
...•Rimuru Pov Start•...
Hai. Rimuru Tempest - Desu
Saat ini aku tidak tau dimana aku berada. Yang bahkan Dai Kenja - sama tidak ketahui ini dimana.
(Thor : Pertapa Agung Akan diubah menjadi Dai Kenja karena Thor sedikit Nyaman sih bacanya. Dai Kenja itu sebutan Pertapa Agung dalam Bahasa Jepangnya. Jika tidak percaya bisa cari di Google. Ini Tulisan Jepangnya 大賢者)
Haaa. Ini merepotkan. Padahal aku sudah sangat lelah melawan Orc Disaster Alias Gerudo.
Dan sekarang. Aku dipindahkan ke Tempat yang aku tidak ketahui. Tapi...
Itu iblis kan?!!
Selain Iblis bernama Gerumudo. Ini pertama kalinya aku melihat Iblis lainnya Tapi Iblis ini lebih kuat. Dan setara denganku atau bahkan lebih kuat!!
Apa - apaan dengan Jumlah Mananya!! Dai Kenja juga memintaku untuk meninggalkan tempat ini. Tapi kemana?!!
Aku belum Pulih dan Sekarang masuk lagi dalam pertarungan!! Aku tidak menginginkan itu!!
Dan kelihatannya Iblis itu menatap ke arahku? Tidak!! Mereka benar - benar menatapku dengan aura membunuh!!
Seram!!!
Hmm? Itu...
Aku meningkatkan Penglihatanku untuk melihat sesuatu yang melesat ke arahku.
Bentuknya sih Tajam dan yang paling parahnya lagi. Itu adalah Panah!!!
Yang benar saja!! Aku baru saja tidak berada di tempat asing dan Sekarang malah diserang tanpa alasan Jelas!!
Spontan aku menyerapnya dengan Predator.
[Menganalisasi.]
Hampir saja. Kecepatan Panah itu sangat tinggi dan kuat.
Jika terkena mungkin tubuhku langsung hancur dan yang keluarkan itu adalah Gadis Cilik!!
Yang benar saja!! Kekuatan Sihir yang dia miliki juga sangat kuat dariku!!
Salah satu diantara mereka melesat ke arahku. Tentunya aku tidak akan duduk diam melihat diriku Dilukai oleh Iblis ini.
Karena mereka menyerangku. Tidak ada salahnya kan melukainya?
Tapi...
Sekilas aku melihat Sosok Prajurit Hitam menangkis Tinju Raja Iblis yang wajahnya terlihat sangat Bodoh.
Tinju Raja iblis itu bertabrakan dengan Pedang si Prajurit
Wahh. Pergerakannya yang dia lakukan itu sangat keren
Apa dia barusan melindungiku?
[Jawab : Tidak tau]
Aku tidak bertanya kepadamu
Tapi aku sangat berterima kasih dengan Prajurit ini.
"Woy. Rimuru Tempest jangan cuma diam disitu.!!"
"Hmm?"
Aku melirik ke arah Sumber suara itu. Dan terlihat sosok Anak dengan Tinggi yang sama denganku.
Selain tinggi kami sama. Wajahnya juga...
Apa - apaan dengan wajahnya?!! Dia sangat tampan dan matanya yang berbeda warna itu menambah Pesona dirinya!!
Apalagi Jumlah Mananya sangat Banyak. Aku seperti Serangga di depannya. Serta Ketampanannya itu Melebihi Benimaru dan Souei.
Dia menghampiriku dengan Cepat hingga aku tidak sempat bereaksi.
Dia berada Di sampingku
Uwahh. Aura yang dia keluarkan Tidak main - main. Bahkan aku tidak yakin dapat mengalahkannya dengan Predator.
"Hey. Jangan diam saja"
"Ka - kau berbicara denganku?"
"Siapa lagi kalau bukan kau?"
Ah. Kelihatannya dia sedikit marah.
"Ba - bagaimana kau mengetahui Namaku?"
"Tidak ada waktu untuk menjelaskan. Intinya sekarang Kau harus membantu kami. Karena akulah yang memanggilmu"
"Eh? Memanggilku?"
"Benar. Singkatnya Ini di dunia lain"
Haaaaaaaaa!!! DUNIA LAIN!!
...•Rimuru Pov End•...
...*********************...
...•Normal Pov Start•...
Setelah mengatakan kepada Rimuru bahwa Dirinya berada di dunia lain.
Rimuru menjadi terdiam. Tentunya Sieg menyadarkan Rimuru kembali dengan kata - kata yang terkandung Kemarahan
"Hey. Cepat bantu kami"
Rimuru kembali tersadar.
"Eh? Tapi. Mana ku sudah terkuras habis setelah melawan Raja Iblis Orc Disaster"
Ucap Rimuru jujur. Meski dia tidak yakin jika kata - kata itu saja tidak cukup untuk meyakinkan Sieg.
Sieg mengerti Rimuru di depannya ini adalah Rimuru berasal dari Waktu dimana Rimuru melawan Raja Iblis Orc Disaster.
"Jika kau tidak boleh. Biarkan aku Berbicara dengan Dai Kenja yang berada di tubuhmu"
ucap Sieg yang memang tau dari awal soal Dai Kenja yang berada di tubuh Rimuru.
Tentunya Rimuru kaget dan Dai Kenja sendiri Terkejut mendengar Kata - kata Sieg.
Bagaimana tidak? Selama ini belum ada yang pernah tau soal Dai Kenja yang berada di Tubuh Rimuru bahkan Bawahannya sekali pun.
"Ba - bagaim -"
"Bukankah sudah kubilang. Tidak ada waktu untuk menjelaskannya" ucap Sieg
'Dai Kenja. Bagaimana ini?'
[Jawab : Biarkan Saya, Menggunakan Tubuh anda untuk melawan Para Iblis itu. Karena Sepertinya Dia sedang Menyampaikan pesan kepadaku untuk Mengambil Alih Tubuh anda lalu membunuh Para Iblis itu]
'Yang benar? Kau dapat mengetahuinya dengan Menebaknya?!!'
Rimuru terkejut mendengar kata - kata Dai Kenja. Bahkan tidak dapat berkata apa - apa.
Tapi, dia tidak mau memikirkannya. Apalagi Jumlah Iblis yang ada disini. Dia harus menyerahkan semuanya pada Dai Kenja.
'Yosh. Aku mengandalkanmu. Dai Kenja - Sama'
Setelah mengatakan itu dalam Pikirannya. Mata Rimuru berubah menjadi Merah dan wajahnya berubah menjadi Datar.
[Siap : Beralih Ke Mode Duel Otomatis]
'Aku akan melihat lagi Dai Kenja beraksi'
"Kau manusia. Aku adalah Dai Kenja. Sebisa mungkin aku akan menahannya" ucap Dai Kenja kepada Sieg yang Kini berbicara lewat tubuh Rimuru
Mendengar Dai Kenja berbicara lewat Tubuhnya.
Rimuru sangat terkejut.
'Dai Kenja Bicara!!!'
Siapa yang tidak terkejut Mendengar Dai Kenja bicara. Bahkan Rimuru tidak menyangka ini akan terjadi.
Sieg juga terkejut tetapi dia tidak mau memikirkannya.
"Baiklah. Kuro bekerja sama lah dengan orang ini" perintah Sieg kepada Kuro
'Bukankah dia terlalu kejam untuk mengatakanku 'Orang ini'" Gumam Rimuru
Sebenarnya Sieg sengaja mengatakan itu karena Sieg sendiri bingung mau menyebaut Perempuan ini atau Lelaki ini. Yah, itu kan karena Rimuru sama sekali tidai memiliki Jenis Kelamin.
"Mengerti" ucap Dai Kenja.
Di saat itu juga Sieg melesat dengan Kecepatan Suara yang tidak dapat dilihat dengan Mata Telanjang.
Tujuan Sieg sudah tentu adalah Lokasi Ayu berada.
Ayu saat ini juga diserang Terus menerus oleh Para Iblis dan Dua Raja Iblis lainnya.
Rimuru dan Kuro yang berada di belakang juga langsung memulai Pertarungan mereka melawan Raja Iblis.
Rimuru dengan Katanannya sedangkan Kuro menggunakan Pedang Hitam Panjangnya.
Kedua Makhluk OP itu menyerang dua raja iblis yang berada di hadapan mereka.
"Akhirnya kita dapat melanjutkannya!!" Ucap Raja Iblis Peninju sembari Melesat dengan Tubuh Diselimuti Api.
Kuro yang merasakan Raja Iblis itu menyerang mereka dengan Segera menahan Tinju itu.
Dan pada saat yang bersamaan juga. Rimuru atau Dai Kenja melompat ke atas Kepala Kuro sembari Mengayunkan Katananya untuk menebas Raja Iblis peninju namun.
Ratusan Panah yang dikeluarkan Gadis Cilik itu menuju ke arah Rimuru. Rimuru pun menukar serangannya dari Yang mengayun Katana tadi ke Predator menyerap Ratusan Panah tersebut.
(Thor : supaya Bayangan kalian menjadi Jelas Thor akan meletakkan Gambar - gambar seperti ini)
Tapi. Di saat itu. Raja Iblis peninju menargetkan Perut Rimuru dengan Kakinya.
Namun, Rimuru dapat menghindarinya dengan Mudah layaknya berteportasi.
Tidak sampai disitu. Gadis Cilik itu mengeluarkan Aura Kehitaman dan aura itu Berubah menjadi Muka Raksasa Pemangsa.
Kemudian melesat Ke arah Rimuru untuk melahap tubuh Rimuru.
Rimuru yang menyadari Serangan datang mulai menyelimuti Katananya dengan Hell Flare.
Api Hitam yang tidak akan pernah padam.
Dai Kenja mulai menebas Satu Persatu Aura pemangsa itu sembari menghindarinya dengan Kecepatan yang luar biasa. Bahkan, Rimuru kagum melihatnya.
'Sasuga Dai Kenja' kagum Rimuru.
Sedangkan Kuro sedang membalas Tinju yang dikeluarkan oleh Raja Iblis Peninju itu.
Entah Mengapa kekuatan Raja Iblis Peninju itu semakin lama semakin meningkat hingga membuat Kuro kerepotan melawannya.
Kuro yang merasa Sedikit kewalahan, Langsung mengambil Mana disekitarnya lalu menyelimuti dirinya dan Membuat Mana tersebut Berubah menjadi Auman Naga.
Sontak Raja Iblis itu tidak sempat untuk terkejut dan langsung terkena oleh Gelombang Kejut itu sampai - sampai di terlempar jauh.
Kuro tidak mau memberikan kesempatan kepada Raja Iblis itu membalas dan langsung melancarkan Satu serangan Mematikan dengan Pedangnya.
Jika dilihat baik - baik Pedang Kuro dilapisi oleh Mana Yang pekat.
Kuro kemudian mengeluarkan Tebasan Bilah Angin Berwarna Hitam.
BOOM
Saking kuatnya Tebasan Yang Kuro keluarkan.
Tebasan Tersebut dapat membelah Tubuh Raja iblis terbelah dua dan Ledakan yang kuat tercipta.
Tapi, dikarenakan Raja Iblis itu memiliki Skill Pasif Abadi maka dia dengan segera Pulih.
Rimuru atau Dai Kenja yang melihat itu dari kejauhan terkejut.
'Oi. Dai Kenja. Mari kita bantu Kesatria Hitam itu'
"Dimengerti"
Dai Kenja kemudian mengangkat Telapak tangannya dan Keluarlah Petir Hitam dari Atas dan menyambar Aura - aura yang memangsa Dai Kenja tadi.
Tentu saja Raja Iblis Cilik itu terkejut melihat Pemandangan itu.
Tetapi, Dai Kenja tidak membiarkannya memiliki Waktu untuk terkejut dan langsung melesat dengan Skill Predator untuk melahapnya.
Raja Iblis itu sedikit ketakutan melihat Dai Kenja mengincari dirinya. Dan karena ketakutan yang menyelimuti dirinya itu. Raja Iblis Cilik itu langsung menyerang secara membabi buta.
Ratusa - tidak atau bahkan mencapai Ribuan Panah itu asal - asalan melesat ke arah sana sini.
Dai Kenja hanya bisa melindungi dirinya dengan Predator yang menyerap Sejumlah Panah yang mengarahkan sembari menembakkan Puluhan Hell Flare.
Dan kesemua Hell Flare itu benar - benar mengenai Telak Gadis Cilik hingga terdengar ledakan beruntun.
Gadis Cilik itu mengeluarkan Teriakan Kesakitan hingga Rimuru tidak tega melihat itu tetapi Bagi Dai Kenja tidak merasakan Apa - apa
Karena Sudah tidak ada yang Penganggu. Maka Rimuru, Langsung menuju ke arah Kuro yang kewalahan melawan Raja Iblis Peninju
...***********************...
Kembali Ke Sieg
Kesemua Shadow Soldiers Sieg kembali memasuki ke arah Bayangannya karena Semua Bayangannya sudah dihancurkan Ratusan Kali
White Wolf juga hancur beberapa kali dan Sieg terpaksa memanggil Para Shadow Soldiers kembali ke Bayangannya sendiri.
"Waktu bermain sudah berakhir" ucap Sieg yang mulai serius.
Sieg lalu Mengeluarkan Essence Flamenya yang mengamuk dan membakar segalanya di hadapannya dan terus membunuh Para Iblis tingkat tinggi di depannya.
Namun, Jumlah Iblis itu sangat banyak bahkan Melebihi 5.000!! Selain kekuatan yang dimiliki Para Iblis Tingkat Tinggi itu, Yang masalahnya jumlahnya itu.
Tidak disangka. Raja Iblis itu memanggil Jumlah Iblis yang tidak masuk akal hanya demi membunuh Sieg dan menaklukkan Ayu.
"Sudah cukup!!"
Sieg sudah merasa kesal dikepungi dari Berbagai arah meski dia sudah menggunakan Essence Flamennya.
"Kurama Keluarlah!!" Teriak Sieg sembari menggunakan Wujud Bijuu Mode dan Mata Keenam Tomoe Rinnegannya berputar - putar yang menandakan Sieg menjadi Serius.
"Hahahaha. Baiklah!!"
Tubuh Kurama langsung Keluar dari tubuh Sieg diiringi Essence Flame Fudo yang menyelimuti tubuh Kurama
Sontak semua yang ada disitu terkejut bahkan ada yang berkeringat dingin. Seketika mereka semua berhenti Menyerang karena aura yang dikeluarkan Oleh Kurama itu tidak masuk akal dan yang paling Gilanya lagi Ukuran Tubuh Kurama.
Kini. Kurama terlihat seperti Mengamuk di Desa Konoha.
Kurama langsung menciptakan Katananya yang terbuat dari Essence Flame dan mengayunkannya dengan Sekuat tenaga hingga Tekanan Angin yang dikeluarkan oleh Katana itu sangat kuat.
Hanya dalam Satu kali Ayunan.
Banyak Iblis lansung menemui Ajalnya oleh Serangan Kurama
Sieg juga tidak tinggal diam. Ia lalu melesat dan menabrak apapun yang ada di depannya.
Ribuan bermacam Sihir dilemparkan kepada Kurama dan Sieg.
Tetapi, bagi Tubuh Kurama itu hanya seperti gigitan semut sedangkan Sieg menyerap semua Sihir itu dengan Mata Rinnegan dan mengeluarkan semua Shadow Soldiersnya sekali lagi.
Sekaligus dengan Area Of Monarch untuk meningkatkan Status Shadow Soldiersnya sebanyak 2 Kali Lipat.
Setelah melakukan itu, Sieg melanjutkan serangannya lagi dan mengeluarkan Shinra Tensei sebanyak 40% dan membuat Para Iblis terpental jauh.
Di saat itu juga para Shadow Soldiers menebas, Menusuk, Memangsa Iblis tingkat tinggi itu
Sieg akan menyerahkan semuanya pada Kurama dan Shadow Soldiers untuk mengurusi Para Iblis itu.
Dan kemudian melesat menuju ke arah Ayu berada dengan kecepatan Super.
Tetapi, selama dia menuju ke sana dengan kecepatan Supernya. Dia dihalangi oleh Satu Raja Iblis perempuan dengan Wajah yang cantik.
Raja Iblis tersebut menatap Sieg dengan tatapan Kebencian seolah sudah menantikan kedatangan Sieg.
Sieg tidak mempedulikan itu dan terus menerobos masuk.
"Minggir!!" Teriak Sieg.
Namun, Raja Iblis tidak peduli sama sekali dan tetap berada di hadapan Sieg.
Sieg sontak menarik Raja Iblis itu.
"Bansho Ten'in"
Tubuh Raja Iblis itu langsung tertarik ke arah Tangan Sieg dan Sieg mencekik lehernya
"Ugh!!"
Iblis itu meronta melawan Kekuatan Sieg namun, dia tidak dapat melawannya.
Raja Iblis itu sangat menganggu bagi Sieg dan Sieg membantingnya ke Tanah.
(Author : Foto diatas itu adalah Gif agar bayangan Kalian lebih Jelas)
Tanah itu seketika menjadi Retak. Tidak sampai disitu. Sieg menggunakan Rasengan Bijuudama dan menghantamkannya ke tanah hingga ledakan kuat tercipta.
Sieg belum selesai. Sieg tau, Raja Iblis itu Abadi Oleh Karena itu Sieg Akan Menyerap MP yang dimiliki Oleh Iblis itu dengan Rinnegannya.
Meski dia abadi. Tetapi, selama dia tidak memiliki Mana di tubuhnya maka dia tidak akan dapat menggunakan Sihir atau Skill.
"Sialan kau!! Beraninya kau melakukan ini padaku!!"
Sieg merasa kesal dengan Suaranya dan Membakarnya dengan Essence Flame dilanjuti 4 Pedang UBW menancap ke Kedua tangannya maupun kakinya agar dia tidak dapat bergerak .
Setelah Melakukan itu. Mulailah, Siksaan Api Essence Flame itu.
Essence Flame itu membakar Tubuh Raja Iblis itu dan Terus pulih karena Dia abadi.
Kejadian itu terus berulang - ulang hingga Teriakan kesakitan yang dia keluarkan Itu sangat menganggu Sieg.
Sieg pun menciptakan Satu Lagi Pedang UBW dan menusukkan Pedang tersebut ke Lubang Matanya.
Dan Apa yang Sieg lakukan itu sangat sadis dalam pemandangan Iblis tingkat tinggi.
Dalam beberapa detik salah satu Raja Iblis langsung tersiksa oleh Sieg siapapun tidak dapat memikirkan itu.
Tetapi, Sieg tidak memberikan Kesempatan untuk membuat para Iblis itu ketakutan dan Memerintahkan Shadow Soldiersnya untuk membunuhnya Para Iblis yang menyaksikan Hal yang Ia lakukan tadi.
Setelah memerintahkannya Sieg kemudian Menuju ke arah Ayu.
Semakin Ramai Iblis bertambah mengincar Sieg dan semua serangan sihir itu sangat menganggu.
Sieg meniru gaya Goku dan mengeluarkan Sejumlah Essence Flame. Setelah melakukan hal tersebut.
Ratusan Mayat dari langit jatuh per satu satu tidak sampai disitu. Sieg membangkitkan mereka semua dengan Necromancer.
Sieg melakukan itu berulang - ulang.
Dan ketika tinggal beberapa Meter untuk mencapai Lokasi Ayu. Di situ ada Ratusan Tombak Es melesat yang seakan - akan sedang melawan Sesuatu.
Tapi, Tombak itu juga melesat ke arah Sieg.
Sieg pun menciptakan Puluhan Pedang di sekelilingnya untuk melawan Jumlah Tombak itu.
Mulailah, Bentrokan Ratusan Tombak dan Pedang UBW antara Sieg dan Ayu.
Entah, sudah berapa kali Serangan seperti itu dikeluarkan oleh mereka. Satu kata yang cocok melihat mereka berdua.
Monster
Begitulah pandangan Makhluk lainnya.
Tetapi, Sieg yang tidak peduli seperti apa Pandangan mereka semua terhadapnya.
Sieg tetap melanjutkan melancarkan serangan
Naga berkepala 4 tercipta di belakang Ayu dan menyemburkan Es pembeku ke arah Sieg
Tentu saja Sieg dapat menghindarinya dengan mudah sambil Memanggil Karakter Buatan lagi.
...[Proses Pemanggilan Karakter Buatan Phoenix Selesai]...
Di saat itu. Sieg mengarahkan Telapaknya tangannya dan tak terduga, Telapak Tangan milik Sieg mengeluarkan Burung Besar dengan Tubuh Berapi.
Benar, itu adalah Phoenix. Sieg tanpa basa basi melompat ke atas Phoenix tersebut dan memerintahkan Phoenix tersebut untuk menembakkan Puluhan Bola Api raksasa ke arah Ayu dan Para Iblis lainnya.
Kesemua Iblis kaget melihat Makhluk yang seharusnya Punah di dunia ini. Tapi bagi Sieg ini biasa aja.
Sieg menciptakan Ratusan dari Langit dan menembakkan Pedang UBW ke arah Ribuan Iblis di langit.
Begitu Juga dengan Phoenix yang mengeluarkan Bola Api Raksasa tanpa henti
Sembari menargetkan Musuhnya.
Sieg pun menggunakan tubuh Phoenix sebagai pijakannya dan melompat dari Tubuh Phoenx melesat ke arah Ayu.
Sieg menciptakan Dua Oodama Rasengan di kedua tangannya berbeda.
"Rasen Rengan!!"
Ayu pun mengeluarkan Dinding Es tetapi Hasilnya Nihil. Dinding Es itu hancur seketika begitu terkena Oodama Rasengan Sieg
Ayu memperlihatkan Ekspresi sedikit terkejut. Tinggal beberapa Cm Rasengan Sieg mengenai Tubuh Ayu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pada Saat itu, Hari Itu. Sieg sudah membangunkan Monster yang seharusnya tidak dibangunakan.
Sebuah Aura yang menakutkan Menyebar keluar dari Tubuh Ayu.
Sieg yang paling dekat dengan Ayu entah kenapa mulai muntah Darah
Dan Tangan Kanan serta tangan Kirinya terputus dari Tubuhnya. Darah Menyembur ke sana sini hingga Sieg terdorong.
Tidak sampai disitu, Jantung Sieg ditembusi sesuatu.
Benda yang menembus Jantung Sieg itu memiliki Bentuk seperti Jarum besar dan Jarum itu memasuki Tubuh Sieg atau lebih tepatnya mengoyak - ngoyak organ dalam Tubuh Sieg.
Bagi Sieg ini sangat menyakitkan.
"Aaargrgrggrgr!!!"
Teriakan Yang Sieg keluarkan itu. Membuat Phoenix tersebut menghampirinya dengan kecepatan Cahaya demi melindungi Sieg
Namun, Ayu yang sekarang sangat berbeda dari yang tadi. Atau bisa dibilang dalam keadaan Super OP.
Dan ketika dia menoleh ka arah Phoenix yang berniat menyerangnya.
Ayu langsung Menghancurkan Tubuh Phoenix dengan Tatapan Matanya.
Saking kuatnya kekuatan Ayu. Tubuh Phoenix tersebut langsung Hancur hanya dengan Tatapan mata saja. Sangat mengerikan.
Untung saja Phoenix adalah Makhluk yang abadi.
Sedangkan Sieg sangat merasakan rasa sakit yang luar biasa
Seketika. Semuanya menjadi Hening karena Merasakan Aura yang paling kuat.
Yang tidak lain Aura yang dikeluarkan Oleh Ayu.
Ayu dengan wajah tanpa Emosi terbang ke langit dan berubah menjadi Wujud Lain hingga cahaya itu sangat Silau Sampai - sampai mereka semua menutup Mata.
Tetapi, Tidak untuk orang - orang terdekat Sieg. Baik itu Dai Kenja juga menghampirii Sieg dan Kurumi.
Iblis lainnya tidak bergerak sama sekali bahkan Raja Iblis tidak bergeming melihat itu.
Begitu Cahaya Memudar. Sosok Ayu mulai terlihat dengan Wajah tanpa emosi dan wujud yang lebih Cantik dari sebelumnya.
Dan Pakaian yang sangat Unik
(Anggap aja seperti ini)
Dia terlihat seperti Malaikat atau Kata 'Dewi' Namun, Aura Kematian yang dikeluarkan olehnya benar - benar sangat Menakutkan.
Semua Iblis Tingkat Tinggi dan Raja Iblis langsung merasa Tertunduk ke tanah melihat Aura yang dikeluarkan
Tapi Raja Iblis masih dapat melawannya tetapi Bagi Iblis Tingkat Tinggi tidak!! Dan tubuh mereka hancur seketika karena Tidak sanggup untuk melawan Aura setingkat Dewa.
Kota itu mulai terlihat seperti Tempat Pembantaian dikarenakan Jumlah Darah yang ada.
...**********************...
Di Tempat Sieg
"Zafkiel !!" Ucap Perempuan dengan wajah Cantik dan Imut yang terlihat Berusaha untuk menyembuhkan anak berumur 10 Tahun yang tidak lain adalah Sieg.
"Heal. Area Heal!!" Ucap Ai
Setelah mengucapkan kata - kata yang membuat diri seseorang Pulih. Sebuah Cahaya menyelimuti Tubuh Sieg
Mereka semua merasa sangat khawatir melihat Sieg yang saat ini bahkan pemunduran Waktu Kurumi sama sekali Tidak bergeming untuk menyembuhkan Luka yang Sieg alami.
Essence Flame Sieg juga begitu. Baik itu Three Thousand Burning Flame Atau Fudo berusaha untuk menyembuhkan Sieg dari dalam tubuh Sieg.
Sedangkan Kurama yang dalam Wujud Bijuu mode serta Essence Flamenya menjadi semakin waspada karena Aura Yang dikeluarkan Oleh Ayu dari kejauhan. Kirito, Asuna juga begitu.
Dai Kenja menghentikan Untuk mengendalikan Tubuh Rimuru dan menyerahkan Semuanya kepada Rimuru.
"Tolong minggir dulu. Aku akan mencoba menyembuhkannya" ucap Rimuru dengan wajah yang sedikit serius
Mereka hanya Mengikuti kata Rimuru kecuali Ai dan Kurumi yang masih ingin berada di sisi Sieg.
'Dai Kenja. Apa dengan Full Potion. Kita bisa menyembuhkannya?'
[Jawab : Luka yang didapatkannya sangat Parah. Untuk menyembuhkannya anda Harus Menggunakan Predator untuk menyerapnya tetapi Hal tersebut akan membuat anda terkena serangan Mental]
'Heh. Begitu. Tapi.. Aku akan tetap menyelamatkan anak ini'
Rimuru Kemudian menghampiri Sieg dan berubah menjadi slime dan membuat tubuh berlendirnya itu memasukkan Sieg ke dalam tubuhnya.
"Oy. Kalian semua. Aku akan mencoba sebisa mungkin untuk menyembuhkan Anak ini. Tolong lindungi kami berdua"
"Apa Sieg bisa sembuh?" Ucap Ai dengan khawatir.
Rimuru sedikit terkejut melihat Gadis Imut di depannya dan menggelengkan Kepalanya untuk membuat dirinya tenang.
"Ya. Serahkan padaku"
Mau Bagaimana lagi. Mereka akan mempercayai Rimuru untuk sekarang.
Kurama Langsung mengangkat Katana Essence Flame dan menatap Tajam ke arah Lokasi Ayu berada.
"Kita akan menyerang Gadis itu"
Kirito dan Asuna hanya menganggukkan Kepalanya meski tidak yakin untuk melukainya
Karena sejujurnya bagi mereka berdua atau bahkan Kurama untuk pertama kalinya dia merasa merinding dengan Aura yang dikeluarkan Oleh Ayu.
"Aku akan mengikutimu."
Ucap Kuro yang berada di sisi Kirito dan Asuna
"Tidak. Kita harus meninggalkan beberapa orang disini" ucap Kirito.
Dan Kirito memiliki satu Rencana untuk dilakukan. Dan membicarakan kepada Mereka semua.
Yang akan bersama dengan Sieg adalah Kuro, Ai, Kurumi dan Rimuru.
Sedangkan Kurama, Asuna, Kirito, dan Phoniex akan menyerang Ayu bersamaan.
Tapi, dengan kekuatan Kurama pun tidak akan cukup untuk menandingi Ayu.
"Dengan sisa kekuatan yang Kita miliki. Kita harus mengalahkannya" ucap Kirito yang mulai menjadi serius.
Mata Kirito menjadi Kuning. Pedang Elucidator berubah menjadi bentuk lain. Dan Excaliburnya menjadi Pedang Biru dengan Simbol Mawar di tengah - tengahnya. Dan sayap yang Hitam Tranpar muncul dibelakangnya
Sedangkan Asuna berubah wujud pedangnya yang tipis berubah wujud. Pakaian yang Ia kenakan saat ini sangat unik dan Pedangnya juga begitu. Memiliki Sayap Malaikat di belakangnya
(Author : Kalau Gambar sayap kirito dan Asuna Thor tidak memiliki tapi bayangkan saja Sayap milik Kirito itu adalah Sayap Spriggan dan sayap Milik Asuna itu adalah Sayap Malaikat pada umumnya. Bagi kalian yang pencinta Anime pasti tau wujud Kirito dan Asuna asal darimana ini😏😏)
Perubahan Kirito dan Asuna ini tentu membuat mereka semua Terkejut dan Ingin bertanya - tanya tetapi Saat ini mereka berada di situasi yang berbahaya.
Wujud yang Asuna dan Kirito gunakan saat ini Tentunya Sieg berikan kepada mereka tadi saat sempat berkumpul untuk membasmi Iblis - iblis itu.
Sieg memberikan Nama Skill Kepada Asuna dengan Nama 'Stacia Mode' sedangkan Kirito 'God Mode'
Kenapa Sieg memberikan Nama 'God Mode' kepada Wujud Kirito?
Itu karena, Sieg sendiri tidak tau terlalu Rinci soal mata Kirito yang menjadi Kuning dan biasanya jika Mata Kirito menjadi Kuning, Maka kemenangan biasanya berpihak kepada Kirito.
Melihat perubahan itu. Kurama juga tidak akan duduk Diam saja dan Berdiri dari Tempatnya sembari mengangkat Katananya.
(Anggap saja seperti di atas gambar itu. Tapi Tubuhnya bukan dilapisi oleh Susanoo tetapi dilapisi Oleh Essence Flame Ke seluruh Tubuhnya. Kan Susanoo hanya melapisi setengah tubuh Kurama saja seperti yang ada di foto)
Setelah Kurama bersiap - siap. Phoenix membuat Tubuh Asuna dan Kirito diselimuti Apinya
Dan Kirito dan Asuna mengetahuinya. Api tersebut akan membuat Kirito dan Asun menjadi abadi sementara. Dengan kata Lain Phoenix membagikan Setengah Kekuatannya.
"Kirito, Asuna, naik Ke Atasku!!" Ucap Kurama.
Kirito dan Asuna menggandeng Tangan mereka dan tersenyum
"Ayo. Asuna. Kita akan bertahan selama yang kita bisa"
"Baiklah Kirito - kun"
Kirito dan Asuna Terbang dengan sayap mereka masing - masing dan Duduk di Pundak besar Kurama.
Dan Phoenix hanya terbang - terbang ke langit.
Setelah itu. Kuramapun melesat kesana dengan Cara Melompat diikutiboleh Phoenix di belakang.
Kurumi, dan Ai yang khawatir akan keadaan Sieg terus membuat diri mereka tenang. Mereka tidak bisa panik di saat - saat seperti ini.
"Jadi. Etto.." Kurumi
"Rimuru. Rimuru Tempest"
"Rimuru - san. Apa kau bisa menyembuhkan Sieg - san"
"Iya. Tapi, mungkin membutuhkan Waktu yang lama. Oleh karena itu tolong lindungi aku."
"Baiklah. Rimuru - san. Ai - chan berikan beberapa Buff kepada diriku" ucap Kurumi sembari tersenyum lembut Ke Ai.
"Ba - baik Kurumi - chan"
Tubuh Kurumi langsung bersinar berbagai Cahaya.
Sedangkan Rimuru yang melahap Sieg mulai menganalisasi Tubuh Sieg untuk disembuhkan.
'Bagaimana Dai Kenja?'
[Jawab : Kemungkinan Dia akan sembuh hanya 50%]
'Ternyata ini melebihi Perkiraanku. Baiklah, Dai Kenja. Lakukan'
[Baik. Tetap pertahankan kasadaran anda]
Setelah Dai Kenja Mengatakan itu. Otak Rimuru bergetar Kuat sampai Tubuh Slimenya sedikit mencair - cair.
'Ugh.. Aku sudah siap akan soal ini tetapi.. ini lebih Buruk dari dugaanku'
Rimuru benar - benar merasakan rasa getaran di bagian Otaknya dengan Kuat. Bahkan Kesadarannya sedikit menghilang dan Ia berusaha sekuat mungkin untuk pertahankan kesadaran Miliknya.
Jika kesadarannya hilang. Maka Dirinya dan Sieg pasti akan Mati. Serta Veldora yang masih bersemayam di Tubuhnya.
Dan tak disangka - sangka. Rimuru tanpa sengaja mendengarkan Suara Yang tidak pernah dia dengarkan.
"Oy. Rimuru!! Sebenarnya apa yang terjadi?!!"
'Suara itu.. Veldora kah?'
"Tentu saja ini suaraku!! Sekarang katakan kepadaku. Apa yang terjadi?!!'
'Sayangnya. Itu mustahil.. aku harus Fokus mempertahankan kesadaranku' pikir Rimuru menahan Kesakitan
'Jika begitu. Aku sebagai Naga Badai, Veldora Tempest akan membantumu!'
Rimuru tidak meragukan kata - kata Veldora tetapi bagaimana caranya dia dapat mengeluarkan suara dari dalam Tubuhnya?
Dan Rimuru akhirnya menyadari bahwa Dia saat ini berada di Dunia Lain.
Maka mungkin ada beberapa perubahan pada tubuhnya atau semacamnya.
Dan dia harus meminta pertolongan kepada Veldora.
'Tolong.. ' ucap Rimuru dalam Pikirannya dengan Lemah.
'Ya. Serahkan padaku!!!'
Lalu, Proses penyembuhan yang dilakukan Oleh Veldora, Dai Kenja, dan Rimuru kepada Sieg dimulai.
Dalam Proses itu. Rimuru menjadi teringat dengan Yang Lainnya di dunia Asalnya
...*******************...
Jika ada yang bertanya - tanya 'Thor Kenapa Sih Selalu Nanggung!!'
Thor sengaja Buat kayak gitu agar memiliki Waktu untuk memikirkan Adegan Pertarungan Di Chapter selanjutnya karena tidak mudaj Lho membuat Adegan Pertarungan Lewat Kata - kata.
Dan seperti Biasa Don't forget likes, comments, Vote, Rate 5 Stars and Share
Dan Follow Juga.
See You In The Next Chapter 👋👋👋