun. Entah apa alasannya, tapi Membuat Sieg sangat penasaran.
Dan Ketika Sieg dipilih untuk memanggilnya 'Yes' atau 'No'. Sieg langsung mencoba memencet kata Yes namun langsung dihentikan oleh sebuah Suara.
[Ja - jangan Sieg]
Begitu Sieg mendengar ucapan System. Sieg lansung menghentikan memencet.
"Memangnya kenapa."
[Ti - tidak bisakah. Kau jangan melakukan itu... To - tolong Sieg..] ucap System memohon.
Sieg sangat terkejut dengan Kalimat System bukan karna System memohon tapi suara System tiba - tiba saja berubah menjadi sangat merdu yang melebihi suara Idol!!.
Dan ini artinya Selama ini. System menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya. Dalam pikiran Sieg yang dia pikirkan cuma satu kalimat.
'System sebenarnya gadis yang Ramah lemah lembut, dan baik hati.' Sieg mengetahui hanya dengan nada suara System.
Entah bagaimana caranya. Sieg cuma tebak asal - asalan dan berharap apa yang dia pikirkan Itu benar.
"Tidak. Aku penasaran dengan wujudmu" Ucap Sieg sedikit semangat.
Mendengar ucapan Sieg. System semakin bertambah panik dan suara Merdunya terdengar.
[Ja - jangan Sieg. Jangan Panggil aku ke dunia mu..]
"Kenapa?"
[A - aku cuma takut..]
Kalimat yang disertai dengan nada merdu itu membuat Sieg sedikit kasihan namun, Jika Sieg memutuskan sesuatu maka dia tidak akan menarik kata - katanya lagi!!.
"Tidak. Aku sangat penasaran dengan wujudmu." Ucap Sieg sambil memencet 'Yes'.
Setelah Sieg memencet kata 'Yes'. Sebuah lingkaran Dengan cahaya yang indah muncul di hadapan Sieg.
Dalam pandangan Sieg sekarang yaitu mata Rinnegannya. Mata Sieg menjadi terbelak karna Jumlah Mana yang teesedot ke dalan Lingkaran itu sangat indah sampai - sampai Sieg tidak dapat mengalihkan Pendangannya dari Cahaya indah tersebut.
Mana yang berwarna Keemas - emasan itu mengelilingi Lingkaran itu dan tidak lama kemudian. Keluarlah sosok Perempuan yang kelihatan Berumur 16 tahun. Mengenakan Pakaian Yang mirip pakaian sekolahan. Kulit yang sepertinya Sangat lembut . Wajah yang sangat memikat sampai Sieg Terhipnotis oleh kecantikan perempuan tersebut.
Perempuan itu menyadari kehadiran Sieg langsung menjauhi dari Sieg dengan wajah yang Sangat memerah yang tidak diketahui apa penyebabnya.
Sieg yang terhipnotis dengan Kecantikan Perempuan di hadapannya sedikit hilang kendali atas tubuhnya. Jauh di lubuk hati Sieg, Sieg ingin melakukan hal yang gila kepada Perempuan di hadapannya.
Sieg berusaha untuk mengendalikan Tubuhnya namun, melihat Wajah Perempuan yang meroha kemerahan. Membuat wajah Sieg juga memerah karna tidak tahan akan keimutan Perempuan dihadapannya ini.
"Ka - ka - ka - kau... a - adalah System?" Ucap Sieg dengan wajah yang kemerahan..
...******************...
Dilike, Komen, Vote, Rate 5 Bintang dan Share bossku
Bisa diberikan saran dan Kritiknya di Kolom Komentar