
"Aku berada dimana Eiko?"
[Di sebuah Gang dan masih berada di dalam wilayah Gunung Dunia]
"Baguslah. Setidaknya aku dapat berada di Tempat dimana para Gadisnya tidak ada.."
Sieg kemudian berdiri dan mendapati bahwa Dia memang berada di sebuah Gang. Dan Gang ini masih lagi berada di Wilayah Dunung Dunia.
"Sepertinya aku sangat dekat dengan Kediaman Kami."
Sieg pun melompat ke atas dan berhenti Melompat saat mencapai Sebuah Atap Rumah.
Tempat itu sangatlah Indah. Dan sangat terang sekali di pandangan Sieg. Meski ini sudah Tengah Malam, tapi masih Banyak Orang yang sedang berjalan dan bercanda di Gunung Dunia.
"Ada juga beberapa yang meminum Bir.." ucap Sieg tersenyum pahit di balik Topeng Hitamnya itu.
"Hmm? Apa?"
Saat Sieg Sedang memandang sekitarnya. Sieg mendeteksi sesuatu, dia dapat melihat sejumlah Mana yang tiba - tiba meledak.
"Mana milik siapa ini? Dan lagian, jumlahnya setara dengan Ayu.."
Sieg ingin memeriksanya tapi, sedikit ragu karena bisa jadi Sumber Mana itu berasal dari musuh. Selain itu, dirinya saat ini sangatlah Lemah, Dia tidak akan dapat bertahan melawan musuh yang kuat dengan Akun Keduanya.
"Tapi. Sumbernya ini, berasal dari sebuah Kediaman. Jadi mungkin tidak masalah jika mengintip sedikit"
9 Ekor dan Telinga Rubah berwarna Hitam mendadak muncul di tubuh Sieg
"A - ada apa ini?"
[Karena kau berasal dari Ras Setengah Rubah. Makanya jadi seperti itu]
"Padahal Akun Pertamaku baru membuka Sampai 5 Ekor. Yah, sudahlah. Untuk jaga - jaga. Status.
...[Second Accounts] ...
...[Status] ...
...Nama : Kurosaki Sieg...
...Level : 1...
...Umur : 14 Tahun...
...Ras : Setengah Rubah (Dinonaktifkan)....
...Title : Utusan Dewa, Hero, Shadow Monarch ...
...HP : 200.000/200.000 (190.0000)...
...MP : 250.000/250.000 (230.000)...
...STR : 200.000 (190.000)...
...DEF : 200.000 (190.000)...
...AGI : 200.000 (190.000)...
...VIT : 200.000 (190.000)...
...INT : 210.000 (199.000) ...
...Skill : Tomoe Rinnegan (Info), Rikudou Sennin Mode (Info), Essence Flame (Info), Necromancer (Info), Ilusi (Info) ...
...System Point : 26.400.000 ...
"Jadi setelah aku membuka Kesembilan ekorku. Kini Statusku menjadi terlihat OP, tapi ini hanyalah Efek dari Rasku. Dan Statusku meningkat 20 Kali lipat."
"Ternyata ini adalah Keuntungan Dari membuka Sembilan Ekor. Kalau Akun pertamaku juga sudah membuka Sembilan Ekor, mungkin aku semakin OP"
[Dan masih ada lagi Sieg. Karena kau sudah membuka Sembilan Ekor. Maka kau juga dapat berubah menjadi Rubah sesungguhnya seperti Kurama dan kekuatanmu akan meningkat dratis lagi]
"Heh.. jadi Ras setengah rubah itu ternyata sangatlah kuat. Aku merasa sangat beruntung karena bisa mendapatkan Ras Langka atau Legenda? Yah, peduli amat."
Sieg pun langsung melompat dan Tanpa Sieg sadari. Pijakan Sieg berhasil meretakkan Atap Rumah seseorang dikarenakan kekuatan Sieg hingga Tercipta Satu Rumor
...********** ...
Sieg akhirnya tiba di lokasi Kediaman tersebut. Dan Sieg sempat terkejut, ternyata Kediaman ini sangatlah besar dari dugaannya.
"2 kali lipat lebih besar dari Kediaman kami.?"
Setelah itu, Sieg mencoba memusatkan penglihatannya untuk mencari Sumber Mana itu dan Dia akhirnya menjumpainya. Sumber Mana itu berasal dari sebuah Halaman.
"Disana kah.."
Sekali lagi, Lompatan Sieg menciptakan Tekanan angin dan Berhasil meretakkan Atap - atap rumah seseorang.
"Entah kenapa... Aku merasakan perasaan Familiar di Kediaman ini.."
Dan perlu diketahui, Seharusnya Sieg tidak dapat memasuki ke kediaman seseorang Tanpa Izin karena itu tidak ada bedanya dengan seorang Penyusup.
Tapi, karena Sieg merasa sangat penasaran Sumber Mana yang setara dengan Ayu. Sieg menjadi keras kepala untuk melihatnya.
Tidak butuh waktu yang lama Sieg tiba di Halaman itu. Tentu Sieg tidaklah bodoh untuk melihatnya dari bawah, Sieg pun melihat Dari atas langit.
Dia dapat terbang tetapi Tidak dalam jangka waktu yang lama.
Saat Dia tiba. Dia dapat melihat ada Es yang membekukan Halaman itu. Meski tidak terlalu besar dampaknya, tapi itu terlihat sangat mematikan.
Tidak lama kemudian, Sieg melihat ada seorang Gadis yang mengeluarkan Seteguk darah. Sieg ingin menolongnya namun, Dia mengurungkan niatnya setelah melihat siapa Orang tersebut.
"Haaa. Aku tidak sepatutnya datang kesini.. Ini adalah kediaman Kakek Tua itu ternyata.."
Sieg tidak mengira bahwa Kediaman ini rupanya Adalah kediaman milik Istana Es.
Sieg pun melihat gadis itu dengan Teliti. Tak perlu ditanyakan lagi, Sieg mengetahui Gadis itu.
Memiliki Rambut berwarna Biru, Mata yang indah sama seperti Akun Pertamanya, dan mengenakan Cadar.
Saat Rambutnya bertemu dengan Sinar bulan. Rambutnya memancarkan Cahaya biru yang membuat Siapapun terpesona namun, tidak untuk Sieg yang sudah biasa dengan Gadis cantik seperti itu.
"Gadis itu pasti Natasya. Tapi, aku tak mengira ternyata dia secantik ini. Aku sekarang jadi mengerti kenapa dia menggunakan Topi untuk menyembunyikan wajahnya Karena aku juga berusaha menyembunyikan wajah merepotkanku ini."
Meski masih tertutup Cadar tapi, itu masih lagi setengah. Oleh sebab itu, Sieg dapat melihat dengan Jelas wajah Natasya.
Dan Sieg kaget setelah melihat Natasya menyembuhkan dirinya dengan darahnya sendiri.
"Apa ini adalah kekuatan Tubuh Pengendali Es? Aku tidak tahu soal ini. Sepertinya Kakek Tua itu tidak menjelaskan soal ini."
Sieg merasa kesal tapi, kekesalannya itu hilang setelah dia dipaksa untuk Tenang oleh tubuhnya.
"Tubuh ini sangat berguna sekali. Dengan ini, aku tidak akan pernah Panik jika melawan Musuh selama aku menggunakan Akun Keduaku ini."
"Mungkin sebaiknya aku segera pergi dari sini." Ucap Sieg
Sieg pun berbalik dan Ingin pergi dari tempat itu namun....
BUAKK
Sieg tiba - tiba menabrak sesuatu yang tidak terlihat
"Apa itu tadi?" Sieg melihat ke depannya dan mencoba memegang - megang udara tersebut.
Dan yang benar saja, Memang terdapat dinding tak terlihat di kediaman ini. Mungkin ini adalah sebagai Jebakan untuk para Musuh.
"Jebakan yang berguna sekali. Ini mungkin dirancang agar tidak ada musuh yang dapat kabur setelah memasuki ke dalam kediaman ini. Aku tebak, pasti Kakek tua itu yang melakukan ini..."
Karena tidak ada orang kuat yang lainnya selain Kakek itu dan Natasya
"Jika aku menghancurkannya. Nanti akan ketahuan oleh Kakek tua itu. Haa. Satu - satunya caraku mungkin bertemu dengan Kakek itu tapi Kamarnya aku tidak tahu Di Kediaman ini jumlah kamar yang ada setidaknya mungkin mencapai Ratusan.." ucap Sieg.
Sieg menggelengkan kepalanya.
"Daripada mencarinya Repot - repot. Mungkin aku hancurkan saja. Besok di Turnamen muda, aku akan jelaskan kepada Kakek Tua itu" dengan tangan yang mulai Mengepal.
Sieg yakin. Dalam sekali pukul pasti Pelindung ini akan hancur tapi, jika Kakek Daichi itu langsung Melesat ke Lokasi Sieg setelah Ia menghancurkan Pelindung ini, Mungkin Sieg tidak akan bertahan karena Untuk menggunakan First Accountnya membutuhkan waktu.
Bisa dibilang kalau Sieg ingin Henshin ke First Accounts, dia memerlukan waktu.
"Kita mulai han -"
"Apa yang ingin kau lakukan?" Ucap seorang gadis dengan lembut.
Kepalan Sieg terhenti tepat saat ingin mengenai Pelindung itu.
Sieg ingin mengumpat tapi, Dia dipaksa untuk tenang.
Sieg pun menoleh ke sumber suara itu dan mendapati seorang Gadis berambut Biru, Bermata Biru, dan bercadar namun di balik cadar itu Bibirnya berwarna biru. Siapa lagi kalau bukan Natasya
Natasya menatap Sieg dengan datar namun, sedikit aura Membunuh keluar dari Tubuh Natasya
'Haa. Aku sudah sangat lelah menghadapi Seorang Gadis...' pikir Sieg.
Sedangkan Natasya masih menatap Sieg. Dan Memperhatikan dengan teliti Topeng yang digunakan oleh Sieg.
"Dan Topeng itu... Aku merasa akrab dengannya.."
"Eh? Maksudmu Topeng ini?" Ucap Sieg menunjuk ke Arah Topeng berwarna Hitam miliknya.
Gadis itu mengangguk.
"Aku mengetahui seseorang yang menggunakan Topeng yang sama kau kenakan.."
'Jadi dia ingat dengan Topengku ini tapi dia tidak menduga kan? Kalau orang yang dia maksudkan itu adalah orang yang sama. Dan dia tidak akan menyerangku kan?'
"Mungkin hanya kebetulan.."
"Dan kenapa seseorang yang berasal dari Ras Setengah Rubah... bisa berada disini?"
Tentu saja dia mengetahui soal Sieg karena terlihat jelas 9 Ekor dan Telinga rubah di tubuh Sieg.
"Aku hanya ingin melihat - lihat keindahan tempat ini karena tertarik."
Sieg membohongi Natasya. Jika dia mengatakan yang sejujurnya, Natasya mungkin akan menyerang dirinya.
"Apa itu benar alasannya?" Dengan tatapan Tajam
"I - iya.."
Sieg mulai berkeringat dingin.
"Kau ingin menghancurkan Kekkai milik Kakek. Dan jika kau tersesat di dalam tempat ini. Kau tidak sampai harus menghancurkan Kekkai ini, kau bisa bertemu dengan Kakek dan membicarakannya dengan damai.."
Sieg mengerti soal itu tapi, Sieg merasakan Firasat yang buruk jika Dia berbicara dengan Kakek Tua itu.
"Jika kau ingin aku melepaskanmu. Jawab satu lagi pertanyaanku.."
"Ba - baik..."
"Apa kau adalah Kakak dari Kurosaki Sieg?"
"Eh?"
Setelah memikirkan beberapa detik kemudian, Sieg akhirnya mengerti. Mungkin karena Mengenakan Topeng yang sama, dan Tinggi tubuh Anak Berumur 14 Tahun. Makanya Natasya beranggapan Bahwa Sieg di hadapannya ini adalah Kakak dari Kurosaki Sieg.
Sieg ingin menjawabnya namun, Mendadak Natasya menyerangnya.
Secara Reflek Sieg menghindarinya.
"A - apa yang kau lakukan?" Ucap Sieg dengan sedikit kaget.
"Kau tidak harus membutuhkan waktu yang lama untuk menjawab pertanyaanku. Kau cuma harus menjawab Ya atau tidak, tapi kau justru membutuhkan Waktu untuk menjawabnya. Berarti, kau berniat untuk membohongiku dengan menjawab 'Ya' agar nyawamu selamat." Jelas Natasya dengan wajah datar.
"Intinya. Kau adalah penyusup yang berniat untuk menculikku..." lanjutnya.
"Apa kita tidak boleh bicarakan ini baik - baik? Aku benar - benar tidak memiliki niat yang buruk kepadamu.."
"Kalau begitu. Sebutkan namamu.."
"...."
Sieg terdiam karena tidak mungkin dia menyebut namanya yang asli dan itu malah membuat Gadis itu semakin curiga.
"Kau tidak dapat menyebutkan namamu?"
"E - etto... Namaku...."
'Duo Maha Tahu, Saran Nama penyamaran!! 'Pinta Sieg di Pikirannya.
[Jawab : Tidak ada]
[Maaf Sieg. Aku tidak memiliki saran]
Sieg hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Kok bisanya Duo Maha Tahu ini tidak mengetahui soal memberikan nama. Pasalnya mereka itu adalah sosok yang memiliki pengetahuan luas lho..
Mau bagaimana lagi. Sieg akan mengucapkan Nama yang dapat dia pikirkan.
"Namaku... adalah..
...*********...
Jangan lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang.