
...•Sieg Pov Start•...
Semua rekan - rekanku sudah kutemukan kecuali Yukana - san dan Kirei. Kedua elf yang pernah kuselamatkan di Kerajaan Ais'z dan sekarang cuma mereka berdua yang belum kutemui
Aku merasakan firasat yang buruk saat mengetahui orang terakhir yang belum kutemui adalah mereka berdua.
Meskipun aku sudah menyebarkan semua Shadow Soldierku dan menggunakan Ras Setengah Rubahku, aku tetap saja tidak dapat menemukannya ataupun petunjuk.
Dan soal Wujud Ras setengah Rubahku ini, tentunya Ai dan lainnya penasaran dengan wujudku ini. Sampai - sampai memberikan pertanyaan yang membuatku pusing padahal kita sedang fokus untuk mencari Yukana - san dan Kirei.
"Hei. Bisakah kalian berhenti bertanya terlebih dahulu? Kita harus fokus mencari mereka."
"Ma - maaf Sieg.." ucap Ia menundukkan kepalanya.
"Ah. Tidak apa - apa."
Kenapa malah aku yang terlihat seperti yang bersalah disini.
"Ngomong - ngomong Sieg - san. Kenana pakaian Sieg - san robek dan terlihat ada noda darah." Ucap Rimuru sambil menatap Sieg dari bawah ke atas.
"Eh? Yang benar? Aku baru menyadarinya." Ucap Rimuru kaget.
Mereka semua juga langsung menatap ke arahku dan memperlihatkan wajah penasaran.
Hmm, Kenapa dia bisa sangat peka terhadapa hal seperti ini. Rimuru saja tidak menyadarinya tapi dia dapat tau. Sepertinya aku benar - benar tidak boleh meremehkannya. Tapi salahku juga sebab tidak menukar pakaianku tadi.
"Ini karena.."
"Dan juga Sieg. Entah kenapa aku mencium aroma gadis dari Tubuhmu.." ucap Ayu memotong kalimatku dan menatapku dengan tajam
"...."
Bagainana dia bisa menyadarinya?!! Padahal aku yakin sekali tidak ada Aroma Parfum yang tersisa dari Tempat Neraka itu.
Mendengar ucapan Ayu, Semuanya menatap ke arahku tak terkecuali Kirito dan Rimuru. Bahkan Akame yang biasanya terlihat tidak tertarik menatap ke arahku.
Mereka terlihat sangat penasaran dengan itu. Jelas sekali dari raut wajah yang mereka tunjukkan.
"Sieg. Apa jangan - jangan Sieg menemukan Gadis lain lagi.." tanya Ai dengan Tajam
Pertama kalinya aku melihat Ai yang seperti ini. Ini seperti petanda buruk melihat Ai yang marah.
"I - itu..."
"Jika Sieg menjawab dengan gugup berarti. Sieg menemukan Gadis lain." (Kirito)
Kali ini Kirito yang angkat bicara dengan senyuman Jahil.
Sialan kau Kirito.. Kau sengaja membuatku dalam keadaan terdesak.
""Benar - benar.."" ucap Asuna - san dan Rimuru menganggukkan kepala.
Mereka benar - benar memojokkanku!! Dan Yui hanya terlihat bingung melihat kejadian ini. Ya, dia itu adalah NPC, jadi dia tidak terlalu mengerti dengan hal seperti ini.
Akibat dari kekompakan mereka bertiga. Semua Gadis ini menatapku dengan tatapan maut termasuk Kurumi sendiri meskipun Kurumi masih tersenyum tetapi, Senyuman itu bukanlah Senyuman Manis.
Mengerikan.....
Haa. Tidak ada pilihan lain. Satu - satunya cara menenangkan mereka semua adalah dengan menjelaskannya dan mengatakan sesungguhnya.
...*************...
...•Normal Pov•...
Setelah menjelaskan semuanya dengan singkat dan rinci. Ai lalu masih lagi menatap Sieg tatapan tajamnya karena Sieg melakukan hal yang belum pernah Sieg lakukan pada dirinya yaitu Menyentuh bibirnya.
Tapi, Sieg berpikiran yang lain yaitu Ai mungkin marah karena Sieg masuk ke dalam Pemandian para Gadis.
Orang Normal yang dapat memasuki ke dalam Pemandian Para Gadis pasti merasakan apa itu yang namanya 'Syurga' tapi bagi Sieg itu adalah Neraka karena para Gadis saat marah sangat menakutkan.
Tidak lama kemudian, mereka akhirnya menemukan Lokasi Yukana dan Kirei. Namun, Hal yang membuat Sieg dan lainnya terkejut adalah Kedua Elf itu sedang dikepung oleh 10 Makhluk dengan ukuran 3 Meter sembari memegang pedang besar.
10 Makhluk itu kemudian menyerang kedua elf itu namun, Serangan itu dihentikan oleh Prajurit bayangan berjumlah 10. Meskipun begitu para Bayangan itu hancur begitu saja saat Menahan serangan Makhluk itu.
Sieg beserta lainnya yang menonton dari bawah mulai turun satu per satu.
"Hancurkan semua Minoutaurus itu!!" Teriak Sieg sembari menciptakan 10 Pedang UBW dan menembakkan ke kesepuluh Minoutarus tersebut tapi, hasilnya nihil karena Pedang itu hancur setelah mengenai tubuh Minotaurus.
Sieg sangat tau soal ini, karena Ia sendiri sudah melawan Minoutarus di hari dimana Ia mendapatkan System.
Yang turun dari Phoenix adalah Asuna, Kirito, Rimuru, Kurumi dan Akame sementara Ai dan Ayu menunggu di Atas Phoenix karena tidak memiliki kemampuan bertarung.
Kedatangan Sieg berserta teman - temannya membuat Yukana dan Kirei lari ke arah mereka hanya saja, Kirei langsung memeluk Sieg dengan erat.
Sieg hanya membiarkannya dan semua Shadow Soldiersnya yang melindungi kedua Elf tadi menunduk di hadapan Sieg.
"Kerja bagus. Masuklah ke dalam Bayanganku." Ucap Sieg
Semua Shadow Soldiernya langsung memasuki ke dalam banyangan Sieg.
"Te - terima kasih..." ucap Kirei dengan gugup.
Sieg hanya tersenyum untuk meninggalinya dan sedikit melepaskannya untuk bertarung.
"Kau bisa tunggu disana dengan Ibumu.. Kirei." Ucap Sieg
Kedua Elf itu kemudian berlari ke lokasi yang jauh dari situ.
'Kuro keluarlah.'
Satu makhluk Humanoid dengan tubuh berwarna hitan dan aura mengerikan muncul dihadapan Sieg dan berlutut di hadapannya.
"Ada Apa Tuan?"
"Lindungi mereka semua dan Ai serta Ayu, dan Phoenix itu. Aku merasakan ada Mana asing disini." Ucap Sieg
"Baik!"
Kuro pun langsung tiba di lokasi dimana Kirei dan Yukana berada sedangkan Phoenix yang berada di atasnya yaitu Ai dan Ayu juga ikut serta dengan Lokasi Kirei dan Yukana.
...**************...
Kesepuluh Minoutaurus itu merasa marah melihat Sieg dan lainnya tiba - tiba menganggunya untuk makan.
Lantas semua Minoutaurus itu menyerang Sieg dan lainnya dengan kecepatan tinggi.
"Berhati - hatilah." Ucap Sieg memperingati mereka semua. Ia sendiri sudah melawannya, jadi Ia tidak ingin ada satupun yang mengalami luka.
"Jangan khawatir tapi, Kita kalah jumlah." (Rimuru)
"Kalau soal Jumlah serahkan saja pada diriku." (Kurumi)
"Tidak. Jangan lakukan itu. Nanti pertarungannya cepat selesai." (Sieg)
Mereka semua hanya mengangguk dan mempersiapkan senjata masing - masing.
Yang memulai pergerakan adalah Akame yang langsung menggunakan Oku No Te. Sieg merasa tindakan itu sembrono karena langsung bergerak tanpa aba - aba tapi ternyata Akame mampu mengurusi 10 Minoutaurus itu walaupun Ia tidak dapat menebasnya.
"Kita tidak dapat melihanya saja. Ayo Kirito - kun" ucap Asuna mengajak Kirito.
"Ya. Yui, di saat seperti kau bisa membantu kami" ucap Kirito
"Baiklah Papa, Mama!!" Ucap Yui bersemangat.
Mereka bertiga pun langsung menyerang Minoutaurus yang berfokus kepada Akame.
"Daripada Diam saja. Aku juga akan ikut. Ranga." (Rimuru)
"Dimengerti Waga Aruji!!"
Ranga langsung keluar dari bayangan Rimuru dan memperlihat ukuran tubuhnya yang sama dengan ukuran Serigala Normal.
Sama seperti 1 Keluarga itu, Rimuru menaiki Ranga dan langsung menyerang diikuti Kurumi dan Sieg dibelakang.
'Mereka melakukan sesuka hati mereka..' pikir Sieg tersenyum pahit.
Dengan cepat Sieg berserta Kurumi langsung melesat dengan kecepatan mereka sendiri. Ketika jarak Sieg antara Minoutaurus dekat. Tanpa basa - basi Sieg langsung mengeluarkan Essence Flame untuk membakar Minoutaurus itu.
Minoutaurus yang merasakan bahaya dari Api tersebut tidak dapat menghindari dan hasilnya mereka terkena telak namun, Serangan Sieg tidak melukai tubuh mereka dikarenakan ketahanan tubuh mereka.
"Sieg - san menahan diri." Ucap Kurumi kepada Sieg.
"Ya, nanti tidak menarik jika langsung selesai dalam sekali serang."
"Fufu, jika Sieg - san melakukan seperti itu. Maka diriku juga akan menahan diri.."
Pertarungan mereka pun dimulai. Walaupun kalah Jumlah tapi, dengan adanya Intruksi dari Yui yang selalu memberitahukan kepada Kirito dan Asuna, mereka dapat menghindari semua serangan dan memberikan Tebasan maupun tusukan mematikan.
1 Minoutaurus yang terlihat seperti Pemimpin melesat ke arah Kirito namun, ditahan oleh Akame yang menggunakan Oku No Te.
Akame lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga dan berhasil membuat Goresan kecil terhadap tubuh Minoutaurus itu meskipun tidak terlalu berarti.
Goresan yang dibuat oleh Akame membuat Minoutaurus itu marah dan menyerang Akame dengan Pedang besarnya itu.
Sebelum itu terjadi, Ranga yang merupakan Serigala Tempest Star Wolf menyerang Minoutaurus tersebut dengan petirnya sehingga Tubuh Minoutaurus hancur dalam sekali serang.
Akame merasa sedikit marah melihat Mangsanya direbut tapi, Ia tidak ingin mempermasalahkannya.
Rimuru yang melawan 2 Minotaurus hanya menghindari semua serangan seolah - olah sedang bermain. Memang dari awal Serangan Minoutaurus itu tidak dapat melukainya jadi Rimuru ingin mencoba melihat seberapa Cepatnya Minoutaurus ini.
Tapi, setelah melihat 1 Minoutaurus menyerang dirinya dari belakangnya. Rimuru menggunakan salah satu Skillnya yaitu Jaring baja untuk menghentikan pergerakan Minoutaurus tersebut.
Rimuru pun langsung menciptakan Satu Api hitam kecil di telapak tangannya dan menembakkannya ke arah Minoutaurus tersebut hingga menyebabkan ledakan Hitam.
Tidak sampai disitu, Ia berbalik ke arah 2 Minoutaur yang tadi tapi, Kedua Minoutaurus itu sudah tidak ada karena Sedang berhadapan dengan Kurumi.
"Sieg - san. Ini mangsamu.."
Begitu Namanya disebut Terlihat Sosok Sieg dengan kerangka yang melapisi tubuhnya berwarna putih. Kerangka itu kemudian menciptakan Satu Busur berserta Panah yang mengeluarkan Api Ungu menyala - nyala.
Sieg pun langsung melepaskan Panah tersebut hingga membuat Semua Minoutaurus tersebut mendapatkan ledakan Ungu oleh panah tersebut.
Sisa Minoutaurus kini hanya ada 4 Empat.
Dan keempat - empat Minoutaurus itu sedang berhadapan dengan Kirito dan Asuna, sepasang Kekasih yang terbaik di mata Wibu ataupun Otaku
Meskipun mereka hanya bertiga termasuk Yui. Tapi, mereka dapat mengimbangi Semua Minoutaurus tersebut dengan mudah.
"Papa, serang bagian Titik Vitalnya!!" Perintah Yui.
Tanpa banyak tanya, Kirito langsung menerobos masuk ke dalam Minoutaurus tersebut mengincari Minoutaurus yang berada paling belakang.
Ketika jarak mereka sudah dekat, Kirito pun mengayunkan pedangnya secara Vertikal sesuai dengan Arahan Yui dan menyebabkan kematin Instan kepada Minoutaurus tersebut.
Sisa Tiga Minoutaurus itu merasa sangat marah dan mulai menyerang Asuna karena berada di dekat mereka.
Melawan Tiga Minoutaurus membuat Asuna merasa sedikit kerepotan hingga Kirito langsung menuju ke arah Asuna.
Tapi, Kirito tidak menyadari jika Salah satu Minoutaurus itu tiba - tiba mengubah targetnya dari ke Asuna langsung menuju ke Kirito.
Dengan Sigap Kirito ingin menahannya tapi, sebelum ia menahannya, Serangan itu sudah ditahan oleh Akame yang muncul di hadapannya.
"Aku ingin membunuh salah satu dari mereka." Ucap Akame yang mengatakan alasannya menahan serangan tersebut.
Kirito pun hanya menghela nafas dan melancarkan serangan bersama - sama Akame hingga 2 Lengan Minoutaurus itu terputus akibat tidak dapat menahan Tebasan maut masing - masing pendekar pedang dan seorang Samurai.
Kirito pun meninggalkan Akame bersama Minoutaurus tersebut karena Akame pasti dapat mengurusinya tanpa masalah.
Akame juga tidak membuang kesempatan ini, dan melancarkan semua Tebasannya dengan ganas dan Cepat namun, Ketahanan Tubuh Minoutaurus itu sangat kuat dan hanya membuat Tubuhnya sedikit tergores.
'Jika Aku tidak dapat menebasnya. maka dengan kutukan Murasama akan kuaktifkan'
Dengan cepat, Ia mengaktifkan Kutukan yang berada di Murasame. Pada saat yang sama tubuh Minoutaurus itu memunculkan tato dan menjalar ke seluruh tubuhnya dan berakhir dengan kematian.
Akame sebenarnya tidak mau menggunakannya tapi, Dia merasa kesal jika Serangannya selalu ditahan.
Di sisi lain, Kirito yang melihat Asuna kewalahan langsung menusuk dada salah satu Minoutaurus tersebut dari belakang.
Dengan ketajaman pedang Kirito dan kecepatannya, Kulit keras seperti Minotaurus ia dapat menembusinya dengan mudah.
Darah mulai keluar, dan Minoutaurus terakhir yang melihat rekannya mati merasa marah tapi, pada saat yang sama Asuna langsung menyerangnya secara beruntun dengan 6 Tusukan mematikan.
Tubuh Minoutaurus yang dilubangi itu langsung tumbang jatuh ke tanah dengan mata yang terbuka.
Dalam sekejap Musuh yang pernah membuat Sieg kewalahan di hari pertama Ia mendapatkan System. Kini sudah dilenyapkan oleh mereka dengan mudah.
...**************...
"Fuh, akhirnya selesai juga.." ucap Sieg sembari meletakkan tubuh Minoutaurus itu dalam Storagenya.
Mereka semuapun langsung menuju ke lokasi dimana Keempat Gadis itu berada.
Setibanya disana, Kirei langsung berlari menuju ke Sieg sambil tersenyum.
"Ada apa?"
"Tidak. Sieg tadi keren.." ucap Kirei langsung jujur.
Sieg tidak tau mau bagaimana menanggapinya dan hanya bisa tertawa canggung.
Ai langsung cemberut berserta Ayu, sedangkan Yukana tersenyum puas melihat Putrinya dapat senang dan Kurumi hanya menggeleng - gelengkan kepala.
"Kalau begitu kita kembali.." ucap Sieg
Kuro dan Phoenix Sieg tarik kembali ke dalam tubuhnya dan mulai melangkahkan kakinya tapi, Sieg tiba - tiba menghentikan pergerakannya. Membuat Ai, Ayu, Kirei dan Yukana bingung. Kecuali Kirito, Asuna, Rimuru, Kurumi, dan Akame yang seolah - olah sudah tau alasan kenapa Sieg berhenti.
"Ada apa Sieg?" Tanya Ai.
"Ah, tidak. Aku hanya ingin memastikan sesuatu."
Sieg kemudian berbalik ke arah Pohon yang jaraknya seratus meter seakan - akan melihat sesuatu. Sieg pun memfokuskan mata Rinnegannya.
Dan yang benar saja, Di Mata Rinnegannya. Di balik Pohon itu ada sosok Iblis tingkat tinggi yang bersembunyi.
"Sepertinya ada orang yang tidak diundang." Ucap Sieg dan dapat didengari oleh Iblis Tersebut.
Iblis tersebut pun langsung terbang menjauh dari situ dengan kecepatan tingginya setelah mendengar kata - kata Sieg tapi, Sieg sudah memprediksi ini Sieg pun menggunakan Amenotejikara dan memunculkannya di hadapannya
Bahkan Ai dan lainnya terkejut melihat ini.
Tapi, Sieg tidak mempedulikannya dan fokus menatap ke arah Iblis tersebut.
"Mengintip Kami diam - diam itu tidak baik lho.." ucap Sieg sembari memperlihatkan Mata Mangekyou Sharingannya.
"A - apa yang kau inginkan manus -!!"
Belum menyelesaikan perkataannya. Tangan Iblis tersebut langsung dipotong oleh Sieg yang baru saja menciptakan pedang UBWnya.
"Arrrrgggg!!!"
"Jawab pertanyaanku. Kenapa disini bisa ada iblis Tingkat tinggi? Mungkin kau ada hubungan dengan 10 Minoutaurus tadi."
Sieg berpikir ini tidak wajar melihat 10 minoutaurus bersamaan, karena Minoutarus itu biasanya selalu sendiri dan tidak akan selau memikirkan tentang kematian Rekannya.
Jelas ini menambahkan rasa aneh, dan kecerdasan Minoutaurus tersebut terlalu tinggi sehingga dapat melakukan Beberapa Rencana seperti pertarungan Kirito Misalnya.
"Untuk apa aku harus menjawab pertanyaanku.." ucapnya ketakutan.
"Jadi kau tidak mau menjawab. Baiklah, Kalau begitu, Tsukuyomi"
Begitu mata Mangekyou Sharingan Sieg bertemu dengan Mata Iblis itu. Tiba - tiba Iblis tersebut berteriak tidak jelas sana sini seperti sedang kesakitan.
Tentunya mereka semua bingung dan mata Sieg yang tiba - tiba mengeluarkan darah membuat mereka semua merasa khawatir.
"Jangan khawatir ini hanyalah efek sampingnya." Sieg menjelaskan.
Meskipun begitu mereka masih tetap khawatir. Dan tidak lama kemudian mata Sieg pun kembali normal, sedangkan Iblis di hadapan Sieg mulai merasa ketakutan.
"Jadi bagaimana? Apa kau ingin melanjutkannya?"
"Sa - saya akan menjawab semua pertanyaan anda..." ucapnya terburu - buru.
Dia sudah tidak mau merasakan rasa sakit itu lagi.
"Kalau begitu.. pertanyaanku adalah..."
Hal yang pertama kalinya Sieg tanyakan tentunya soal Minoutaurus ini. Minoutaurus yang dapat bergerak secara berkelompok itu jelas sangat aneh.
Tapi, ternyata jawaban yang diberikan oleh Iblis itu sangat mengejutkan dirinya. Alasan kenapa Minotaurus itu dapat bergerak secara berkelompok dan memiliki kecerdasan tinggi adalah karena Para Minotaurus itu sudah mendapatkan berkah dari Malaikat Jatuh.
Iblis itu juga mengatakan bahwa Masih ada Minoutaurus seperti ini dan jumlahnya setidaknya adalah 10.000. Sieg semakin terkejut.
Dan Sieg pun menanyakan alasan Kenapa Jumlah Minotaurus itu bisa seperti itu dan jawaban Iblis itu adalah mereka sedang mengumpulkan Kekuatan untuk menyerang Lokasi Turnamen muda yang berada di Tengah - tengah dunia.
'Mereka ternyata tidak menganggap remeh soal ini (menyerang Lokasi Turnamen mud).. mereka juga sedang mengumpulkan kekuatan.. ini tidak boleh dibiarkan tapi, Jumlahnya yang 10.000 itu masalah..'
"Apa ada Monster lainnya yang ikut serta dengan kalian?" Sieg bertanya.
"A - ada. Goblin, Ogre, Naga Hitam, dan beberapa Monster lainnya."
"Jika semua Jumlah Monster itu digabungkan. Jumlah mereka ada berapa?"
"Jika semuanya digabungkan termasuk kami iblis, Raja Iblis, kelompok - kelompok sesat Manusia, dan Semua Monster ini. Maka setidaknya saat ini jumlah kami 600.000"
'Ugh.. jumlahnya minta ampun dah, Di Dunia Rimuru saja dia melawan 300.000 Orc dan sekarang kami akan menghadapi 600.000? Dan terlebih lagi kekuatan Setiap satu monster bukan main - main, sepertinya aku harus menambahkan kekuatan tempurku.'
"Apa jumlahnya masih bertambah?"
"I - iya. Kami juga berusaha membuat Wyvern, Serigala Putih, dan Orc untuk berkerja sama dengan kami serta mengumpulkan Kelompok sesat yang ahli dalam racun." Ucapnya.
"Begitu. Terima kasih karena sudah mengatakannya.." ucap Sieg
"Ka - kalau begitu. Aku dapat pergi.."
"Tidak. Kau akan mati disini.. akan merepotkan jika Kau memberikan laporan soal ini" Sembari menciptakan Chidori di tangan kanannya.
Iblis itu langsung ketakutan dan berusaha untuk melarikan diri tapi, sudah terlambat. Sieg sudah membuat pergerakan Iblis itu terhenti dengan Ruler's hand dan Chidorinya sudah menembusi jantung Iblis tersebut.
"Bangkitlah.."
Iblis yang Sieg bunuh tadi hidup kembali tapi hanya bayang - bayang saja sedangkan Mayat Iblis itu masih ada.
Sieg pun kembali ke lokasi mereka semua.
"600.000 dan masih bertambah? Itu sudah sangat Sulit bahkan bagiku dan kami semua Sieg - san" ucap Kurumi.
"Begitulah. Tapi, jangan khawatir aku memiliki rencana lainnya.."
"Ara.. Aku sangat menantikannya Sieg - san"
Mereka semua menjadi penasaran dengan Rencana Sieg tapi, mereka mengurungkan niat mereka untuk bertanya karena mereka harus fokus terhadap Turnamen Muda tersebut.
'Tapi.. jumlahnya meningkat 6 kali lipat dari saat pertama kalinya aku mendapatkan informasi Jumlahnya... dan masih bertambah? Sangat gila. Dan Diantaranya terdapat, Malaikat Jatuh, Raja Iblis dan banyak lagi Makhluk kuat lainnya.. haaa. Nanti setelah Lokasi kami dekat dengan Turnamen muda System akan kuupdate menjadi Versi 2.0.. Kekuatan Stormbreaker, Hulkbuster, Karakter MARVEL Dan Anime dari Fate Series. Aku akan mulai serius begitu semua musuh memulai pergerakan mereka...'
...************...
Maaf jika ada Typo atau kesalahan Ejaan karna lagi terburu - buru Nulisnya.
Jangan Lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang