I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 90 : SERANGAN TERAKHIR (PART 15)



""Kita akan bergabung kembali."" Ucap Sieg Void kepada dirinya yang lain. Mereka sudah terlalu lama Berpencar. Kesemua Sieg Elemen Mengangguk dan mereka pun kembali menjadi satu


Sieg Normal pun terlihat dengan Mata Kirinya Rinnegan, dan Jaket berwarna Putih.


"Eiko, apakah kau bisa membuat mata Mangekyou Sharinganku berevolusi menjadi Eternal Mangekyou Sharingan?"


[Bi - bisa Sieg]


"Kalau begitu evolusikan Mataku."


[Ka - kalau begitu, Pilih mata Mangekyou Sharingan siapa yang ingin kau bagungka -]


"Mata Mangekyou Sharingan Obito." Potong Sieg.


"Cepat Gabungkan sekarang!!"


[Ta - tapi, kau akan merasakan Rasa saki- ]


"Aku tidak peduli, aku akan bertarung sambil menahan rasa sakit."ucap Sieg yang kemudian memasuki ke dalam Rikudou Sennin Mode.


Dia tidak boleh menggunakan Wujud Elemen Voidnya dulu karena dia sudah terlalu lama menggunakan wujud tersebut dan ia harus menunggu beberapa Jam sebelum menggunakan Wujud Elemennya.


Maka dari itu, Selagi menunggu, Sieg akan menggunakan Wujud Rikudou Seninnya untuk melawan Broly.


[Ba - baiklah.]


Eiko khawatir tapi mau bagaimana lagi. Ini adalah Perintah dari Sieg. Mau tak mau ia harus menurutinya.


Sieg Langsung terbang dengan Kesembilan bola hitamnya.


'Kau serius ingin melawannya? Aku sendiri juga tidak akan dapat mengalahkannya' ucap Kurama dalam pikirannya.


'Cuma itu satu - satunya cara untuk melawan Monster itu.


'Aku akan meminjamkan semua kekuatanku. ' ucap Fudo atau Three Thousand Burning Flame.


"Iya, terima Kasih kalian berdua."


Setelah itu, mata Kanan Sieg tiba - tiba ingin meledak dan mengeluarkan darah tetapi, Sieg tidak peduli dan terus terbang ke atas langit.


Saat berada di atas langit, Sieg memperlihatkan Ekspresi raut wajah rumit.


Dunia Astral benar - benar sudah hancur sekitar 1/3, Terlihat juga ada Puing - puing dari Planet ini yang mengapung di Luar angkasa.


Sieg tidak akan memanggil Kurama untuk melawan Broly karena dia tahu itu tidak ada gunanya.


"Saatnya untuk serius." Sieg juga mengaktifkan Ras Setengah Rubahnya.


Seketika Muncul 5 Ekor, dan Kuping Rubah berwarna Putih dari tubuh Sieg. Bahkan kekuatannya sudah meningkat berganda - ganda.


...[First Accounts]...


...[Status]...


...Nama : Kurosaki Sieg...


...Level  : 5.000...


...Umur  : 10 Tahun...


...Ras     : Manusia, Setengah Rubah (Diaktifkan)....


...Title    : Utusan Dewa, Hero, Minotaurus Slayer, Monster Slayer, The Hunter, Penyelesai Dungeon Felix, God Of All The Element, Shadow Monarch, Manusia yang disayangi Para Dewa Dewi, White Hair Hero, Demon Slayer, Penghancur Dunia....


...HP   : 10.500.000/10.500.000...


...MP  : 10.000.000/10.000.000...


...STR : 800.000   (300.000)...


...DEF : 800.000   (300.000)...


...AGI  : 800.000   (300.000)...


...VIT  :  800.000  (300.000)...


...INT  : 800.000   (300.000)...


...System Point : 24.400.000...


...**********...


Gilgamesh memperlihatkan ekspresi wajah tidak percaya saat melihat hal di hadapannya ini. Yang benar saja, walaupun sudah terkena telak oleh Enuma Elish 100%, Broly tetap baik - baik saja. Tetapi, tidak bisa dikatakan baik - baik saja karena dia menatap ke arah Gilgamesh dengan tatapan yang penuh kemarahan.


"AAAHHHHH"


Kekuatan Broly kini sudah meningkat


melebihi Dewa dan terus meningkat melebihi Entitas yang melebih Dewa yaitu Archgod.


Gilgamesh sudah tidak tahu Noble Phantasm apa lagi yang ia milik untuk membunuh Broly. Pasalnya Ea saja tidak dapat membunuh Broly, apalagi Noble Phantasm lainnya.


"Semua Hartaku sama sekali tidak dapat menyentuhnya. Aku tidak mempercayainya!!"


Gilgamesh dengan marah menembakkan Ratusan Proyektil ke arah Broly tetapi, sudah tidak berguna karena Broly sudah sangat Kuat. Hanya dalam sekejap, Semua Noble Phantasmnya langsung hancur.


Broly langsung melesat ke arah Gilgamesh dengan cepat dan sekali Pukulan, Gilgamesh langsung terpukul hingga Menyebabkan Gelombang angin yang kuat.


"Uhuk.."


Tidak hanya itu, Broly langsung menembakkan 2 Bola berwarna Ungu ke arah Gilgamesh. Melihat itu, ia terpaksa Menggunakan Ea untuk menciptakan Tornado lalu menahan Kedua Bola tersebut


Tapi naasnya, Ea sekarang dalam keadaan yang lemah akibat penggunaan Enuma Elish dan menyebabkan Ea tidak terlalu dapat menahan Serangan Broly.


Begitu kedua Serangan itu bertemu, Gilgamesh langsung terpukul mundur dengan sangat jauh.


"Ha.. ha.. ha..." untuk pertama kalinya. Bagi dirinya, Gilgamesh merasa pernafasannya tidak beraturan.


Di sekitarnya, ia dapat melihat Letusan Gunung Berapi. Itu pasti dikarenakan Dunia sudah hancur setengah, dia juga dapat melihat Ruang Angkasa dengan jelas.


Broly juga sama sekali tidak memberikan kesempatan bagi Gilgamesh untuk beristirahat namun, mendadak Broly ditinju oleh seseorang.


Tetapi, dikarenakan kini Broly terlalu kuat. Maka Tinju tersebut tidak terlalu terasa. Malahan itu terasa seperti digigit semut.


"Kau lengah. Rikudou Chibaku Tensei!!" Teriak Sieg


Ini adalah Teknik Penyegelan yang pernah digunakan oleh Naruto dan Sasuke untuk menyegel Otsutsuki Kaguya. Karena Sieg sekarang sudah memiliki mata Rinnegan, dan Rikudou Senni. Maka ia juga dapat melakukan hal yang sama.


Seluruh daratan mulai menuju ke Arah Broly dengan sangat cepat. Broly berusaha untuk melawan tetapi, itu terlalu banyak. Oleh sebab itu, ia melepaskan sejumlah Ki berwarna Hijau yang besar dan banyak sampai Tercipta ledakan yang sangat besar.


"Kurama!!"


"Aku mengerti!!"


Kurama langsung muncul di hadapan Sieg dan dalam wujud yang berbeda. Karena Kurama dilapisi oleh Susanoo berwarna Putih milik Sieg sekaligus dilapisi oleh Essence Flame milik Fudo.


Kini Kurama terlihat memikir tubuh berwarna Oranye, Putih, dan Ungu. Tetapi, Sieg tidak punya banyak waktu.


Kurama kemudian membuka Mulutnya lebar - lebar dan dari sana tercipta Satu Bola Hitam yang sangat besar. Dan tidak hanya itu, Bola itu juga dilapisi oleh Amaterasu milik Sieg, dan Api Ungu milik Three Thousand


"Rasakanlah Gabungan dari kami bertiga"


"""Thousand Bijuudama Amaterasu!!""" Teriak Fudo, Kurama dan Sieg bersamaan.


"Belum cukup, Fuuton Rasensuriken Bijuu dama!!"


Di Tangan kanan Sieg terdapat Satu bola Spiral berbentuk shuriken, dengan Berwarna yang bercampur berwarna warni.


Itu dikarenakan Sieg menggabungkan seluruh cakra Bijuu dama yang ada Di tubuhnya yaitu Shukaku (Ichibi), Matabi (Nibi), Isobu (Sanbi), Son Goku (Yonbi), Kokuo (Gobi), Saiken (Rokubi), Choumei (Shicibi), dan Gyuki (Hachibi).


Dengan Kesembilan cakra termasuk Milik Kurama yang ia dapatkan dari Otsutsuki Hagoromo itu. Sieg akan menembakkan Serangan itu ke Broly


Sieg pun langsung melemparkan Rasenshurikennya dengan kecepatan yang Gila sampai - sampai Shuriken itu membuat Pusaran Tornado yang sangat kuat di sekitarnya.


JEEEEEDAAAARR


Saking kuatnya. Bahkan Petir - petir di Sekitarnya mulai Mengamuk tak jelas dan menyebabkan Ledakan yang hampir sama dengan ledakan yang dihasilkan oleh Gilgamesh


Tetapi karena Serangan tersebut tidak diarahkan ke Daratan, maka Planet ini tidak akan mengalami kehancuran tetapi, tetap saja akan membuat Guncangan yang sangat kuat di Dunia ini.


Setelah itu, Broly masih lagi baik - baik saja tapi, terlihat jelas kalo Broly itu tetap mendapatkan Serangan yang sangat kuat dan berdampak Buruk pada tubuhnya. Apalagi, Tubuh Broly mengeluarkan Asap yang sangat kuat.


Dan ia bertambah marah dan ingin membunuh Sieg. Merasakan niat haus darah dari Broly, Sieg mengeluarkan Keringat dingin. Dia belum pernah Merasakan Niat Haus darah sebesar ini.


Dan tiba - tiba, Broly menciptakan Satu Bola Besar berwarna Hijau dan ia angkat Bole tersebut dengan kedua tangannya.


"Ini berbahaya Sieg. Jika serangan itu diarahakan ke Tanah, Dunia ini dijamin akan hancur 100%!" Ucap Kurama panik


"Ya, aku menyadarinya!" Ucap Sieg yang juga panik.


Broly yang dihadapannya ini benar - benar Gila dan sama seperti di Animenya.


"Eiko. Aku akan memanggil Si Botak itu!!"


[Belum boleh lagi Sieg!!]


"Belum?!! Bahkan dalam keadaan seperti ini aku belum boleh memanggilnya?!! Apakah kau ingin aku mati?!!"


[Bu - bukan seperti itu Sieg tapi, untuk memanggil Karakter Setingkat itu memiliki Persyaratan!]


Sieg benar - benar tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Eiko.


"Katakan saja Persyaratan apa yang harus kulakukan untuk Memanggilnya?!!" Tanya Sieg yang mulai kesal.


[I - itu. Kau harus mencarinya sendiri]


Tanpa sadar, Sieg langsung memukul daratan sampai membuat Getaran yang kuat ke seluruh Dunia Astral. Ia benar - benar sudah dalam keadaan yang gawat, tetapi Ia belum boleh memanggil Si botak itu?!!


'Apakah persyaratannya aku harus kuat? Atau aku harus mengorbankan semua Poinku?!! Aku tidak tahu lagi!!' Ucap Sieg dalam hatinya.


"Utusan Dewa. Sepertinya kau dalam keadaan yang membutuhkan bantuan." Ucap seseorang di atas langit


Sieg yang melihat itu langsung melihat ke atas dan mendapati seorang Malaikat dengan tubuh yang berapi - rapi sedanv melayang di udara.


"Kau malaikat?!!"


"Benar. Meski dalam keadaan seperti ini pun kau tetap dapat mengenaliku. Tapi, yah sudahlah. Perkenalkan, aku adalah Malaikat bernama Gabriel, Aku disuruh oleh Dewi Air untuk membantumu. Tapi...."


Malaikat Bernama Gabriel itu melirik ke arah Broly lalu menghela nafas..


"Ha. Ini sangat sulit. Meskipun kita gabungkan dengan seluruh kekuatan Dewa tidak akan dapat menandingi Monster itu. Termasuk Dewi Pencipta sekalipun. Dia adalah Entitas yang melebihi Go - tidak Archgod.. " ucap Gabriel dengan serius


Sieg juga mengetahui itu. Dari awal dia tahu kalo Broly adalah Entitas yang lebih kuat dari Makhluk yang disebut Archgod itu meski dia sendiri tidak pernah melihat seperti apa itu Archgod.


"Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba menghalanginya. Aku juga bertugas untuk melindungi Dunia ini." Ucap Gabriel.


Sieg hanya mengangguk.


"Dan apakah kalian berdua mendengarnya?"


""Tentu saja"" ucap Kurama dan Three Thousand


Sieg kemudian menggunakan Semua MP dan Chakra yang berada di tubuhnya untuk menghalangi serangan Broly dari menyentuh Daratan.


""Kami juga akan membantu""


Tiba - tiba dari Tubuh Sieg. Keluar 2 butir cahaya dan membentuk Dua makhluk Humanoid. Itu adalah Arturia dan Jeanne.


"Arturi -"


"Aku harus membantu kalian. Aku tidak boleh duduk diam di tubuhmu melihat kau berjuang" ucap Arturia memotong perkataan Sieg.


Begitu juga dengan Jeanne yang tersenyum setuju dengan perkataan Arturia.


Pada saat yang sama Gilgamesh juga langsung bangkit meski masih kesulitan untuk bangun.


"Untuk kali ini, Aku akan dengan senang hati membantu Kalian." Ucap Gilgamesh tetapi, Wajahnya berkata lain, terlihat jelas kalo wajahnya itu tidak mau melakukannya tetapi, ia terpaksa.


"Kalau begitu, kita gabungkan serangan kita" ucap Jeanne sambil mengambil pedangnya yaitu, St. Catherine untuk mengaktifkan Noble Phantasmnya.


"Mulailah dengan Kejayaan-Mu. Langit nan besar akan terbagi menjadi Tiga, Siang akan menyampaikan Kata - kata-Mu, dan malan akan memberi Ilmu kepadaku. Hatiku yang panas di dalam akan membara setiap kali kuberdoa, inilah akhirku. Semua sesuai kehendak-mu. Kupersembahkan nyawaku yang rapuh ini, dengan apa yang kumiliki sekarang, Izinkan Aku melindungi Umat Manusia, Kupercayakan semuanya kepada-Mu, Wahai Dewa!!"


Seketika tubuh Jeanne diselimuti oleh Api dan tidak berselang lama, Gaun perang Jeanne yang tadinya Ungu berubah menjadi putih dan tanpa penutup lengan. Di bagian Ujung gagang Pedang muncul Bola Api yang semakin lama, semakin membesar.


Sedangkan Gilgamesh mengatakan Mantra/Aria sama seperti Jeanne. Dia akan menggunakan Ea sekali lagi


“Aku akan menawarkan serangan yang satu ini sebagai upacara perpisahan! Aku berbicara tentang permulaan. Langit dan bumi terbagi dan ketiadaan merayakan Penciptaan. Pedang Pecahanku membuat dunia terpisah. Pusaran yang mengubah bintang-bintang, neraka surgawi ini menandakan akhir malam permulaan. Mereda dengan kematian!"


Di sisi lain, Arturia juga mengumpulkan semua Energi sihirnya untuk menggunakan Tebasan Excalibur yang sebenarnya. Wujud Excalibur terlihat dan terlihat salah satu Pedang Suci terkuat di Nasurverse diselimuti oleh Energi Sihir Emas.


Malaikat Gabriel juga mengumpulkan sejumlah Sihir Api yang sangat panas dan ini adalah salah satu kartu Asnya yang bahkan bisa membunuh Dewa.


Sedangkan yang terakhir, Sieg juga menggunakan seluruh kekuatannya hingga menciptakan Satu Bola besar yang berisikan Essence Flame milik, Chakra Milik Kurama, dan seluruh Mana milik Sieg ia juga menaruh Amaterasu.


Broly dari atas langit langsung merasa tubuhnya merinding melihat 5 serangan berbeda yang sedang disiapakan. Maka dari itu ia langsung melemparkan Bola Besar yang berisikan Ki miliknya.



"Ini adalah serangan Terakhir kita semua!! Thousand Bijuudama Amaterasu!!" Teriak Sieg sambil menembakkan Bijuudaam


"La Pucelle!!" Jeanne melemparkan Bola Api Raksasa dengan Diameter 8 Meter.


"EX....CALIBUR!!!" Sambil mengayunkan Pedang Excalibur hingga memgeluarkan laser Sinaran Emas.


"Absolute Flame!!!" Satu Bola raksasa langsung ditembakkan oleh Gabriel.


"Terima Ini!! Enuma Elish!!!" Pusaran Kilatan Merah juga langsung ditembakkan oleh Gilgamesh.


Dan kini kelima - lima serangan Dahsyat itu langsung bertemu dengan serangan Broly, dan mengakibatkan kedua serangan itu saling mendorong satu sama lain. Sieg dan lainnya berusaha tenaga untuk melawan  seramgan Broly tetapi, serangan Broly terlalu kuat.


'Belum cukup... ini belum cukup!!!' Ucap Sieg dalam hati.


Dan tiba - tiba di Detik itu, di hari itu, dan di Tempat itu. Sieg mendengarkan suara yang aneh dari Pikirannya.


'Begitu, Kau sudah melakukannya. Kalau begitu sudah saatnya bagimu untuk mengetahui semuanya...' ucap suara yang sangat asing baginya.


'Eh? Suara tad -'


KAAAABOOOOOM


...**********...


Oke, Di Chapter selanjutnya akan Diceritakan Identitas Sieg yang sebenarnya (SPOILER!!!)


Jangan lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang.